Apa sih syaratnya kuliah di Amerika?
Tentunya bisa bahasa Inggris dan memenuhi persyaratan akademis yang diminta.
Tapi berbeda dengan Indonesia di mana persyaratan nilai akademis menjadi hal utama dalam menentukan kamu diterima dalam universitas; di Amerika, nilai akademis yang sempurna, “perfect, straight As, etc” tidak menjamin kamu pasti diterima di universitas pilihan di Amerika.
Contohnya, jika kamu pengen apply ke Harvard University tentunya kamu sudah wajib mengantongi nilai akademik yang bagus, begitu juga dengan pelamar lainnya.
Maka, apa yang bisa menentukan kamu diterima di Harvard?
Di sinilah “essay” mulai berperan.
Banyak siswa Indonesia yang seumur hidupnya tidak pernah menulis “essay” dan begitu diminta untuk menulis “essay” mereka kebingungan dan minta bantuan.
Well, minta bantuan untuk diajarin sih bagus tapi kalau minta ditulisin itu namanya males.
Lantas, apa saja isi “essay” yang bagus dan bisa membawa kamu diterima di universitas top di Amerika?
Berikut ini adalah contoh “essay” dari Kwasi Enin, satu sosok yang selain punya nilai akademis bagus (nilai SAT Kwasi mencapai 2250 di mana nilai maksimal SAT itu 2400) ; “essay”nya juga membawanya diterima di Harvard, Yale, dan semua universitas top yang dia apply.

Pihak universitas di Amerika mempertimbangkan karakter calon mahasiswanya dalam memutuskan untuk menerimanya masuk atau tidak.
Dari “essay” mereka mengharapkan untuk melihat “siapa dirimu?”
Contoh “essay” dari Kwasi Enin ini benar-benar mencerminkan siapa dirinya dan mungkin itulah sebabnya semua universitas tempatnya melamar menerimanya 🙂
Dengan adanya contoh “essay” ini jadi kalian jangan bingung lagi jika diminta menulis “essay” untuk apply ke universitas ya ;D
Ending dari Kwasi Enin, akhirnya dia memilih untuk masuk ke Yale University (bukan universitas yang memilih tapi dia yang milih :p ).
Kesempatan Kuliah S1 Sambil Menjalani Program MBA Di Saint Francis University
Pengen Kuliah di Amrik tapi Terkendala Biaya? Coba di Cek Foothill College 🙂
COLLEGE OF SAN MATEO CALIFORNIA, COLLEGE DENGAN SISTEM “GUARANTEED TRANSFER CONTRACT”
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Email: info@konsultanpendidikan.com


Steve Loflin, pendiri dan CEO dari National Society of Collegiate Scholars Extracurrcular mengatakan, nilai akademis yang tinggi tidaklah cukup. Para siswa internasional harus bisa menunjukan kegiatan lainnya diluar kelas seperti menjadi relawan kerja paruh waktu atau bisa memainkan alat musik.
Kemudian selanjutnya adalah masalah SAT score. Perguruan tinggi di Amerika Serikat akan mengunakan SAT score untuk mengevaluasi kemampuan akademik siswa internasional yang mendaftar di PT tersebut, setelah itu ditentukan apakah siswa tersebut akan diterima atau tidak pendaftarannya.
Terakhir, lakukan tes TOEFL atau IELTS secara baik. Kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa internasional akan menentukan apakah siswa bisa beraktifitas dengan baik di kelas atau tidak. Pihak universitas ingin mengetahui apakah kalian seorang yang mahir berbicara bahasa Inggris atau tidak.
S. Tacey Kostell seorang direktur admission dari University of Illinois penting mengetahui bahwa persyaratan pendaftaran saling berbeda antar satu universitas dengan universitas lainnya. Transkrip akademik akan dievaluasi berbeda di tiap universitas yang dilamar. Salah satu persyaratan yang penting yang harus disertakan dalam dokumen saat mendaftar adalah sertifikat bahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS.
Siswa internasional perlu menyadari bahwa tidak mudah bisa diterima di colleges atau universitas di luar negeri. Beberapa perguruan tinggi bahkan membatasi hanya sekitar 10% saja siswa internasional yang dapat diterima di semua kelas. Walaupun pihak colleges atau uniersitas tidak menunjukan jelas berapa persen kuota untuk siswa internasional yang diterima, namun angka tersebut tidak berubah jauh tiap tahunnya. Nyatanya, siswa internasional yang bersaing dengan siswa lain yang berasal dari 80 negara lebih, termasuk dari negaranya sendiri peluang untuk dapat diterima di perguruan tinggi luar negeri sangat kecil. Contohnya saja, suatu sekolah bisa saja menerima 300 pendaftar dari China, kemudian yang diterima atau terpilih hanya sekitar 203 orang saja.
Beneran tertarik mau kuliah di College Amerika? Yuk cek beberapa rekomendasi College ini! Ada
Umumnya, siswa internasional dan orang tua mereka hanya mengenal nama universitas yang sudah mendunia atau terkenal saja seperti, Harvard University, the University of Pennsylvania, atau Stanford. Padahal, ada lebih dari 2.000 colleges dan universitas yang ada di Amerika Serikat, kesemuanya menawarkan standar kualitas pendidikan yang tinggi dan terbaik. Kebanyakan siswa internasional yang ingin berkuliah di Amerika hanya berfokus pada universitas yang terkenal, dibanding pilihan universitas lainnya yang mungkin cocok dengan kemampuan akademis siswa internasional. Selain itu, sejak banyak siswa internasional mendaftar di universitas yang sama di AS, maka persaingan akan lebih sulit. Daripada begitu, akan lebih baik jika siswa internasional melihat kesempatan dan mengembangkan kemampuannya pada universitas lain yang juga memiliki kualitas pendidikan terbaik di Ameriak Serikat, walaupun universitas atau college tersebut belum begitu dikenal.
Banyak siswa internasional bertanya mengenai daftar college mana saja yang menawarkan beasiswa penuh untuk siswanya. Faktanya, universitas-universitas di AS tidak memberikan bantuan keuangan atau beasiswa untuk siswa internasional. Siswa internasional diminta untuk sedikitnya berkontribusi pada biaya pendidikan mereka. Jumlah yang harus dibayarkan dilihat dari kondisi keuangan keluarga, asset, dan hal lain yang berhubungan dengan keuangan, pembayaran dilakukan dengan memperhatikan kenyamanan orang tua dalam membayar. Penting untuk mempelajari aturan-aturan apakah tersedia bantuan keuangan yang disediakan oleh universitas.
Walaupun nilai dan skor tes tinggi bakal menjadi faktor penting dalam penerimaan di universitas yang kalian inginkan, tapi banyak college juga melihat dari hal lainnya selain nilai dan skor tes yang tinggi. Beberapa universitas atau college akan menanyakan hal seperti surat rekomendasi dari guru, untuk mengetahui tingkat intelektual dan kebiasaan yang kalian miliki untuk bisa sukses di dalam akademis yang dipilihnya. Universitas di Amerika juga tertarik perbedaan budaya yang dimiliki siswa internasional. Petugas pendaftaran akan melihat siapa kalian sebenarnya dan apa yang akan kalian bawa di dalam kelas.

Apakah kamu ingin sekali meningkatkan karir dengan menggunakan gelar asing? Apakah kamu ingin menjadi ahli dan professional yang berkualitas dan dihormati di seluruh dunia? Maka sekolah-sekolah di Amerika adalah jawabannya. Nah, itulah beberapa alasan kenapa kebanyakan calon mahasiswa internasional memilih Universitas-universitas di Amerika Serikat untuk melanjutkan studinya. Tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah supaya bisa mendapatkan karier yang cemerlang dikemudian hari. Lalu kenapa harus Amerika dari sekian banyak universitas yang ada di dunia? Berikut ini adalah faktor-faktor penyebab kenapa Amerika menjadi pusat pendidikan untuk mahasiswa internasional.
Jika kamu lebih cenderung ke penelitian akademik maka Amerika adalah pilih yang tepat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kamu memiliki kesempatan untuk menghasilkan uang pada saat kamu mendaftar ke program MS/PhD. Penelitian yang sudah kamu hibahkan akan membantu mendukung kebutuhan pribadaimu, dengan membebaskan biaya kuliah dan memberikan uang saku. Sementara tantangan intelektual yang akan kamu hadapi selama belajar di sama akan membantumu memuaskan selere keprofesionalanmu. Pendanaan dan hibah tersebut sebagian digunakan untuk penelitian dalam proyek-proyek besar di universitas yang diperoleh dari pemerintah federal atau perusahaan multinasional terkenal.
Ini nih yang paling menarik dari universitas di Amerika, universitas-universitas di sana menawarkan dukungan keuangan kepada mahasiswa-mahasiswanya. Ketersediaan bantuan keuangan berupa insentif besar kepada mahasiswa-mahasiswa internasional yang memilih untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Amerika. Sebagian besar universitas menawarkan dana bantuan, pinjaman serta tunjangan kepada para mahasiswanya untuk menutupi kebutuhan biaya sehari-hari dan biaya kuliah. Universitas pendukung disediakan atas dasar kemampuan bukan kebutuhan uang. Jadi jika kamu bisa menunjukan keunggulanmu dalam bidang akademik maka pendidikan di Amerika tidak segan-segan untuk menggeratiskan biaya kuliahmu. Jika kamu tidak menerima bantuan dana atau pinjaman dari bank maka kamu bisa menyerahkan bukti penerimaan kamu di salah satu universitas di Amerika. Pihak kampus juga mneyediakan program kerja bagi siswa-siswa yang memenuhi persyaratan untuk jenis pekerjaan tertentu seperti jika kamu memiliki keahlian di bidang sastra kamu bisa mencari pekerjaan di perpustakaan atau jika kamu memiliki sertifikat sebagai penjaga pantai maka kamu juga bisa bekerja di pusat aquatic.
Setelah kamu berhasil menyelesaikan pendidikanmu di Amerika, maka kamu berwenang secara hukum untuk bisa bekerja di Amerika di bidang yang terkait dengan pendidikan yang kamu ambil selama satu tahun. Untuk itu kamu perlu mengajukan permohonan kepada Optional Practical Training Employment Authorization (OPT). Sebagian besar siswa internasional bisa dilantik ke dalam perusahaan yang mempekerjakan mereka selama periode OPTnya, dengan mensponsori h1-B atau visa kerja. Visa kerja H1-B biasanya diberikan oleh atasan jika mereka mempekerjakan siswa internasional di bagian khusus seperti bagian perangkat lunak, teknik, akuntansi, mengajar atau pemasaran. Jika atasan dimana kamu bekerja telah memberikan dana bantuan H1-B itu artinya kamu diijibkan bekerja di Amerika tanpa harus kembali ke negara asalmu.
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .







