Beasiswa KAIST Korea Program S2 dan S3 Full 2021 – 2022

beasiswapascasarjana.com

Program pascasarjana internasional  Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) Korea kembali membuka penawaran beasiswa S2 dan beasiswa S3 full bagi pelajar internasional yang ingin melanjutkan studi master (MS) maupun doktoral (PhD) di KAIST tahun akademik 2021 – 2022. Beasiswa yang dikemas melalui skema KAIST International Student Scholarship ini menyediakan sejumlah dukungan biaya bila terpilih sebagai penerima beasiswa.

Beasiswa yang diberikan berupa pembebasan biaya kuliah penuh selama 4 semester (2 tahun) untuk program S2 dan 8 semester (4 tahun) untuk jenjang S3. Kemudian disediakan tunjangan hidup bulanan sebesar 350.000 KRW (± Rp 4,3 juta) per bulan untuk jenjang master dan 400.000 KRW (± Rp 4,9 juta) per bulan untuk jenjang doktor. Selain itu, penerima beasiswa juga memperoleh asuransi kesehatan serta tunjangan dana tambahan untuk biaya penelitian.

Agar dapat mengikuti program beasiswa S2 – S3 di KAIST Korea ini, selain mensyaratkan pelamar haruslah mahasiswa internasional, calon juga harus memiliki IPK di jenjang studi sebelumnya minimum 2.0 dari skala 4.3 (≥ 2.15 untuk skala 4.0).

Program studi:
Natural Science
▪ Mathematical Sciences
▪ Chemistry
▪ Biological Sciences

Life Science and Bioengineering
Graduate School of Medical Science and Engineering
▪  Physician-Scientist Track*
Medical license required
▪  Medical Science and Engineering Track*
Degree(s) in the field of science and engineering required

Engineering
▪ Mechanical Engineering  
▪ Aerospace Engineering
▪ Electrical Engineering
– The Robotics Program
– Future Vehicle
▪ School of Computing
– Graduate School of Information Security
▪ Graduate School of Artificial Intelligence
▪ Civil and Environmental Engineering
– Environmental and Energy Technology Program
▪ Bio and Brain Engineering
▪ Brain and Cognitive Engineering
▪ Industrial Design
▪ Industrial & Systems Engineering
– Graduate School of Knowledge Service Engineering
▪ Chemical and Biomolecular Engineering
▪ Materials Science & Engineering
▪ Nuclear and Quantum Engineering
▪ The Cho Chun Shik Graduate School of Green Transportation

Liberal Arts and Convergence Science
▪ Graduate School of Culture Technology     
▪ Graduate School of Science, Technology, and Policy

Business (Daejeon Campus)
▪ Business and Technology Management
– Global IT Technology Program

Business (Seoul Campus)
▪ Management Engineering
▪ Techno-MBA
▪ Finance MBA
▪ Green Business and Policy Program

Persyaratan:
1. Untuk program gelar master, telah meraih atau bakal meraih gelar sarjana paling lambat 28 Februari 2021
2. Untuk program gelar doktor, telah meraih atau bakal meraih gelar sarjana dan master paling lambat 28 Februari 2021
3. Tidak berkewarganegaraan Korea
4.  Mahasiswa harus mempertahankan IPK lebih dari 2.0 dari 4.3 selama di KAIST

Dokumen aplikasi:

1. Printout Aplikasi Online
2. Printout Statement of Financial Resources (tersedia di aplikasi online)
3. Ijazah kuliah
4. Tranksrip nilai kuliah
5. Laporan tes kemampuan bahasa Inggris (minimum skor TOEFL iBT: 83, PBT/CBT: 560/220; IELTS minimum: 6.5; TOEIC minimum: 720)
6. Curriculum Vitae
7. Dokumen identitas pelamar dan kedua orangtua (KTP atau paspor)
8. Dokumen opsional:
   – Daftar penghargaan
   – Sertifikat pengalaman kerja
   – Profile sekolah / sistem peringkatan kredit

Pendaftaran:
Pelamar hanya perlu mendaftar kuliah di KAIST jenjang S2 maupun S3 yang diminati sesuai dengan program studi yang tersedia. Ketika mengisi aplikasi online pada kolom Statement of Financial Resources, silakan pilih ‘KAIST Scholarship’.

Prosedur pendaftaran:
1. Kunjungi website aplikasi online program pascasarjana KAIST (apply.kaist.ac.kr).
2. Lengkapi aplikasi online yang tersedia. Ikuti instruksinya. Anda bisa mengunduh panduan pendaftarannya terlebih dahulu.
3. Setelah aplikasi dilengkapi, periksa, kemudian simpan di komputer.
4. Bayar biaya pendaftaran (USD 80 atau KRW 80.000)
5. Cetak formulir aplikasi online. Simpan nomor pendaftaran.
6. Kirimkan hasil cetak aplikasi online tersebut bersama dengan dokumen aplikasi lainnya yang diminta di atas ke alamat di bawah. Berkas bisa dikirim via pos dan pengiriman ekspress,atau diantar langsung. Hanya surat rekomendasi yang dikirim secara elektronik melalui sistem online.

Alamat pengiriman:
Graduate Admissions Team, KAIST
#110, 1st Floor, E16‐1 B/D,
291 Daehakro, Yuseong-gu, Daejeon 34141,
Republic of Korea

Dokumen aplikasi sudah harus diterima paling lambat 25 September 2020. Anda bisa mengecek status aplikasi Anda apakah sudah sampai atau belum melalui sistem aplikasi online KAIST di atas. Penilaian aplikasi online akan dilakukan pada 26 Oktober s/d 30 November 2020. Periksa email Anda secara rutin. Bisa saja ada pemberitahuan wawancara jika dibutuhkan. Selanjutnya penilaian beasiswa akan dilakukan pada 2 Desember s/d 8 Desember 2020. Hasil seleksi akhir diumumkan melalui website KAIST pada 11 Desember 2020.

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

6 Jurusan dan Mata Pelajaran Terbaik untuk belajar di Korea Selatan

Majors and best subjects to study in South Korea

Sebagian besar jurusan di Korea Selatan memiliki beberapa persyaratan dasar seperti pendaftaran, sertifikat kualifikasi pendidikan menengah (atau setara), serta kemahiran dalam bahasa Inggris (beberapa universitas mewajibkan bahasa Korea). Selain persyaratan dasar untuk belajar dan tinggal sebagai pelajar di Korea Selatan juga harus mempunyai visa belajar.

Yuk simak!

Jurusan Teknik Mesin di Korea
Sarjana Teknik Mesin dari Universitas ULSAN di Korea Selatan adalah program yang bagus untuk menggabungkan studi akademis dan praktis.

Jurusan Teknik Elektro di Korea
Universitas Ulsan juga menawarkan jurusan ini.
Selain itu, persyaratan dan tenggat waktu pengajuan sama dengan spesialisasi Teknik Mesin.

Jurusan Administrasi Bisnis di Korea Selatan
Handong Global University terkenal dengan subjek ini. Kampus ini menawarkan gelar sarjana jurusan Administrasi Bisnis dengan akreditasi dari Dewan Nasional Pendidikan Mongolia serta Dewan Akreditasi Bisnis ACBSP.

Teknik Lingkungan dan Sipil di Korea Selatan
Universitas Kookmin menawarkan jurusan ini. Padahal, jurusan lingkungan dan teknik sipil meliputi bidang teknik struktur, geoteknik, hidrologi, lingkungan serta transportasi. Selain itu, jurusan ini diakreditasi oleh ABEEK (Badan Akreditasi Pendidikan Teknik Korea Selatan).

Jurusan Teknologi Informasi di Korea Selatan
Universitas Suny di Korea Selatan menawarkan program studi ini. Pada dasarnya, program ini berfokus pada metode pengembangan teknologi untuk mengimbangi dunia modern. Mata kuliah ini mempersiapkan mahasiswa untuk bekerja di bidang pemerintahan, industri dan juga akademisi, seperti Manajemen Jaringan dan penjaminan mutu.

Jurusan Ilmu Kedokteran di Korea Selatan
Diploma terbaik dalam bidang ilmu kedokteran di Korea Selatan adalah Seoul National University. Universitas ini menempati peringkat ke-48 universitas kedokteran di dunia. Kampus ini menempati peringkat pertama dari seluruh universitas Korea Selatan. Selain itu, ada Universitas Nasional Pusan ​​di Korea Selatan, yang menempati peringkat di antara 10 universitas terbaik di Korea Selatan dan juga berada di antara 401-500 universitas teratas di seluruh dunia.

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Raih Kuliah S1 Gratis di Korea, Tunjangan Bulanan Capai Rp 10 Juta

kompas.com

Pemerintah Korea Selatan memberikan penawaran beasiswa program S1 melalui program KGSP (Korean Government Scholarship Program) bagi lulusan SMA/SMK/Sederajat yang ingin melanjutkan kuliah S1 di Korea Selatan.

Beasiswa S1 Korea KGSP sendiri terbagi dalam 2 jalur, melalui jalur Universitas dan ada jalur Kedutaan Besar Korea di Jakarta. Secara khusus artikel ini akan membahas mengenai beasiswa kedua yakni melalui jalur Kedubes Korea di Indonesia.

Para calon penerima beasiswa dapat memilih semua jurusan untuk pendaftaran jalur Kedubes, kecuali jurusan yang membutuhkan waktu tempuh lebih dari 4 tahun seperti Kedokteran, Kedokteran Gigi, Arsitektur, dan Farmasi.

Pilihan universitas program S1 jalu Kedubes Korea meliputi; Seoul National University, Ewha Womans University, INHA University, Korea University, Sungkyunkwan University, Yonsei University, KAIST, Hoseo University, University of Seoul dan 54 universitas lainnya.

Cakupan Beasiswa

1. Seluruh biaya perkuliahan (pendaftaran dan semester)

2. Tunjangan hidup 900.000 KRW (berkisar Rp 10,6 juta) per bulan

3. Tunjangan kedatangan 200.000 KRW (berkisar Rp 2,3 juta)

4. Gratis kursus bahasa Korea selama 1 tahun sebelum perkuliahan dimulai

5. Asuransi kesehatan

6. Tiket pesawat PP Indonesia-Korea

Syarat Peserta

1. Salah satu warganegara yang ditawarkan masuk daftar beasiswa, termasuk Indonesia.

2. Berusia maksimal 25 tahun

3. Kondisi kesehatan baik, jasmani dan rohani. Terbuka bagi penyandang disabilitas sehat jasmani dan rohani.

4. Lulus SMA/SMK/sederajat

5. Nilai rata-rata di atas 80 (skala 100).

6. Belum pernah mendapatkan beasiswa S1 apapun dari Pemerintah Korea.

7. Tidak memiliki batasan/larangan berpergian ke luar negeri.

8. Lebih diutamakan pelamar yang memiliki kemampuan bahasa Korea atau Inggris (tidak wajib).

9. Lebih diutamakan pelamar dengan pilihan jurusan engineering dan science.

10. Diutamakan pelamar dari keluarga berpenghasilan rendah atau berlatar belakang kurang mampu.

11. Pelamar jalur Kedubes Korea dapat memilih 3 universitas dan 3 jurusan yang berbeda

Kelengkapan Dokumen

1. Formulir pendaftaran.

2. Janji NIIED.

3. Personal statement.

4. Rencana studi.

5. Dua surat rekomendasi dari kepala sekolah, guru, atau pembimbing akademis (BP).

6. Salinan resmi ijazah SMA/sederajat.

7. Salinan transkrip nilai SMA/sederajat.

8. Bukti kewarganegaraan pelamar dan orang tua (akte kelahiran/kartu keluarga),

9. Sertifikat penghargaan yang pernah diraih (jika ada)

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Kuliah di Korea

Korea Selatan atau biasa disebut Korsel atau Korea saja, sepertinya makin menunjukkan eksistensinya sebagai sebuah negara maju yang berpengaruh di dunia. Mulai dari bidang musik dengan gebrakan K-Pop yang mendunia dan membuat demam boyband yang piawai ngedance, drama yang bertabur bintang berwajah menawan, fashion yang modis dan elegan sampai elektronik dengan produksi ponsel pintarnya yang sukses merajai pasaran ponsel dunia. Tak hanya itu, Korea Selatan juga dikenal sebagai negara dengan kecepatan koneksi internet paling mantab. Bahkan kabarnya mereka akan merilis suatu terobosan dalam kecepatan transfer data yang konon bisa mentransfer data hanya dalam hitungan detik saja dan ini sudah sempet kita bahas di~

Jaringan Nirkabel 5G: Download Film Hanya Butuh Waktu 1 Detik Saja!

Well, dengan pencapaian yang diraih oleh negeri asal Ban Ki-moon ini tentu saja tak mengherankan jika Korea makin banyak dilirik oleh mahasiswa asing sebagai tujuan kuliah. Dengan kemajuan teknologinya, negeri ini pun dianggap memiliki sistem pendidikan yang berkualitas. Kalau kamu juga berminat untuk menuntut ilmu di negeri ginseng ini, maka ada beberapa hal yang sepertinya perlu atau wajib kamu tahu agar kamu nantinya tak kaget begitu sudah tiba di sana. So, apa saja serba-serbi kuliah di Korea ini? Yuk, baca yang berikut ini.

Awas, banyak kampus yang menginginkanmu lho!

0604c201 Eits, jangan GR dulu. Memang banyak kampus yang menginginkanmu, tapi sebenarnya lebih karena mahasiswa asing memberikan pendapatan yang besar terhadap kas kampus. Selain itu, universitas-universitas di Korea dikenal sangat kompetitif dalam penerimaan mahasiswa asing karena dengan adanya mahasiswa asing akan memengaruhi imej mereka di tingkat dunia. Jadi, pintar-pintar saja memilih kampus ya? Dipikirkan baik-baik dan berkonsultasilah sebelum memberi keputusan final.

Harus bisa bahasa Korea

korean Ya benar, kecuali kalau kamu kuliah di Korea untuk program S2 yang jurusannya ada hubungannya dengan bahasa Inggris, maka kamu diwajibkan untuk bisa berbahasa Korea dengan cukup baik. Banyak universitas di Korea yang mensyaratkan kepada para calon mahasiswanya untuk lulus TOPIK (Test of Proficiency in Korean) dengan skor minimal 4 atau lebih (yang setara dengan tingkat menengah). Cekidot artikel soal TOPIK di artikel ini~

TOPIK – Salah Satu Syarat Untuk Kuliah di Korea

Akan ada sekitar 20-30% mata kuliah yang akan diajarkan dalam bahasa Inggris

Yup, memang benar kamu akan mendapat kuliah dalam bahasa Inggris, tapi ingat bahasa Inggrisnya ala orang Korea. Apapun jurusan yang kamu ambil (kecuali Korean Language), akan selalu ada mata kuliah yang diajarkan dalam bahasa Inggris, tapi ya itu tadi, meskipun diajarkan dalam bahasa Inggris, tapi tak menjanjikan kalau kamu bakal langsung mengerti dengan baik kuliah yang diberikan karena bisa jadi bahasa Inggris dari para dosen ini juga tidak terlalu baik. Karnanya menguasai bahasa Korea tetap diperlukan, jadi kamu bisa berkomunikasi dengan mahasiswa lokal. Dan tahukah kamu kalau motivasi utama kebanyakan mahasiswa Korea belajar bahasa Inggris kalau tidak demi TOEIC ya agar mereka bisa mengerti apa yang disampaikan dosen mereka dalam bahasa Inggris. Hmm …cek video ini biar lebih ngerti deh maksudnya gimana:

Biaya kuliah dan asrama yang relatif murah

hanyang Rata-rata biaya kuliah di Korea adalah sekitar $6000 per tahunnya. Sedangkan untuk biaya tinggal bagi yang memilih asrama yang disedikan kampus, kamu cukup membayar $625 per tahunnya. Kurs mata uang asing terhadap Indonesia juga mempengaruhi di sini~

Ada 3 universitas yang diutamakan di Korea

SKY_emblems Kalau kamu menanyakan pada anak-anak SMA di Korea tentang universitas yang jadi incaran mereka sebagai tempat kuliah maka kemungkinan besar jawabannya tak akan jauh-jauh dari 3 universitas yang bisa dirangkum menjadi S.K.Y. Singkatan ini merujuk pada 3 unversitas yang secara tradisi menjadi universitas top di Korea yaitu: Seoul National University, Korea University, dan Yonsei University. Meskipun salah satu dari SKY bukan merupakan salah universitas yang terbaik untuk jurusan yang kamu ambil, tapi satu gelar dari salah satu universitas ini (khususnya SNU) akan sangat membantumu jika kamu ingin sukses berkarir di Korea. Tiga universitas ini juga saling bersaing secara ketat, terutama KU dan YU.

Gaya Hidup Bebas Mahasiswa Korea

2012091500269_0 Sebelum kuliah, para siswa di Korea telah terbiasa dengan program belajar yang bisa dibilang ekstrem. Terutama bagi mereka siswa SMA, mereka harus bekerja dengan sangat keras agar bisa masuk ke perguruan tinggi yang diinginkan karena persaingan yang suangat ketat. Buat mengetahui soal sistem pendidikan Korea, kalian bisa ke sini:

Mengenal Lebih Dalam Tentang Negeri Ginseng – Sistem Pendidikan Korea Selatan part 1

Mengenal Lebih Dalam Tentang Negeri Ginseng – Sistem Pendidikan Korea Selatan Part 2

Karenanya ketika kemudian mereka menginjak masa kuliah dan tinggal jauh dari rumah orang tua untuk pertama kalinya mereka seperti burung yang baru lepas dari sangkarnya. Tak ada lagi tekanan untuk selalu belajar dan masuk sekolah. Dan bagi mereka ini berarti satu hal: pesta pora. Kamu mungkin akan terkejut mendapati gaya hidup mahasiswa negeri K-Pop ini karena frekuensi pesta mereka yang mungkin jauh melebihi kebiasaan anak kuliahan di negeri asalmu. Karnanya, kamu harus hati-hati juga dengan pergaulan saat kuliah di negeri ini.

Tekanan dari kakak kelas/senior

kaist-2012 Untuk pertama kalinya dalam hidup mereka, beberapa mahasiswa merasakan yang namanya kekuatan. Saat SMA, mereka jarang mempermasalahkan senioritas, tapi saat universitas, lain cerita. Menjadi senior di universitas membuat mereka merasa istimewa sehingga mereka memiliki has istimewa dan kesempatan untuk berbuat seenaknya. Junior mereka menganggap senior sebagai mentor dan panutan sehingga mereka akan melakukan apapun yang senior katakan. Hal ini termasuk kegiatan berpesta pora tadi. Benar-benar perlu diwaspadai deh …
Itulah sekilas serba-serbi kuliah di Korea. Satu hal yang perlu kamu camkan adalah segalanya sebenarnya kembali pada dirimu. Jika kamu yakin kuliah di Korea adalah jalan yang terbaik untuk menggapai cita-citamu, kamu tentu sudah siap dengan kondisi apapun yang mungkin kamu jumpai di sana. Karnanya, jangan pernah malas mencari informasi sampai sedetail mungkin kalau bisa mengenai negara yang akan kamu jadikan tujuan kuliah ya? Good luck … Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Mengenal Lebih Dalam Tentang Negeri Ginseng – Sistem Pendidikan Korea Selatan Part 2

Melanjutkan artikel:

Mengenal Lebih Dalam Tentang Negeri Ginseng – Sistem Pendidikan Korea Selatan Part 1

Di sana kalian sudah di temani Junpyoo dan Jinhoo untuk memperkenalkan sistem pendidikannya 😉 Kali ini, kita akan bahas soal sekolah menengahnya sampai ke sekolah tingginya >.<

Sekolah Menengah (Junghakgyo)

FLKoreankids1000-500x333

Sekolah menengah di Korea Selatan terdiri dari tiga kelas. Sebagian besar siswa masuk pada usia 12 atau 13 dan lulus pada usia 15 atau 16. Pada umumnya, sama seperti di Indonesia~ sekolah menengah adalah sekolah peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Jadi di sekolah menengah pertama, siswa lebih disiplin dan harus mentaati peraturan sekolah serta lebih serius dalam pelajaran. Berbagai aspek kehidupan para siswa sangat dikontrol. Seperti di sekolah dasar, siswa menghabiskan hampir sepanjang hari di kelas yang sama dengan teman sekelas yang sama, namun siswa memiliki guru yang berbeda untuk setiap mata pelajaran. Wali kelas guru damim seonsaengnim memainkan peran yang sangat penting dalam kehidupan siswa. Sebagian besar siswa sekolah menengah mengambil enam pelajaran sehari, dan di samping ini biasanya memiliki kelas pagi yang mendahului pelajaran reguler dan pelajaran ketujuh yang mengkhususkan diri dalam subjek ekstra. Berbeda dengan sekolah tinggi, kurikulum sekolah menengah tidak berbeda jauh dari sekolah dasar. Matematika, Bahasa Inggris, Korea, studi sosial, dan ilmu pengetahuan membentuk mata pelajaran inti, dengan siswa juga menerima instruksi dalam musik, seni, PE, sejarah, etika, ekonomi rumah, teknologi, dan Hanja.Semua pelajaran reguler berdurasi sekitar 45 menit. Sebelum sekolah, siswa memiliki kelas tambahan 30 menit yang dapat digunakan untuk belajar mandiri, menonton Sistem Siaran Pendidikan (EBS), atau untuk kegiatan pribadi dan administrasi kelas. Dalam tahun terakhir, nilai ujian sekolah menengah menjadi sangat penting bagi siswa untuk masuk ke sekolah menengah atas, bagi yang nilainya mencukupi mereka dapat masuk sekolah tinggi (SMA) sedangkan nilainya kurang, mereka akan masuk ke dalam kejuruan (SMK).

Sekolah Tinggi (Godeunghakgyo)

school Sekolah tinggi di Korea Selatan mengajar siswa dari kelas pertama (umur 15) hingga kelas tiga (umur 17), dan pada usia 18 atau 19. Sekolah tinggi di Korea Selatan dapat dibagi menjadi jalur khusus yang sesuai dengan minat siswa dan jalur karir. Misalnya jalur khusus sains, bahasa asing, atau seni yang dimana para siswanya dapat mengikuti ujian masuk yang umumnya sangat kompetitif. Tipe lain dari sekolah tinggi termasuk sekolah menengah umum (publik) dan sekolah tinggi swasta, baik dengan atau tanpa ujian masuk. Bahasa Inggris di sekolah menengah Korea sangat diperlukan untuk tujuan membantu siswa untuk memasuki universitas ternama di Korea maupun di luar negeri.

Kejuruan

100302_p03_vocation Berbeda dengan sekolah-sekolah tinggi yang terfokus untuk mengirim siswanya ke perguruan tinggi, sekolah kejuruan lebih memfokuskan siswanya untuk bekerja setelah lulus. Sekolah menengah kejuruan menawarkan program dalam lima bidang: pertanian, teknologi atau rekayasa, perdagangan atau bisnis, maritim atau perikanan, dan ekonomi. Pada prinsipnya, semua siswa di tahun pertama (kelas 10) mengikuti kurikulum umum nasional. Dalam tahun kedua dan ketiga (kelas 11 dan 12). siswa akan mendapatkan kursus yang relevan dengan spesialisasi mereka. Dalam beberapa program, siswa dapat berpartisipasi dalam pelatihan kerja melalui kerjasama antara sekolah dan pengusaha lokal.

Fakta-fakta Pendidikan di Korea

tumblr_mamoy6ST3I1rsyypko1_1280

Para siswa sekolah tinggi di Korea Selatan memiliki waktu belajar dari jam 08:00 pagi sampai 09:30 atau 10:00 malam. Bayangkan, 14 jam berada di sekolah! Tujuannya agar para siswa bisa masuk ke dalam perguruan tinggi favorit karena persaingan di negeri ini sangat kompetitif. Seakan belum cukup dengan sekolah formal, para siswa biasanya juga akan menghadiri lembaga pendidikan swasta (Hagwon). Ini berarti para siswa sekolah tinggi rata-rata tidak pulang sampai tengah malam. Sedangkan bagi siswa sekolah menengah, pihak sekolah masih memberi toleransi dengan waktu belajar antara 08:00 pagi sampai 04:00 sore, dengan tambahan Hagwon sepulang sekolah. Presentasi Power Point, USB dsb adalah hal-hal dasar yang digunakan dalam sistem pembelajaran SD-SMA. Ruang kelas dilengkapi komputer yang terhubung dengan sistem proyektor overhead atau layar datar LCD. Ada rotasi mutasi guru setelah lima tahun mengajar. Hal ini dilakukan agar setiap guru mendapat kesempatan yang adil untuk mengajar di berbagai sekolah yang baik atau buruk. Beberapa sekolah unggulan memiliki ruang praktek teknologi blue screen untuk membuat para siswa dapat berperan dengan layak. Ruangan itu juga dilengkapi dengan berbagai alat dan media untuk membuat akting itu terlihat nyata. Hukuman fisik masih berlaku di Korea. Sistem pendidikan di sana memang sangat ketat dan keras. Bukan hal yang tabu jika guru melakukan kekerasan fisik untuk mendisiplinkan muridnya. Bahkan para orang tua tidak masalah dengan peraturan itu. Hanya saja saat ini hukuman fisik itu memiliki batasan yang lebih kuat. Kebersihan sekolah adalah tanggung jawab murid. Sistem pendidikan di Korea Selatan mengajarkan siswa untuk bertanggung jawab terhadap perawatan sekolah mereka. Sementara para petugas kebersihan melakukan tugas-tugas utama seperti membersihkan kamar mandi, membersihkan lorong, ruang kelas, tangga, para siswa diwajibkan memungut sampah di halaman sekolah setiap pagi sebelum bel berbunyi. Siswa-siswa di Korea Selatan yang tidak kuat terhadap tekanan pembelajaran banyak yang melakukan bunuh diri. Terkadang, hanya karena nilai mereka yang menurun atau tidak lulus dalam seleksi perguruan tinggi, mereka menganggap bahwa diri mereka telah gagal dan tidak memiliki masa depan yang pasti. Jadi mereka beranggapan kalau bunuh diri adalah solusi terbaik. -_-“ Para siswa di Korea menghabiskan sebagian waktunya di sekolah. Mereka belajar, makan, dan bergaul bersama. Sehingga banyak siswi yang juga membawa alat makeup ke sekolah, mereka saling membantu memoles wajah bersama. XD Di Korea, wajib belajar itu cuma SD-SMP, tapi karena tingkat kesadaran masyarakat yang tinggi, anak-anak mereka tetap di sekolahkan sampai jenjang paling tinggi yakni kuliah. Saat memasuki SMA, sekolah tidak melarang siswa-siswanya memanjangkan rambut, mewarnai rambut, atau merias diri. Nah, semoga pembahasannya membuat kamu lebih mengenal bagaimana pendidikan di Negeri Gingseng ini, mereka belajar dengan keras untuk dapat memasuki universitas idamanmu di Korea ya 🙂 Buat kamu yang bercita-cita untuk berkuliah di Korea Selatan, jangan mau kalah yaa, belajar yang tekun dan tetap semangat… See you.. ^^ Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Mengenal Lebih Dalam Tentang Negeri Ginseng – Sistem Pendidikan Korea Selatan part 1

annyeong_haseyo

Kalian pasti sudah banyak mengetahui dan mengenal universitas-universitas (dan perguruan tinggi) di Korea Selatan kan.

So pasti donk, kan udah banyak universitas dan perguruan tinggi Korea Selatan yang kami bahas di web ini~ apalagi sudah ada panduan tentang beberapa universitas pilihan yang bisa kalian download di sini

Nah, kali ini kami akan menjelaskan mengenai sistem dan kultur pendidikan di Korea Selatan. Mau tau kayak gimana, jangan lewatkan artikel ini yaa ~

Sekilas Mengenai Pendidikan Korea Selatan

Program Penilaian Siswa Internasional (Program for International Student Assessment) yang dijalankan oleh OECD baru-baru ini menempatkan pendidikan Korea Selatan di peringkat 11 dunia.

Walau siswa-siswa sekolah Korea Selatan seringkali menempati ranking tinggi pada tes komparatif internasional, sistem pendidikannya sering dikritik karena menerapkan cara pembelajaran yang pasif dan terlalu banyak menghafal.

AJ201107234914

Sistem pendidikan Korea Selatan yang tergolong disiplin dan terstruktur adalah pengaruh Konfusianisme yang sudah tertanam sejak lama dalam masyarakat Korea.

Siswa-siswanya jarang memiliki waktu cukup untuk bersantai karena mengalami tekanan untuk berprestasi baik dan masuk universitas ternama.

Pendidikan dilihat sebagai aspek penting bagi keberhasilan dan persaingan di Negeri Gingseng.

Di negara ini terdapat lima mata pelajaran utama, yaitu matematika, sains, bahasa Korea, studi sosial, dan bahasa Inggris.

Biasanya pendidikan fisik atau olahraga dianggap tidak terlalu penting, makanya banyak sekolah yang tidak memiliki gimnasium yang layak. Korea Selatan adalah negara pertama di dunia yang memberikan akses internet berkecepatan tinggi di setiap sekolah.

Korea Institute for Curriculum and Evaluation (KICE) mengeluarkan hasil laporan Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS) tahun 2011, yang diikuti 300.000 siswa kelas 4 dari 50 negara dan 300.000 siswa kelas 8 dari 42 negara.

KoreanUniforms-300x200

Hasilnya, siswa kelas 4 Korea Selatan meraih skor rata-rata 605 dalam matematika, peringkat kedua di belakang Singapura. Dan dalam bidang sains, siswa-siswa Korea Selatan menduduki peringkat pertama dengan 587 poin. Prestasi inipun diikuti oleh siswa kelas 8 dalam matematika dengan memperoleh nilai 613, nilai tertinggi dari 42 negara lainnya. Sedangkan untuk sains, mereka menempati posisi ketiga dengan nilai 560.

Struktur Sistem Pendidikan Korea Selatan

Sistem pendidikan di Korea Selatan menggunakan umur, bukan lewat pengetahuan, nilai, ataupun tes. Selain dilihat dari faktor umur (usia), faktor bulan kelahiran juga menentukan.

Bingung gimana maksudnya yaa??

Jadi gini nih maksudnya: Contoh :

1238900764205_2
Junpyo dan Jihoo

Junpyo lahir 14 Januari 1994 dan Jihoo 12 April 1994.

Meskipun mereka seumuran, tapi Junpyo harus masuk sekolah terlebih dulu daripada Jihoo karena bulan lahirnya lebih awal dari awal semester I tahun ajaran baru.

Nah, karena Jihoo lahir di bulan April, dia harus masuk sekolah satu tahun dibawah Junpyo (menjadi adik kelasnya Junpyo) dan bergabung dengan anak-anak lainnya yang lahir antara Maret 1994 – Februari 1995.

Da nangkep?? 😀

four-seasons

Struktur pendidikan di Korea Selatan berformasi sama dengan yang ada di Indonesia, yakni: – 6 tahun untuk sekolah dasar (SD) – 3 tahun untuk sekolah menengah pertama (SMP) – 3 tahun untuk sekolah menengah atas (SMA) – dan (meneruskan) universitas

Sedangkan untuk tahun pelajaran di bagi menjadi dua semester : – Semester I : awal Maret – pertengahan Juli – Liburan musim panas : pertengahan Juli – akhir Agustus – Semester II : akhir Agustus – pertengahan Februari – Liburan musim dingin : akhir Desember – awal Februari – Ujian semester II dan kelulusan : awal Februari – pertengahan Februari (satu minggu) – Liburan pendek : pertengahan Februari – awal Maret

Taman Kanak-kanak (TK)

halloween.13350213_std

Di Korea Selatan, TK bukanlah program publik / formal tetapi merupakan lembaga swasta yang mengajarkan bahasa Korea dan Inggris.

Usia anak-anak yang memasuki TK berkisar antara 3-7 tahun. Nah, di TK ini satu kelas bisa berisi anak-anak dengan rentang umur yang berbeda (4 tahun).

Sekolah Dasar (Chodeunghakgyo)

South-Korean-school-children

Sekolah dasar terdiri dari kelas 1 – 6 dengan rentan usia 7 – 13 tahun. Siswa kelas 1 dan 2 mempelajari bahasa Korea, matematika, sains, ilmu sosial, seni, dan bahasa Inggris, sedangkan kelas 3 hingga 6 ditambah PE, pendidikan moral, seni praktis, dan musik.

Biasanya, guru kelas (wali kelas) yang mengajar sebagian besar mata pelajaran, kecuali bahasa asing dan olahraga.

Mereka yang ingin menjadi seorang guru sekolah dasar harus memiliki kemampuan utama dalam pendidikan dasar, yang secara khusus dirancang untuk menumbuhkan guru sekolah dasar. Di Korea, sebagian besar guru SD bekerja untuk sekolah dasar negeri.

Kelanjutan sistem pendidikan Korea bisa kamu cek di http://konsultanpendidikan.com/2013/07/23/mengenal-lebih-dalam-tentang-negeri-ginseng-sistem-pendidikan-korea-selatan-part-2/

Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami