Berapa Gaji Dosen PNS di Perguruan Tinggi?

images8.content-hcs.jpg

Sebagai profesi yang cukup familiar di tengah masyarakat, mungkin banyak yang penasaran berapa gaji dosen, terutama gaji dosen PNS atau mereka yang mengajar mata kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN). Gaji dosen sendiri sebenarnya sama dengan PNS di instansi lainnya mengikuti golongan dan jabatannya. Gaji dosen PNS alias gaji dosen negeri didasarkan atas pembagian pada golongan dan lama masa kerja yang dikenal dengan masa kerja golongan (MKG). Skema penggajian ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019. Artinya untuk gaji pokok, besaran gaji dosen sama untuk seluruh PNS di Indonesia, baik yang bekerja di instansi pusat maupun daerah atau pemda, tak terkecuali untuk profesi dosen berstatus ASN.

Dikutip dari laman Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), gaji dosen ditentukan berdasarkan golongannya dari III sampai IV. Gaji dosen PNS atau gaji dosen negeri yang berkarya 0-1 tahun ada di level golongan III berkisar antara Rp 2.688.500 hingga Rp 4.797.000 per bulannya. Sementara itu gaji dosen golongan IV berkisar antara Rp 3.044.300 dan Rp 5.901.200.

Berikut ini rincian gaji dosen PNS berdasarkan golongannya:

Golongan III

  • Golongan III A: Rp 2.688.500 – Rp 4.415.600
  • Golongan III B : Rp 2.802.300 – Rp 4.602.400
  • Golongan III C: Rp 2.920.800 – Rp 4.797.000

Golongan IV

  • Golongan IV A: Rp 3.044.300 – Rp 5.000.000
  • Golongan IV B: Rp 3.173.100 – Rp 5.211.500
  • Golongan IV C: Rp 3.307.300 – Rp 5.431.900
  • Golongan IV D: Rp 3.447.200 – Rp 5.661.700
  • Golongan IV E: Rp 3.593.100 – Rp 5.901.200

Sebagai ilustrasi gaji dosen di Indonesia, seorang dengan kualifikasi pendidikan S2 baru diterima sebagai CPNS dosen pengajar di salah satu perguruan tinggi dengan masa kerja di bawah 1 tahun, maka ia secara otomatis masuk ke golongan IIIb dan mendapatkan gaji pokok sebesar sebesar Rp 2.688.500 per bulannya.

Sebagai ilustrasi gaji dosen di Indonesia, seorang dengan kualifikasi pendidikan S2 baru diterima sebagai CPNS dosen pengajar di salah satu perguruan tinggi dengan masa kerja di bawah 1 tahun, maka ia secara otomatis masuk ke golongan IIIb dan mendapatkan gaji pokok sebesar sebesar Rp 2.688.500 per bulannya.

Aturan pengecualian tukin ini memang kerap kali diprotes para dosen di bawah Kemendikbud, mengingat dosen yang berada di bawah kementerian/lembaga lainnya tetap mendapatkan tukin. Pendapatan lainnya Meski tak mendapatkan tunjangan kinerja sebagaimana PNS lainnya di Kemendikbud, dosen juga sebenarnya masih bisa mendapatkan pendapatannya lainnya di luar gaji pokok. Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2009, setiap pendidik profesional, seperti guru dan dosen yang telah memiliki sertifikat pendidik diberi tunjangan profesi setiap bulan.

Besaran tunjangan profesi adalah satu kali gaji pokok pegawai sesuai dengan peraturan UU terkait gaji dosen di Indonesia. Khusus untuk dosen dalam masa penugasan di suatu daerah, akan mendapatkan tunjangan khusus setiap bulan setelah menyelesaikan tugas di daerah tersebut. Besarnya sama dengan tunjangan profesi, yaitu sebesar satu kali gaji pokok.

Bagi dosen yang telah memiliki jabatan akademik profesor akan mendapatkan tunjangan kehormatan setiap bulan. Tunjangan ini diberikan khusus kepada profesor PNS sebesar dua kali gaji pokok. Sumber pendapatan lainnya bagi dosen adalah hibah penelitian. Semakin banyak penelitian yang dilakukan dosen, maka semakin besar pula pemasukan yang bisa diterima.

Namun, tidak semua dosen mendapat peluang untuk mendapat insentif penelitian atau hibah riset (tambahan gaji dosen). Selain berbagai tunjangan di atas, dosen juga berhak mendapat tunjangan atas tugas tambahan setiap bulannnya. Hal ini tercantum dalam Perpres Nomor 65 Tahun 2007. Tambahan tugas yang dimaksud di atas meliputi tugas memimpin sebagai Rektor, Pembantu Rektor, Dekan, Pembantu Dekan, Ketua Sekolah Tinggi, Pembantu Ketua, Direktur Politeknik, Direktur Akademi, dan Pembantu Direktur.

Tunjangan tambahan ini akan gugur jika dosen diangkat dalam jabatan struktural atau fungsional. Besaran tunjangan atas tugas tambahan ini berkisar dari Rp 1,35 juta hingga Rp 5,5 juta sesuai dengan tugas yang diemban. Dosen juga masih bisa mendapatkan penghasilan dengan menjadi pembicara atau pengisi workshop, penulis buku, peneliti, penulis modul praktikum, pengoreksi soal ujian, penguji sidang akhir, pembimbing mahasiswa tugas akhir, dan pembimbing mahasiswa PKL (Praktek Kerja Lapangan).

Sumber: kompas.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Menerapkan Keragaman dan Inklusi di kelas online

Menerapkan keragaman budaya dan inklusi dalam kursus, online atau secara langsung, dapat terasa luar biasa ketika Anda memikirkan semua elemen yang perlu dipertimbangkan. Ada konten kurikuler, pedagogi, aksesibilitas, dan desain universal, yang semuanya dapat memengaruhi pembelajaran, motivasi, dan kepuasan siswa. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa keragaman dan inklusi adalah inti dari setiap kursus karena memiliki dampak positif yang kuat pada banyak aspek.

Mengapa mengeksplorasi keragaman dalam kursus?

Para peneliti setuju itu dapat membantu mendorong pertumbuhan dan refleksi. Ini dapat membantu siswa mengembangkan rasa empati mereka untuk orang lain dan membawa pikiran terbuka. Mendukung toleransi sangat penting di dunia kita yang semakin mengglobal dan memungkinkan siswa untuk merasa terwakili dan terlihat saat masih menjadi bagian dari komunitas institusional yang lebih luas akan membantu mempersiapkan mereka untuk tempat kerja abad kedua puluh satu.

Institusi memiliki komitmen untuk menciptakan lingkungan yang inklusif bagi semua siswa, dan ini mencakup semua kemampuan, jenis kelamin, orientasi seksual, ras, etnis, kebangsaan, tradisi agama, kelas sosial ekonomi, dan usia. Ini mungkin tampak seperti tugas yang tidak dapat diatasi dengan begitu banyak hal yang perlu dipertimbangkan saat merancang kursus, dan sebagian besar instruktur kursus tidak punya waktu. Namun, ada beberapa penelitian terkini yang berguna yang dapat membantu Anda saat membuat kursus untuk memenuhi beragam kebutuhan.

Kiat untuk komunikasi yang jelas

Komunikasi yang jelas adalah kunci dengan kursus online apa pun dan memastikan komunikasi tersebut dapat dimengerti dan dapat diakses oleh semua orang adalah penting. Salah satu perbedaan utama antara kelas online dan kelas tatap muka adalah bagaimana siswa dan instruktur berinteraksi di ‘ruang kelas’. Kelas online berarti semua interaksi terjadi di ruang digital, dan sebagian besar dari ini akan menjadi pertukaran tertulis.

Karena cenderung ada ketergantungan yang tinggi pada komunikasi tertulis, ada peningkatan potensi masalah yang berkaitan dengan bagaimana konten ditafsirkan, terutama jika bahasa Inggris adalah bahasa kedua siswa. Mereka mungkin mencari pesan tersembunyi atau salah mengartikan umpan balik. Penting untuk mempertimbangkan potensi ini saat membagikan umpan balik dan berusaha sejelas dan selengkap mungkin. Mungkin berguna untuk membuat contoh kesalahan atau kesalahan yang sering terjadi dengan catatan terperinci sehingga siswa dapat dengan mudah melihat di mana kesalahan mereka.

Masalah ini tidak hanya terjadi pada siswa dengan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua mereka. Penutur asli bahasa Inggris akan tetap memiliki pengaruh budaya yang dapat memengaruhi dinamika pertukaran Anda dan pendekatan mereka terhadap kursus. Misalnya, norma budaya dapat mempengaruhi bagaimana dan kapan seorang siswa menanggapi pertanyaan. Siswa dari budaya barat mungkin lebih cenderung melihat instruktur kursus sebagai fasilitator untuk studi mereka, sedangkan di beberapa budaya instruktur dipandang memiliki peran yang jauh lebih otoritatif dalam pengajaran mereka.

Membuat grup afinitas dan forum diskusi dapat menjadi cara yang bagus untuk membuat komunikasi dapat diakses oleh semua orang dan menjadi ruang untuk memecahkan masalah atau masalah yang mungkin dihadapi siswa. Menggunakan pemecah kebekuan dan aktivitas informal untuk mengenal kohort Anda di ruang-ruang ini pada awal kursus dapat membantu menetapkan harapan mereka terhadap kursus dan juga harapan Anda sendiri.

Desain kursus yang beragam

Pentingnya prinsip desain universal tidak boleh diremehkan saat merancang program studi Anda. Memperhatikan hal-hal sederhana seperti warna teks, ukuran font dan kepadatan teks pada halaman dapat membuat perbedaan nyata bagi beberapa siswa. Menyediakan gambar dan grafik dengan teks alternatif juga akan membuat konten lebih mudah diikuti oleh siswa yang menggunakan pembaca layar. Selanjutnya, memastikan teks untuk video atau transkrip untuk audio disediakan akan memastikan sumber daya Anda lebih mudah diakses.

Prinsip-prinsip desain universal akan membantu menciptakan konten kursus yang dapat diakses oleh hampir setiap pelajar, dengan materi, teknik, dan strategi yang fleksibel. Pada gilirannya, ini akan mendorong keterlibatan dari siswa karena ada lebih sedikit penghalang untuk pembelajaran mereka.

Penting juga untuk memikirkan materi dan sumber daya yang telah Anda pilih atau buat untuk menjadi bagian dari kursus Anda. Apakah mereka mewakili dunia tempat siswa Anda tinggal dan bekerja? Bisakah mereka melihat diri mereka terwakili?

Sumber: timeshighereducation.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

5 Fakta Data Analyst dan Data Scientist

miro.medium.png

Menurut World Economic Forum (WEF) melalui laporan Prediksi Perkembangan Pasar Tenaga Kerja Tahun 2020-2025, data analyst dan data scientist menjadi profesi yang paling banyak dicari di tahun 2025. Sebelum melanjutkan studi ke perguruan tinggi, siswa perlu tahu soal profesi yang tengah naik daun ini.

Selain sebagai wawasan, siswa juga dapat menjadikan informasi ini sebagai referensi dalam menentukan jurusan. Seperti apa kedua profesi itu?

Sesuai dengan namanya, profesi data analyst dan data scientist memiliki hubungan yang erat dengan data. Kedua profesi ini lahir seiring dengan berkembangnya era digital transformasi dan perkembangan Big Data seperti sekarang.

5 Fakta Profesi Data Analyst dan Data Scientist

1. Deskripsi Pekerjaan

Bagi detikers yang hendak memulai karier di dunia data, bisa memulainya dengan bekerja sebagai data analyst. Dikutip dari laman resmi Universitas Multimedia Nusantara, hal umum yang dilakukan oleh seorang data analyst adalah pembersihan data (data cleaning), menganalisis data tersebut, dan membuat visualisasi data.

Hasil pengolahan data itu nantinya digunakan untuk memperbaiki proses manajemen perusahaan. Hingga perusahaan mampu meningkatkan kredibilitas dan keuntungan.

Kemudian, data analyst diminta untuk mampu menampilkan data ke bentuk visual ataupun grafik. Jadi, data tersebut bisa dibaca dan dipahami oleh awam sekalipun.

Bagaimana dengan data scientist? Data scientist dibutuhkan untuk mengubah kumpulan data yang rumit ke dalam sebuah format yang mudah dibaca. Melansir dari laman resmi Prakerja, seorang data scientist diharapkan bisa menemukan pola dan melihat tren agar dapat membuat hipotesis.

Hipotesis dan kesimpulan itulah yang menjadi dasar rekomendasi dan alat pendukung keputusan perusahaan untuk meningkatkan nilai bisnis, mulai dari pengembangan produk, teknik pemasaran, dan strategi bisnis.

2. Keahlian yang Dibutuhkan

Keahlian yang harus dimiliki oleh seorang data analyst adalah memiliki keahlian di bidang bisnis dan komunikasi. Hingga memahami bahasa pemrograman seperti, SQL, Excel, MySQL, PostGre, dan tools pembuat infografik atau grafik yang menarik.

Selain itu, data analyst juga harus memiliki pemahaman ilmu statistika yang kuat agar bisa memahami teknik pengolahan data, pemodelan, dan pelaporan, serta dasar pemahaman yang kuat tentang bisnis.

Tidak jauh berbeda dengan data analyst, seorang data scientist pun diminta sudah mampu menganalisis dan menafsirkan data digital yang kompleks. Ilmu statistika juga dibutuhkan dalam menentukan algoritma yang akan digunakan, dan mengembangkan software machine learning.

Pengetahuan kalkulus dan aljabar dari lulusan matematika juga sangat mendukung bagi profesi ini. Selain ilmu matematika dan statistika, profesi data scientist juga membutuhkan keahlian di bidang bahasa pemrograman.

Pengetahuan mengenai program komputer digunakan untuk membuat model dan algoritma. Dua bahasa pemrograman yang dapat dipelajari, yaitu Phyton, R, dan SQL.

3. Softskill

Seorang data analyst diminta untuk kreatif untuk memajukan bisnis dari segi apapun. Sebab, peran data analyst sebagai estafet pertama sebelum memberikan hasilnya pada data engineer dan data scientist.

Mirip dengan hal itu, seorang data scientist setidaknya juga harus memiliki jiwa kreativitas, kemampuan berpikir yang kritis, hingga kemampuan komunikasi. Sebab, softskill tersebut dapat membantu detikers dalam menganalisa dan memecahkan masalah.

Kemampuan berkomunikasi dibutuhkan oleh data scientist sebagai ‘penerjemah’ data yang rumit dan kompleks kepada pihak stakeholder yang tidak paham mengenai teknis. Data scientist juga akan memiliki banyak interaksi dengan ahli data lainnya dalam bekerja sama dengan tim.

4. Kisaran Gaji

Besaran gaji yang diterima seorang data analyst berdasarkan pada pengalaman dan kebijakan perusahaan. Menurut laman resmi Binus University, rata-rata perusahaan dalam negeri menetapkan gaji analis data sekitar Rp 4 – 18 juta per bulan.

Sementara itu melansir dari laman resmi Prakerja, gaji data scientist dimulai dari kisaran Rp 4 juta – Rp 8 juta. Namun, beberapa perusahaan juga menawarkan gaji data scientist hingga mencapai Rp 28 juta.

5. Pilihan Kampus di Indonesia

Bila detikers tertarik dengan kedua program studi di atas, beberapa kampus di Indonesia yang membuka mata kuliah terkait Big Data antaranya:

– Institut Pertanian Bogor
– Universitas Indonesia
– Universitas Gadjah Mada
– Universitas Multimedia Nusantara (UMN)
– Binus University
– Universitas Parahyangan

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

20 Profesi Paling Dicari di 2025

keydifferences.jpg

Siswa SMA kelas 12 perlu mengetahui prospek karir sebelum memilih jurusan kuliah yang tepat dan sesuai kemampuan. Salah satu cara mengetahuinya dapat melalui survei pasar tenaga kerja yang dilakukan oleh World Economic Forum (WEF).

Pada laporannya menjelang akhir tahun lalu, WEF memberikan Forecast for Labour Market Evolution in 2020-2025 atau Prediksi Perkembangan Pasar Tenaga Kerja Tahun 2020-2025.

Salah satu segmen dalam laporan tersebut merinci 10 profesi yang akan paling banyak dicari dan yang akan menurun popularitasnya pada tahun 2025.

Profesi yang paling banyak dicari di tahun 2025

1. Data Analysts and Scientists
2. AI and Machine Learning Specialists
3. Big Data Specialists
4. Digital Marketing and Strategy Specialists
5. Process Automation Specialists
6. Business Development Professionals
7. Digital Transformation Specialists
8. Information Security Analysts
9. Software and Applications Developers
10. Internet of Things Specialists
11. Project Managers
12. Business Services and Administration Managers
13. Database and Network Professionals
14. Robotics Engineers
15. Strategic Advisors
16. Management and Organization Analysts
17. FinTech Engineers
18. Mechanics and Machinery Repairers
19. Organizational Development Specialists
20. Risk Management Specialists


Mirip dengan survei yang dilakukan pada 2018, profesi yang mengalami peningkatan permintaan adalah semacam Data Analyst and Scientist, lalu AI and Machine Learning Specialist, Robotics Engineers, Software and Application Developers, serta Digital Transformation Specialists. Sementara itu, ada juga karir yang pamornya diperkirakan melandai pada 2025.

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

nasihat CEO LinkedIn untuk lulusan baru: ‘Tidak wajib untuk mengetahui apa yang Anda inginkan setelah lulus’

LinkedIn CEO to new grads: 'It's not mandatory to know what you want right after graduation'

Selamat untuk angkatan 2021! Saat Anda melihat kembali tahun-tahun kuliah Anda, saya harap Anda meluangkan waktu untuk menghargai semua kerja keras dan dukungan yang mengarah pada momen ini.

Dan saat Anda melihat ke depan untuk tahun-tahun mendatang, tahun-tahun yang akan Anda habiskan sebagai seorang profesional yang sedang naik daun, saya ingin menjadi orang pertama yang tidak hanya menyambut Anda di babak baru ini, tetapi juga berbagi beberapa saran berdasarkan pelajaran yang telah saya pelajari sepanjang jalan.

Saran terpenting adalah jangan pernah lupa bahwa Anda menavigasi karier Anda pada saat yang sedang dibentuk oleh kekuatan yang tidak seperti apa pun yang pernah kita lihat sebelumnya.
Ada perubahan mendasar pada cara kami bekerja, dari dorongan ke kerja jarak jauh hingga seruan untuk kesetaraan dan keberlanjutan yang lebih besar di tempat kerja kami.
Kabar baik bagi Anda semua yang memulai pencarian kerja adalah bahwa kita sedang menuju pemulihan ekonomi dari COVID-19.
Data dari Panduan Lulusan 2021 untuk Mendapatkan Dipekerjakan menunjukkan tingkat perekrutan untuk lulusan perguruan tinggi baru yang kembali ke tingkat sebelum COVID pada Oktober 2020, yang menunjukkan bahwa Anda semua menuju ke pasar kerja yang lebih sehat dengan lebih banyak opsi untuk fleksibilitas dan pekerjaan jarak jauh.

Tapi ini hanya satu saat. Perubahan yang terjadi dalam angkatan kerja akan konstan. Itu berarti Anda harus terus belajar untuk mengimbangi.
Gagasan itu bisa tampak menakutkan, bahkan mustahil.

Bukan juga. Pembelajaran seumur hidup bisa sesederhana mendengarkan podcast, membaca artikel atau buku yang menarik, mengikuti tren dan pemimpin pemikiran, atau mengikuti kursus online.
Pembelajaran itu juga bisa datang dari percakapan dengan jaringan orang yang beragam, sehingga Anda bisa belajar dan tumbuh bersama.

Kita sering berpikir tentang jaringan sebagai sesuatu yang Anda miliki atau tidak, tetapi mereka dapat dibangun dan dikembangkan kapan saja.
Mulailah dengan komunitas yang sudah Anda miliki dengan teman sebaya, guru, dan mentor. Jangkau alumni atau bergabunglah dengan kelompok berbasis minat. Langkah-langkah kecil ini akan memperluas jaringan Anda secara eksponensial.

Dan itu berhasil. Di LinkedIn, pencari kerja 4X lebih mungkin untuk dipekerjakan ketika mereka memanfaatkan jaringan mereka.
Itulah formula sebenarnya untuk kesuksesan jangka panjang: mengembangkan keterampilan dan jaringan Anda.

Itu mungkin tampak mengejutkan karena, untuk waktu yang lama, lulusan seperti Anda diberitahu untuk mengetahui semuanya, hingga peran dan perusahaan tempat Anda ingin bekerja selama beberapa dekade mendatang.

Tetapi di era perubahan yang konstan, Anda tidak perlu mengetahui semuanya sekaligus, dan saya berharap saya mengetahuinya di awal karir saya. Pekerjaan Anda dan apa yang ingin Anda lakukan kemungkinan besar akan berubah dalam lima tahun, tiga tahun, atau bahkan tahun depan.
Anda mungkin memiliki poros karir (atau beberapa), mengambil cuti, mengalami kemunduran, bosan dengan beberapa keterampilan dan menemukan Anda bersemangat tentang yang baru.
Pada akhirnya, yang benar-benar ingin diketahui oleh pemberi kerja adalah apakah Anda dapat melakukan pekerjaan itu.

Jadi kurangi fokus pada pekerjaan apa yang Anda inginkan dalam sepuluh tahun, dan lebih fokus pada bagaimana Anda akan terus belajar selama sepuluh tahun ke depan.

LinkedIn CEO to new grads: 'It's not mandatory to know what you want right after graduation'

Saya akan meninggalkan Anda dengan sebuah cerita yang berdampak dalam karir saya sendiri.
Ketika saya berusia 10 tahun, saya bertanya kepada ayah saya tentang kutipan Shakespeare yang telah ditempel di sebelah telepon kantornya selama bertahun-tahun: “Ketika laut tenang, semua kapal sama-sama menunjukkan keahlian dalam mengambang.”

Dia mengatakan kepada saya bahwa karakter dan kesuksesan sejati tidak ditentukan oleh bagaimana Anda bertindak ketika semuanya berjalan sesuai keinginan Anda, melainkan bagaimana Anda merespons ketika semuanya tidak berjalan sesuai keinginan Anda. Saya sering kembali ke percakapan ini karena laut tidak selalu tenang. Anda hanya perlu melihat ke belakang pada tahun lalu untuk melihat bagaimana hal itu benar bagi kita semua.
Sekali lagi selamat atas tonggak penting ini dalam karier dan hidup Anda. Temukan apa yang Anda suka lakukan, dan jadilah lebih baik saat Anda melakukannya.

Dan ingatlah untuk tetap tegak ketika laut sedang tidak tenang. Kehidupan profesional Anda akan menyegarkan, menggairahkan, dan terkadang menantang – tetapi juga akan mengubah hidup, dan bahkan mungkin mengubah dunia.

Ryan Roslansky adalah CEO LinkedIn.

Sumber: businessinsider.in

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Bagaimana Lulusan Dapat Dipekerjakan Selama Pandemi

Dapat dimengerti bahwa siswa tahun terakhir mengalami banyak kepanikan dan ketidakpastian dalam hal prospek pekerjaan mereka, karena mereka akan lulus selama pandemi virus corona.

Berikut pandangan salah satu pendiri dan direktur pemasaran Graduate Recruitment Bureau, Dan Hawes, tentang apa yang dapat dilakukan siswa untuk meningkatkan prospek pekerjaan mereka selama ini dan bagaimana proses lamaran lulusan kemungkinan akan terpengaruh oleh krisis.

Apakah perusahaan mempekerjakan lulusan sekarang?

Are companies hiring graduates now?

“Berbeda dengan krisis keuangan 2008, perusahaan masih merekrut lulusan,” kata Hawes.

Meskipun perusahaan di beberapa sektor, seperti perhotelan, pariwisata, dan rekreasi, saat ini tidak membuka lowongan, lulusannya tidak boleh putus asa. Logistik, kesehatan, obat-obatan, dan beberapa pengecer (terutama pengecer online) sedang berkembang pesat dan secara aktif mencari lulusan. Ini adalah industri yang harus difokuskan para lulusan.

Hawes berkata: “Lulusan membutuhkan rencana yang tepat. Mereka perlu melakukan lebih banyak penelitian dan mencoba menemukan perusahaan-perusahaan ini karena mereka mungkin tidak beriklan secara luas ”.

Memperoleh keterampilan baru dalam lockdown

Menggunakan waktu Anda di karantina untuk keuntungan Anda adalah cara yang bagus untuk menjadi yang terdepan, saran Hawes. Dia merekomendasikan agar siswa menyelesaikan analisis SWOT, mengidentifikasi Kekuatan dan Kelemahan pribadi, serta Peluang dan Ancaman di tempat kerja saat ini. Hanya dengan demikian siswa dapat memiliki gagasan yang jelas tentang keterampilan mana yang perlu mereka tingkatkan.

“Pertanyaan besar yang akan ditanyakan oleh pewawancara adalah ‘Apa yang Anda lakukan di lockdown?’” Kata Hawes. “Sama seperti mengambil cuti setahun, pemberi kerja pasti ingin tahu ‘Apa yang Anda lakukan yang membuat Anda berada di posisi yang lebih baik?’”

Apa yang Anda pilih untuk dilakukan akan berbeda dari orang ke orang, tetapi Anda harus fokus membangun CV Anda. Ini mungkin melalui sukarela atau mengembangkan keterampilan Anda dalam kursus online dalam topik seperti Microsoft Excel atau SEO. Ini akan menunjukkan kepada calon pemberi kerja bahwa Anda telah melakukan sesuatu yang konstruktif dengan waktu Anda.

“Pastikan Anda memiliki alasan untuk melakukan apa yang Anda lakukan selama ini, jika tidak maka akan terlihat sangat tidak fokus,” kata Hawes.

Di mana mencari pekerjaan

Searching for jobs

Selain mencari pekerjaan langsung di situs web perusahaan, ada banyak tempat lain yang dapat digunakan siswa untuk mencari pekerjaan.

Agen Perekrutan

Menggunakan papan pekerjaan agen perekrutan, seperti pencarian kerja lulusan di situs web Biro Perekrutan Pascasarjana, adalah cara yang efisien untuk mempersempit pencarian kerja Anda.

LinkedIn

LinkedIn juga merupakan tempat yang tepat untuk mencari pekerjaan, menurut Hawes. Dia menyarankan untuk membuat profil, meskipun Anda tidak memiliki banyak hal untuk dimasukkan. Ini berarti bahwa ketika perekrut meng-Google nama Anda, profil LinkedIn Anda akan muncul pertama kali.

Aplikasi spekulatif

Hawes mengungkapkan: “Saya sangat mendukung lamaran spekulatif karena begitu banyak perusahaan tidak beriklan. Ada begitu banyak perusahaan yang tidak terdeteksi bagi siswa dan lulusannya, jadi penelitian yang dilakukan sangat berharga.

“Buka Google Street View dan lihatlah. Anda akan melihat di pintu masuk taman bisnis, akan ada daftar semua perusahaan yang berbasis di sana.

“Sebagai alternatif, Anda dapat melihat pada asosiasi dan anggota dalam asosiasi tersebut. Jika Anda ingin melakukan pengadaan, misalnya, buka situs web CPS dan temukan anggota di sana. Kemudian buat spreadsheet, temukan pembuat keputusan di LinkedIn, dan kirimkan email kepada mereka.

“Ikuti proses yang sama seperti yang Anda lakukan dengan proyek universitas: fokus pada penelitian Anda, jalankan aplikasi Anda, dan kemudian melangkah lebih jauh dan hubungi mereka.”

Kapan melamar pekerjaan

“Kami selalu menyarankan lulusan untuk mulai mendaftar sedini mungkin,” kata Hawes. “Biasanya perusahaan besar memiliki jadwal yang cukup ketat, sedangkan perusahaan kecil cenderung mempekerjakan sepanjang tahun.

“Adalah mitos bahwa jika Anda tidak memiliki pekerjaan pada musim gugur, Anda akan ketinggalan kesempatan dan harus menunggu putaran perekrutan berikutnya. Bahkan jika Anda mengalami musim gugur dan tidak punya apa-apa, teruskan – itu akan menjadi waktu yang tepat. ”

Sementara ini berlaku untuk pekerjaan masuk langsung, banyak perekrut skema pascasarjana memilih untuk menunda perekrutan: “Sebagian besar menunda, tetapi tidak ada yang membatalkan” kata Hawes. “Kami memiliki klien yang memiliki tanggal mulai bulan ini dan bulan depan dan masih menghormati mereka.”

Hawes menjelaskan bahwa para lulusan ini telah diterima di perusahaan secara online dan memasang laptop sehingga mereka dapat mulai bekerja dari jarak jauh.

Mengenai skema pascasarjana yang ditunda, Hawes menyarankan untuk mengawasi situs web perusahaan, karena mereka akan membuat pengumuman ketika skema pascasarjana dibuka kembali. Anda kemudian harus menyusun spreadsheet dengan pekerjaan dan tanggal untuk melamar.

Wawancara Online dan Pusat penilaian

Woman doing an interview

Sebagian besar pemberi kerja mengalihkan proses perekrutan mereka secara online. Sebelum pandemi, banyak perusahaan besar yang sudah mulai beralih atau mempertimbangkannya. Sekarang sangat penting bagi perusahaan untuk memiliki kehadiran online yang kuat dalam hal perekrutan, karena banyak siswa tidak lagi memiliki opsi untuk menghadiri wawancara langsung.

Hampir semua wawancara, pusat penilaian, dan tes psikometri sekarang dilakukan sepenuhnya secara online. Ini berarti bahwa perusahaan dapat merekrut mahasiswa dan lulusan tanpa melanggar aturan lockdown.

“Siswa dapat mempersiapkan diri untuk ini dengan melakukan wawancara online tiruan,” kata Hawes. “Ini akan membantu membuat mereka lebih nyaman, serta memastikan bahwa sudut kamera tepat dan tidak ada gangguan di latar belakang”.

Sumber: topuniversities.com

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami