Siapa Bilang Penyandang Cacat Sulit Untuk Kuliah?

Government-Grants-For-Disabled-WomenSetiap orang bisa menggapai apa yang ia impikan, apa yang ia cita-citakan jika ia mau berusaha sekuat tenaga, dan tentu saja tanpa lupa untuk berdoa kepada Tuhan. Bahkan dengan kekurangan fisik yang ada, tak lantas membuat seseorang terhalang. Justru, bagi siswa dengan keterbatasan fisik ini, harus termotivasi untuk menunjukkan pada dunia bahwa mereka pun bisa berkarya sebagaimana orang lainnya yang memiliki fisik lengkap dan sempurna. Jalan bagi para siswa berkebutuhan khusus untuk berkarya atau berkarir sebagaimana orang lainnya kini lebih mudah dengan semakin canggihnya teknologi dewasa ini. Tak sedikit universitas yang menyediakan kelas khusus untuk para siswa dengan kebutuhan khusus, memfasilitasi mereka sehingga para siswa ini bisa kuliah dengan nyaman dan mendapatkan pendidikan yang berkualitas sebagaimana siswa lainnya. Meskipun sekarang sudah banyak universitas yang menyediakan kelas untuk para siswa berkebutuhan khusus, tapi tetap saja diperlukan pertimbangan yang matang dalam menentukan universitas mana yang akan dipilih untuk tempat belajar. Apalagi tidak jarang terjadi bahwa setelah mendaftar, hasil yang keluar tak sesuai dengan yang direncanakan. Misalnya jurusan kamu tidak qualified untuk masuk ke jurusan pertama yang kamu incar, sehingga akhirnya mau tak mau harus terima untuk masuk ke jurusan pilihan akhir atau bahkan jurusan yang bukan pilihanmu. Ada banyak hal yang perlu dipikirkan dengan baik ketika kamu mendaftar kuliah pada jurusan yang tak kamu harapkan sebelumnya, mulai dari lokasi kampus sampai konten kuliah yang akan kamu dapat nantinya jika kamu masuk jurusan itu. Hal ini menjadi sedikit lebih rumit jika kamu memiliki keterbatasan fisik atau kesulitan belajar khusus. Menurut Rachel Challinor—yang bekerja sebagai student life support manager di Salford University—setiap universitas harus memberikan kesetaraan dalam program perkuliahannya. Hal ini berarti bahwa apapun yang kau perlukan, semua institusi pendidikan ini memiliki tim ahli yang siap untuk memberikan bantuan. Tetapi Challinor menyarankan bahwa sebelum mendaftar pada program studi (prodi) tertentu, sebaiknya kamu mencari informasi sebanyak mungkin tentang universitas dan prodi yang bersangkutan. “Temukan informasi yang cukup banyak tentang bagaimana konten dari prodi pilihanmu itu dan bagaimana metode pengajarannya juga pikir baik-baik apakah prodi tersebut sesuai dengan gaya belajarmu—kadangkala mata kuliah yang sama akan diajarkan dengan cara yang sangat berbeda di universitas yang berbeda,” ucap Challinor. Challinor juga menyarankan bahwa jika memungkinkan, kamu sebaiknya melakukan semacam tour di kampus yang kamu pilih untuk kuliah tersebut. Dengan begitu kamu akan tahu dengan lebih jelas dan real tentang fasilitas apa saja yang ada di kampus tersebut dan apakah sudah cukup memfasilitasi keseharianmu di kampus nantinya. Perhatikan hal-hal seperti apakah perpustakaannya dapat diakses dengan mudah, apakah ada ebook-nya sampai ke hal-hal ekstra seperti organisasi kemahasiswaan dan klub lainnya yang mendukung siswa dengan kebutuhan khusus. Sementara itu, Barbara Furnival dari University of West England (UWE) menyarankan bahwa penting juga bagi siswa untuk menghubungi universitas yang bersangkutan secara langsung untuk memastikan tentang adanya bantuan dari pihak univ untuk siswa berkebutuhan khusus. UWE menyediakan ruang kelas khusus untuk siswa dengan kebutuhan khusus—seperti misalnya ruang kelas untuk siswa yang bermasalah dengan pendengaran.

Bantuan yang disesuaikan

Jenis bantuan yang dibutuhkan siswa berkebutuhan khusus akan sangat bervariasi tergantung pada kebutuhan khusus mereka—dan beberapa perlengkapan khusus mungkin memerlukan waktu yang agak lama untuk bisa disediakan. Sekali siswa berkebutuhan khusus menetapkan prodi pilihannya, mereka akan diarahkan untuk mendaftar DSA (Disabled Students Allowance), sejumlah uang yang akan membantu siswa untuk tambahan biaya yang mungkin ditarik karena kebutuhan khusus mereka yang membutuhkan perlengkapan atau program khusus. Menurut Furnival, penaksiran jumlah DSA kadang bisa sampai beberapa bulan lamanya. Karenanya aplikasi permohonan DSA sebaiknya dikirimkan secepatnya. Jika siswa secara teratur mengontak pihak kampus, maka pihak kampus akan lebih bisa membantu mereka dalam proses ini.

Pengalaman Michaela Hollywood, 24 tahun, lulusan Public Relations dari University of Ulster

Michaela Hollywood, student blogger, muscular dystrophy “Menjadi mahasiswa telah mengajarkanku bagaimana menjadi seorang individu yang mandiri dan mengatur keterbatasan yang aku miliki dengan lebih baik,” ucap Michaela yang sukses lulus dari Public Relation University of Ulster. Michaela kemudian menceritakan sekilas tentang dirinya. “Aku lahir dengan atrofi otot tulang belakang—sebuah kondisi langka genetik otot yang menyebabkanku memiliki keterbatasan gerak. Akibatnya, aku harus sepenuhnya menggunakan kursi roda khusus dan membutuhkan bantuan untuk melakukan hal-hal kecil seperti menandatangani dokumen. Kuliah sudah menjadi keinginanku—dan hal ini membuatku berkesempatan untuk mendapatkan jaminan masa depan yang lebih baik—tapi aku harus terorganisir dengan sangat baik dan memikirkan dengan sangat cermat akan apapun yang aku butuhkan saat mulai masuk kuliah. Dalam proses masuk universitas, aku ada meeting dengan course directors, mengunjungi kelas-kelas dan mendiskusikan preferensi ujian. Aku membayar seorang personal assistant (PA) dan memilihnya 2 bulan sebelum perkuliahan dimulai sehingga aku bisa menemuinya begitu aku sudah dipastikan diterima. Laporan Muscular Dystrophy Campaign’s Trailblazers untuk pendidikan tinggi sangat membantu karena dari laporan itu aku bisa membaca cerita tentang siswa lainnya yang berkebutuhan khusus sepertiku. Selama masa kuliah S-1, aku memiliki ijin untuk membawa PA-ku menghadiri kelas dan mencatatkan untukku ketika aku dirawat di rumah sakit dan dia memberikan normalitas dan stabilitas sebagaimana yang bisa didapatkan siswa normal lainnya. Tentu saja kuliah dengan kondisi sepertiku tak bisa dibilang mudah, sangat sulit malah, tetapi menjadi seorang mahasiswa telah mengajarkan aku bagaimana menjadi seseorang yang mandiri dan mengatasi keterbatasan fisikku ini dengan lebih baik dan aku juga jadi tahu bagaimana cara mengoordinasikan layanan-layanan yang aku butuhkan. Jadi, jika kamu juga siswa dengan kebutuhan khusus, cari tahu lebih dulu akan ada tidaknya tim yang bisa mendukung dan membantumu di sekelilingmu, jadikan dosen dan koordinator modul kuliah sebagai sahabat terbaikmu dan nikmatilah masa kuliahmu sebaik mungkin. Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Look at this: 7 Tipe Para Pemikir Hebat dari Harvard University

einsteinKalian pasti kenal  Einsten kan, si pemikir hebat dan fisikawan terkenal dunia dengan teori-teorinya yang mengubah dunia. Ternyata menjadi seorang pemikir itu nggak gampang lho, mereka harus melakukan eksperimen dan observasi agar pemikiran yang ia buat nggak salah danbisa dipakai semua orang. Seorang pemikir juga harus memiliki naluri rasa ingin tau yang tinggi juga berpikir kritis. Nah kali ini Access Education bakal kasih kamu 7 tipe para pemikir hebat dari Harvard University. Mau liat lengkapnya? Check this out! Harvard-University Seorang pemikir biasanya punya kebiasaan tertentu lho supaya mereka bisa mendapat inspirasi buat karya mereka. Ini dia 7 tipe-tipe para pemikir di dunia khususnya di Harvard. Intip yuk!

Tujuh tipe-tipe para pemikir dunia :

  1. Pemikir yang luas dan petualang

Pemikir tipe ini cenderungan untuk menjadi berpikiran terbuka, untuk mengeksplorasi pandangan alternatif juga memikirkan sebuah kewaspadaan serta kemampuan untuk menghasilkan beberapa pilihan.
  1. Pemikir dengan keingintahuan intelektual

Pemeikir tipe ke 2 ini cenderungan untuk bertanya-tanya, penyelidikan, cari masalah, semangat untuk penyelidikan. Pemikir tipe ini juga memiliki sebuah kewaspadaan dan kemampuan untuk mengamati dari dekat dan merumuskan pertanyaan.
  1. Pemikir dengan mengklarifikasi dan mencari pemahaman

Keinginan untuk memahami dengan jelas, untuk mencari koneksi dan penjelasan itulah tipe para pemikir tipe ke 3, mereka juga memiliki kewaspadaan untuk apa yang nggak jelas dan kemampuan untuk membangun konseptualisasi.
  1. Pemikir yang planful dan strategis

Dorongan untuk menetapkan tujuan, untuk membuat dan melaksanakan rencana, untuk membayangkan hasil pemikir tipe ke 4 ini biasanya punya kewaspadaan yang kurang arah juga kemampuan untuk merumuskan tujuan dan rencana.
  1. Pemikir dengan intelektual-hati

Pemikir tipe ke 5 ini memiliki dorongan untuk presisi dalam organisasi dan juga punya ketelitian. Biasanya tipe yang seperti ini juga punya sisi kewaspadaan terhadap kemungkinan kesalahan atau apa yang dianggap nggak tepat serta punya kemampuan untuk memproses informasi secara tepat.
  1. Pemikir yang mencari dan mengevaluasi alasan

Pemikir yang mencari dan mengevaluasi alasan ini punya kecenderungan untuk mempertanyakan apa yang ditemukan, juag biasa menuntut pembenaran. Tipe ke 6 ini juga punya sikap waspada dalam mencari bukti juga memiliki kemampuan untuk menimbang dan menilai alasan.
  1. Pemikir yang metakognitif

Pemikir tipe ke 7 ini punya kecenderungan menyadari dan memantau pemikirannya sendiri biasanya tipe ke 7 ini juga punya kewaspadaan jika terlalu berpikir kompleks. Jadi pemikir tipe ini nggak akan pusing dengan apa yang nggak relevan sama apa yang dia dapat. Nah kamu udah tau kan, gimana dan apa aja tipe-tipe para pemikir hebat dunia dan khususnya dari Harvard University. Nggak heran kalo mereka para pemikir hebat bisa terkenal dan sukses seperti Albert Einstein dan Abraham Lincoln. 🙂 Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Rahasia Sukses 15 kontestan dari The Apprentice-nya Donald Trump

Ada yang pernah nonton acara yang host-nya itu Donald Trump? Yup acara ‘The Apprentice’ ini penuh dengan kontestan dengan gelar MBA lho. Selain memperbutkan juara dan predikat sebagi pengusaha terbaik, acara ini juga menharuskan para kontestannya menyelesaikan masalah dalam bentuk studi kasus dengan cara rasional. Wah kebayangkan gimana susahnya jadi mereka yang udah berpengalaman dalam hal bisnis. The_Apprentice_Logo Walaupun mereka nggak menang dan harus tereliminasi dalam acara tersebut, mereka mendapatkan banyak pengalaman dan pembelajaran yang bagus lho untuk kariri mereka selanjutnya. Dan ternyata 15 mantan kontestan ini bisa sukses dalam bisnis yang mereka jalanin sendiri lho. Nggak percaya? Cek yuk ulasan berikut ini.

1. Kwame Jackson

top_10_apprentice_1_contestants_kwame_jackson Sebagai lulusan MBA dari Harvard University , Jackson ikut program The Apprentice walaupun ia nggak menang, Jackson berhasil dengan uasahanya sendiri. Jakcson berhasil mendirikan perusahaannya dan menjadi CEO di perusahaannya sendiri yaitu Kwane Inc yang sukses di Amerika.

2. Amy Henry

top-10-apprentice-1-contestants-amy-henry Setelah mendapat gelar MBA nya di  Texas Christian University, Amy mencoba peruntungan untuk ikut acara Donald Trump ‘The Apprentice’. Walaupun nggak menang dan hanya bisa masuk sampai babak ke empat. Amy berhasil dengan dengan bisnis yang ia dibuat, sama seperti Jackson, Amy sering diundang untuk berbagi pengalaman yang ia dapat dalam berbisnis dan mencapai sukses.

3. David Gould

David-Gould David yang nyatanya lulusan MBA dari New York University di Amerika, ia salah satu dari 15 kontestan yang sukses setelah acara ‘The Apprentice’. David berhasil membangun bisnisnya lalu ia juga menjadi kepala sekolah di Merlin Biomed Group yaitu sebuah perusahaan manajemen investasi yang ada di New York.

4. Maria Boren

Maria-Boren Di posisi ke 4 ada maria Boren yang sukses juga dengan bisnis yang didirikannya, ia mendirikan Wren Consulting di Norfolk, dimana perusahaan yang ia dirikan fokus pada riset pasar, analisis kompetitif, public relation, dan branding.

5. Stacie Jones Upchurch

stacie jones upshurch Stacie yang merupakan lulusan dengan gelar MBA ini juga sukses dengan karirnya setelah tereliminasi dari acara ‘The Apprentice’ dan akhirnya sekarang bekerja untuk perusahaan Unique Underwriter yang ada di Amerika.

6. Kelly Perdew

Kelly-Perdew Lulusan MBA dari University of California Los Angeles ini sangat sukses dalam karirnya setelah mengikuti ‘The Apprentice’. Saat ini ia menjadi CEO dari Fastpoint Games. Kelly jug asukses sebagai seorang investor dan penasihat di berbagai perusahaan di US.

7. Verna Felton

verna-felton Perempuan yang satu ini mendapat gelar MBA dari City University of Seattle, dan sekarang ia sukses dengan karirnya di Departemen Perdaganagn Amerika Serikat untuk negara bagian Washington selain itu ia juga menulis buku pengalamannya saat mengikuti acara Donald Trump itu.

8. Randal Pinkett

Donald Trump and His Latest "Apprentice" Randal Pinkett Search for the Next "Apprentice" Candidates Pinkett adalah salah satu kontestan yang memiliki banyak gelar yaitu master untuk ilmu komputer di Oxford, ia juga master bidang teknik listrik di Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan gelar Ph.D untuk jurusan seni media dan ilmu dari MIT. Pinkett sukses dengan karirnya di US dalam bidang teknologi informasi, ia juga udahmenulis tiga buku dan saat in Randal ternyata menjabat sebagai wakil ketua New Jersey Institute riset publik.

9. Toral Mehta

toral mehta Salah satu lulusan MBA di Wharton ini udah sukses lho dalam karirnya sebelum ikut acara ‘The Apprentice’. Toral ternyata udah memiliki rumah di New York, London, dan Miami beach. Sekarang Toral kembali ke pekerjaan lamanya dibidang investment banking dan saat ini ia berhasil meluncurkan merek mewah yang disebut ChocotailNYC yaitu cokelat dan minuman kelas tinggi yang menyatu dalam sebuah makanan yang enak. Mau coba?

10. Mark Lamkin

mark lamkin Lulusan dengan gelar MBA ini sukses dnegan usaha yang ia rintis sendiri dari tahun 2001 yaitu Lamkin Wealth Management yang terkenal di Amerika.

11. Allie Jablon

allie jablon Walaupun kalah dalam acara ‘The Apprentice’ nya Donal Trump, lulusan Harvard University ini danmendapat gelar MBA, sekarang Jablon sukses dengan karir dan pekerjaannya saat ini di US.

12. Daniel Brody

daniel-brody Daniel Brody yang juga lulusan dari Baruch College dan mendapat gelar MBA nya, saat in ia sukses sebagai COO dari Grace Tokyo yang bergerak dibidang fashion dan manufaktur. Walaupun nggak sempat menang dalam acara ‘The Apprentice’ tapi ia mendapat pengalaman ynag berharga untuk usahanya sekarang.

13. Tammy Trenta

tammy-trenta Setelah mendapat gelar MBA di Arizona State University di tahun 2001 setelah selesai sebagai kontestan ‘The Apprentice’ ia sukses dengan karirnya sebagia direktur perencanaan keuangan di EP Wealth Advisors.

14. Aaron Altscher

aaron altscher Aaron yang juga alumni dari University of Mary Washington dan mendapat gelar MBA ini sukses dengan jabatannya sebagai CEO Handteq yaitu sebagai penyedia Maryland berbasis teknologi mobile dan web ini sukses setelah kalah dalam acara Fonald Trump itu. Aaron juga mengajar di Howard Community College dan University of Loyola-Maryland untuk mata kuliah kewirausahaan dan bisnis komunikasi.

15. Jennifer Hoffman

jenn hoffman Jennifer yang lulusan dari University of Phoenix dengan gelar MBAnya mengikuti acara ‘The Apprentice’ yang diadakan oleh pengusaha terkenal Donald Trump, walau akhirnya nggak berhasil menang tapi ia berhasil sukses dnegan karirnya dengan menjadi anggota dari Entegy Group yang terkenal saat ini di US. Mereka berusaha dengan bekerja keras agar bisa sukses dan mendapat apa yang mereka inginkan, semoga kamu juga bisa melakukan hal yang sama, sama-sama bekerja keras danpantang menyerah meraih mimpi kamu. 🙂 Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Whitecliffe College of Art dan Design, Kampus Seni dan Desain Bergengsi di Australia

Hay guys, kali ini kita mau menjelajah ke sebuah kampus seni dan desain yang ada di New Zealand. Terletak di kota yang modern di Balfour Road, Parnel, Whitecliffe College and Art adalah sebuah kampus yang independen dan telah menghasilkan lulusan-lulusan yang berkualitas tinggi. Whitecliffe sendiri menyediakan pengalaman belajar yang berbeda dalam bidang seni dan desain. Kampus ini menyiapkan para mahasiswanya untuk mampu bekerja secara kreatif dan memiliki daya saing. Adapun komitmen dari kampus ini adalah untuk menjadikan lulusannya leader dalam bidangnya masing-masing. Whitecliffe Untuk kamu yang masih ragu, ada beberapa alasan nih kenapa harus memilih kampus ini yang pertama adalah Whitecliffe beberapa kali mendapatkan penghargaan dalam bidang art and desain seperti Eden Art School Top Award 2011, 2012, 2014, Australia Graduate of the year 2014, meraih god dan silver pada kompetisi tahun 2014. Whitecliffe 2 Selain itu alesan kedua adalah tingkat penyelesaian mata kuliah dan kelulusannya adalah yang tertinggi di New Zealand. Selain itu yang menjadi alesan kenapa kamu harus memilih kampus ini adalah lulusan dari Whitecliffe banyak yang telah berhasil, sekitar 90 persen lulusannya bekerja di bidang desain. Kemudian alesan selanjutnya adalah jika kamu sebelum menyelesaikan masa studi namun sudah ingin keluar dari kampus tersebut, kamu akan mendapatkan sertifikat atau kualifikasi sebagai diploma. Dan alesan terakhir adalah adanya kontekstual program studi yang terdiri dari Business Studies/ Management Studies/ PR dan Marketing. jobs Bagaimana kamu tertarik untuk kuliah disana? Kalo kamu tertarik untuk kuliah di kampus ini kamu harus menyiapkan segala hal yang diperlukan seperti transkrip akademik kamu serta portofolio. Juga yang terpenting kamu harus menyiapkan diri untuk diwawancarai. Selain itu pastikan bahwa skor IELTS kamu 5.0 untuk Foundation Certificate, 5.5 untuk bachelor program, 6.5 untuk master program. Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Beasiswa Curtin University dan Beasiswa Agrikultural USAID, USA

Curtin University memberikan kesempatan yang luas untuk para calon mahasiswanya mendapatkan pendidikan kelas dunianya melalui beasiswa. Melalui beasiswa tersebut Curtin University memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang berasal dari berbagai negara dan salah satunya adalah Indonesia. beasiswa ini hanya untuk para calon mahasiswa yanng akan masuk ke Curtin University. Adapun fakultas yang menerima mahasiswa dengan beasiswa tersebut adalah Health Science, Curtin Business School, Humanities, dan Science and Engineering. Beasiswa ini juga terbuka untuk undergraduate dan postgraduate coursework. Beasiswa ini hanya untuk international student dan non-sponsored student. Beasiswa ini tidak berlaku untuk mahasiswa asal Australia. Beasiswa ini terdiri dari 25 persen dari uang kuliah kamu selama tahun pertama. Untuk kamu yang mau daftar beasiswa ini kamu harus memenuhi segala persyaratannya. Salah satu persyaratannya adalah kamu harus berusaha mempertahankan 100 kredit poin dalam setiap semesternya. Curtin University

Beasiswa Agrikultural USAID, USA

Kalo beasiswa yang satu ini persyaratannya adalah:
  • S1 dengan GPA 3.0 (4.00 acale)
  • memiliki kualitas leadership
  • mengerti budaya Indonesia dan internasional
  • Minimal TOEFL 550, IELTS 6.0
Dan untuk mahasiswa Ph.D, persyaratannya adalah
  • GPA 3.00 (4.00 Scale)
  • Mengerti budaya Indonesia dan internasional
  • Minimal TOEFL 575 atau IELTS 6.5
Adapun jurusan yang akan dibuka adalah
  • Plant genetic and breeding
  • Plant physiology
  • Soil science
  • Plant pathology
  • Entomology
  • Apiculture
  • Tissue culture and plant propagation
  • Agricultural biotechnology
  • Agroecology/farming system research
  • Agricultural engineering

Beasiswa Kuliah di Australia, Curtin University

Kuliah di Curtin University

Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami