Beasiswa Princess Nourah University 2022

atdikbud-riyadh.kemdikbud.go.jpg

Beasiswa Princess Nourah University (PNU) kembali dibuka untuk peserta didik baru dari luar Arab Saudi. Program beasiswa bertajuk Ma’had Lughah ini dikhususkan untuk perempuan saja.
Dikutip dari laman Atdikbud Riyadh Kemdikbud, Ma’had Lughah adalah program diploma bahasa pra S1. Pendaftaran beasiswa ini dibuka sejak 20 Februari 2022 lalu dan ditutup 24 Maret 2022.


A. Syarat Beasiswa PNU 2022

  • Minimal 17 Tahun dan maksimal 25 tahun
  • Tidak pernah menerima beasiswa di Arab Saudi
  • Ijazah tidak boleh lebih dari lima tahun sejak kelulusan
  • Sehat, dibuktikan melalui pemeriksaan medis
  • Mampu memenuhi seluruh berkas pendaftaran.

B. Berkas Pendaftaran Beasiswa PNU 2022

  • Ijazah SMA/sederajat dengan transkrip nilai yang diterjemahkan ke bahasa Arab oleh penerjemah tersumpah
  • Surat keterangan berkelakuan baik atau dua surat rekomendasi dari pihak yang diakui
  • Paspor aktif
  • Surat keterangan diizinkan melakukan studi dari negara asal
  • SKCK
  • Tes medis maksimal tiga bulan terakhir
  • Sebagai catatan penting, pendaftaran beasiswa PNU ini tidak mensyaratkan adanya mahram.

C. Ketentuan Beasiswa PNU 2022
Mengutip dari laman resmi PNU, berikut ini ketentuan penting yang perlu dicermati calon pendaftar:

  • Lamaran yang tidak memenuhi syarat, tidak akan dipertimbangkan
  • Pendaftaran yang dilakukan lebih dari jadwal, tidak dihitung
  • Notifikasi penerimaan akan diterangkan dengan jelas
  • Data yang diberikan harus valid
  • Jangka waktu studi harus mengikuti waktu program akademik yang diterima
  • Regulasi penduduk di Arab Saudi juga diterapkan kepada penerima beasiswa
  • Tidak diizinkan transfer sponsor serta tidak boleh membawa kerabat ke wilayah Kerajaan Saudi
  • SIswa luar negeri harus meninggalkan Saudi setelah studinya selesai atau tidak lebih dari tiga bulan dari tanggal visa
  • Penerima beasiswa eksternal tidak diperbolehkan bekerja untuk individu maupun perusahaan selama belajar.

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Beasiswa Pemerintah Prancis yang Dibuka sampai April 2022

mastere.jpg

Sejumlah beasiswa dari pemerintah Prancis tengah dibuka pendaftarannya hingga April 2022 mendatang. Beasiswa ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa D3/S1 juga S2.
Merangkum dari laman Institut Francais Indonesia yang dinaungi Kedubes Prancis untuk RI, simak peluang-peluang kuliah di negeri Eiffel yang kini tersedia.

Beasiswa Pemerintah Prancis 2022
A. Beasiswa France Excellence D3/S1
Program beasiswa ini dibuka untuk calon mahasiswa di segala jurusan. Sponsor pendidikan yang diberikan juga sifatnya adalah pembiayaan penuh.

1. Syarat:

  • Berkebangsaan Indonesia
  • Maksimal 21 tahun
  • Mempunyai ijazah SMA/sederajat
  • Memiliki profil yang bagus dan termotivasi kuat melanjutkan pendidikan di Prancis.
  • Sudah diterima di perguruan tinggi Prancis baik negeri atau swasta di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi Penelitian dan Inovasi (MESRI) Prancis untuk tahun akademik 2022/2023
  • Bukan sedang atau akan menerima beasiswa dari pihak lain.

2. Dokumen yang dibutuhkan:

  • Paspor/KTP
  • CV
  • Surat motivasi
  • Surat penerimaan dari perguruan tinggi di Prancis
  • Bukti kemampuan berbahasa Prancis (DELF/DALF/TCF) dan/atau Inggris (IELTS/TOEFL iBT). Surat keterangan kursus bahasa tidak berlaku.
  • Ijazah/surat keterangan lulus SMA
  • Transkrip nilai rapor SMA semester 1-5.

3. Jadwal:

  • Pendaftaran: 1 Maret-2 April 2022
  • Wawancara: 12-13 April 2022
  • Pengumuman: pertengahan April

4. Fasilitas:

  • Biaya pembuatan visa pelajar
  • Tiket pesawat pulang-pergi kelas ekonomi
  • Asuransi kesehatan dasar pemerintah
  • Biaya kuliah maksimal 5 ribu euro atau hampir Rp 80 juta
  • Biaya hidup 700 euro atau sekitar Rp 11 juta
  • Biaya CVEC (Contribution Vie étudiante et de Campus)
  • Akses prioritas ke asrama kampus.

B. Beasiswa France Excellence S2
Beasiswa master ini dibuka untuk jenjang M1 ataupun M2 jurusan apa pun.

1. Syarat:

  • Berkebangsaan Indonesia
  • Maksimal 30 tahun
  • Punya ijazah S1
  • Mempunyai IPK yang bagus dan motivasi kuat untuk studi ke Prancis
  • Sudah diterima di universitas negeri/swasta Prancis naungan MESRI tahun 2022/2023
  • Tidak sedang maupun akan menerima beasiswa apa pun.

2. Dokumen pendaftaran:

  • Paspor/KTP
  • CV
  • Surat motivasi
  • Surat penerimaan dari universitas di Prancis
  • Bukti kemampuan berbahasa Prancis (DELF/DALF/TCF) dan/atau bahasa Inggris (IELTS atau TOEFL iBT). Surat keterangan kursus bahasa tidak berlaku
  • Ijazah S1
  • Transkrip nilai S1
  • Transkrip nilai terakhir untuk yang telah rampung M1.

2. Jadwal:

  • Pendaftaran: 27 Maret-23 April 2022
  • Wawancara: 10-11 Mei 2022
  • Pengumuman: pertengahan Mei

3. Fasilitas:

  • Biaya visa pelajar
  • Asuransi dasar dari pemerintah
  • Biaya kuliah maksimal 5000 euro atau Rp 80 juta per tahun
  • Biaya CVEC
  • Tunjangan pelatihan
  • Akses prioritas ke asrama.

C. Beasiswa Master 2
Beasiswa ini adalah program terbaru dari pemerintah Prancis. Program tersebut ditujukan bagi mahasiswa yang sedang berada di tahun kedua jenjang magister (M2), baik yang sudah menetap di Prancis atau masih mempersiapkan keberangkatan di Indonesia.

Beasiswa Master 2 memiliki syarat yang sama dengan beasiswa France Excellence S2. Namun, calon pendaftar juga wajib menyertakan transkrip nilai di M1. Jadwal dan fasilitas yang diberikan pun sama.

D. Beasiswa Tematik
Program beasiswa Tematik diprioritaskan untuk bidang-bidang yang menjadi kerja sama antara Prancis dan Indonesia. Tahun 2022 ini, jurusan yang terpilih adalah Ilmu Teknik, Ilmu Politik, Ilmu Komputer, Kajian Gender, dan Ilmu Kelautan.

Di samping itu, beasiswa Tematik hanya diperuntukkan bagi calon mahasiswa magister.

1. Syarat:

  • WNI
  • Maksimal 30 tahun
  • Punya ijazah S1
  • Memiliki IPK yang bagus dan motivasi kuat kuliah di Prancis
  • Sudah diterima di universitas negeri/swasta di bawah MESRI pada tahun 2021/2022 untuk bidang-bidang yang disebutkan sebelumnya
  • Tidak sedang atau akan menerima beasiswa apa pun dari pihak lainnya.

2. Dokumen pendaftaran:

  • KTP/paspor
  • CV
  • Surat motivasi
  • Surat penerimaan dari universitas di Prancis
  • Bukti keterampilan bahasa Prancis (DELF/DALF/TCF) dan/atau Inggris (IELTS atau TOEFL iBT). Surat keterangan kursus tidak berlaku.
  • Ijazah S1
  • Transkrip nilai S1
  • Transkrip nilai terakhir untuk yang sudah menyelesaikan M1.

E. Beasiswa Kartini Sains
Beasiswa Kartini Sains dibuka untuk calon mahasiswa master bidang sains murni dan khusus bagi perempuan.

1. Syarat:

  • Perempuan
  • WNI
  • Maksimal berusia 30 tahun
  • Mempunyai ijazah S1
  • Punya IPK yang bagus dan motivasi melanjutkan kuliah ke Prancis
  • Sudah diterima kampus negeri/swasta di bawah MESRI pada tahun akademik 2021/2022 untuk bidang sains murni
  • Tidak tengah atau akan menerima beasiswa lain.

Syarat berkas, jadwal, juga fasilitas beasiswa Kartini Sains sama dengan beasiswa Tematik.

Demikian sederet beasiswa Prancis yang dibuka pendaftarannya hingga April mendatang.

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Tips Persiapan IELTS Alumnus LPDP

4.bp.blogspot.jpg

IELTS atau International English Language Testing System adalah standar kemampuan bahasa Inggris yang dibutuhkan untuk mendaftar dan berkuliah di luar negeri. Agar bisa berhasil lulus IELTS, diperlukan beberapa persiapan matang.
Pendaftar beasiswa reguler untuk melanjutkan magister dalam negeri, harus memiliki sertifikat IELTS minimal 6. Sedangkan pendaftar reguler magister luar negeri, IELTS minimal 6,5.

Untuk pendaftar beasiswa reguler doktor, pendaftar program doktor dalam negeri skor minimal IELTS adalah 6,0. Kemudian pendaftar program doktor luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris IELTS adalah 7,0.
Untuk mempersiapkan tes IELTS, alumni penerima beasiswa LPDP, Zahratul Kamila yang pernah belajar di University of Auckland memberikan tipsnya.

Zahratul Kamila menjelaskan bahwa terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam belajar bahasa Inggris untuk persiapan tes IELTS.

“Di antaranya adalah vocabulary; grammar reading dan listening; writing dan speaking; dan hal terkait lainnya,” kata Zahra dalam webinar bertajuk ‘Study Overseas to New Zealand : Why & How’, dikutip dari laman resmi Universitas Airlangga (Unair).

Tips Persiapan IELTS:
1. Membaca Kamus Bahasa Inggris
Zahra mengatakan bahwa mempelajari kosakata dapat dilakukan dengan membaca kamus bahasa Inggris seperti Cambridge Advanced Dictionary atau Oxford Dictionary. Proses memperkaya kosakata juga perlu mengacu pada berbagai topik keilmuan, konteks, sinonim, antonim, dan cara penggunaannya.

“Hal tersebut penting karena selain untuk mengetahui arti dari sebuah kata dalam bahasa Inggris, namun juga dapat memahami penggunaan kata tersebut,” jelas Zahra.

2. Mendalami dan Latihan Soal Grammar
Kemudian ketika mempelajari tata bahasa atau grammar, Zahra menjelaskan setidaknya terdapat dua hal yang perlu diperhatikan. Pertama memahami dasar-dasar grammar dan mendalaminya dengan melakukan latihan soal.

3. Evaluasi Reading and Listening
Adapun persiapan untuk tes IELTS bagian reading dan listening dapat dilakukan dengan latihan soal dan evaluasi secara teratur.

Menurut Zahra, hal tersebut perlu karena proses penilaian pada sesi itu dilakukan secara objektif, langsung, dan terukur. Sehingga evaluasi dapat dilakukan sendiri setiap kali selesai mengerjakan latihan soal.

4. Meminta Penilaian Writing and Speaking ke Orang Lain
Berbeda dengan reading dan listening, pada sesi writing dan speaking penilaian bersifat cukup objektif. Biasanya dinilai oleh seorang assessor untuk melihat apakah kemampuan speaking dan writing peserta layak mendapat skor berapa.

Zahra memberi saran bahwa proses belajar yang paling baik untuk meningkatkan kemampuan writing dan speaking adalah dengan terus berlatih. Selain itu, juga perlu meminta second opinion dari orang lain untuk menilai kemampuan kita. Jangan hanya diri sendiri yang menilai.

“Makin banyak latihan, makin bagus karena kemampuan ini (writing dan speaking) akan sangat penting saat berkuliah seperti pada saat presentasi atau membuat esai,” terang Zahra.

5. Manajemen Waktu
Hal lain yang perlu dilatih adalah manajemen waktu, ketelitian dan ketenangan. Hal tersebut penting karena peserta tes perlu memiliki keterampilan manajemen waktu yang baik dalam menjawab soal di setiap sesinya.

Ketelitian dan ketenangan penting untuk dimiliki karena ketika menjalani tes, pikiran dapat kacau ketika pada salah satu sesi terdapat soal yang belum terjawab atau salah menjawab. Ketika hal tersebut terjadi, peserta perlu fokus dan tenang agar dapat mengerjakan soal di sesi selanjutnya dengan baik. “Selain melatih kemampuan bahasa Inggris, juga perlu melatih mental,”.


6. Riset Lembaga Tes IELTS
Terakhir, Zahra menyarankan agar calon peserta tes melakukan riset mengenai lembaga tes IELTS yang akan mereka pakai. Hal tersebut penting agar ketika tes tidak terjadi hal yang dapat merugikan peserta seperti kualitas speaker yang buruk, yang dapat berdampak pada skor listening.

Kemudian, juga perlu dipelajari target minimum yang ingin dicapai. Sehingga dapat memperkirakan skor minimal berapa saja yang harus diraih di setiap sesi tes. Zahra berpesan agar calon peserta bisa menyusun jadwal agar tidak terdistraksi lingkungan luar.

“Mereka harus disiplin belajar setiap hari agar mendapat hasil (IELTS) yang maksimal,” ujarnya.

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami