Mengenal Istilah International Baccalaureate, Hmm Apa Ini Ya?? Cekidot Infonya

h

Mungkin diantara kalian sering mendengar kata-kata “IB” kan ketika melihat kualifikasi pendaftarannya. Sebenarnya, siapa sih “IB” ini, koq “IB” ini sering dijadikan kualifikasi penerimaan di luar negeri (khususnya Amerika Serikat dan sebagian besar Eropa). Buat kamu yang belum tau, cari tau dimari yukk.. 😀

IB alias International Baccalaureate

International Baccalaureate (IB), yang sebelumnya bernama International Baccalaureate Organization (IBO), merupakan fondasi pendidikan internasional yang bermarkas di Jenewa, Swiss, yang didirikan pada tahun 1968. IB adalah kualifikasi yang diakui secara internasional dan mempersiapkan siswa untuk melanjutkan kuliah di universitas papan atas di berbagai belahan dunia. Program IB Diploma memiliki dasar yang solid dalam konsep pemahaman dan pengertian dengan skala global. IB bertujuan untuk membangun rasa keingintahuan dari para remaja serta membantu menciptakan dunia yang lebih baik dan lebih damai melalui pemahaman antar budaya dan budaya saling menghormati. Pada tahun 2007, nama dan logo organisasi ini mengalami perubahan untuk mencerminkan reorganisasi.

Sekilas Sejarah Perjalanan IB

hhMarie-Thérèse Maurette menciptakan sebuah kerangka dan konsep pengajaran (yang akhirnya akan menjadi IB Diploma Programme pada tahun 1948) ketika ia sedang menulis “Is There a Way of Teaching for Peace?”, sebuah buku pegangan untuk United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO). Pada pertengahan 1960-an, sekelompok guru dari sekolah internasional di Jenewa (Ecolint) menciptakan International Schools Examinations Syndicate (ISES), yang kelak akan menjadi cikal bakal dari International Baccalaureate Organization (IBO). Pada tahun 1968, IBO pun resmi berdiri di Jenewa dan kemudian disusul dengan:
  • International Baccalaureate North America (IBNA) pada tahun 1975
  • International Baccalaureate Africa, Europe, and Middle-East (IBAEM) pada tahun 1986
  • International Baccalaureate Asia Pacific (IBAP) pada tahun 1986

Program IB Diploma

Siswa akan mengikuti enam pelajaran yang dirancang khusus untuk memastikan mereka agar memiliki wawasan luas di bahasa, pelajaran sosial, pelajaran eksperimental, matematika, dan seni. Sebagai tambahan, program ini memiliki tiga inti persyaratan yang menantang siswa untuk menerapkan pengetahuan dan pemahaman yang telah mereka dapati, yaitu: 1. Extended Essay Extended essay adalah sebuah proyek penelitian yang dikerjakan secara mandiri dengan melakukan pembelajaran secara mendalam mengenai suatu subject yang spesifik. Penelitian tersebut dikemukakan dalam essay yang berisi 4000 kata. Hal ini akan menjadi unsur yang penting, karena:
  • akan menjadi persiapan praktis untuk jenis penelitian sarjana yang dibutuhkan pada tingkat tersier
  • berkesempatan untuk terlibat dalam sebuah studi mendalam tentang topik yang menarik pada subjek pilihannya (subjek dapat berasal dari salah satu dari enam bidang pengetahuan)
Dalam proses penelitian ini, para siswa harus menempatkan penekanan pada:
  • merumuskan pertanyaan yang sesuai
  • melibatkan personal pribadi dalam eksplorasi topik
  • mengkomunikasikan ide-ide
  • mengembangkan argumen
Dengan berpartisipasi dalam proses ini, kamu dapat mengembangkan kemampuan untuk menganalisisa, mensintesis, dan mengevaluasi pengetahuan yang dimiliki. 2. Theory of Knowledge (TOK) TOK merupakan mata pelajaran wajib bagi seluruh siswa yang mengikuti program diploma IB. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih luas dari interaksi antara mata pelajaran yang diajarkan serta menciptakan keterbukaan pikiran yang lebih luas di kalangan siswa. Program ini mendorong setiap siswa untuk merefleksikan pengetahuan mereka dengan mengujinya dengan menggunakan 2 cara yakni ways of knowing (WOK) dan areas of knowledge (AOK).
  1. ways of knowing:
  • tanggapan pancaindera
  • pertimbangan / alasan
  • bahasa
  • emosi
  1. areas of knowledge:
  • ilmu alam
  • ilmu kemanusiaan
  • seni
  • matematika
  • etika
  • sejarah
Penilaian dari TOK adalah melalui presentasi lisan dan tulisan (berjumlah 1200-1600 kata). Skor akhir, akan dihitung bersamaan dengan extended essay, yang akan mempengaruhi 3 poin tambahan dari total keseluruhan skor 45 poin. 3. CAS (Creative, Action, Service) CAS adalah sebuah aktifitas yang mendorong siswa agar lebih aktif belajar dari pengalaman dengan mengerjakan proyek kreatif ataupun aktifitas pelayanan di luar kelas. Berikut adalah contoh-contoh dalam aktifitas CAS:
  • Mempertunjukkan cara melakukan pertolongan pertama melalui ambulance
  • Membangun rumah-rumah untuk keluarga yang membutuhkan
  • Bertukar karya seni dengan anak yatim piatu
  • Membuat kincir angin untuk membangun energi bersih
  • Merencanakan acara amal melalui pertunjukan musik
liat penjelasannya lebih lanjut di video ini ya
Nah, udah kenal kan siapa “IB” ini. Sebelum kami menutup artikel ini, kami akan memberikan sedikit alasan mengapa memilih belajar di sekolah dengan kurikulum “IB”. Alasannya karena para universitas top di seluruh dunia menawarkan kredit bagi mereka yang memiliki nilai tinggi pada ujian IB. Hal tersebut berarti kandidat IB dapat menyelesaikan masa belajar di universitas dengan waktu yang lebih singkat dibanding teman-teman seangkatannya yang sebelumnya ‘diharuskan’ belajar di kelas pra-universitas. See you again di bahasan kami yang lain yaa.. Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Published by

Tinggalkan Balasan