Memulai kuliah di luar negeri bisa menjadi pengalaman yang benar-benar menakutkan dan menegangkan . saat ini mungkin kamu masih hidup nyaman , tetapi kalau pindah ke luar negeri juga pindah dari rumah untuk pertama kalinya, jadi Anda mungkin akan mengalami banyak perasaan yang berbeda.

- Kamu akan benar-benar ketakutan pada malam sebelum kamu pergi
Apakah saya akan punya teman nanti? Apakah saya bisa mengikuti perkuliahan ? Bagaimana jika saya tidak cocok dengan teman sekamar saya? Bagaimana jika mereka membenciku ?! Begitu banyak pertanyaan, begitu sedikit jawaban. - Perasaan yang bercampur aduk, takut namun juga excited tentang hal-hal yang baru nanti ditemui
- Mengucapkan selamat tinggal akan membuat Anda merasa sangat nostalgia.
- Di dalam mobil dalam perjalanan ke kota yang baru , Anda akan bertanya-tanya apakah Anda telah membuat keputusan yang tepat.
- Begitu tiba, Anda akan mulai merasa sedikit gugup, karena meskipun Anda sudah lama mengobrol di grup chat sebelum tiba di sini, Anda tetap ingin membuat kesan pertama yang baik saat bertemu.
- Ketika sudah bertemu teman, ternyata mereka juga sama-sama manusia jadi ga terlalu takut lagi
- Begitu mulai membongkar semua barang di kamar baru Anda dan mulai merasa sedikit rindu rumah meskipun keluarga Anda baru saja pergi.
- Tapi kemudian Anda pergi keluar dengan teman-teman yang baru dan mulai merasa bahagia lagi.
- Jika Anda memiliki aksen daerah, Anda akan merasa kesal pada teman-teman baru Anda karena diolok-olok di setiap kesempatan.
- Anda akan memulai minggu baru dengan perasaan berenergi dan siap untuk melakukan apa pun.
- Merasa sangat bingung saat mencoba mengingat semua nama dari banyak orang yang baru saja Anda temui, terutama saat keluar malam.
- Meskipun Anda sedang bersenang-senang, di pertengahan minggu mahasiswa baru Anda mulai merasa sangat lelah.
- Di akhir pekan, Anda akan merasa terkuras baik secara fisik maupun emosional.
- Ketika kelelahan , Anda akan merasa sangat sakit dan mulai mengasihani diri sendiri.
- Mulai enjoy dengan persahabatan dan juga kegiatan komunitas kampus
- Kemudian memasuki fase-fase produktif dengan mulai banyaknya kegiatan lalu kamu mulai merasa lebih baik.
- Memulai kuliah ternyata tidak seperti yang kamu kira, dan kamu akan merasa sangat konyol karena selalu mengkhawatirkannya.
Email: info@konsultanpendidikan.com

Dari masa ke masa, banyak penelitian dilakukan untuk menguji pengaruh mengunyah permen karet yang katanya bisa meningkatkan kinerja otak dan produktivitas manusia.
Adalah Craig Johnston dari Baylor College of Medicine di Houston, Texas yang memimpin penelitian yang disebut sebagai The Effect of Gum Chewing on Math Scores in Adolescent. Studi ini dilakukan dengan meneliti peringkat Matematika dan nilai tes dari 53 siswa remaja yang mengunyah permen karet dan 58 yang tidak. Sponsornya adalah Wm Wrigley Jr Company, yang merupakan produsen permen karet terkenal.
Wrigley kemudian menerbitkan berita mengenai hasil studi tersebut yang menyatakan bahwa para murid yang mengunyah permen karet menunjukkan peningkatan nilai tes matematika standar dan peringkat akhir mereka lebih baik dibandingkan para murid yang tidak mengunyah permen karet.
Rincian hasil studi tersebut didaftarkan pada tahun 2008 ke website pemerintah US ClinicalTrials.gov agar bisa diakses semua kalangan—baik ilmuwan maupun umum. Catatan ClinicalTrials.gov menunjukkan perbedaan peringkat dan nilai tes sangatlah kecil (dan secara statistik, bisa jadi nyaris tidak ada). ClinicalTrials.gov mencatat bahwa ada beberapa batasan studi seperti terminasi dini yang mengarah pada sejumlah analisa partisipan dan masalah teknis dengan penilaian yang mengakibatkan kurang reliabelnya data penelitian yang diperoleh.
Pada tahun 2009, Uwe Tanzer dari University of Oldenburg, dengan dua rekannya, meneliti anak-anak SD berumur 8 dan 9 tahun di Jerman yang mengunyah dan tidak mengunyah permen karet bebas gula Wrigley’s Extra Fruity selama 16 menit tes konsentrasi. Para peneliti ini kemudian menerbitkan sebuah kajian yang disebut Chewing Gum and Concentration Performance.
Menurut penelitian ini, mengunyah permen karet ternyata memberi efek yang positif dan signifikan pada uji konsentrasi.
Sementara itu, para peneliti lainnya telah mencoba meneliti ada tidaknya pengaruh mengunyah permen karet dengan peningkatan memori manusia.
Sebuah penelitian pada tahun 2013 lalu yang dinamai Chewing Gum Moderates the Vigilance Decrement, dilakukan oleh Kate Morgan dan Christopher Miles dari Cardiff University dan Andrew Johnson dari Bournemouth University. Hasil penelitian ini “menyanggah” hasil penelitian tahun 2012 yang bernama Gummed-up Memory: Chewing Gum Impair Short-term Recall yang dilakukan oleh tiga peneliti lainnya dari Cardiff University.
Sementara itu, penelitian untuk menguji kaitan antara mengunyah permen karet dengan produktivitas telah dilakukan sekitar satu abad lalu. Setelah permen karet menjadi produk yang bisa dibeli oleh semua kalangan masyarakat, para peneliti mulai melakukan studi dan mencoba memahami efek mengunyah permen karet pada pikiran dan produktivitas pekerja industri.
Penelitian tentang mengunyah permen karet ini dipelopori oleh Harry Hollingworth dari Columbia University di New York City yang melakukan serangkaian percobaan yang cukup dramatis pada tahun 1930-an, disponsori oleh Beech-Nut Nutrition Corporation, produsen permen karet pada waktu itu. Ia meneliti bagaimana mengunyah permen karet bisa memengaruhi tekanan tulisan tangan, akurasi pengetikan, efisiensi kerja, denyut nadi dan sebagainya. Hollingworth menuliskan semuanya dalam sebuah buku yang berjudul Psycho-Dynamics of Chewing.
Dari penelitian yang dilakukannya itu, Hollingworth menemukan bahwa pada prakteknya mengunyah permen karet memiliki efek yang sangat kecil pada apapun yang kita lakukan.
Jadi sampai sekarang, mitos ini masih jadi perdebatan dan pada akhirnya apakah benar atau tidaknya itu semua tergantung ke individu masing-masing.
Tapi ga ada salahnya buatmu dicoba untuk belajar sambil mengunyah permen karet 😉
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .