5 Tips Sukses Tembus Beasiswa Erasmus Mundus

Buat kamu yang seneng ikutan atau berburu beasiswa pendidikan khususnya beasiswa ke luar negeri, ada info menarik nih buat kamu para pemburu. Apa sih infonya? Info menariknya itu Program Beasiswa Erasmus Mundus. Hah Erasmus Mundus? Apaan tuh?

Yang belum pada tahu apa itu beasiswa Erasmus Mundus pasti pada penasaran kan? Oke deh kita bakal kasih tau sekilas tentang beasiswa Erasmus Mundus serta tips bagaimana sih agar bisa mendapat beasiswa Erasmus Mundus ini.

 EM

Program beasiswa Erasmus Mundus adalah bantuan beasiswa dari Uni Eropa yang memiliki tujuan untuk mendorong dan membuka kesempatan kepada mahasiswa atau mahasiswi lulusan Strata 1 (S1) yang berasal dari luar Uni Eropa untuk mengikuti program magister Erasmus Mundus yang ada di Eropa dengan jangka waktu satu hingga dua tahun. Tujuan dari program beasiswa Erasmus Mundus ini adalah untuk mempromosikan Uni Eropa sebagai pusat keunggulan dan kemajuan dalam ilmu pendidikan di seluruh dunia. Siapa aja sih yang bisa ikut beasiswa ini? Tentunya, mahasiswa/i yang berasal dari luar negara Uni Eropa dan jaringannya, negara tersebut antara lain: Belgia, Bulgaria, Republik Ceko, Denmark, Jerman, Estonia, Irlandia, Yunani, Spanyol, Perancis, Italia, Siprus, Latvia, Lithuania, Luksemburg, Hongaria, Malta, Belanda, Austria, Polandia, Portugal, Rumania, Slovenia, Slowakia, Finlandia, Swedia dan Kerajaan Inggris, Islandia, Liechtenstein dan Norwegia, Makedonia bekas Yugoslavia, Montenegro, Swiss dan Albania. Mahasiswa/i yang telah menyelesaikan pendidikan S1, belum pernah bekerja atau kuliah di negara-negara di Eropa.

Nah, udah tau kan sekilas tentang program beasiswa Erasmus Mundus? Sekarang kita bahas tips-tips gimana sih untuk bisa mendapatkan beasiswa Erasmus Mundus itu?

 1. Teguhkan Niat

Série thématique : La stratégie de LisbonneBanyak orang sukses mengatakan untuk bisa mencapai sesuatu yang diinginkan harus diawali dengan niat. Kata-kata itu bukanlah ucapan kosong belaka loh sob! Niat itu memang sangat penting agar kamu bisa fokus mencapai sesuatu yang kamu inginkan. Ingin belajar di Eropa? Itu semua gak cuma sekedar mimpi jika kamu teguhkan niat kamu untuk mendaftar beasiswa, khususnye beasiswa Erasmus Mundus. Niat yang teguh adalah modal utama dalam berburu beasiswa.

2. Teliti

Setelah meneguhkan niat kamu, hal yang selanjutnya kamu lakukan adalah teliti. Saat mendaftar pastikan kamu sudah teliti dengan seluruh persyaratan pendaftaran beasiswa. Jangan sampai ada yang tertinggal, jika ada yang tidak kamu mengerti bisa tanyakan kepada orang yang mengerti atau kontak dengan pihal terkait. Jangan sampai ada persyaratan yang tertinggal kamu ikuti, jika ada yang tertinggal kamu sendiri kan yang rugi 😀

3. Inisiatif

Sering kali orang yang menanyakan informasi beasiswa hanya “asal bertanya” tanpa melakukan inisiatif untuk mendukung kebutuhannya. Jadilah orang yang inisiatif untuk mendapatkan informasi sekecil apapun, banyaklah bertanya jika menemui kesulitan. Ceritakan masalah kamu kepada orang yang lebih ahli atau telah memiliki pengalaman dalam mendapatkan beasiswa. Dengan menceritakan masalah yang kamu hadapi kepada orang-orang tersebut, kamu akan mendapatkan solusi atas masalah kamu. Dengan begitu kamu akan memecahkan masalah yang kamu miliki dan tidak mengalami kesulitan lagi untuk bisa mendapatkan beasiswa.

4. Percaya Diri

EM 1Percaya dirilah kepada diri dan kemampuan yang kamu miliki! Tunjukan kepada pemberi beasiswa bahwa kamu pantas mendapat beasiswa tersebut. Jangan pernah tidak percaya diri sendiri karena sesungguhnya yang mengetahui diri kita hanyalah diri kita sendiri, abaikan omongan orang yang negatif tentang kamu. Kamu harus yakin bahwa diri kamu itu adalah yang terbaik daripada orang lain. Tunjukan bahwa kamu adalah orang yang tahan banting dan bisa menghadapi masalah walau sesulit apapun itu. Buktikan jika kamu itu bukan orang yang lemah dengan begitu orang lain pun akan segan pada kamu dan tidak akan berani lagi deh ngomong ang negatif tentang kamu 😀

5. Komitmen

EM 3Mendaftar beasiswa bukanlah hal yang mudah dan bukanlah hal yang sulit. Dengan berusaha keras dan komitmen yang kuat kamu pasti bisa mencapai beasiswa dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Jangan pernah putus asa dan jangan pernah takut untuk mencoba. Jangan ragu akan komitmen yang telah kamu buat, yakinilah komitmen yang kamu buat itu adalah komitmen yang terbaik untuk kamu dan jua terbaik untuk orang sekitar kamu. Jika kamu berhasil, orang di sekitar pun akan bangga dengan kamu 😉

Bonus: Carilah orang-orang yang memiliki tujuan yang sama dengan kamu. Dengan memiliki teman dengan tujuan sama, kamu bisa saling sharing mengenai informasi, pengalaman dan apapun yang berkaitan dengan beasiswa. Kamu bisa mencari teman-teman tersebut melalui berbagai forum di internet ataupun melalui situs jejaring sosial.EM 2

Gimana, keren banget kan tips-tipsnya? Semoga bermanfaat ya buat kamu para pemburu beasiswa 😉

Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

5 Tips Mengisi Aplikasi Beasiswa Yang Kece (Part 1)

Sekilas mengisi aplikasi emang terlihat gampang ya?! Padahal sebenernya aplikasi itu bagian vital untuk ngedapetin beasiswa lho! Karena biasanya tahap aplikasi itu diadakan diawal. Kalau kamu ga berhasil lolos tahap awal, gimana mau ngedapetin beasiswa kan?! Disini kita akan ngebahas beberapa langkah jitu untuk membuat aplikasi yang bagus dan bisa “dilirik” para pemberi beasiswa. Penasaran? Check this out!

Langkah 1: Pintar-pintar memilih apa yang harus ditulis

scholarship appPertama, kamu harus tau siapa atau instansi apa yang akan ngasih kamu beasiswa ini. Karna kalo kamu udah tau orang dan jenis beasiswanya, seenggaknya kamu jadi gak melenceng keluar jalur dari apa yang kira-kira diharapkan oleh si pemberi beasiswa. Misalkan kamu ikutan beasiswa olahraga, berarti yang harus paling banyak ditekankan dalam aplikasi kamu adalah kegiatan olahraga kamu, jangan malah kegiatan lain yang gak relevan. Lalu saat memilih prestasi yang kira-kira akan dicantumkan, pilihlah prestasi yang PALING relevan dengan tujuan beasiswa tersebut. Jangan takut untuk gak memasukkan prestasi kamu yang gak relevan meskipun kenyataannya itu merupakan prestasi tertinggi yang pernah kamu capai. Selain itu, untuk menarik perhatian para penilai, gunakan bahasa dan istilah yang nyambung dengan kelompok orang yang kamu tuju. Jangan sampe kamu menggunakan istilah matematika saat kamu mau mendaftar beasiswa design. Ga nyambung kan?! Trus jangan lupa bikin timeline! Itu gunanya untuk membuat prioritas beasiswa mana yang lebih dulu deadlinenya dan untuk membuat daftar apa saja yang harus kamu lengkapi dan kerjakan untuk melengkapi syarat aplikasi beasiswa tersebut. Ga lucu kan kalo kamu udah lengkapin semuanya eh ternyata udah lewat batas deadline, atau pas udah dikirim aplikasinya eh taunya ada satu syarat yang ketinggalan.  

Langkah 2: Tulis Prestasi yang penting-penting dulu

fill inSaat kamu menuliskan prestasi dan pengalaman organisasi yang pernah kamu ikuti, penting banget buat kamu untuk memprioritaskan untuk menulis yang paling sesuai dengan tujuan beasiswa ini. Coba untuk lebih menekankan pada prestasi yang cocok dengan yang mereka cari, supaya para penilai langsung bisa melihat poin yang menunjukkan kualifikasi kamu untuk mendapatkan beasiswa tersebut

 

Langkah 3: Tulis aplikasi dengan kata yang agak “memutar”

Pernah ngeliat politisi lagi ngomong? Kadang mereka suka ngomong dengan kata-kata yang agak diplomatis dan memutar untuk mempromosikan dirinya kan?! Nah itu juga yang harus kamu lakukan. Tapi ini bukan bohong lho ya! Hanya memilih kata-kata yang “PAS” supaya kamu bisa lebih maksimal dalam mempresentasikan hal positif dari diri kamu. Begini nih contohnya, misalkan kamu mau apply beasiswa untuk orang yang tertarik dalam mempromosikan melek baca, trus kamu pernah bekerja jadi volunteer di perpustakaan sekaligus membacakan cerita kepada anak-anak yang datang. Nah ada 3 cara nih untuk mendeskripsikan kegiatan kamu tersebut: Deskripsi biasa: menjadi volunteer di perpustakaan Deskripsi bohong: penggagas program membaca di perpustakaan. Membuat program nasional yang mempromosikan melek baca untuk ratusan anak setiap harinya. Deskripsi memutar: menjadi volunteer di perpustakaan. Mempromosikan melek baca melalui program membaca  sepulang sekolah seminggu sekali  di perpustakaan umum. Keliatan kan bedanya?! Kalo yang versi bohong itu lebay banget dan gak sesuai dengan kenyatannya. Sementara untuk yang versi memutar, itu menjelaskan apa yang kamu bener-bener lakukan dengan kata-kata yang lebih diplomatis agar sesuai dengan konteks tujuan yang diminta beasiswa tersebut.

Stay on our 2nd part yaa

Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami