Bagi kamu yang ingin kuliah di negara berbahasa Inggris, biasanya akan diwajibkan mengikuti tes kecakapan bahasa seperti IELTS atau TOEFL. Untuk menentukan apakah kamu harus memilih IELTS atau TOEFL, kamu harus mengecek universitas yang ingin kamu masuki.
International English Language Testing System (IELTS) adalah salah satu tes bahasa Inggris yang sudah terkenal di seluruh dunia. Tes ini mencakup reading, writing, listening dan speaking yang dirancang untuk orang-orang yang ingin belajar atau bekerja di negara berbahasa Inggris. Biaya tes ini adalah sekitar $200, tapi lebih baik kamu mengeceknya di perwakilan-perwakilan terdekat di kotamu untuk mengetahui berapa jumlah pastinya dalam rupiah.
Buat kamu para pelajar yang ingin kuliah di luar negeri, utamanya di negara-negara berbahasa Inggris, atau bagi kamu yang ingin mengikuti suatu program dimana bahasa pengantarnya bahasa Inggris, biasanya akan dimintai untuk mengikuti tes bahasa seperti IELTS atau TOEFL ini. Kontak universitas atau sekolah yang ingin kamu masuki untuk menanyakan tes bahasa yang mana yang mereka inginkan. Atau, kamu bisa juga mengeceknya di IELTS Global Recognition System untuk mencari tahu sekolah mana saja yang menerima IELTS.
Jika kamu membutuhkan nilai IELTS, maka ketahuilah 3 hal ini terlebih dulu sebelum kamu mengikutinya.
Kenapa kamu harus ikut IELTS
IELTS yang sekarang dikelola bersama oleh British Council, IDP: IELTS Australia dan Cambridge Language Assesment, merupakan salah satu tes keterampilan berbahasa yang diterima oleh universitas-universitas di negara Australia, Inggris, Canada, Irlandia, Selandia Baru dan Afrika Selatan. University College London, misalnya, menyatakan mereka menerima tes bahasa lainnya tapi yang lebih dianjurkan adalah IELTS. Selain itu, IELTS juga diterima di banyak universitas di Amerika dan banyak program berbahasa Inggris lainnya di banyak negara lainnya. Tapi, IELTS sendiri sebenarnya hanyalah sebuah ukuran awal saja. Josephine Parr, Kepala Komunikasi di New School di New York yang memiliki persentase tertinggi dalam jumlah mahasiswa asing di antara universitas nasional di Amerika pada tahun ajaran 2013-2014, mengatakan bahwa nilai IELTS yang tinggi tidak selalu menjamin kompetensi yang tinggi pula saat kuliah. Sedangkan apakah harus memilih IELTS atau TOEFL, Parr mengatakan bahwa pihaknya tidak mempunyai preferensi. Karenanya calon mahasiswa sebaiknya berkonsultasi lebih dulu dengan universitas untuk mengetahui apakah mereka menerima nilai IELTS.Berapa nilai yang kamu butuhkan
Para peserta IELTS akan diberikan nilai dari skala 1 sampai 9 untuk setiap bagian tes. Rata-rata dari hasil 4 bagian yang diujikan kemudian digunakan untuk menentukan nilai total. Untuk mengetahui nilai yang sesuai dengan permintaan komite penerimaan suatu universitas, cobalah untuk mencari tahu nilai IELTS yang disyaratkan oleh universitas sebagaimana yang diterbitkan di website IELTS atau dengan berkonsultasi pada staf universitas yang ingin kamu masuki. University of Oxford, contohnya, memerlukan nilai IELTS 7.0 untuk semua mahasiswa asing S1 yang ingin kuliah di universitas presitisius dunia ini. Sedang untuk mahasiswa S2 nilai IELTS-nya minimal 8.0 pada bagian speaking. Tapi banyak sekolah bergengsi di Amerika dan di negara lainnya yang menerima nilai IELTS antara 5.0 sampai 6.0.Bagaimana persiapan mengikuti IELTS
Cara terbaik untuk mengikuti IELTS adalah dengan mengikutinya. Hal ini memberikanmu pengalaman ujian dan pengetahuan akan level bahasa Inggris yang kamu miliki yang mana itu akan membantumu untuk menentukan berapa nilai yang ingin kamu raih dalam waktu yang tersedia. Caroline McKinnon, manajer GESO Language Plus yang berkantor di New York, mengatakan bahwa cara terbaik menyiapkan diri untuk mengikuti IELTS adalah dengan membiasakan diri menggunakan bahasa Inggris setiap harinya. Tapi selain itu, pelajar yang ingin ikut IELTS juga harus mempelajari format ujian dalam IELTS. Ini penting karena ternyata banyak pelajar yang mendapat nilai rendah dalam IELTS karena tidak familiar dengan formatnya atau gagal mengikuti instruksi yang diberikan. Untuk sesi listening dan reading, cobalah untuk menggunakan aplikasi seperti IELTS Skills atau TOEFL TPO HD. Aplikasi yang terakhir bisa digunakan untuk persiapan IELTS maupun TOEFL. Selain itu aplikasi tersebut juga memberikan simulasi tes dengan durasi yang cukup lama. Sebagai tambahan untuk latihan IELTS, coba juga English-language podcast untuk latihan listening tiap hari untuk meningkatkan kemampuan listening-mu. Juga, kamu bisa mengunjungi situs newsinlevels.com dimana kamu bisa membaca berita dalam berbagai level bahasa Inggris untuk meningkatkan level reading-mu. Jika vocabulary menjadi masalahmu, coba lihat frequency list di www.wordfrequency.info karena di sini kamu akan bisa menemukan kata-kata yang sering dijumpai para peserta ujian. Selanjutnya, cobalah untuk browsing artikel Wikipedia untuk istilah-istilah asing dalam bisnis, pendidikan, hiburan, makanan, games, pemerintahan, politik, sains, olahraga dan teknologi. Dengan memiliki kemampuan vocabulary yang tinggi akan membuatmu bisa menulis lebih baik pula. Sementara untuk esainya, cara terbaik mempersiapkannya adalah dengan latihan menulis esai sebanyak mungkin dan secepat mungkin (lebih baik kalau kamu menargetkannya dalam durasi-durasi tertentu seperti saat ujian). Terakhir, adalah sesi speaking. Sesi ini berisi 4 sampai 5 menit diskusi mengenai hobi, kota kelahiran, sekolah dan yang lainnya yang berhubungan denganmu serta suatu topik tentang satu hal khusus dimana kamu harus memaparkan pandanganmu tentangnya dalam durasi yang telah ditentukan dan 4 hingga 5 menit tambahan diskusi mengenai topik yang diberikan. Situs seperti dcielts.com menyediakan daftar pertanyaan tipikal dalam IELTS, sekaligus tips bagus yang bisa membantumu untuk menyiapkan jawabanmu saat interview dalam sesi speaking IELTS. Intinya, rahasia sukses dalam IELTS adalah dengan berlatih—sebanyak mungkin.Les IELTS / TOEFL Preparation? ACCESS EDUCATION Bisa Membantu Kamu 🙂
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .Email: info@konsultanpendidikan.com
IELTS sendiri merupakan singkatan dari Internatinal English Language Testing System. Ini merupakan sebuah test yang ditujukan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang. Adapun tujuan sesorang mengikuti ujian IELTS bisa dua, test pelatihan umum untuk melamar kerja dan test akademik untuk belajar (dalam hal ini study ke luar negeri). Antara test akademik dan test pelatihan umum pada dasarnya sama. Disini para peserta akan diuji kemampuan bahasa Inggrisnya melalui empat skil dasar yaitu mendengarkan (listening), membaca (reading), berbicara (speaking), dan menulis (writing). Antara test pelatihan umum dan test akademik pada dasarnya sama. Cuma, konten (isi) nya saja yang dikhususkan. Kalau test akademik kontennya lebih ke ranah akademik, sementara test pelatihan umum kontennya lebih kearah dunia kerja.
Contoh test IELTS speaking itu bisa kamu coba cek:
TOEFL itu singkatannya adalah Test of English as Foreign Language, dimana gunanya adalah buat mengukur sejauh apa sih kemampuan bahasa Inggris kalian. Terutama buat kalian yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa ibu kalian.
Kemudian dibandingkan dengan 
Wah ternyata jam makan siang itu punya pengaruh terhadap produktivitas seseorang loh guys. Menurut para ahli makan siang sangat penting untuk menjaga tingkat produktivitas dan energi seseorang saat bekerja. Jadi jangan melewatkan jam makan siangmu sambil bekerja atau melakukannya dengan tergesa-gesa karena hal ini bisa sangat mempengaruhi keberhasilanmu dalam bekerja.
“Jam makan siang merupakan kesempatan untuk bisa kembali memfokuskan diri, mengebalikan energi serta memulihkan semangat yang sempat hilang” ujar Michael Kerr, seorang pembicara bisnis internasional dan penulis dari buku berjudul “You Can’t Be Serious! Putting Humor to Work.”
Dale Kurow, seorang pelatih eksekutif berbasis di New York, juga sependapat. Dia mengatakan orang-orang yang paling sukses yang dia kenal tidak menghabiskan jam makan siang mereka di meja mereka. Mereka menggunakan waktu itu untuk melakukan hal-hal seperti bertemu orang-orang baru, olahraga, atau membaca. “Duduk terlalu lama di meja kerja hanya memperluas pinggang kamu saja dan jarang yang bisa berhasil menyelesaikan tumpukan pekerjaan yang menunggu”
Trus harus gimana supaya jam makan siang kita bisa maksimal? Nah, berikut ini ada 13 hal yang orang-orang sukses lakukan selama jam makan siang mereka. Wajib ditiru nih guys!
1. Mereka sudah merancang aktivitasnya seharian dengan memasukan makan siang di dalamnya. Mereka tidak pernah menjadwalkan pertemuan penting atau panggilan konferensi pada saat makan siang. Dan mereka juga biasanya menyisakan waktu sekitar sepuluh menit untuk meninjau kembali tujuan mereka di hari tersebut dan pergeseran prioritas yang sesuai dengan kebutuhannya
2. Saat jam makan siang mereka akan segera keluar untuk mencari udara segar sehingga bisa merefresh kembali pikiran dan tubuh mereka, bahkan jika saat itu kamu lebih memilih untuk makan siang sambil menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai mereka tetap memilih untuk tidak melakukannya meskipun pekerjaan mereka juga masih menunggu. Ini dilakukan karena makan sambil bekerja tentu saja tidak akan berakhir dengan efektif. Lebih baik kamu menggunakan jam makan siangmu untuk mengistirahatkan tubuh dan fikiran sehingga saat kembali ke ruangan kamu sudah dalam kondisi fresh dan siap bertempur kembali.
3. Mereka memanfaatkan jam makan siang untuk membuat link-link baru dengan mengajak teman-teman dari kantor lain untuk makan bersama. Cara ini sangat bagus untuk memberikan ide-ide segar untuk pekerjaanmu, karena terkadang orang-orang luar bisa memberikan inspirasi tanpa sengaja.
4. Mereka juga biasanya bersifat terorganisir, mereka akan memanfaatkan jam makan siang untuk istirahat sejenak dari pekerjaan untuk mengurangi tingkat stress supaya bisa tampil lebih baik secara profesional sambil membuat daftar apa yang akan mereka lakukan dalam kehidupan pribadinya.
5. Yang pasti, mereka akan meluangkan waktu untuk makan. “Mereka makan makanan sehat dan makan dengan penuh perhatian” Ujar seorang ahli gizi. Makan makanan sehat di sini maksudnya sudah jelas ya guys. Kalau ingin sehat dan berenergi tentu saja kita harus makan makanan yang sehat jangan memilih makanan-makanan cepat saji yang tidak jelas jaminan kesehatannya. Sementara makan dengan penuh perhatian disini maksudnya, kamu harus makan dengan perlahan-lahan. Mungkin benar kamu sedang terburu-buru dan ingin segera menyelesaikan makan siangmu dan kembali bekerja tapi hal tersebut akan sangat tidak baik. Selain berdampak pada kesehatan, makan dengan tergesa-gesa juga bisa meningkatkan level stressmu dan kemampuanmu untuk fokus pada siang hari.
6.
Mereka akan menyempatkan waktu untuk olahraga ringan. Ini akan sangat membantu memberikan dorongan energi yang besar untuk melanjutkan pekerjaanmu nanti. Terbukti olahraga ringan bisa membuat badanmu terasa lebih segar dan mengurangi tingkat stress seseorang.
7. Bagi mereka makan siang merupakan waktu yang ideal untuk mengevaluasikan apa yang sudah kamu lakukan. Luangkan waktu untuk merenungkan apa yang telah kamu capai. Mengekspresikan rasa syukur adalah cara terbaik untuk meningkatkan kebahagiaan.
8. Membaca. Orang-orang sukses tidak menghabiskan waktu makan siangnya untuk membaca emai dan laporan. Mereka menggunakannya untuk membaca surat kabar, blog, buku dan lain sebaginya. Karena membaca membantu kamu untuk fokus, serta menawarkan istirahat mental dari pekerjaan.
9. Jika kamu memilih untuk menyelesaikan masalah kantor saat makan siang maka mereka lebih memilih untuk menggunakan jam makan siangnnya untuk menyelesaikan beberapa masalah pribadinya seperti nelpon pacar, buat janji dengan seseorang, menulis ucapan terima kasih dll.
10. Mereka menggunakan waktu makan siang mereka untuk hal-hal yang mereka sukai seperti jalan-jalan atau belanja. Tentu saja hal ini dimaksudkan untuk membuat mereka merasa lebih fresh dan siap kembali bekerja saat jam makan siang habis.
11.
Mereka mematikan semua perlengkapan elektroniknya dan menikmati saat tenang dan damai tanpa adanya alat-alat elektronik seperti smartphone yang mengganggu.
12. Merancang karier. Mereka juga menyempatkan waktu mereka untuk memikirkan karier mereka selanjutnya. Kamu bisa menulisnya di jurnal mengenai apa saja yang kamu ingin dapatkan nanti di masa depan dunia profesionalmu.
13. Brainstroming. Gunakan juga waktu makan siangmu untuk bermimpi, merencanakan konsep, ide-ide dan solusi baru yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan profesionalan atau kehidupan pribadimu.
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Belajar di sebuah universitas bisa menjadi salah satu cara terbaik jika kamu benar-benar serius untuk melanjutkan karier di industri tertentu. Di sana kamu akan memperoleh pengetahuan sejarah dan kontekstual tentang dunia fashion yang mungkin tidak diberikan oleh jalur pendidikan lainnya. Tentu saja ini akan memberikan pengalaman berharga selama kamu belajar di sana.
Melalui jalur universitas ini nantinya kamu memiliki kesempatan yang lebih luas untuk bisa masuk ke industri-industri fashion global guys. Seperti yang dikatakan Willie Walters, seorang direktur program fashion di Central Saint Martins “Melalui skema penempatan kami, para siswa bisa lulus dan bekerja dalam sebuah industri fashion dengan perusahaan-perusahaan ternama seperti Louis Vuitton , Celine dan Gucci. Kami juga melakukan kerjasama dengan Grayson Perry”
Nah, belajar di universitas juga bisa menjadi saat yang tepat untuk berinteraksi dengan siswa dan dosen-dosen disana. Selain untuk menambah pengetahuan , kamu juga bisa menambah link dalam dunia fashion lho. “Di universitas, kamu akan belajar dengan beberapa orang-orang terbaik dunia, sehingga kamu berkesempatan untuk bertukar ide yang menakjubkan.” Lanjut Walter.
Seperti universitas yang mengkhususkan diri di bidang seni, ada juga lho beberapa perguruan tinggi swasta yang membuka dan menawarkan sebuah kuliah fashion. Bagi mahasiswa yang bermimpi menjadi editor Vogue, Conde Nast College of Fashion and Design tampaknya jalur ini akan menjadi tempat yang ideal untuk belajar. Kamu akan dikenakan biaya sertifikat dari Vague Fashion sebesar £6600 dan biaya diploma dasar selama setahun sebesar £ 19.560 (belum termasuk PPN).
Susie Forbes, pimpinan dari
Kamu bisa mendaftarkan diri di program fashion untuk mengambil gelar sarjana atau gelar yang lebih umum baru kemudian mengkhususkannya di pascasarjana. Seperti yang dikatakan oleh Christoper Moore, Direktur British School of Fashion di Flasgow Caledonian University “Para mahasiswa pascasarjana yang belajar bersama kami biasanya datang melalui dua jalur yaitu mereka yang memang sudah fokus mengambil gelar sarjana fashion untuk strata 1 dan mereka yang berasal dari gelar sarjana yang lebih umum seperti bisnis, manajemen bahkan hukum, akuntansi dan geografi yang kemudian dikonversi ke program fashion. “
Gelar pascasarjana memberikan kamu kesempatan untuk mengkhususkan dan mengembangkan keterampilanmu. Hal ini juga memungkinkan kamu untuk mendapatkan kesempatan yang lebih besar saat kamu akan mencari pekerjaan.
Moore menambahkan “… Jika kamu meninggalkan universitas dan mencoba untuk langsung terjun ke industri ini, kamu harus menyadari bawa persaingan pasar saat ini begitu kompetitif, sehingga kebanyakan perusahaan fashion hanya memilih kandidat-kandidat terbaik yang sudah matang dan paling terdidik, alhasil , tidak banyak kesempatan kerja bagi para fresh graduated.”
Jika kamu merasa terlalu lelah untuk belajar dan hanya ingin langsung bekerja , maka magang bisa menjadi pilihan. Contohlah Ada Anoje yang meninggalkan studinya saat sudah berada di level-A untuk melakukan magang di perusahaan penjahitan Savile Row, Gieves dan Hawkes. Ia mulai sebagai tenaga penghias hingga akhirnya diangkat menjadi pembuat mantel.
Anajoe mengatakan “… Saya pikir segalanya itu tergantung dengan kekreatifan, maka dari itu akan lebih baik jika mencobanya secara langsung dengan terjun langsung lapangan melalui perusahaan yang berbeda. Saya merasa cukup kasian dengan teman-teman yang memiliki banyak hutang hanya untuk bisa menyelesaikan pendidikannya di universitas, namun mereka tetap belum mendapatkan pekerjaan yang mereka cari”
Walaupun begitu, mendapatkan pekerjaan magang tidaklah mudah guys, namun peluang untuk mendapatkan kesempatan pasti selalu ada.
Kaltrina Sopa mencoba untuk menyelesaikan gelar sarjana fashionnya di sebuah universitas, namun dirinya tidak merasa menikmati proses belajarnya sehingga ia memutuskan untuk mencari peluang bekerja langsung sebagai gantinya.
Sopa melakukan berbagai pengalaman kerja di kantor-kantor pusat di berbagai perusahaan fashion seperti Marks and Spencer, House of Fraser, Topshop. Dan kemudian mendapat pekerjaan temporer di River Island. Hingga akhirnya posisi fulltime datang dan ia kini bekerja sebagai seorang asisten pembeli.
Sopa mengatakan “Saya tidak memiliki uang sehingga saya tidak membayar uang kuliah, hingga akhirnya saya memilih untuk meninggalkan universitas. Tapi lihat sekarang, saya sudah mendapatkan pekerjaan yang diinginkan banyak orang tanpa perlu gelar”
Walaupun memang tidak mudah untuk menemukan peluang, namun memiliki pengalaman kerja yang baik bisa menjadi pijakan untuk memulai sesuatu. Saat orang lain menjual gelar yang mereka miliki, maka kamu bisa menjual pengalaman yang belum tentu mereka punya.
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .