Departemen Pendidikan versus Princeton: Apa Yang Dipertaruhkan?

Princeton University, New Jersey, United States – 2012/08/05: Blair Hall on the campus of Princeton University. (Photo by John Greim/LightRocket via Getty Images) – forbes.com

Banyak universitas baru-baru ini mengumumkan rencana untuk mengatasi rasisme yang terus-menerus di masyarakat kita dan di kampus mereka. Minggu lalu, Departemen Pendidikan meluncurkan penyelidikan salah satunya, menafsirkan komitmen Princeton (seperti yang diungkapkan oleh Presiden Chris Eisgruber) untuk menangani warisan perbudakan dan Jim Crow sebagai bukti bahwa lembaga ini melanggar Judul VI Undang-Undang Hak Sipil.

Tuduhan itu paling tidak tidak pantas. Sehubungan dengan hukum yang dikutip dalam tuduhan Departemen, Princeton telah mematuhinya. Princeton tidak mengecualikan atau menyangkal partisipasi orang dalam program pendidikannya atas dasar ras, warna kulit atau asal kebangsaan. Non-diskriminasi — hal yang dibuktikan oleh Princeton dan universitas lain — tidak sama dengan pemberantasan rasisme, hal yang ingin dilakukan oleh Eisgruber (seperti kebanyakan dari kita).

Amerika Serikat dan banyak perguruan tinggi dan universitas melakukan diskriminasi terhadap orang kulit hitam Amerika untuk waktu yang lama. Sejarah subordinasi hukum memiliki warisan di masa sekarang, dan di seluruh negeri ini beberapa kebijakan yang tampaknya netral ras masih mencerminkan asumsi dan stereotip diskriminatif di masa lalu. Dan meskipun diskriminasi hukum telah berakhir, lembaga yang didirikan untuk kelompok yang relatif homogen masih bekerja untuk membangun lingkungan yang benar-benar inklusif. Ini bukan berita, dan tidak ilegal.

Bahkan jurnalis, pengganggu teknologi pendidikan, dan lulusan Yale yang dengan bebas mengakui kebohongan mereka atas penderitaan Princeton sepenuhnya menyadari bahwa penyelidikan ini sesat.

Bicara tentang pemberantasan rasisme di akademi menimbulkan ketakutan. Saya berharap tidak. Ketakutan membuat kita fokus pada pertanyaan yang salah. Kami bertengkar tentang kapan sejarah Amerika Serikat dimulai, alih-alih menanyakan bagaimana sejarah AS terlihat berbeda tergantung kapan Anda memikirkannya. Kami mempertahankan hak prerogatif departemen yang ada, alih-alih menanyakan organisasi kelembagaan seperti apa yang paling dapat mendukung beasiswa di seluruh budaya dan pencapaian manusia. Kami berpegang teguh pada tradisi yang diwariskan alih-alih bertanya bagaimana, mengingat populasi siswa kami saat ini, kami dapat membantu setiap orang merasa menjadi miliknya. Dan kami bertengkar tentang seberapa buruk rasisme saat ini sebenarnya alih-alih berupaya menghilangkannya.

Jika kita bisa mengatasi ketakutan kita tentang apa yang mungkin hilang, seperti yang didorong oleh Presiden Eisgruber untuk kita lakukan, kita mungkin bersama-sama mulai membangun masa depan yang lebih baik daripada apa pun yang dapat kita bayangkan sekarang.

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Biaya Kuliah di Kampus Top di Luar Negeri

Kalo kamu punya planning kuliah di luar negeri pastinya yang pertama kamu lirik itu universitas luar negeri yang da punya nama dan TOP. Apa yang langsung kepikir klo denger “universitas top”? Pasti langsung muncul Cambridge, Oxford, Imperial College London, Harvard University, dan MIT; tapi selain itu ada juga UCL, Stanford University, Caltech, Princeton, dan Yale University. ACCESS Education kali ini mau ngebagiin berapaan sih biaya kuliah yang perlu dikeluarin kalo kamu keterima kuliah di kampus-kampus ternama ini (tentunya klo dapet beasiswa beda kisahnya ya~).

University of Cambridge, Inggris

university of cambridge Kuliah di Inggris, di University of Cambridge; biaya kuliahnya untuk program S1 berkisar di £15,063 – £22,923/ tahun, sedangkan S2nya £19,557 – £26,877/tahun.

Imperial College London, Inggris

Kuliah di Inggris, di Imperial College London; biaya kuliahnya untuk program S1 £25,500/tahun; S2nya £25,500- £ 26,500/tahun.

University of Oxford, Inggris

University-of-Oxford Kuliah di Inggris, di University of Oxford; biaya kuliahnya untuk program S1 £14,415 – £21,220/tahun; S2nya £16,564 – £ 17,690/tahun.

University College London, Inggris

University_College_London_-quadrant-11Sept2006_(1) Kuliah di Inggris, di University College London; biaya kuliahnya untuk program S1 £15,200 – £20,100/tahun; S2nya £16,750 – £ 21,700/tahun.

Harvard University, Amerika

6030635-Harvard_University_Boston Kuliah di Amerika, di Harvard University; biaya kuliahnya untuk program S1 $43,938 / tahun; kalo S2nya $43,774/tahun.

Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika

mit Kalo mau kuliah di Amerika, di MIT; biaya kuliahnya untuk program S1 $45,016 / tahun; kalo S2nya $43,210/tahun.

Stanford University, Amerika

stanfordoval Kalo mau kuliah di Amerika, di Stanford University; biaya kuliahnya untuk program S1 $44,184 / tahun; kalo S2nya $44,184 – $47,073/tahun.

California Institute of Technology (Caltech), Amerika

Robert_A._Millikan_Memorial_Library_at_Caltech Kalo mau kuliah di Amerika, di California Institute of Technology (Caltech) ; biaya kuliahnya untuk program S1 $41,790/ tahun; kalo S2nya $ 41,790/tahun.

Princeton University, Amerika

Princeton University Nassau Hall fall Kalo mau kuliah di Amerika, di Princeton University ; biaya kuliahnya untuk program S1 $41,820/ tahun; kalo S2nya $ 43,720/tahun.

Yale University, Amerika

Yale Kalo mau kuliah di Amerika, di Yale University; biaya kuliahnya untuk program S1 $44,800/ tahun; kalo S2nya $ 44,800/tahun.

Diskon Eksklusif dari BPP University Untuk Siswa Indonesia

Daftar Beasiswa Kuliah di Luar Negeri

Beasiswa Kuliah di Australia, Curtin University

Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Perjuangan Mitch Dunay Untuk Masuk Princeton University

Dunia ini banyak kisah yang indah, termasuk juga kisah yang bersangkutan dengan diterimanya seorang siswa ke universitas unggulan di Amerika ini. Ini adalah kisah dari keluarga Dunay, tentang perjuangan Mitch Dunay untuk masuk ke Princeton University mewujudkan keinginan almarhum ibunya. Pagi itu, Joe dan Bonnie Dunay menyelesaikan sarapannya dan segera meninggalkan meja makan yang berada satu ruangan dengan dapur mereka. Sebagaimana rutinitas setelah makan, Joe membantu istri yang telah mendampinginya selama 29 tahun itu ke ranjang sakit yang terletak di ruang keluarga yang letaknya beberapa langkah dari ruang makan mereka. Hari itu, sudah hampir delapan tahun Bonnie berjuang melawan kanker otak. Wanita itu kemudian menoleh pada suaminya dan berkata, “Aku bermimpi tadi malam, bahwa Mitchell diterima di Princeton dan itu sungguh mengagumkan.” Bonnie Dunay akhirnya meninggal pada tanggal 24 Januari. Dan Sabtu, tanggal 29 April sebuah paket FedEx dari Kantor Penerimaan Mahasiswa Princeton tiba di rumah Dunay di Cicero. 2014-04-01-gw-dunay0010Mitch Dunay, siswa tahun terakhir di Cicero-North Syracuse (CNS) High School dan juga running back serta linebacker All-CNY, secara resmi diterima sebagai mahasiswa dan pemain football di Princeton. Hal ini merupakan kebahagiaan sekaligus kesedihan bagi Mitch dan ayahnya. Mereka yakin jika Bonnie masih hidup, pasti wanita itu akan menggelar pesta untuk mensyukuri diterimanya anaknya di universitas elit Amerika itu. Dengan keadaan mereka yang sekarang, mereka hanya bisa merayakannya dengan makan steak di Outback. “Ini bukan sekedar seorang anak yang masuk ke Princeton,” ucap Joe Sindoni, kepala pelatih football C-NS. “Ini adalah semua tentang kerja keras yang telah lama ia lakukan, apa yang telah ia hadapi dan bagaimana ia bekerja keras untuk itu. Itulah bagian terbaiknya.” Mitch Dunai bermain football di tahun terakhir sekolahnya sementara kesehatan ibunya terus menurun. Ketika musim berakhir, ibunya telah lumpuh tapi tetap datang menyemangatinya dari atas kursi rodanya. Ibunya selalu hadir di setiap pertandingannya kecuali satu kali, dan itu adalah saat di harus opname di rumah sakit karena infeksi dan menjalani operasi. Mitch menyatakan bahwa ibunya sangat gigih untuk menyemangatinya meskipun para dokter melarang ibunya itu untuk berada di luar ruangan di tengah keramaian seperti itu. Game yang dilewatkan Bonnie adalah kemenangan pertama C-NS musim itu melawan Corcoran pada tanggal 29 September. Ibu dari quarterback C-NS Owen Dziados, memberikan kabar kemenangan itu pada Bonnie melalui sms. Inilah sepintas kisah Mitch Dunay akan bagaimana ia berjuang agar diterima di Princeton. Mitch memasuki tahun terakhir football di SMA-nya dengan pelatih kepala yang telah membimbingnya selama 3 tahun. Sindoni mengatakan pada Mitch sejak musim pertamanya bahwa hal pertama yang harus dilakukan Mitch adalah menurunkan berat badannya sampai 20 pon (sekitar 10 kg). Mitch melakukannya dan kemudian berkembang menjadi fullback dan linebacker tangguh. Setahun setelah menjadi pemain football, Mitch memimpin Northstars dengan 1313 yard rushing dan 19 touchdown. Dalam hal pertahanan lapangan, dia mencetak rekor 150 tackle. Dan dia melakukan semua ini sambil berkompromi dengan cedera pundak, masalah kram serta ketidakpastian akan kesehatan ibunya. Mitch berniat untuk masuk ke tim universitas dan untuk hal itu dia perlu menarik perhatian pelatih tim dari universitas yang dia minati. Sebelumnya tidak ada yang melirik Mithc, tapi performanya yang terus meningkat di lapangan mengubah semuanya. Pelatih Princeton datang ke sekolah. Dua dianataranya pernah bekerja di Syracuse University—Dennis Goldman dan Jim Salgado. Para pelatih Syracuse University, mengundang Mitch untuk bergabung dengan The Orange. Selain itu ada juga yang menginginkan Mitch bergabung di Bentley College. Semuanya merupakan pilihan yang bagus, tetapi Mitch mulai bertanya-tanya apakah ia tidak sebaiknya kuliah yang dekat rumahnya agar ia bisa dekat dengan ibunya. Ia menanyakan hal ini pada ayahnya, sekolah mana yang harus ia pilih. Tanpa ragu ayahnya menyarankan pada Mitch untuk memilih Princeton. Mengatakan pada Mitch bahwa adalah suatu kebanggan bagi setiap orang tua jika anaknya sampai diterima di universitas sepresitisius Princeton. Masalah bagi Mitch adalah waktu dan mendapatkan poin dalam hal ACT. Universitas-universitas yang tergabung dalam The Ivy League memiliki band system yang terbatas untuk jatah atlit di kampus mereka. Bagi Mitch, ia perlu mencetak nilai 27 agar diterima Princeton. Dan dalam tes ketiganya di bulan Desember, Mitch mencetak nilai 26. Karenanya Mitch merasa bahwa ia tak akan pernah bisa kuliah di Princeton. Akan tetapi pelatih Princeton masih menginginkan Mitch untuk datang ke Princeton. Mereka meminta Mitch untuk mengikuti tes ACT sekali lagi pada bulan Februari. Masalahnya adalah bahwa tes tersebut tak ada di New York pada bulan itu. Tetapi, Pennsylvania menawarkan tes tersebut di bulan Februari. Mitch mendaftar di Kings College di Wilkes-Barre untuk menjalani tes ACT untuk yang ke-4 kalinya.
JimandBonnieDunay-sized
Joe dan Bonnie Dunay
Dan seolah belum cukup berat yang dirasakan Mitch, ibunya meninggal pada Jumat berikutnya, dua minggu sebelum ia mengikuti tes ACT di Pennsylvania. Dan itu adalah akhir pekan yang sama dimana Mitch dijadwalkan ke Bentley College dengan Sandoni. Mengingat bagaimana sifat ibunya semasa hidup, Mitch kekeuh untuk pergi meskipun masih dalam keadaan berduka cita. Karena Mitch dan ayahnya sadar, Bonnie pasti ingin Mitch mengikuti tes itu. Mitch pun pergi ke Massachusetts sebelum kembali ke rumah untuk menghadiri pemakaman ibunya. Dia belajar tanpa henti setiap malamnya untuk tes ACT, sebuah ujian masuk perguruan tinggi yang memakan waktu hingga 5 jam. Dan Mitch harus sangat bekerja keras khususnya pada bagian bahasa Inggris dimana ia pikir ia bisa mendapatkan poin lebih dari bagian ini. Dua minggu setelah tes, Mitch menunggu hasilnya. Pada hari dimana hasilnya akan diumumkan, ia mengecek komputernya pada jam 6:30 pagi. Selama jam pertama di sekolah, Mitch terus berada di lab komputer. Dia kembali mengeceknya lagi. Kali ini, ia dibuat terkejut. Ada notifikasi “viwe score now” di e-mailnya. Terlalu berdebar untuk mengetahui hasilnya, Mitch meminta temannya untuk mengecek email tersebut. Temannya dengan singkat hanya menjawab angka 28 dari pertanyaan Mitch soal scorenya. Setelah memastikan sendiri, ia dapat nilai 28 maka Mitch pun langsung heboh dan berlari menemui gurunya, mengatakan bahwa ia ingin menelpon beberapa orang sesegera mungkin. Mitch menelpon ayahnya, pelatih football di Princeton dan Sindoni. Dan berikutnya yang terjadi adalah hal-hal sebagaimana yang dialami mahasiswa yang diterima masuk universitas, termasuk diterimanya surat tanda diterima dari Princeton. Surat itu langsung diletakkan dalam figura sebagai apresiasinya. Seorang pelatih dari princeton mengatakan pada keluarga Mitch bahwa apa yang terjadi pada Mitch adalah karena campur tangan Tuhan. Dan hal itu tentu mengingatkan Mitch dan keluarganya akan perkataan ibunya tak lama sebelum ia meninggal dan juga sebelum Mitch pergi ke Princeton. Itulah sepenggal kisah dari seorang individu yang berusaha untuk masuk ke universitas tujuannya di Amerika. Bagaimana dengan kalian? Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Kuliah Di Amerika Yang Paling Prestigius, Princeton University

unduhanPengen kuliah di Amerika Serikat? Tapi bingung mau kemana? Langsung aja sob gabung sama Princeton University, di sini kamu bakal banyak mendapatkan pengalaman edukasi yang berkualitas tinggi. Princeton University terletak di Princeton, New Jersey, US. Universitas yang memiliki luas lahan sebesar 500 acre (sekitar 2 km2) ini didirikan pada tahun 1746. Dilihat dari tahunnya, universitas ini merupakan uniersitas tertua keempat di Amerika Serikat. Tercatat mahasiswa yang masuk ke kampus ini pada tahun ajaran 2012-2013 mencapai 7.912 orang! Siswa tersebut terdiri dari 5.264 siswa undergraduate dan 2.648 siswa graduate. Wow banyak banget ya! Tapi walaupun banyak orang yang berasal dari berbagai wilayah dan negara, kampus ini masih tetap asyik kok buat tempat belajar karena areanya yang luas banget dan fasilitas yang lengkap. Princeton University memiliki 6 gedung utama yang bisa dipakai untuk kegiatan belajar siswanya. Keenam gedung tersebut antara lain: Nassau Hal, Murray Dodge Hall, University Chapel, Art Museum, McCarter Theatre dan Residential Colleges. Universitas ini banyak mendapat penghargaan lho guys.. Princeton menjadi universitas peringkat satu dalam U.S News & World Report. Kemudian tahun 2012, universitas ini menduduki peringkat ke-6 di dunia dalam Times Higher Education World Universit Ada 3 keunggulan yang dimiliki oleh Princeton University dibandingkan dengan universitas lainnya, yakni: 1.      Global Classroom Di Universitas Princeton kamu bakal mendapatkan ilmu pengetahuan baru setiap harinya dari siswa lain dari berbagai negara. Karena dalam satu kelas terdiri dari siswa-siswa yang berasal dari negara yang berbeda dan bahasa yang berbeda pula. Selain itu juga terdapat perpustakaan dan museum seni yang berisikan onformasi dan karya seni lintas negara dan usia. Cool! 2.      Pertukaran Pelajar Princeton University memberi kesempatan untuk siswanya yang pengen belajar di luar area Princeton. Untuk memperoleh kesempatan berharga ini guys kamu kudu bener-bener berprestasi di kampus. Gak setiap siswa lho bisa dapat kesempatan ini hihi :p 3.      Kerjasama Penelitian Princeton University juga bekerjasama dengan kampus-kampus lain dalam hal kerjasama penelitian lho guys.. Hal ini dilakukan untuk membuat penelitian para siswa yang belajar disini dapat berkembang.

Program pendidikan

images Nah setelah puas membahas sedikit tentang kampusnya dan juga keunggulannya. Sekarang mari masuk ke bagian program pendidikan di Princeton University. Princeton University memiliki dua program sarjana yakni Bachelor of Science in Engineering (B.S.E.) dan Bachelor of Arts (A.B. ). Tercatat ada 34 konsentrasi pendidikan lho guys yang bisa kalian pilih di universitas ini. Namun karena kebanyakan dan pasti membuat halaman yang dibutuhkan semakin panjang, kita bakal ngasih kamu 10 list program pendidikan yang ada disini. Cekidot! –        Anthropology –        Applied and Computational Mathematics –        Architecture –        Civil and Environmental Engineering –        Classics –        Computer Science –        East Asian Studies –        Ecology and Evolutionary Biology –        Economics –        Music

Cara Daftar

images (1) Untuk bisa masuk ke Princeton University ini gak sembarangan lho guys.. Universitas ini benar-benar mencari kandidat yang sesuai untuk bisa menjadi bagian dari universitas. Minimal kamu harus memiliki banyak prestasi di bidang akademik maupun non akademik dari sekolah dasar hingga bangku sekolah menengah. Persyaratan yang harus dipenuhi antara lain: –        Mengisi formulir pendaftaran yang bisa di dapat secara online. –        Transkrip nilai. –        Sertifikat IELTS 6.5 atau TOEFL. –        Fotokopi paspor –        Foto ukuran paspor. –        Sertifikat prestasi akademik atau non akademik (jika ada). –        Visa.

Biaya Kuliah

Biaya kuliah Princeton University ini sekitar $58.820 per tahun. Biaya kuliah ini sudah termasuk fasilitas asrama, makan, buku, kegiatan siswa, biaya pendaftaran, dan biaya nilai.

Akomodasi

–        On Campus Accommodation Asrama universitas disini bisa kamu sewa guys. Biaya sewanya, kamu hanya perlu bayar per tahun dengan biaya $7.500. Sudah termasuk makan, minum, binatu, listrik, gas, telepon dan asuransi. –        Apartemen Butker Apartment. Lawrence Apartment. Stanworth Apartment. –        Hostel –        Homestay –        Flat –        Dll

Campus Life

Banyaknya siswa yang berasal dari berbagai negara di kampus ini sering dijadikan sebagai ajang pertukaran budaya. Badan kemahasiswaan biasanya dengan kreatif mengadakan berbagai macam festival seperti festival musik, atletik ataupun hanya sekedar kegiatan sosial. Pokoknya seru banget guys! Jadilah siswa yang aktif selama di kampus ya ^^

Fasilitas

Fasilitas yang ada di Princeton Unoversity juga gak kalah lengkap lho dibanding universitas lain. Fasilitas yang tersedia di universitas ini antara lain: –        Perpustakaan. –        Kafe. –        Kantin. –        Aula. –        Toko buku. –        dll Berikut cuplikan videonya
streetview Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami