Reputasi dari sebuah kampus bukanlah satu-satunya hal yang jadi bahan pertimbangan untuk masuk ke dalam kampus tersebut. Adapun kampus yang hanya memiliki reputasi kurang dari kampus lain belum tentu tidak mampu menghasilkan lulusan jurusan hukum yang berkualitas. Bisa jadi malah kampus ini dapat menghasilkan lulusan yang lebih baik daripada kampus yang sudah memiliki reputasi tinggi.
Sebagian responden dari survei yang dilakukan mengatakan reputasi kampus bukanlah aset yang paling utama. Namun kualitas pendidikannyalah yang paling penting. Ada juga koresponden yang berasal dari kampus yang tidak terkenal namun tempat dimana dia kuliah mengjarkan dia keterampilan praktis dam sangat mempersiapkan mahasiswanya untuk praktek hukum di dalam dunia nyata.
Meskipun mayoritas responden mengatakan ingin masuk ke universitas bergengsi seperti Harvard, Yale, dll, karena sekolah itu sangat mempersiapkan mahasiswanya untuk siap bekerja di dunia nyata. Ada juga salah satu responden yang mengatakan bahwa jika kamu masuk kedalam salah satu kampus dari top ten kampus terbaik, kamu juga harus bisa masuk kedalam top-ten mahasiswa terbaik
Walaupun terdapat anggapan yang berbeda tentang harus masuk kampus bereputasi tinggi atau tidak, tetapi itu bukanlah hal yang paling hakiki. Yang terpenting dari semuanya adalah seberapa keras si mahasiswa belajar dan berusaha untuk menjadi ahli hukum yang berkualitas terlepas ia berasal dari kampus manapun. Upaya seseorang dalam kuliah itulah yang terpenting dibanding dengan faktor lain seperti brand dari kampus tersebut.
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Email: info@konsultanpendidikan.com
Published by