Pertukaran Mahasiswa ke Luar Negeri Indonesian International Student Mobility Awards

io.ub.ac.png

Ketua Project Management Officer Kampus Merdeka Kemendikbudristek Erwin Tobing menyampaikan, program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dilanjutkan pada 2022. Salah satunya yakni program beasiswa pertukaran mahasiswa ke luar negeri Indonesian International Student Mobility Awards atau IISMA 2022. Pendaftaran IISMA 2022 akan dibuka tanggal 1-31 Maret 2022 dan keberangkatan mulai Agustus 2022.

Penerima program IISMA 2022 akan mendapat uang saku dan tunjangan lainnya selama studi di luar negeri.

“Komponen beasiswa IISMA 2022 mencakup studi 4-6 bulan di kampus tujuan, biaya pendaftaran dan uang kuliah, tunjangan kedatangan dan uang saku, dana darurat, ongkos perjalanan PP, asuransi kesehatan, biaya karantina, dan biaya PCR.”

Kepala Center of Independent Learning UI F. Astha Ekadiyanto mengarakan, mahasiswa tidak jarang mengaku butuh waktu untuk mendapatkan dokumen-dokumen tersebut. Diketahui, salah satu syarat dokumen IISMA di antaranya yakni surat rekomendasi dari dekan, transkirp nikai terakhir, dan sertifikat TOEFL iBT/Paper-based/IELTS/Duolingo.

Pada IISMA 2022 UI menerapkan prosedur internal IISMA dengan jadwal tersendiri mulai Ferbuari 2022. Beberapa tahap internal di antaranya yakni mendaftar daring di sistem UI, mengisi formulir dan melengkapi aplikasi rekomendasi, seleksi internal, pembuatan surat rekomendasi oleh Wakil Rektor 1, lalu aplikasi ke platform IISMA.

Agar tidak terburu-buru menyiapkan persyaratan IISMA 2022, mahasiswa bisa mengecek prosedur internal yang berlaku di kampus masing-masing serta melengkapi syaratnya dari sekarang. Berikut syarat dan jadwal IISMA.

Syarat dan Jadwal IISMA 2022
– Mahasiswa S1 semester 4-6 aktif dan terdaftar di pangkalan data pendidikan tinggi (PDDikti)
– IPK minimal 3.0, dibuktikan dengan transkrip akademik terakhir
– Warga negara Indonesia, tidak memiliki dua kewarganegaraan
– Belum pernah mengikuti program pertukaran
– Sertifikat kecakapan bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL iBT 78, Duolingo 100, atau IELTS 6.0
– Direkomendasikan kampus asal dengan bukti dokumen:
Surat rekomendasi dari wakil rektor bidang akademik dan kemahasiswaan
Surat rekomendasi dari pembimbing akademik.

Jadwal IISMA 2022
– Sosialisasi: November 2021 – Maret 2022
– Pendaftaran: 1 – 31 Maret 2022
– Seleksi: April 2022
– Pengumuman awardee: April 2022
– Persiapan keberangkatan: Mei – Agustus 2022
– Keberangkatan ke kampus tujuan: Agustus – September 2022
– Kembali ke kampus asal: Desember 2022 – Januari 2023

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro yang Raup Rp 1,5M Lewat Foto Selfie

Ghozali Everyday

Akhir-akhir ini, media sosial diramaikan oleh pemuda Indonesia yang berhasil meraih untung hingga Rp 1,5 Miliar dengan foto selfie. Pemuda yang viral dengan nama ‘Ghozali Everyday’ menjadi miliarder berkat koleksi Non Fungible Token (NFT).

Dia menjual koleksi foto selfienya tersebut di platform marketplace OpenSea yakni platform yang menyediakan ruang bagi penjual, pembeli, dan kreator aset digital untuk bertransaksi dengan mata uang kripto Ethereum (ETH).

Setelah viral, tidak banyak yang tahu bahwa pemilik nama asli Sultan Gustaf AL Ghozali ini merupakan mahasiswa Program Studi (Prodi) D4 Animasi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.

Sebelum meraih untung miliaran, Ghozali bercerita kesuksesannya di NFT berawal dari niatan membuat video time lapse foto wajahnya. Dia juga mengakui bahwa itu dilakukan sebagai aktivitas iseng.

Bahkan dia mengetahui platform NFT tersebut melalui lingkungan Kampus dan juga referensi internet.

“Awalnya saya hanya bergurau dengan teman tentang foto wajah yang saya upload di situs NFT, foto-foto ini sudah saya upload sejak Desember 2021 lalu di Opensea NFT dan akan saya lanjutkan hingga lulus kuliah,” ucapnya.

Menariknya, hasil foto selfie yang terjual di situs Opensea NFT tidaklah sedikit. Ghozali sudah memiliki 932 foto wajahnya yang ia unggah di salah satu situs NFT tersebut.

Bahkan Ghozali menjelaskan bahwa dirinya sudah melakukan selfie selama lima tahun sejak ia lulus SMK di tahun 2017.

Dengan pendapatan hingga miliaran tersebut, Ghozali sudah berencana untuk meneruskan mimpinya memiliki studio animasi.

Hal itu sudah dipikirkan sejak ia tertarik dengan dunia animasi di bangku SMK dan melanjutkan pendidikan di Udinus yang merupakan perguruan tinggi terakreditasi A.

“Selama berkuliah di Udinus sudah banyak ilmu sekali ilmu animasi yang saya dapatkan, beberapa prestasi di bidang animasi juga sudah saya torehkan salah satunya di desain logo,” papar mahasiswa semester 7 tersebut.

Menanggapi viralnya salah satu mahasiswanya, Ketua Prodi D4 Animasi Udinus, Dr. Khafiizh Hastuti, M.Kom turut mengapresiasi kerja keras dan ketekunan dari Ghozali.

Menurutnya Ghozali merupakan mahasiswa pejuang, ia memang sudah mengikuti berbagai ajang dan berhasil menjadi juara.

“Dengan prestasi ini menjadi salah satu bukti bahwa passion yang ia lakukan selama ini memang membuahkan. Kami akan selalu dukung setiap karya yang dihasilkan oleh mahasiswa Udinus,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Dekan Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Udinus, Dr Guruh Fajar Shidik, S.Kom, M.Cs yang mengatakan bahwa setiap karya pasti akan dihargai. Terlebih NFT ini sudah cukup familiar di kalangan dosen Udinus.

“Ini memang rezekinya di awal tahun 2022, Ghozali ini juga mahasiswa yang kreatif dan juga menjadi salah satu mahasiswa yang mendapatkan beasiswa unggulan,” tutupnya.

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Mahasiswa asal depok Kuliah di Prancis

studying-in-france.jpg

Muhammad Idham Habibie merupakan mahasiswa S3 asal Indonesia yang kuliah di Prancis yakni INSA Lyon (The Institut National des Sciences Appliquées de Lyon) melalui beasiswa program INRIA (National Institute for Research in Digital Science and Technology).


Selama berkuliah di Prancis, Idham menceritakan pengalamannya kepada detikEdu (19/05) dalam program Lipsus detikcom dengan PPID (PPI Dunia). Termasuk budaya membaca yang menjadi perhatiannya.


“Kalau budaya yang aku liat pertama orang-orang di sini sangat gemar membaca dan sadar literasi. Perpustakaan selalu penuh setelah masa new normal,” terang mahasiswa Jurusan Telekomunikasi ini.


Pria asal Depok, Jawa Barat ini menambahkan bahwa kebiasaan membaca itu sangat berbeda dengan di Indonesia yang lebih sering membaca melalui gadget.


Bahkan yang menurutnya, ketika orang Prancis mendapatkan informasi tentang pengetahuan, mereka mencari sumbernya langsung di buku-buku. Kebiasaan itu yang membuatnya juga memiliki kebiasaan baru selama di Prancis.

“Di sini (Prancis) lebih banyak diskusi dan membaca banyak buku. Jadi saya juga harus beradaptasi dengan itu karena sebelumnya mungkin saya membaca informasi hanya melalui handphone saja tanpa membaca dari sumbernya,” lanjutnya.


Bahkan Idham menemukan hal unik selama di Prancis saat berjalan-jalan di mana banyak toko elektronik yang menyandingkan barang elektronik dengan buku-buku.

Beda halnya dengan di Indonesia di mana tempat-tempat yang menjual barang tertentu biasanya disandingkan dengan makanan sebagai pelengkap, justru di Prancis pelengkapnya adalah buku-buku.


“Pada saat saya ke toko elektronik, saya biasa melihat ada minuman di dalam kulkas atau makanan ringan sebagai pelengkap tapi di sini banyak sekali buku-buku. Bahkan di toko seperti Toserba gitu mereka melengkapi dagangannya dengan rak buku-buku,” papar lulusan S2 University College London.


Dengan kehidupan literasi yang kuat, Idham merasa memiliki lingkungan yang juga mendukungnya untuk banyak membaca dan melakukan penelitian sebagai penunjang selama kuliah di Prancis.


Apalagi sistem kuliah di Prancis juga diakui Idham mengharuskan mahasiswa belajar sendiri dan membaca banyak literasi. Baik untuk penelitian ataupun diskusi dengan Profesor, membaca buku sangat diperlukan selama berkuliah.


“Sikap seperti itu bagus banget. Di mana-mana ada buku dan itu tidak selalu bertema serius tapi banyak juga buku-buku yang mudah dipahami,” jelas Idham.


Di akhir ceritanya kepada detikEdu, selama tinggal dan kuliah di Prancis kurang lebih 9 bulan, Idham mengaku sangat takjub dengan kebiasaan membaca buku orang-orang Prancis. Dia juga berharap kebiasaan itu suatu saat bisa menjadi kebiasaan orang-orang Indonesia.

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

17 Perasaan yang Akan Anda Miliki Saat akan mulai kuliahan di luar negeri

Memulai  kuliah di luar negeri  bisa menjadi pengalaman yang benar-benar menakutkan dan menegangkan . saat ini mungkin kamu masih hidup nyaman , tetapi kalau pindah ke luar negeri  juga pindah dari rumah untuk pertama kalinya, jadi Anda mungkin akan mengalami banyak perasaan yang berbeda.

  1. Kamu akan benar-benar ketakutan pada malam sebelum kamu pergi
    Apakah saya akan punya teman nanti? Apakah saya bisa mengikuti perkuliahan ? Bagaimana jika saya tidak cocok dengan teman sekamar saya? Bagaimana jika mereka membenciku ?! Begitu banyak pertanyaan, begitu sedikit jawaban.
  2. Perasaan yang bercampur aduk, takut namun juga excited tentang hal-hal yang baru nanti ditemui
  3. Mengucapkan selamat tinggal akan membuat Anda merasa sangat nostalgia.
  4. Di dalam mobil dalam perjalanan ke kota yang baru , Anda akan bertanya-tanya apakah Anda telah membuat keputusan yang tepat.
  5. Begitu  tiba, Anda akan mulai merasa sedikit gugup, karena meskipun Anda sudah lama mengobrol di grup chat  sebelum tiba di sini, Anda tetap ingin membuat kesan pertama yang baik saat bertemu.
  6. Ketika sudah bertemu teman, ternyata mereka juga sama-sama manusia jadi ga terlalu takut lagi
  7. Begitu mulai membongkar semua barang di kamar baru Anda dan mulai merasa sedikit rindu rumah meskipun keluarga Anda baru saja pergi.
  8. Tapi kemudian Anda pergi keluar dengan teman-teman  yang baru dan mulai merasa bahagia lagi.
  9. Jika Anda memiliki aksen daerah, Anda akan merasa kesal pada teman-teman baru Anda karena diolok-olok di setiap kesempatan.
  10. Anda akan memulai minggu baru dengan perasaan berenergi dan siap untuk melakukan apa pun.
  11. Merasa sangat bingung saat mencoba mengingat semua nama dari banyak orang yang baru saja Anda temui, terutama saat keluar malam.
  12. Meskipun Anda sedang bersenang-senang, di pertengahan minggu mahasiswa baru Anda mulai merasa sangat lelah.
  13. Di akhir pekan, Anda akan merasa terkuras baik secara fisik maupun emosional.
  14. Ketika kelelahan , Anda akan merasa sangat sakit dan mulai mengasihani diri sendiri.
  15. Mulai enjoy dengan persahabatan dan juga kegiatan komunitas kampus
  16. Kemudian memasuki fase-fase  produktif dengan mulai banyaknya kegiatan  lalu kamu mulai merasa lebih baik.
  17. Memulai kuliah ternyata  tidak seperti yang kamu kira, dan kamu akan merasa sangat konyol karena selalu mengkhawatirkannya.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

nasihat CEO LinkedIn untuk lulusan baru: ‘Tidak wajib untuk mengetahui apa yang Anda inginkan setelah lulus’

LinkedIn CEO to new grads: 'It's not mandatory to know what you want right after graduation'

Selamat untuk angkatan 2021! Saat Anda melihat kembali tahun-tahun kuliah Anda, saya harap Anda meluangkan waktu untuk menghargai semua kerja keras dan dukungan yang mengarah pada momen ini.

Dan saat Anda melihat ke depan untuk tahun-tahun mendatang, tahun-tahun yang akan Anda habiskan sebagai seorang profesional yang sedang naik daun, saya ingin menjadi orang pertama yang tidak hanya menyambut Anda di babak baru ini, tetapi juga berbagi beberapa saran berdasarkan pelajaran yang telah saya pelajari sepanjang jalan.

Saran terpenting adalah jangan pernah lupa bahwa Anda menavigasi karier Anda pada saat yang sedang dibentuk oleh kekuatan yang tidak seperti apa pun yang pernah kita lihat sebelumnya.
Ada perubahan mendasar pada cara kami bekerja, dari dorongan ke kerja jarak jauh hingga seruan untuk kesetaraan dan keberlanjutan yang lebih besar di tempat kerja kami.
Kabar baik bagi Anda semua yang memulai pencarian kerja adalah bahwa kita sedang menuju pemulihan ekonomi dari COVID-19.
Data dari Panduan Lulusan 2021 untuk Mendapatkan Dipekerjakan menunjukkan tingkat perekrutan untuk lulusan perguruan tinggi baru yang kembali ke tingkat sebelum COVID pada Oktober 2020, yang menunjukkan bahwa Anda semua menuju ke pasar kerja yang lebih sehat dengan lebih banyak opsi untuk fleksibilitas dan pekerjaan jarak jauh.

Tapi ini hanya satu saat. Perubahan yang terjadi dalam angkatan kerja akan konstan. Itu berarti Anda harus terus belajar untuk mengimbangi.
Gagasan itu bisa tampak menakutkan, bahkan mustahil.

Bukan juga. Pembelajaran seumur hidup bisa sesederhana mendengarkan podcast, membaca artikel atau buku yang menarik, mengikuti tren dan pemimpin pemikiran, atau mengikuti kursus online.
Pembelajaran itu juga bisa datang dari percakapan dengan jaringan orang yang beragam, sehingga Anda bisa belajar dan tumbuh bersama.

Kita sering berpikir tentang jaringan sebagai sesuatu yang Anda miliki atau tidak, tetapi mereka dapat dibangun dan dikembangkan kapan saja.
Mulailah dengan komunitas yang sudah Anda miliki dengan teman sebaya, guru, dan mentor. Jangkau alumni atau bergabunglah dengan kelompok berbasis minat. Langkah-langkah kecil ini akan memperluas jaringan Anda secara eksponensial.

Dan itu berhasil. Di LinkedIn, pencari kerja 4X lebih mungkin untuk dipekerjakan ketika mereka memanfaatkan jaringan mereka.
Itulah formula sebenarnya untuk kesuksesan jangka panjang: mengembangkan keterampilan dan jaringan Anda.

Itu mungkin tampak mengejutkan karena, untuk waktu yang lama, lulusan seperti Anda diberitahu untuk mengetahui semuanya, hingga peran dan perusahaan tempat Anda ingin bekerja selama beberapa dekade mendatang.

Tetapi di era perubahan yang konstan, Anda tidak perlu mengetahui semuanya sekaligus, dan saya berharap saya mengetahuinya di awal karir saya. Pekerjaan Anda dan apa yang ingin Anda lakukan kemungkinan besar akan berubah dalam lima tahun, tiga tahun, atau bahkan tahun depan.
Anda mungkin memiliki poros karir (atau beberapa), mengambil cuti, mengalami kemunduran, bosan dengan beberapa keterampilan dan menemukan Anda bersemangat tentang yang baru.
Pada akhirnya, yang benar-benar ingin diketahui oleh pemberi kerja adalah apakah Anda dapat melakukan pekerjaan itu.

Jadi kurangi fokus pada pekerjaan apa yang Anda inginkan dalam sepuluh tahun, dan lebih fokus pada bagaimana Anda akan terus belajar selama sepuluh tahun ke depan.

LinkedIn CEO to new grads: 'It's not mandatory to know what you want right after graduation'

Saya akan meninggalkan Anda dengan sebuah cerita yang berdampak dalam karir saya sendiri.
Ketika saya berusia 10 tahun, saya bertanya kepada ayah saya tentang kutipan Shakespeare yang telah ditempel di sebelah telepon kantornya selama bertahun-tahun: “Ketika laut tenang, semua kapal sama-sama menunjukkan keahlian dalam mengambang.”

Dia mengatakan kepada saya bahwa karakter dan kesuksesan sejati tidak ditentukan oleh bagaimana Anda bertindak ketika semuanya berjalan sesuai keinginan Anda, melainkan bagaimana Anda merespons ketika semuanya tidak berjalan sesuai keinginan Anda. Saya sering kembali ke percakapan ini karena laut tidak selalu tenang. Anda hanya perlu melihat ke belakang pada tahun lalu untuk melihat bagaimana hal itu benar bagi kita semua.
Sekali lagi selamat atas tonggak penting ini dalam karier dan hidup Anda. Temukan apa yang Anda suka lakukan, dan jadilah lebih baik saat Anda melakukannya.

Dan ingatlah untuk tetap tegak ketika laut sedang tidak tenang. Kehidupan profesional Anda akan menyegarkan, menggairahkan, dan terkadang menantang – tetapi juga akan mengubah hidup, dan bahkan mungkin mengubah dunia.

Ryan Roslansky adalah CEO LinkedIn.

Sumber: businessinsider.in

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

UNIVERSITAS ABERTAY di inggris

i.guim.co.uk

Universitas Abertay didirikan pada tahun 1994, tetapi sejarahnya dapat ditelusuri kembali ke tahun 1888 dengan didirikannya Institut Teknologi Dundee. Pada tahun 1902, institut ini diakui oleh Departemen Pendidikan Skotlandia sebagai pusat pendidikan yang penting. Itu diberikan status universitas pada tahun 1994 dan menjadi Universitas Abertay Dundee. Itu kemudian diganti namanya pada tahun 2014 sebagai Universitas Abertay.

Universitas adalah salah satu dari dua universitas negeri yang berlokasi di Dundee, sebuah kota pesisir di Skotlandia timur.

Abertay University adalah universitas pertama di dunia yang menawarkan gelar dalam game komputer pada tahun 1997. Sejak itu universitas telah memperkenalkan berbagai kursus untuk dipelajari oleh mahasiswa, tetapi fokus yang kuat pada game komputer dan desain seni tetap ada. Universitas telah mengembangkan kemitraan dengan Universitas Peking di Beijing, Cina untuk permainan.

Sekitar 20 persen dari jumlah mahasiswa universitas adalah mahasiswa internasional, yang mewakili 60 negara di antara mereka. Universitas menawarkan kursus bahasa Inggris sebelum, selama, dan di antara masa akademik untuk membantu siswa internasional meningkatkan keterampilan bahasa Inggris mereka.

Pada tahun 2014, Perserikatan Bangsa-Bangsa mendeklarasikan Dundee sebagai Kota Desain UNESCO pertama di Inggris karena kontribusinya pada penelitian medis dan pengembangan video game. Ini juga merupakan rumah bagi satu-satunya museum V&A di dunia di luar London, V&A Dundee. Kota ini terkenal dengan sejarah ilmiahnya yang kaya, yang meliputi konstruksi kapal Robert Falcon Scott, RRS Discovery. Kapal ini dibangun untuk penelitian Antartika dan merupakan bagian utama dari Ekspedisi Penemuan yang berlangsung antara 1901 dan 1904.

Sumber: timeshighereducation.com

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami