Nagoya City Science Museum Jepang: Museum yang Menyediakan Pelajaran Kimia di Loker Tempat Penyimpanan Barang!

Museum Sains Nagoya, yang terletak di salah satu pusat perkotaan tersibuk di Jepang, seringkali kedatangan pengunjung yang datang dengan naik kendaraan umum. Tanpa mobil pribadi untuk menyimpan barang-barang yang mereka bawa, sebagian besar dari mereka membawa tas dengan barang-barang pribadi mereka, apalagi turis dari luar kota atau luar negeri, biasanya mereka pasti bawa souvenir yang mereka beli di kota terbesar keempat di Jepang ini. Bagi para pengunjung museum yang nggak mau bawa barang-barang mereka saat berada di dalam museum, ada fasilitas loker yang diberikan oleh pihak museum. Tentu saja, loker berlapiskan metal berwarna abu-abu nggak keliatan menarik secara visual dan cuma akan terlihat membosankan. Di banyak tempat wisata lainnya di Jepang, kamu akan melihat mural berwarna cerah menampilkan beberapa karakter maskot lokal, namun di museum ini yang bakal kamu temukan pada dinding lokernya adalah simbol kimia yang terdapat di setiap kompartemen lokernya! Mungkin butuh beberapa detik (atau menit?) bagi kamu untuk bener-bener ngerti tentang apa yang kamu liat pada kompartemen loker tersebut, karena kompartemen diberi nomor sesuai dengan urutan penulisan tradisional Jepang. Ini berarti urutan dimulai di sudut kanan atas ke bawah, kemudian mulai lagi di bagian atas kolom sebelah kiri dan seterusnya seperti contoh dibawah ini: nl-2 Kalo kamu udah ngerti, kamu pasti bakal ngeh bahwa setiap pintu loker punya  simbol untuk unsur dengan nomor atom yang sesuai, seperti pada tabel periodik unsur yang kita semua pelajari di kelas kimia, khususnya buat kamu-kamu yang ambil jurusan IPA di bangku SMA. nl-3 Contohnya, di loker nomor 12 tertera tulisan Mg di pintunya, yang merupakan simbol untuk Magnesium, yang juga ditulis dalam huruf Jepang di bawah simbol tersebut. nl-1 Semetara penggemar ilmu alam sejati kesal karena pengaturan ini tidak sesuai dengan tabel periodik unsur, loker unik ini justru mendapatkan banyak komentar positif di dunia maya; “”Keren banget!” “Andaikan kotak sepatu di pintu masuk SMA ku sudah seperti ini.” “Keren! Simple dan stylish juga… Aku harap mereka mulai jual kotak loker individu kaya gini. ” “Aku taro barang-barangku di titanium!” “Iron untukku.” Di sisi lain, ada seseorang yang berpendapat bahwa loker H kemungkinan merupakan loker yang paling populer. Meskipun secara ilmiah mengacu pada hidrogen, H juga kata slang Jepang untuk “seksi,” dan kita semua pasti ngebayangin dong anak-anak SMA yang masih labil atau penggua internet pasti rame mengklaim loker mana yang dinilai paling sensual. SOURCE: Rocketnews24 

Mau Kuliah di Jepang? Cek Yokohama Design College!

Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Biaya Hidup di Fukuoka, Jepang

Sebelum kita membahas soal biaya hidup, di mana sih Fukuoka itu?
Fukuoa merupakan ibu kota prefektur Fukuoka di pulau Kyushu yang ada di selatan Jepang. Seperti Yokohama, Fukuoka ini juga kota pelabuhan yang cukup penting mengingat lokasinya yang lebih dekat dengan pusat Asia dibandingkan Tokyo. Fukuoka juga merupakan satu dari sepuluh kota dengan penduduk terbanyak di Jepang tapi biaya hidup di sini terjangkau dan tidak semahal di Tokyo 🙂 Night-View-of-Fukuoka-City Apa aja perkiraannya? Cekidot~

Akomodasi

Sewa apertemen 1 kamar 35,000 – 75,000 Yen/bulan Sewa apertemen 3 kamar 50,000 – 140,000 Yen/bulan Biaya air, listrik, gas 18,000 – 25,000 Yen/bulan Biaya Internet 3,000 Yen/bulan

20130411215525dormi_floor_picTransportasi

Tiket angkutan umum 150 – 280 Yen (sekali jalan) Tiket langganan bulanan 7,000 Yen

Makan

Air mineral botol 100 – 150 Yen Combo McDonalds atau fast food 595 Yen Makan di restoran 500 – 800 Yen (restoran yang standar) Roti tawar 200 – 400 Yen Atau jika kalian ingin masak sendiri berikut perkiraan harga bahannya~ Air mineral 1.5 liter 100 – 200Yen20130411213801pic40 Beras 250 – 380Yen/kilo Telur 140 – 260 Yen/lusin Ayam potong 450 – 800 Yen/kilo Susu 180 – 200 Yen/liter

Keperluan sehari-hari

Shampoo 300Yen Tissue toilet 66 Yen Pasta gigi 160 Yen Detergen 783 Yen *bisa saja ada perbedaan pada perkiraan biaya yang kami berikan dan biaya real; semua tergantung pada keadaan ekonomi apakah ada inflansi atau hal lainnya yang mempengaruhi. Biaya tersebut merupakan gambaran kasar.

Mau Kuliah di Jepang? Check In Dulu ke Nishinihon International Education Institute~

Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Biaya Hidup di Yokohama, Jepang

Beberapa waktu yang lalu Access Education bekerja sama dengan Yokohama Design College mengadakan manga workshop soal khusus soal screentoning. Buat kamu-kamu yang berminat untuk kuliah di bidang design dan manga, ga ada salahnya kalian cek info soal sekolah di Jepang ini

Kuliah Sambil Perdalam Bahasa Jepang di Yokohama???Yokohama Design College is A Right Choice

Sensasi Kuliah Fashion di Yokohama Design College

Intip Yuk Gimana Kecenya Jurusan Manga Di Yokohama Design College

Tentunya kalian juga bisa tau sedikit soal kotanya di sini

Mau Kuliah Di Yokohama Design College? Kenalan Dulu Yuk Sama Kotanya

Yokohama-Pictures-101 Kali ini, Access Education akan ngebahas dikit soal perkiraan biaya hidup yang dibutuhkan kalo kalian tinggal di Yokohama ini. FYI, Yokohama ini merupakan kota terbesar no 2 di Jepang setelah Tokyo; maka itu biaya hidupnya bisa dibilang tidak terlalu berbeda dengan Tokyo tapi pastinya lebih murah dibanding si ibu kota 😉

Akomodasi

535Sewa apertemen 1 kamar 90,000 – 255,000 Yen/bulan Sewa apertemen 3 kamar 300,000 – 600,000 Yen/bulan Biaya air 10,000 Yen/bulan Biaya listrik 18,000 Yen/bulan Biaya gas 5,000 Yen/bulan Biaya telp + internet 10,000 Yen/bulan

Transportasi

Tiket angkutan umum 180 Yen (sekali jalan) Tiket langganan bulanan 10,000 Yen Taxi :710 Yen (untuk start argo awal, untuk jarak 1 km biasanya akan kena 880 Yen)

Makanramenbasement3

Air mineral botol 110 Yen Combo McDonalds atau fast food 700 Yen Makan di restoran 500 – 2,500 Yen (restoran yang standar) Roti tawar 159 Yen Atau jika kalian ingin masak sendiri berikut perkiraan harga bahannya~ Air mineral 1.5 liter 200Yen Beras 450 Yen/kilo Telur 160 Yen/lusin Ayam potong 1,050 Yen/kilo Susu 150 Yen/liter Minyak goreng 498 Yen/liter

Keperluan sehari-hariB517

Shampoo 389 Yen Sabun batang 270 Yen Tissue toilet 289 Yen Detergen 398 Yen Sabun Cuci Piring 258 Yen *bisa saja ada perbedaan pada perkiraan biaya yang kami berikan dan biaya real; semua tergantung pada keadaan ekonomi apakah ada inflansi atau hal lainnya yang mempengaruhi. Biaya tersebut merupakan gambaran kasar.

Banyak yang bertanya ke Access Education, kalo sekolah di Jepang bisa sambil kerja part time ga? Well, jawabannya bisa. Dengan catatan kalian sudah menguasa bahasa Jepang ya…kalo lom bisa ya ga bakal ada yang mau nerima kalian kerja part time di sana~ Buat cari kerja part timenya kalian bisa cek ke web ini: bit.ly/1n6VPiu atau bit.ly/18jr5mS Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Inilah 5 Kebiasaan Aneh dan Unik di Jepang

main_popculture Setiap tempat punya adat dan kebiasaan sendiri-sendiri. Hal inilah yang menjadi ciri khas, membuat suatu daerah menjadi istimewa, special karenanya. Keunikan dan keanehan yang mungkin dijumpai dalam setiap budaya adalah nilai lebih tersendiri. Jepang pun tak luput dari hal yang sama. Berikut adalah 5 kebiasaan yang bisa jadi merupakan hal teraneh yang tapi unik dan menimbulkan rasa sayang pada budaya dan orang-orang Jepang 🙂

1. “Polite sharking”

cute1 Yang satu ini sepertinya sedikit berlawanan dengan status Jepang sebagai negara paling sopan dalam hal bahasa tubuh saat berpapasan dengan orang lain atau antara dua orang yang bercakap-cakap. Alih-alih jabat tangan atau bungkukkan badan, satu tangan terbuka menjulur ke muka seseorang seolah akan mencaplok udara di depan wajah si lawan bicara atau seperti gaya ikan hiu, seringkali diiringi dengan bisikan “sumimase” (permisi) atau membungkuk/mengangguk sekilas untuk mengakui ketidaksopanan mereka. “Polite sharking” ini merupakan ‘salam hangat’ yang akan kamu jumpai di dalam dan luar kantor, di swalayan bahkan di dekat toilet!

2. Menggerakkan tangan bermakna “pergilah” saat maksudnya adalah “kemarilah”

come-here1 Gerak tubuh/bahasa tubuh/gerak isyarat (gesture) memang bisa berbeda-beda pada setiap negara. Gerak isyarat yang sama bisa jadi berarti banyak hal yang sangat berbeda di negar atau daerah lainnya dan jika kamu tidak sadar hal seperti ini, kamu mungkin akan mengalami kesulitan. Nah, soal yang satu ini ada yang aneh lagi dan agak membingungkan bagi orang asing yang tinggal atau berkunjung di negara Jepang, yaitu gerak isyarat “kemarilah”. Orang Jepang menggunakan gerakan tangan seperti “pergilah” saat mereka bermaksud mengatakan “kemarilah”. Jika kamu dipusingkan soal gestur satu ini, ingat satu hal: orang Jepang itu terkenal sopan, jadi meskipun mereka ingin kamu pergi jauh dari mereka, mereka kemungkinan tak aka mengungkapkannya dengan gerakan tangan. Well, kecuali kalau mereka benar-benar marah. Atau lagi mabuk …

3. Tanpa sadar menjadi sangat merah saat minum minuman beralkohol

20090805-Japan Zonepouring_sake Bahkan meskipun tak menenggak banyak minuman alkohol, wajah orang Jepang sangat mudah berubah menjadi sangat merah saat acara minum-minum. Mata mereka juga sama. Tapi anehnya, meski begitu mereka akan tetap bisa berbicara dan berjalan dengan normal tanpa kesulitan sedikitpun. “Alcohol flush reaction”, kadang dikenal dengan “Asian flush syndrome”, merupakan suatu kondisi dimana acetaldehyde—susunan kimia yang dihasilkan ketika tubuh menerima asupan alkohol—menyebabkan bintik-bintik pada kulit atau pada wajah seseorang membuatnya memerah dan hal ini biasanya memang terjadi pada orang Asia.

4. Hebohnya membeli suvenir

omiyage Di banyak perusahaan Jepang, cuti kerja adalah sesuatu yang besar maknanya. Beberapa orang bahkan akan menghabiskan waktu berhari-hari dalam satu kali cuti. Sebagai akibatnya, orang-orang akan berdesakan dalam acara yang semenyenangkan mungkin pada saat libur nasional atau akhir pekan yang panjang dengan tarif akomodasi yang setinggi langit selama masa liburan tersebut yang mana dikenal dengan sebutan “Golden Week”. Jadi, ketika orang cuti kerja, mereka biasanya merasa wajib untuk membawa oleh-oleh bagi teman sekerja mereka sebagai cara terima kasih mereka atas bantuannya selama mereka lburan. Atau kalau tidak berbagi cerita liburan, tergantung situasinya. Jadi, kalau kamu mau kaya dengan cepat, bangun saja toko suvenir di satu tempat yang banyak dikunjungi turis Jepang. Pastikan kalau kamu punya cukup stok untuk produk-produk yang bisa dengan mudah dibagikan ke sesama teman kerja.

5. Melihat film sampai hampir selesai—benar-benar sampai paling akhir—di bioskop

movies Meskipun bukan suatu hal aneh jika beberapa orang mungkin penasaran akan siapa yang terlibat dalam suatu produksi film dan nama siapa saja yang muncul pada akhir film, toh kebanyakan orang pada umumnya cenderung meninggalkan bioskop begitu layar telah berubah hitam dan layar hanya berisi tulisan berjalan yang menampilkan kru pembuat film tersebut. Memang, ada beberapa film yang menaruh sesuatu yang menarik di sela ending tersebut, tetapi lebih seringnya kan ending film tak lebih dari sederetan nama (maaf ya para pembuat film) yang tak banyak berarti bagi penonton. Nah lepas dari fakta ini nih dan juga fakta bahwa nama dan peran kru di ending tertulis dalam bahasa asing, banyak orang Jepang akan tetap duduk tenang dan diam di bioskop dan menonton keseluruhan tulisan berisikan kredit kepada seluruh pihak yang terkait dalam pembuatan film tersebut sampai layar proyektor filmnya mati dan lampu dinyalan kembali. Beberap orang Jepang sengaja menonton kredit film tersebut hingga selesai sebagi respek mereka terhadap pembuat film, atau untuk memberi waktu bagi mereka memroses apa yang baru saja mereka lihat. Nah itulah 5 kebiasaan aneh atau unik yang bisa kamu jumpai di Jepang. Bagaimana menurutmu? japanese-fashion-shibuya-student Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Sedikit Tips Soal Belajar Bahasa Jepang

japanese-flag Setiap ada polling atau survey tentang bahasa apa yang paling sulit dipelajari, bahasa Jepang hampir selalu menjadi jawaban yang paling sering dilontarkan. Memang tak mengherankan sih jika banyak orang menganggap bahasa ini sulit dipelajari. Alasannya sangat jelas malah. Kita bisa melihat bagaimana bahasa Jepang memiliki keanehan dan keistimewaan yang akan membuat banyak orang—dan mungkin termasuk dirimu—terheran-heran bagaimana seseorang, bahkan orang Jepang sendiri, bisa berkomunikasi dengan begitu lancar dalam bahasa Jepang. Nah, kawan, kalau kamu mau menelisik lebih detail nih, ternyata sebenarnya bahasa Jepang itu tak sesulit yang dibayangkan banyak orang lho. Bahkan pada beberapa hal, belajar bahasa yang satu ini bisa dikatakan mudah. Penasaran? Baca saja yang berikut ini.

Huruf/tulisan bahasa Jepang tak sesulit yang dikatakan orang

Japanese languagePertama-tama kita coba kulik dulu nih salah satu permasalahan mendasar yang dikeluhkan banyak orang tentang bahasa Jepang, yaitu tentang adanya 3 jenis karakter/huruf yang digunakan untuk menuliskan bahasa tersebut. Huruf yang pertama, diimpor dari China, disebut kanji, adalah halangan paling utama yang harus dihadapi—dan terus dihadapi—oleh para pembelajar bahasa ini jika mereka mau dikatakan fasih berbahasa Jepang. Hal ini karena ada banyak sekali huruf kanji, ada sekitar 2000 karakter yang biasa digunakan. Mempelajari 2000 karakter bukanlah sesuatu yang bisa dianggap main-main, tapi jumlah ini masih jauh lebih kecil dibandingkan dengan syarat agar bisa dianggap fasih dalam belajar bahasa China. Beberapa kanji bahasa Jepang merupakan bentuk sederhana dari huruf China, membuatnya lebih mudah untuk diingat. Selagi menghapalkan huruf kanji yang dianggap sebagai momok yang cukup menakutkan dalam belajar bahasa Jepang dan bisa mencapai masa kritis pengetahuan; yaitu satu titik dimana mereka memeroleh kemampuan untuk membedakan arti dari setiap kata yang tak pernah mereka lihat sebelumnya. Sebagai contoh, jika kamu tahu kalau arti dari kanji 着berarti mengenakan/menempatkan, 色berarti warna, dan 料berarti masakan, kamu mungkin akan dengan cepat bisa menebak bahwa 着色料berarti pewarnaan makanan, bahkan meski kamu tak yakin bagaimana cara melafalkannya (by the way, 着色料 : chakushokuryo). Dua set huruf lainnya yang digunakan dalam bahasa Jepang bahkan lebih sederhana lagi dibandingkan huruf kanji. Hiragana, yakni huruf-huruf yang digunakan untuk menuliskan kata-kata dalam bahasa Jepang, terdiri dari 46 karakter. Awalnya, jumlah ini mungkin juga cukup membuat keder, tapi tak ada huruf Hiragana yang sangat kompleks, dan hampir semuanya cukup sederhana untuk dituliskan dengan 2 atau 3 goresan pulpenmu. Belajar 2 huruf Hiragana setiap hari, dan kamu akan dengan sepenuhnya bisa membaca dan menulis satu set huruf ini dalam waktu kurang dari 1 bulan! Rangkaian karakter/huruf selanjutnya yang digunakan dalam bahasa Jepang adalah Katakana. Huruf jenis ini digunakan untuk menuliskan kata pinjaman dari bahasa asing ke dalam bahasa Jepang. Jumlah karakter Katakana yang harus dihapalkan juga ada 46 karakter. Tetapi, sebelum kamu merasa frustasi duluan dengan bahasa Jepang ini dan beralih untuk belajar bahasa lainnya, coba perhatikan betapa miripnya karakter Hiragana dan Katakana pada beberapa bunyi seperti berikut: ri: り / リTenshi Ganbatte ka: か / カ se: せ / セ ki: き / キ Begitu kamu sudah mempelejari Hiragana, Katakana akan menyusul dengan mudah. Dan yang paling menguntungkan adalah, sistem pengucapan Hiragana dan Katakana nyaris tidak memiliki sistem pengucapan yang bergeliat-geliut sebagaimana dalam bahasa Inggris dengan sistem vokal panjang-pendek dan konsonan keras-lemahnya. Jika kamu melihat かtertulis dalam banyak kata, misalnya, huruf ini akan dieja “ka” dalam masing-masing dan setiap orang.

Pengucapan bahasa Jepang itu mudah

Para ahli bahasa yang berpikiran tajam itu pasti sudah mengetahui hal ini sejak lama, tapi pengucapan/pelafalan adalah salah satu hal lainnya yang membuat bahasa Jepang sangat menyenangkan. Memiliki 46 karakter fonetik dengan hanya satu kemungkinan dalam pengucapan/pelafalan membuatnya hanya memiliki 46 jenis suara saja dalam bahasa tersebut. Meksipun jumlah ini tampaknya banyak, tapi sebenarnya ini cukup sedikit untuk ukuran 1 set suara yang harus kamu pelajari dalam belajar sebuah bahasa lho. Dan ini benar-benar nyata jika kamu bandingkan bahasa Jepang dan bahasa Inggris, dimana kemungkinan pelafalan dari 26 huruf yang digunakan dalam bahasa Inggris sangatlah banyak dan nyaris tak terbatasnya kombinasi pelafalan huruf yang membuat bahasa Inggris sebenarnya lebih kompleks.
Dan juga, bahasa Jepang bukanlah bahasa yang menggunakan gaya suara. Hal ini tidak berarti bahwa bahasa ini diucapkan dengan berbicara datar tanpa nada, tapi lebih pada fakta bahwa saat kamu mengganti pola nada atau penekanan saat kamu mengucapkan kata-kata dalam bahasa Jepang tak akan mengubah maknanya seperti beberapa kasus yang mungkin kamu jumpai dalam beberapa bahasa. Sebagai contoh, lihatlah apapun yang tertulis dalam bahasa Spanyol, dan perhatikan semua tanda aksen yang dibutuhkan dalam bahasa tersebut. Atau, coba saja bicara dalam bahasa Vietnam, yang memiliki begitu banyak nada yang bahkan para ahli bahasa pun masih belum sepakat apakah jumlah yang benar ada 6 atau 8 nada.

Tenses yang sederhana

52-picture-study-japanese-in-singapore Bagi negara yang sangat menghargai ketepatan nilai dan waktu, bahasa Jepang secara mengejutkan malah sangat sederhana saat dikaitkan hubungannya dengan bentuk waktu/tenses. Dalam bahasa Jepang, kamu tak akan menjumpai adanya future tense (bentuk waktu yang akan datang). Jadi, “I write” and “I am going to write” akan diucapkan dengan cara yang sama dalam bahasa Jepang. Meskipun hal yang semacam itu kadang lumayan memusingkan, konteks pembicaraan biasanya akan membuat maksudnya menjadi lebih jelas. Karena bahasa Jepang tak memiliki future tense, maka setidaknya berkurang satu gramatika yang harus dihapalkan. Bahkan dalam bahasa Inggris, yang sangat mengatur dalam hal future tense, memiliki 2 cara eksklusif dalam mengungkapkan hal yang akan dilakukan di waktu yang akan datang (misalnya saat akan membukakan pintu karena belnya berdering, maka yang dianjurkan untuk digunakan adalah “I’ll get it” bukannya “I’m going to get it!”). Kemudian soal past tense, bahasa Jepang memang memiliki bentuk lampau seperti ini, tetapi peraturannya lebih jelas dibandingkan dengan bahasa Inggris yang terkenal dengan kerumitan penggunaan irregular dan regular verb yang berubah saat digunakan untuk bentuk lampau.

Ada banyak sekali sumber belajar yang bisa digunakan

how_to_learn_japanese_330Beberapa buku belajar bahasa Jepang yang kamu jumpai mungkin banyak mengungkapkan penggunaan kata-kata yang berbeda dalm bahasa Jepang berdasar usia/status sosial dari pembicara dan pendengar meskipun sebenarnya hal ini juga dijumpai dalam budaya lainnya. Dan memang, bahasa Jepang memiliki sedikit lebih banyak kaidah sehubungan dengan perbedaan kata berdasar usia/gender/status sosial, yang mana ini adalah sebagai refleksi dari norma sosial. Toh, tetap ada cara dimana masyarakat Jepang membuat bahasa mereka lebih mudah dipelajari dari bahasa lainnya.

Bahasa Jepang sudah tidak asing lagi

Industri media kreatif Jepang telah terkenal seantero dunia melalui produk-produk mereka seperti TV shows, film, buku, majalah, musik, animasi, komik (lebih dikenal dengan manga) dan video game membuat bahasa Jepang menjadi lebih familiar, alias tidak asing lagi. Dengan ini, maka belajar bahasa Jepang akan lebih mudah lagi karena kamu bisa mendengar dan menjumpainya di mana-mana dengan cara yang begitu menyenangkan. Sekarang, apa kamu masih berpikiran bahasa Jepang terlalu sulit untuk dipelajari? Hmm, memang sulit, tapi ternyata ada sisi mudahnya juga ‘kan? Setelah tahu hal ini tentu kamu bisa mencobanya mulai sekarang. Atau bagimu yang sudah mencoba belajar, jangan berhenti, teruskan belajar sampai bisa. Kenapa? Karna banyak sekali untungnya menguasai bahasa asing. Oke!

MAU BELAJAR KE JEPANG DAN NGERASAIN SERUNYA BUDAYANYA? COME HERE, YOKOHAMA DESIGN COLLEGE

Yuk Ikut Manga Workshop With Yokohama Design College! ^^

Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Screentone, Ternyata Sheet Screentone Bisa Dibikin Sendiri!!

cropped-banner-mw-detail.jpg Mungkin kebanyakan orang berpikir bahwa dalam memakai screentone di manga hanya bisa dilakukan dengan satu jenis  warna yang digunakan dalam satu manga dan kamu harus meng-cut dan mem-paste-nya ke dalam komik. Tapi ternyata tidak begitu  guys, kamu juga bisa membuat “tone” atau warna milikmu sendiri loh. Bagaimana caranya? Simak deh ulasannya di bawah ini!

Tipe 1: Tone buatan siap pakai

$T2eC16RHJGsFFMueyWTiBRkm1Tsf8g~~60_35 Tone merupakan salah satu hal yang paling banyak digunakan dalam komik-komik Jepang tapi hampir tidak digunakan dalam komik Amerika dan Eropa. Tone ini juga ada lho yang sudah siap pakai, mereka sudah tersedia dalam kemasan yang nantinya bisa digunakan untuk komikmu dengan memotong atau menyisipkannya. Tone siap pakai tersebut dinamakan Letratone, Zipatone atau dalam bentuk plain screen tones yang bisa kamu gunakan cukup dengan meng-cut dan mem-pastenya, atau kamu juga bisa menggunakan versi transferannya. Dengan menggunakan tone siap pakai tersebut, kamu akan lebih menghemat waktu walaupun memang membutuhkan biaya lebih untuk bisa membeli semua screen tones tersebut. Ada begitu banyak tone di luar sana dan biasanya mereka kebanyakan berbentuk paket seperti Basics pack, Bishoujo pack dll. Tapi kamu tetap bisa membelinya secara terpisah. Kamu akan memiliki lebih banyak variasi jika kamu membelinya langsung dari distributor Letraset Jepang atau perusahaan Amerika yang mengimport seperti ComicTones.com. Sejauh ini, ComicTones adalah satu-satunya perusahaan yang diketahui menjual Letrasets di Amerika. Tapi mungkin kamu bisa menemukan perusahaan lainnya dengan mencarinya di internet, atau mendengar kabar dari orang lain.

Tipe 2: Buat Tone mu sendiri

raster_wlosy Ada dua cara yang bisa kamu lakukan dalam hal ini, kamu bisa menggambarnya sendiri atau membuatnya secara digital: Untuk yang satu ini memerlukan sedikit usaha ya guys, sehingga kamu perlu mengatur mood-mu dan beberapa hal-hal lainnya jika dibanding dengan menggunakan tone standar yang siap pakai. Ada style yang berbeda jika kamu membuat tone-mu sendiri: flat hatching, directional hatching, flatcross-hatching, directional cross-hatching, loose stippling, and tight stippling. Ada beberapa yang bisa kamu buat sendiri tapi tone tipe ini memerlukan waktu, kesabaran dan presisi dalam pembuatannya. Tapi tentu saja Tone ini akan menghemat pengeluaranmu dibandingkan harus membeli Screen Tones kan. Ada juga Tone yang bisa kamu buat sendiri menggunakan komputer. Ini merupakan alternatif yang lebih murah untuk membeli tone, tapi memang lebih cocok jika digunakan untuk komik digital, kecuali jika kamu memiliki printer yang memang memiliki tingkat cetak tinggi sehingga kamu bisa mempublikasikan karya digital milikmu sendiri. Nah, jika kalian berminat untuk membuat manga dan serius ingin mempelajari soal screentone terutama untuk manga tradisional; ikutan yu manga workshopnya~ cropped-banner-mw-detail.jpg Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami