Beasiswa PNS, TNI, Polri Program S2, S3 Dalam Negeri & Luar Negeri LPDP

pickascholarship.jpg

Skema beasiswa satu ini juga rutin ditawarkan beasiswa targeted LPDP bagi yang memenuhi kriteria, yakni Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) PNS, TNI, dan Polri 2022. Program beasiswa ini khusus ditujukan bagi Anda yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS), anggota TNI, maupun anggota Polri di satuan masing-masing. Dengan Beasiswa PNS, TNI, dan Polri, Anda bisa melanjutkan studi jenjang S2 dan S3 baik di dalam negeri maupun luar negeri di berbagai universitas.

Beasiswa PNS, TNI, dan Polri ditawarkan LPDP bersamaan dengan program beasiswa Reguler dan beasiswa afirmasi. Untuk mengajukan beasiswa ini, Anda harus diusulkan oleh atasan dari institusi asal tempat Anda bekerja.

Skema Beasiswa PNS, TNI dan POLRI:
1. Beasiswa PNS, TNI, dan POLRI diberikan untuk jenjang pendidikan:
    a. Magister Program satu gelar (single degree) dengan durasi pendanaan studi paling lama 24 (dua puluh empat) bulan, dan
    b. Doktor Program satu gelar (single degree) dengan durasi pendanaan studi paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan.

2. Durasi pendanaan studi program magister psikologi profesi dapat melebihi 24 (dua puluh empat) bulan disesuaikan dengan masa studi yang dicantumkan dalam kurikulum program studi.
3. Durasi pendanaan studi sebagaimana dimaksud tidak termasuk matrikulasi bahasa.
4. Pendaftar BPI PNS, TNI, dan POLRI yang telah mempunyai dan mengunggah LoA Unconditional wajib memilih 1 (satu) Perguruan Tinggi Tujuan Dalam ataupun Luar Negeri sesuai dengan LoA Unconditional tersebut dan masuk daftar Perguruan Tinggi LPDP.
5. Pendaftar BPI PNS, TNI, dan POLRI yang belum memiliki LoA Unconditional wajib memilih 3 (tiga) perguruan tinggi tujuan Dalam Negeri atau Luar Negeri yang ada dalam daftar Perguruan Tinggi LPDP atau Perguruan Tinggi usulan K/L yang disetujui LPDP dengan program studi yang sama/sejenis/serumpun.

Cakupan beasiswa PNS, TNI, POLRI:
▪ Biaya Pendidikan
  √ Biaya Pendaftaran
  √ Biaya SPP/Tuition Fee
  √ Tunjangan Buku
  √ Biaya Penelitian Tesis/Disertasi
  √ Biaya Seminar Internasional
  √ Biaya Publikasi Jurnal Internasional

▪ Biaya Pendukung
  √ Transportasi
  √ Aplikasi Visa/Residence Permit
  √ Asuransi Kesehatan
  √ Biaya Hidup Bulanan
  √ Biaya Kedatangan
  √ Biaya keadaaan darurat (jika diperlukan)
  √ Tunjangan keluarga (khusus Doktor)

Persyaratan:
Persyaratan Umum:
1. Warga Negara Indonesia;
1. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa magister; program magister (S2) untuk beasiswa doktor; atau diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor. Bagi pendaftar dari diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
    a. Memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan; dan
    b. Memenuhi seluruh kriteria sebagai pendaftar program beasiswa Doktor (S3).
3. Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister dan pendaftar yang telah menyelesaikan studi doktor (S3) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa doktor.
4. Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, melalui laman https://ijazahln.kemdikbud.go.id/ijazahln/
5. Tidak sedang menempuh studi (on going) program magister untuk tujuan program magister ataupun doktor untuk tujuan program doktor baik di perguruaan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri;
6. Tidak sedang mendaftar, akan menerima, atau menerima beasiswa dari sumber lain yang berpotensi double funding selama menjadi penerima beasiswa LPDP.
7. Pendaftar yang melampirkan LoA Unconditional dengan waktu mulai studi yang tidak sesuai dengan ketentuan LPDP maka wajib melampirkan surat keterangan penundaan jadwal perkuliahan program studi dari Perguruan Tinggi yang diunggah bersamaan dengan LoA Unconditional.
8. Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.
9. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    a. Kelas Eksekutif
    b. Kelas Khusus
    c. Kelas Karyawan
    d. Kelas Jarak Jauh
    e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk
    f. Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri
    g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara perguruan tinggi, atau
    h. Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP.
10. Bersedia menandatangani/menyetujui surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran dengan format pernyataan (poin-poin terlampir).
11. Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online.
12. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.
13. Menulis Proposal Penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktor.
14. Menulis riwayat dan tautan publikasi ilmiah (jika ada).

Persyaratan Khusus:

1. Surat usulan dari institusi pendaftar yang ditandatangani oleh:
    a. Sekurang-kurangnya pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah untuk pendaftar PNS.
    b. Sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/ TNI AD/ TNI AL/ TNI AU untuk pendaftar anggota TNI, atau
    c. Sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes POLRI untuk pendaftar anggota POLRI.
2. Berstatus aktif sebagai PNS, TNI, atau POLRI dan tidak sedang menjalani hukuman disiplin.
3. Bersedia menandatangani/ menyetujui surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit (poin-poin terlampir).
4. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
    a. Pegawai Sipil Negara (PNS) paling tinggi berusia 37 (tiga puluh tujuh) tahun untuk pendaftar jenjang pendidikan magister dan 42 (empat puluh dua) tahun untuk pendaftar jenjang pendidikan doktor.
    b. Pegawai Sipil Negara (PNS) dengan jabatan fungsional sebagai Peneliti/Perekayasa/Medis/Paramedis/Pendidik paling tinggi 42 (empat puluh dua) tahun untuk jenjang pendidikan magister dan 47 (empat puluh tujuh) tahun untuk jenjang pendidikan doktor.
    c. Anggota TNI atau anggota POLRI paling tinggi 40 (empat puluh) tahun untuk jenjang pendidikan magister dan 45 (empat puluh lima) tahun untuk jenjang pendidikan doktor.
5. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) jenjang Sarjana/Magister dengan ketentuan sebagai berikut:
    a. Pendaftar jenjang Magister memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang–kurangnya 3,00 pada skala 4,00 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
    b. Pendaftar jenjang Doktor memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang–kurangnya 3,25 pada skala 4,00 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau salinan yang telah dilegalisir.
    c. Khusus untuk pendaftar jenjang Doktor dari anggota TNI atau anggota POLRI memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang – kurangnya 3,00 pada skala 4,00 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau salinan yang telah dilegalisir.
    d. Khusus Pendaftar jenjang Doktor dari program magister penelitian tanpa IPK, wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.
6. Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, melalui laman https://ijazahln.kemdikbud.go.id/ijazahln/
7. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com), atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan sebagai berikut:
    a. Pendaftar program magister dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, PTE Academic 50, IELTS™ 6,0.
    b. Pendaftar program magister  luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, IELTS™ 6,5.
    c. Pendaftar program doktor dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 530, TOEFL iBT® 70, PTE Academic 50, IELTS™ 6,0.
    d. Pendaftar program doktor luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 80, PTE Academic 58, IELTS™ 6,5.
    e. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.

Catatan:

LoA Unconditional adalah surat resmi dari perguruan tinggi (official admission) yang menyatakan bahwa seseorang telah diterima sebagai mahasiswa di perguruan tinggi tersebut dengan tanpa persyaratan kecuali persyaratan sponsor pendanaan, dokumen fisik ijazah dan transkrip nilai jenjang studi sebelumnya, dan/atau persyaratan tambahan yang tidak berisiko mengubah status diterimanya orang tersebut sebagai mahasiswa pada program studi yang dituju serta memuat nama lengkap, jenjang studi, program studi, serta durasi studi, lama studi, permulaan studi dan/atau akhir studi;

Jika pendaftar mengunggah LoA Unconditional, maka harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
1. Perguruan Tinggi dan Program Studi harus sesuai dengan salah satu pilihan pada aplikasi pendaftaran
2. Intake studi harus memenuhi ketentuan yang ditetapkan LPDP terkait perkuliahan paling cepat yang diizinkan
3. Jika intake perkuliahan yang tercantum pada LoA Unconditional yang diunggah tidak sesuai ketentuan maka wajib melampirkan Surat Defer dari Perguruan Tinggi yang menerbitkan LoA
4. Jika pendaftar mengunggah LoA Unconditional yang tidak sesuai dengan ketentuan LPDP, maka dianggap tidak memenuhi kriteria pendaftaran.

* Dokumen Surat usulan dari pejabat setingkat eselon II/setara yang membidangi SDM harus dibuat/diterbitkan pada tahun 2022

Dokumen aplikasi:
1. Biodata Diri (diisi online)
2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Surat usulan dari pejabat setingkat eselon II/setara yang membidangi SDM (lihat persyaratan khusus)
4. Scan Ijazah S1/S2 atau SKL (Surat Keterangan Lulus)
5. Scan Transkrip Nilai S1/S2 (bukan transkrip profesi)

6. Dokumen penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, melalui laman https://ijazahln.kemdikbud.go.id/ijazahln/ (bagi lulusan Luar Negeri)

7. Sertifikat Bahasa Asing yang dipersyaratkan dan Masih Berlaku (Asli)

8. Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang masih berlaku dan sesuai dengan Perguruan serta Program studi yang dipilih (jika ada)

9. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit (diisi online)
10. Profil diri pada formulir pendaftaran online (diisi online)
11. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia (diisi online)
12. Proposal Penelitian (khusus Doktor) (diisi online)

Ket:
Format Surat Usulan, Surat Pernyataan, Komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca studi, beserta Proposal Penelitian bisa dilihat di panduan beasiswa PNS, TNI, POLRI LPDP (Unduh)

Pendaftaran:
Pendaftaran Beasiswa PNS, TNI, dan Polri dari LPDP 2022 dilakukan secara online. Anda bisa membuat akun terlebih dahulu di halaman LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id kemudian pilih “Beasiswa S2 / S3 LPDP” pada program beasiswa yang tersedia. Selanjutnya setelah memiliki akun, silakan login di laman LPDP tersebut untuk mengunggah dokumen aplikasi yang dipersyaratkan.

Pendaftaran Beasiswa PNS TNI POLRI LPDP 2022 – 2023 dibuka dua tahap. Pendaftaran online beasiswa Tahap 1 dibuka mulai 25 Februari – 27 Maret 2022. Kemudian pendaftaran Tahap II dibuka mulai 4 Juli – 5 Agustus 2022. Detil bisa dilihat jadwal di bawah.

Sebelum mendaftar, ada baiknya Anda mengecek terlebih dahulu Daftar Universitas Beasiswa LPDP 2022 – 2023. Khususnya pada pilihan perguruan tinggi beasiswa targeted yang bisa dilamar beasiswa PNS, TNI, POLRI untuk studi dalam negeri dan luar negeri.

Sumber: asiswapascasarjana.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Beasiswa Prasejahtera Program S2 untuk Warga Tidak Mampu

cdn.utakatikotak.jpg

Salah satu program beasiswa afirmasi yang ditawarkan LPDP tahun ini adalah Beasiswa Prasejahtera. Beasiswa ini khusus ditujukan bagi warga tidak mampu yang mengalami kendala ekonomi atau berlatarbelakang miskin. Beasiswa Prasejahtera menawarkan beasiswa S2 untuk studi dalam negeri dan luar negeri. Pilihan perguruan tinggi yang tersedia juga beragam dan tersebar di berbagai wilayah Tanah Air.

Bagi Anda yang berminat mendaftar Beasiswa Prasejahtera, pastikan Anda merupakan anggota keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH), penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Sosial Tunai (BST), dan/atau Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Seperti beasiswa LPDP umumnya, Beasiswa Prasejahtera juga merupakan beasiswa penuh. Beasiswa mencakup biaya pendidikan yang terdiri dari biaya pendaftaran, biaya SPP, tunjangan buku, tunjangan penelitian tesis/disertasi, biaya seminar internasional, serta biaya publikasi jurnal internasional.

Selain biaya pendidikan, Beasiswa Prasejahtera LPDP juga mencakup biaya pendukung yang terdiri dari biaya transportasi, biaya aplikasi visa/residence permit, asuransi kesehatan, biaya hidup bulanan, biaya kedatangan, biaya keadaan darurat (jika diperlukan), serta biaya pengayaan.

Skema Beasiswa Prasejahtera:
1. Beasiswa Prasejahtera disediakan untuk jenjang pendidikan magister satu gelar (single degree) dengan durasi pendanaan studi paling lama 24 (dua puluh empat) bulan.
2. Durasi pendanaan studi program magister psikologi profesi dapat melebihi 24 (dua puluh empat) bulan disesuaikan dengan masa studi yang ditetapkan dalam kurikulum program studi.
3. Durasi pendanaan studi sebagaimana dimaksud tidak termasuk matrikulasi bahasa.
4. Pendaftar BPI Prasejahtera yang telah mempunyai dan mengunggah LoA Unconditional wajib memilih 1 (satu) Perguruan Tinggi Tujuan Dalam ataupun Luar Negeri sesuai dengan daftar Perguruan Tinggi LPDP.
5. Pendaftar BPI Kelompok Prasejahtera yang belum memiliki LoA Unconditional wajib memilih 3 (tiga) Perguruan Tinggi Tujuan Dalam Negeri atau Luar Negeri yang ada dalam daftar Perguruan Tinggi LPDP dengan program studi yang sama/sejenis/serumpun.
6. Pendaftar BPI Prasejahtera yang ditetapkan lulus seleksi sebagai Calon Penerima Beasiswa dapat mengikuti Program Pengayaan.

Persyaratan:
Persyaratan Umum:

1. Warga Negara Indonesia
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1).
3. Pendaftar yang telah menyelesaikan studi  magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister.
4. Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, melalui laman https://ijazahln.kemdikbud.go.id/ijazahln/
5. Tidak sedang menempuh studi (on going) program magister baik di perguruaan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri.
6. Tidak sedang mendaftar, akan menerima, atau menerima beasiswa dari sumber lain yang berpotensi double funding selama menjadi penerima beasiswa LPDP.
7. Pendaftar yang melampirkan LoA Unconditional dengan waktu mulai studi yang tidak sesuai dengan ketentuan LPDP maka wajib melampirkan surat keterangan penundaan jadwal perkuliahan program studi dari Perguruan Tinggi yang diunggah bersamaan dengan LoA Unconditional.
8. Memilih Perguruan Tinggi tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.
9. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    a. Kelas Eksekutif
    b. Kelas Khusus
    c. Kelas Karyawan
    d. Kelas Jarak Jauh
    e. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk
    f. Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri
    g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi, atau
    h. Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP.
10. Bersedia menandatangani/menyetujui surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran dengan format pernyataan (poin-poin terlampir).
11. Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online.
12. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.
13. Menulis riwayat dan tautan publikasi ilmiah (jika ada)

Persyaratan Khusus:

  1. Pendaftar merupakan anggota keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH), penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Sosial Tunai (BST), dan/atau Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan dokumen pendukung bukti sebagai penerima PKH, BPNT, BST, dan/atau PBI yang dibuktikan dengan Screenshot yang menunjukan pendaftar/keluarga inti sebagai penerima Bansos dari website https://cekbansos.kemensos.go.id/
  2. Nama pendaftar tercantum pada kartu keluarga penerima PKH, BPNT, BST, dan/atau PBI.
  3. Diutamakan bagi pendaftar yang merupakan anggota pertama di keluarganya yang mendapatkan gelar Sarjana (S1) atau pertama di keluarganya yang mengejar gelar Magister, dibuktikan dengan Kartu Keluarga dan surat pernyataan bermeterai 10.000 dari pendaftar.
  4. Bersedia menandatangani/menyetujui surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit (poin-poin terlampir).
  5. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember di tahun pendaftaran paling tinggi 42 (empat puluh dua) tahun.
  6. Pendaftar tidak berstatus sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), atau anggota Kepolisian Republik Indonesia (POLRI).
  7. Melampirkan Surat Rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi.
  8. Memiliki dan mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) jenjang Sarjana sekurang-kurangnya 3,0 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau salinan yang telah dilegalisir.
  9. Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, melalui laman https://ijazahln.kemdikbud.go.id/ijazahln/
  10. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com), IELTS (www.ielts.org), Duolingo English Test (englishtest.duolingo.com), atau Test of English Proficiency/TOEP (plti.co.id) dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Pendaftar program magister dalam negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 400, TOEFL iBT® 33, PTE Academic 30, IELTS™ 4.5, Duolingo English Test 65, TOEP 36 atau ekuivalen 400.
  2. Pendaftar program magister  luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS™ 6.0, Duolingo English Test 95, TOEP 66 atau ekuivalen 500.
  3. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesi.

Dokumen aplikasi:
1. Biodata Diri (diisi online)
2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Kartu Keluarga
4. Screenshot yang menunjukan pendaftar/keluarga inti sebagai penerima Bansos dari website https://cekbansos.kemensos.go.id/  
5. Surat Pernyataan bermeterai 10000 jika pendaftar merupakan anggota keluarga pertama di keluarga yang mendapatkan gelar Sarjana (S1) atau pertama di keluarganya mengejar gelar Magister (opsional)
6. Scan Ijazah S1 atau SKL (Surat Keterangan Lulus) (Asli atau Legalisir)

7. Dokumen penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, melalui laman https://ijazahln.kemdikbud.go.id/ijazahln/ (bagi lulusan Luar Negeri)       8. Transkrip Nilai S1 (Asli atau Legalisir)    

9. Sertifikat Bahasa Asing yang dipersyaratkan dan Masih Berlaku (Asli)        

10. Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang masih berlaku dan sesuai dengan Perguruan serta Program studi yang dipilih

11. Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi
12. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit (diisi online)
13. Profil Diri pada formulir pendaftaran online (diisi online)           
14. Komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca studi (diisi online)

Ket:
Format Surat Pernyataan, Surat Rekomendasi, serta Komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca studi bisa dilihat di panduan Beasiswa Prasejahtera LPDP (Unduh)

Pendaftaran:

Pendaftaran Beasiswa Prasejahtera LPDP dilakukan secara online melalui laman resmi LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Pilih “Beasiswa S2/S3 LPDP” pada pilihan beasiswa yang tersedia. Kemudian klik untuk daftar. Sebelum bisa login, Anda harus memiliki akun terlebih dahulu. Buat akun di laman tersebut jika belum punya, kemudian login untuk melengkapi formulir pendaftaran yang disediakan. Berikutnya unggah dokumen aplikasi yang diperlukan berdasarkan keterangan dokumen di atas. Anda bisa menscan dokumen terlebih dahulu. Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.

Pengajuan Beasiswa Prasejahtera LPDP  2022 – 2023 dibuka dua tahap. Pendaftaran online beasiswa Tahap 1 dibuka mulai 25 Februari – 27 Maret 2022. Kemudian pendaftaran Tahap II dibuka mulai 4 Juli – 5 Agustus 2022. Detil bisa dilihat jadwal di bawah.

Sumber: beasiswapascasarjana.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Ada Beasiswa Australia Awards Nih!

mralexcourse.co.jpg

Pendaftaran Beasiswa Australia Awards (AAS) untuk tahun 2022 telah dibuka bagi mahasiswa yang hendak melanjutkan studi S2 dan S3. Registrasinya masih akan terus dibuka hingga Jumat, 29 April 2022 pukul 20.59 WIB.
Beasiswa penuh untuk gelar Master atau Doktor ini merupakan bagian dari program bilateral antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Australia. Sebab itu, program ini juga menyediakan pelatihan bahasa dan program pengantar akademik sebelum keberangkatan selama 9 bulan di Indonesia.

Sejumlah pendanaan yang mencakup beasiswa ini di antaranya yakni, uang saku selama pelatihan, tiket pesawat pulang-pergi, biaya hidup, biaya kuliah, tunjangan kedatangan, biaya visa, asuransi kesehatan, hingga dukungan akademik profesional.
Informasi lebih lanjut mengenai beasiswa ini dapat disimak pada ulasan sasaran beasiswa hingga cara mendaftarnya sebagai berikut.

A. Sasaran Beasiswa Australia Awards 2022
Australia Awards memprioritaskan lulusan S1 yang tertarik untuk mengambil studi bidang Rencana Tanggap Pembangunan COVID-19 (COVID-19 Development Response Plan) seperti Keamanan Kesehatan, Stabilitas, dan Pemulihan Ekonomi. Ruang lingkup studi selengkapnya dapat dilihat di sini.

Di samping itu, kandidat terbagi menjadi dua kategori targeted dan non targeted. Kandidat targeted adalah mereka yang berasal dari daerah Geographic Focus Areas (GFAs), mitra kedutaan, dan instansi pemerintah Indonesia.

Sementara itu, kandidat non targeted adalah kandidat dari sektor swasta, kandidat yang bekerja di universitas negeri dan perusahaan milik negara, dan lainnya. Sarjana penyandang disabilitas juga diprioritaskan untuk mendaftar beasiswa ini.

B. Persyaratan Pendaftar Beasiswa Australia Awards 2022
1. Warga negara Indonesia yang berdomisil dan melamar beasiswa di Indonesia

2. Tidak sedang menikah atau bertunangan dengan warga negara Australia atau Selandia Baru atau selama mendapatkan beasiswa di Australia

3. Memenuhi persyaratan dari pemerintah Australia bagi pelajar internasional di sana

4. Tidak sedang mengajukan visa untuk tinggal di Australia

5. Tidak sedang melamar Australia Awards Scholarship jangka panjang lainnya

6. Telah memenuhi kriteria tertentu yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia

7. Bukan seseorang yang dikenakan kewajiban militer

8. Memenuhi semua persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan (DIBP) untuk visa pelajar dari daerah GFA

10. Memenuhi persyaratan penerimaan universitas Australia yang membuka beasiswa ini

11. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,9 pada skala maksimal 4,0. Khusus untuk afirmasi, IPK sama dengan atau lebih tinggi dari 2,75.

12. Hasil skor minimal pendaftar S2 yakni, IELTS 5,5 di IELTS (atau 525 di TOEFL berbasis kertas atau 69 di TOEFL berbasis internet atau 46 di PTE Academic). Untuk afirmasi, skor IELTS 5,0 (atau 500 di TOEFL berbasis kertas, 59 di TOEFL berbasis internet, atau 38 di pearson PTE);

13. Hasil skor minimal pendaftar S3 yakni, 6.0 di IELTS (atau 550 di TOEFL berbasis kertas atau 79 di TOEFL berbasis internet atau 54 di PTE Academic).

C. Jadwal Penting Seleksi Beasiswa Australia Awards 2022
Penutupan pendaftaran online: 29 April 2022
Pengumuman hasil seleksi dan informasi wawancara: Juni 2022, bagi pelamar yang lolos wawancara akan diinformasikan waktu wawancaranya
Pelaksanaan tes IELTS dan wawancara: Juli 2022
Pengumuman hasil beasiswa: Agustus 2022

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami