Kalau dihitung – hitung cukup banyak ya, daya tarik negara Amerika Serikat . Mulai dari kota – kota yang cukup terkenal dan menjadi tempat pariwisata utama dunia, seperti New York, Los Angeles, Las Vegas dan kota kecil yang amat dingin yaitu Forks ( pasti penggemar Twilight Saga pengen banget pergi ke sini.. hehe) hingga berbagai seni modern seperti lagu film yang sepertinya kemampuan menguasai pasar industry kreatif dunia belum terkalahkan. Nah,tapi kalau diperhatikan ada satu lagi sisi dari negara ini yang tidak kalah menarik, yaitu Pendidikan. Banyak pelajar yang ingin belajar di negara ini (termasuk kamu, kan? Hayo..Ngakuu)
Pendidikan di Amerika Serikat (AS) cukup beda dengan pendidikan negara lain. Kalau pendidikan di AS sendiri, pemerintah daerah biasanya mandiri, mengurus sendiri penyusunan kurikulum, pelajaran apa yang diajarkan disekolah hingga biaya pengembangan sekolah. Maka ga perlu heran kalau variasi dari satu sekolah di daerah yang satu dengan daerah yang lain itu bedanya cukup jauh. Mata Pelajaran hingga Aktifitas bisa berbeda di setiap daerah tergantung dari daerahnya masing – masing, (waah, bisa dibilang sesuai kebutuhan pelajarnya ya. Tergantung apa yang mereka butuhkan supaya bisa madiri di daerahnya). .
Disetiap daerah punya sisi yang sama juga seperti adanya sekolah dasar (Elementary / Primary Education), Sekolah Menengah dan Sekolah lanjutan (College / University). Selain itu semua anak di Amerika Serikat sekolah di sekolah Negeri tanpa biaya (alias Gratis, hehe). Sekolah – sekolah swasta yang dasar utamanya agama dan non-sekte pun cukup banyak dan disediakan oleh pemerintah, namun yang berencana belajar di sekolah ini harus bersedia mengeluarkan biaya pendidikan (yang ini ga jauh beda ya sama Pendidikan di Indonesia..).
Kalau di Indonesia sendiri,
kita biasa menyebutnya dengan “kelas 1 – 12” untuk pendidikan dasar hingga menengah, kalau di AS mereka biasa menyebut dengan K1 – 12 untuk pendidikan dasar. Tidak semua daerah menggunakan pola yang sama, tapi ada pola umum yang banyak digunakan beberapa daerah, yuk disimak.!
- Sekolah Dasar (Elementary School) hingga K-5, dilanjutkan dengan Sekolah Menengah (Middle School) K6 hingg K8 lalu akhirnya Sekolah Lanjutan (High Schools) dari K-9 hingga K-12.
- Sekolah Dasar (Elementary School) hingga K-6, Sekolah Menengah dimulai dari K-7 hingga K-9, atau
- Sekolah Dasar (Elementary School) hingga K-8, Sekolah lanjutan dari K-9 hingga K-12. (yang ini lucu ya, SDnya 8 tahun.. hehehe)
Di AS sana para orang tua sudah mulai mengajak anak kesekolah di nursery schools / taman bermain (kalao Indonesia bilangnya begitu) sejak usia mereka 2 tahun atau taman kanak kanak di umur 5 tahun kemudian lanjut ke sekolah dasar saat anaknya berumur 6 tahun. (ga jauh beda ya sama Indonesia..hehe). Dan berapa lama mereka di sekolah dasar? Itu tergantung daerahnya masing masing, Coba kembali ke poin – poin di atas, berbeda – beda tapi akhirnya tetap K-12 juga, kan? Sekolah Dasar di AS kebanyakan tipe-nya itu satu guru dalam satu kelas di hampir sepanjang hari. Setelah sekolah dasar, barulah di sekolah menengah mereka biasanya berpindah kelas atau yang biasa kita kenal sebagai moving class. Sudah seperti sistem kelas di perkuliahan, satu anak akan bertemu dengan guru baru dan teman teman baru tergantung mata pelajaran yang diambil. (sudah diajarkan menentukan keputusan sendiri sejak sekolah menengah tampaknya. Cukup mengesankan).
Di Sekolah Lanjutan berikutnya, kalau kita kembali ke poin di atas semuanya sama ya..dari K-9 sampai K-12, jadi lama mereka duduk di Sekolah Lanjutan (High Schools) itu 4tahun dan disetiap 1tahun ‘status’ mereka berubah ubah loh.. (cukup penting nih buat kita tau). Yang pertama itu freshman, kalau ini ga jauh beda ya sama di Indonesia, kalau baru masuk pasti dibilangnya freshman (orang – orang segar.. hehehe…atau murid baru). Isitilah berikutnya sophomore, hampir belum pernah di gunakan ya di Indonesia, istilah ini diberikan kepada mereka yang ada di tahun kedua. Setelah melewati masa sophomore mereka akan menjadi seorang Junior, istilah untuk mereka di tahun ketiga. Dan yang terakhir, setelah Junior pastilah Senior, istilah untuk mereka yang ada di tingkat akhir.
Siswa Senior di Amerika Serikat diwajibkan untuk mendapatkan mata pelajaran yang mulai beragam dan pada mata pelajaran baru di kelas Senior mereka harus meraih sejumlah poin agar mereka bisa lulus dari sekolahnya dan diberikan gelar High School Diploma karena ternyata di Amerika Serikat sendiri, tidak ada yang namanya final test atau kalau di Indonesia mungkin namanya Ujian Nasional. (jadi, sok ngehubung – hubungin ya dari tadi..)
Biar lebih asyik, tonton videonya kawan – kawan. Semoga memacu motivasi kalian belajar di USA
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Email: info@konsultanpendidikan.com






Coba kamu cek preference kamu, hobi, kesukaan, dsb untuk melihat pasti bakatmu itu apa.
Jangan sampai salah pilih jurusan yang pasti loh~
Dan bukannya tidak mungkin kok buat si pendiam ternyata punya bakat terpendam di markom, intinya kamu harus pertimbangkan mateng-mateng dulu sebelum memilih jurusan apa pun~ dan mungkin saja kamu memang terlahir untuk ambil andil dalam bidang markom ini 😉
Pilih yang memang sesuai dengan “passion” kamu!
Anyway, lanjut bahasannya soal Mass Communication di KBU ini ya~
Jika kamu suka beberapa bidang karir dalam markom ini, mungkin kamu memang seharusnya masuk ke jurusan ini.

















Dari namanya pasti udah bisa nebak kalo sekolah ini pasti asalnya dari Perancis. Iya bener kok, Perancis terkenal akan kekayaan kulinernya makanya banyak orang yang pengen jadi koki belajar kesana. Tapi sekarang, ga usah jauh-jauh.. ke Aussie aja. Le Cordon Blue itu didirikan di Paris tahun 1895 dan di dedikasikan untuk orang-orang yang mau belajar tentang culinary, food, wine, nutrition, restaurant, hotel and management education. Ternyata Le Cordon Bleu udah dibuka di 20 negera loh termasuk Australia.
Di Australia, ada 3 tempat tergantung degree nya. Di Sydney, New South Wales, dibuka kelas untuk program Diploma of cuisine, patisserie and Grand Diploma of Cuisine and Patisserie. Selain program diploma, di Sydney juga dibuka kelas S1 untuk International hotel management, international restaurant management. Kalo di Adelaide, South Australia, dibuka kelas untuk program Professional Culinary Management Program. Di kota ini juga, dibuka kelas untuk program S1 untuk wine entrepreneurship, food entrepreneurship, international hotel management and international restaurant management. S1 juga ada loh di Melbourne, Victoria, untuk culinary management.
Untuk program Master, bisa via online untuk Master of Gastronomic Tourism. Ada juga di Adelaide, untuk International & restaurant management and Master in International Hospitality Management.
Kita bahas untuk program Diploma dulu yah..
Dalam program ini, kamu bakal diajarin pelajaran dasar untuk masakan professional dan bakal ketemu sama siswa professional dan siswa pemula. Di program ini bakal dikenalin sama teknik kuliner klasik Perancis sampe masakan modern internasional dan fokus untuk menguasai keterampilan dasar seperrti: bagaimana memegang pisau sampe teknik yang lebih susah. WIh.. bakal kaya Masterchef banget itu ya kan? Lama-lama kamu bakal menguasai dalam organization, preparation and integrating ingredients supaya menghasilkan cita rasa yang maknyus.
Di program ini juga, kamu akan diajarin tentang Classic French regional dishes dan mengaplikasikan teknik yang udah dipelajari di Basic Cuisine program. Disini juga kamu bakal mempelajari proper planning and preparation of food and equipment sebelum memasak. Kamu juga bakal belajar gaya penyajian yang berbeda dari platter (piring yang besar) sampe ke piring biasa.
Menangani tren menu dari dapur resto modern, kamu bakal dapet resep asli dan interpretasi yang oke. Oleh karena itu, kamu bakal lebih kreatif dalam memasak dan mempresentasikan makanan kalo udah lulus program ini.