Beasiswa di KAIST Korea untuk S1 Full

Pilihan beasiswa di Korea bisa dikatakan cukup banyak. Ada yang ditawarkan rutin oleh Pemerintah Korea. Tapi, tidak sedikit juga disediakan langsung oleh universitas atau perguruan tinggi setempat. Seperti yang ditawarkan kampus ini, Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST). Salah satu beasiswa rutin yang disediakan KAIST adalah KAIST International Student Scholarship. Beasiswa tersebut disediakan khusus bagi mahasiswa internasional, termasuk Indonesia.

Beasiswa KAIST tersedia bagi lulusan SLTA yang ingin melanjutkan S1 di sejumlah program studi di KAIST, di antaranya fisika, matematika, kimia, biologi, teknik mesin, teknik penerbangan, teknik listrik, ilmu komputer, teknik sipil dan lingkungan, desain industri, sistem dan teknik industri, teknik bio dan brain, teknik kimia dan biomolekuler, ilmu dan teknik material, teknik nuklir dan quantum, dan manajemen bisnis dan teknologi.

Beasiswa yang disediakan KAIST termasuk beasiswa full. Kandidat yang terpilih akan dibebaskan dari semua biaya pendidikan selama menjalani studi S1 di KAIST (8 semester). Dengan catatan bisa mempertahankan hasil prestasi. Selain itu diberikan tunjangan biaya hidup sebesar 350.000 KRW per bulan, serta asuransi kesehatan dari KAIST. Yang tidak termasuk dalam beasiswa ini seperti biaya asrama serta biaya perjalanan ke Korea. Biaya tersebut harus disediakan sendiri oleh peserta.

Program studi: • Physics   
• Mathematical Sciences   
• Chemistry
• Biological Sciences   
• Mechanical Engineering   
• Aerospace Engineering
• Electrical Engineering   
• Computer Science   
• Civil & Environmental Engineering
• Bio & Brain Engineering   
• Industrial Design   
• Industrial & Systems Engineering
• Chemical & Biomolecular Engineering   
• Materials Science & Engineering   
• Nuclear & Quantum Engineering
• Business & Technology Management   
• School of Transdisciplinary Studies

Persyaratan:
1. Beasiswa KAIST ditawarkan bagi mahasiswa yang diterima kuliah
2. Mahasiswa harus mempertahankan IPK lebih dari 2,7 dari skala 4,3 di KAIST setelah tahun pertama. 3. Untuk perkuliahan yang dimulai musim semi 2021, kandidat telah lulus atau akan lulus SMA/sederajat paling lambat 28 Februari 2021
4. Untuk perkuliahan yang dimulai mesim gugur 2021, kandidat telah lulus atau akan lulus SMA/sederajat paling lambat 31 Agustus 2021 5. Bukan warganegara Korea

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi (diisi online)
2. Sebuah surat rekomendasi (diisi online)
3. Profil sekolah (SMA/sederajat)
4. Transkrip nilai rapor SMA/sederajat (3 tahun)
5. Sertifikat kemampuan bahasa Inggris. Disarankan minimal skor TOEFL iBT 83, IELTS 6.5, atau TOEIC 720
6. Dokumen yang menunjukan kewarganegaraan pelamar dan kedua orangtua (paspor atau KTP)
7. Statement of Financial Resource
8. Laporan Resmi Standarisasi Penilai Tes (opsional)
9. Prestasi dan Penghargaan (opsional)

Dokumen aplikasi poin 1 – 7 wajib dilengkapi. Untuk poin 8-9 merupakan opsional. Keterangan lebih lanjut mengenai dokumen aplikasi yang diminta bisa dipelajari di panduan pendaftaran KAIST 2021 (Unduh).

Pendaftaran:
Sebelum mengajukan beasiswa S1 di KAIST Korea, perlu dipahami bahwa pendaftaran beasiswa dan pendaftaran kuliah satu paket. Tidak diperlukan aplikasi terpisah. Pelamar internasional secara otomatis akan dipertimbangkan ke program beasiswa. Ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan pelamar.

Pertama, melengkapi formulir aplikasi online KAIST untuk mahasiswa internasional. Pendaftaran online tersedia mulai 1 September 2020 di: https://apply.kaist.ac.kr/InterApply/

Setelah melengkapi formulir online, tahap berikutnya pelamar perlu membayar biaya pendaftaran kuliah sebesar USD 80 via kartu kredit atau transfer bank.

Setelah melakukan pembayaran biaya pendaftaran, pelamar selanjutnya bisa mengakses laman ‘Doc. Submission’. Di laman tersebut Anda dapat menggunggah dokumen aplikasi pendaftaran kuliah sekaligus untuk program beasiswa di KAIST.
Selanjutnya, setelah mengirimkan dokumen aplikasi, Anda bisa mengecek status aplikasi yang dikirim secara online di akun yang telah dibuat di laman: https://apply.kaist.ac.kr/InterApply/InterApply/Login

Tujuannya untuk memastikan apakah dokumen yang telah dikirimkan sudah diterima atau belum atau ada dokumen yang belum lengkap, sehingga bisa disusul segera sebelum deadline berakhir.

Jika diperlukan wawancara, pelamar akan dihubungi oleh pihak KAIST. Hasil akhir proses seleksi universitas sekaligus beasiswa bisa dicek kembali melalui laman login yang sama di atas.

Anda bisa memilih salah satu jadwal pendaftaran beasiswa KAIST untuk program S1 yang dibuka tiga putaran:

Early:
Pendaftaran online dan deadline pengajuan aplikasi : 1 September 2020 – 23 Oktober 2020
Pemberitahuan hasil seleksi : 4 Januari 2021Mulai perkuliahan : musim semi 2021

Reguler:
Pendaftaran online dan deadline pengajuan aplikasi : 9 November 2020 – 8 Januari 2021
Pemberitahuan hasil seleksi : 26 Maret 2021Mulai perkuliahan : musim gugur 2021

Late:
Pendaftaran online dan deadline pengajuan aplikasi : 1 Maret 2021 – 29 Juni 2021
Pemberitahuan hasil seleksi : 28 Mei 2021 Mulai perkuliahan : musim gugur 2021

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Beasiswa Pendidik LPDP S2, S3 untuk Guru dan Dosen

http://www.beasiswapascasarjana.com

Kabar baik buat para guru dan dosen yang ingin menempuh pendidikan jenjang S2 dan S3 di di tanah air.  LPDP baru saja membuka skema beasiswa baru yang dinamai Beasiswa Pendidik. Beasiswa LPDP satu ini ditujukan khusus bagi para guru di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta dosen di bawah Kementerian  Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama.

Para guru yang ingin mengikuti Beasiswa Pendidik LPDP ini nantinya dapat menempuh studi jenjang S2  (magister) di universitas dan perguruan tinggi tanah air. Sementara, dosen disediakan beasiswa jenjang studi S3 (doktor). Bagi Anda pelamar umum bisa mencoba Beasiswa PTUD LPDP yang juga baru dibuka.

Sebelum dapat mendaftar ke program Beasiswa Pendidik, pastikan Anda merupakan seorang guru tetap di lingkungan Kemendikbud yang telah memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Sementara, bagi dosen haruslah merupakan dosen tetap di bawah naungan Kemendikbud atau Kemenag yang telah memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN).

Skema Beasiswa Pendidik:
▪ Magister satu gelar (single degree) untuk Guru Tetap dengan durasi studi paling lama 24 (dua puluh empat) bulan.
▪ Doktor satu gelar (single degree) untuk Dosen Tetap dengan durasi studi paling lama 36 (tiga puluh enam) bulan, dan dapat diperpanjang selama dua semester berdasarkan evaluasi.
▪ Pendaftar BPI Pendidik wajib sudah memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan dalam daftar LPDP.
▪ Pendaftar  BPI  Pendidik  hanya  dapat memilih  satu  perguruan  tinggi  dan program  studi  sesuai  dengan   LoA Unconditional  Perguruan  Tinggi  LPDP  yang diunggah pada aplikasi pendaftaran.
▪ Pendaftar BPI Pendidik belum memulai studi dan hanya diizinkan untuk mulai studi pada tahun 2021.
▪ Pendaftar BPI Pendidik yang telah memiliki LoA Unconditional dengan waktu mulai studi pada tahun 2020, wajib menunda studi dan memulai studi tahun 2021 serta melampirkan surat keterangan menunda memulai studi dari Perguruan Tinggi tujuan yang diunggah bersamaan dengan LoA Unconditional.

Komponen Beasiswa Pendidik:
▪ Biaya Pendidikan
√ Biaya Pendaftaran
√ Biaya SPP/Tuition Fee
√ Tunjangan Buku
√ Biaya Penelitian Tesis/Disertasi
√ Biaya Seminar Internasional
√ Biaya Publikasi Jurnal Internasional

▪ Biaya Pendukung
√ Transportasi
√ Asuransi Kesehatan
√ Biaya Hidup Bulanan
√ Biaya Kedatangan
√ Biaya keadaaan darurat
√ Tunjangan keluarga (Khusus Doktor)

Persyaratan:
Persyaratan Umum:
1. Warga Negara Indonesia
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa magister;  program  magister  (S2)  untuk beasiswa  Doktor;  atau  diploma  empat (D4)/sarjana (S1) langsung Doktor dengan ketentuan sebagai berikut:
   √ Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   √ Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   √ Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
3. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program magister ataupun doktor baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri.
4. Melampirkan surat rekomendasi sebagai berikut:
   √ Surat Rekomendasi dari akademisi dan dari atasan bagi yang sudah bekerja;
   √ Surat Rekomendasi dari 2 (dua) akademisi bagi yang belum bekerja;
5. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
   √ Kelas Eksekutif;
   √ Kelas Khusus;
   √ Kelas Karyawan;
   √ Kelas Jarak Jauh;
   √ Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
   √ Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri;
   √ Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi; atau
   √ Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP
6. Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online
7. Menulis Personal Statement
8. Menulis komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca studi
9. Menulis rencana studi untuk magister atau Proposal Penelitian untuk Doktor

Persyaratan Khusus:
1. Mengunggah dokumen Letter of Admission/Acceptance (LoA) Unconditional yang sesuai program studi dan Perguruan Tinggi tujuan daftar LPDP pada aplikasi pendaftaran.
2. Mengunggah surat izin mendaftar beasiswa dari pimpinan Perguruan Tinggi bagi Dosen Tetap Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta.
3. Mengunggah surat izin mendaftar beasiswa dari Kepala Sekolah atau pimpinan Sekolah untuk pendaftar asal Guru Tetap.
4. Bersedia menandatangani surat pernyataan (format terlampir).
5. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar per 31 Desember tahun pendaftaran, sebagai berikut:
   √ pendaftar jenjang pendidikan magister paling tinggi berusia 40 (empat puluh) tahun.
   √ pendaftar jenjang pendidikan doktor paling tinggi berusia 47 (empat puluh tujuh) tahun.
6. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan sebagai berikut:
   √ pendaftar jenjang Magister memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,0 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
   √ Pendaftar jenjang Doktor memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya sekurang-kurangnya 3,2 pada skala 4 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
   √ Khusus untuk pendaftar jenjang Doktor dari program magister penelitian tanpa IPK, wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.
7. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa  Inggris  yang  masih  berlaku  dan diterbitkan  oleh  ETS  (www.ets.org),  PTEA cademic atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan sebagai berikut:
   √ Pendaftar tujuan Magister Dalam Negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 450, TOEFL iBT® 45, PTE Academic 36, IELTS™ 5,0;
   √ Pendaftar tujuan Doktor Dalam Negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, PTE Academic 50, IELTS™ 6,0;
   √ Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku harus berasal dari lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
8. Mengunggah surat keterangan menunda memulai studi dari Perguruan Tinggi ke tahun 2021 bagi pendaftar yang memiliki LoA Unconditional dengan waktu mulai studi pada tahun 2020.
9. Pendaftar BPI Pendidik yang telah ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa tidak dapat mengajukan perpindahan Perguruan Tinggi tujuan dan program studi tujuan.

Dokumen aplikasi:
1. Biodata Diri
2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Surat izin mendaftar beasiswa dari pimpinan Perguruan Tinggi bagi Dosen Tetap Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta (Pendidik Dosen)
4. Surat izin mendaftar beasiswa dari Kepala Sekolah atau pimpinan Sekolah (Pendidik Guru)
5. Ijazah S1/ S2 atau SKL (Surat Keterangan Lulus) (Asli atau Legalisir)
6. Transkrip Nila S1/S2 (Asli atau Legalisir)
7. Sertifikat Bahasa Asing yang dipersyaratkan dan Masih Berlaku (Asli)
8. Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang masih berlaku dan sesuai dengan Perguruan Tinggi serta Program studi yang dipilih
9. Surat Pernyataan sesuai format LPDP (bermaterai) (Unduh)
10. Surat Rekomendasi dari Akademisi 1
11. Surat Rekomendasi Akademisi 2 (bagi yang belum bekerja) atau Atasan/Pimpinan Lembaga/Perusahaan (bagi yang sudah bekerja)
12. Personal Statement
13. Komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca studi (1.500 – 2.000 kata)
14. Rencana Studi (khusus magister) (1.500 – 2.000 kata)
15. Proposal Penelitian (khusus doktor) (1.500 – 2.000 kata)

Pendaftaran:
Bagi Anda para guru dan dosen yang ingin mendaftar Beasiswa Pendidik LPDP, lengkapi dokumen aplikasi yang diminta. Siapkan dalam format PDF untuk diunggah nantinya. Khusus poin 1, 12, 13, 14, dan 15 itu diisi secara online di laman LPDP. Jadi terlebih dahulu buat akun di laman LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Setelah memiliki akun, silakan login kembali di laman LPDP untuk mengunggah dokumen aplikasi yang diminta. Daftar universitas dan perguruan tinggi yang bisa dilamar tertera di panduan yang bisa diunduh di poin 9 dokumen aplikasi di atas.

Jadwal Pendaftaran Beasiswa Pendidik:
Pembukaan pendaftaran beasiswa: 6 Oktober 2020
Penutupan pendaftaran beasiswa: 20 Oktober 2020
Seleksi administrasi: 21 Oktober – 1 November 2020
Pengumuman hasil seleksi administrasi: 2 November 2020
Seleksi substansi 4 – 20 November 2020
Pengumuman hasil seleksi substansi: 4 Desember 2020

Kontak:
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)
Gedung Danadyaksa Cikini,
Jl. Cikini Raya No.91A-D,
Menteng, Jakarta Pusat
[t] Call Center 1500-652
[w] https://www.lpdp.kemenkeu.go.id
Informasi dan Bantuan:
bantuan.lpdp.kemenkeu.go.id

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Beasiswa PTUD LPDP Program S2, S3 Luar Negeri Full

http://www.beasiswapascasarjana.com

LPDP akhirnya resmi membuka pendaftaran beasiswa 2020 bagi warganegara Indonesia yang ingin melanjutkan studi program S2 dan S3 di tahun 2021. Salah satu yang dibuka adalah Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD). Sesuai namanya, beasiswa PTUD dikhususkan bagi warganegara Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan di salah satu universitas terbaik dunia saja. Tahun ini LPDP menetapkan 12 perguruan tinggi yang menjadi tujuan studi beasiswa PTUD. 12 universitas berlokasi di Amerika Serikat, 2 universitas di Inggris, dan 1 universitas asal Swiss (detil di bawah).

Bagi Anda yang ingin mendaftar beasiswa PTUD LPDP tersebut, pastikan Anda telah memperoleh letter of acceptance (LoA) unconditional dari salah satu perguruan tinggi tujuan studi beasiswa PTUD untuk studi yang dimulai 2021. Atau terlebih dahulu mendaftar dan bisa memperoleh LoA unconditional tersebut sebelum batas akhir pendaftaran beasiswa PTUD LPDP 2020. Beasiswa PTUD terbuka untuk semua jurusan, selama Anda diterima di perguruan tinggi yang ditetapkan.

Seperti umumnya jenis beasiswa LPDP yang lain, beasiswa PTUD juga merupakan beasiswa penuh yang menanggung full biaya studi dan kebutuhan mahasiswa saat pendidikan. Cakupan beasiswa tersebut bisa dilihat dari rincian di bawah.

Komponen beasiswa PTUD:
▪ Biaya Pendidikan
  √ Biaya Pendaftaran
  √ Biaya SPP/Tuition Fee
  √ Tunjangan Buku
  √ Biaya Penelitian Tesis/Disertasi
  √ Biaya Seminar Internasional
  √ Biaya Publikasi Jurnal Internasional

▪ Biaya Pendukung
  √ Transportasi
  √ Aplikasi Visa/Residence Permit
  √ Asuransi Kesehatan
  √ Biaya Hidup Bulanan
  √ Biaya Kedatangan
  √ Biaya keadaaan darurat
  √ Tunjangan keluarga (khusus Doktor)

Daftar Universitas Beasiswa PTUD:
– California Institute of Technology (Caltech)
– Columbia University
– Cornell University
– Harvard University
– Johns Hopkins University
– Massachusetts Institute of Technology
– Princeton University
– Stanford University
– Yale University
– University of Cambridge
– University of Oxford
– ETH Zurich – Swiss Federal Institute of Technology
– University of Pennsylvania
– University of Chicago
– University of California, Berkeley (UCB)

Kriteria Pendaftar Beasiswa PTUD:
a. Pendaftar Beasiswa PTUD hanya dapat memilih satu perguruan tinggi dan program studi sesuai dengan LoA Unconditional yang diunggah pada aplikasi pendaftaran.
b. Pendaftar BPI PTUD belum memulai studi dan hanya diizinkan memulai studi pada tahun 2021.
c. Pendaftar BPI PTUD yang memiliki LoA Unconditional dengan waktu mulai studi pada tahun 2020, wajib menunda studi dan memulai studi pada tahun 2021 serta melampirkan surat keterangan menunda memulai studi dari Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia yang diunggah bersamaan dengan LoA Unconditional.

Persyaratan:
Persyaratan Umum:
1. Warga Negara Indonesia
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa magister;  program  magister  (S2)  untuk beasiswa  Doktor;  atau  diploma  empat (D4)/sarjana (S1) langsung Doktor dengan ketentuan sebagai berikut:
   √ Perguruan tinggi dalam negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
   √ Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
   √ Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia atau Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara asal perguruan tinggi.
3. Tidak sedang (on going) atau telah menempuh studi degree atau non degree program magister ataupun doktor baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri.
4. Melampirkan surat rekomendasi sebagai berikut:
   √ Surat Rekomendasi dari akademisi dan dari atasan bagi yang sudah bekerja;
   √ Surat Rekomendasi dari 2 (dua) akademisi bagi yang belum bekerja;
5. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
   √ Kelas Eksekutif;
   √ Kelas Khusus;
   √ Kelas Karyawan;
   √ Kelas Jarak Jauh;
   √ Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
   √ Kelas Internasional khusus tujuan Dalam Negeri;
   √ Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara perguruan tinggi; atau
   √ Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP
6. Mengisi profil diri pada formulir pendaftaran online
7. Menulis Personal Statement
8. Menulis rencana studi untuk magister atau Proposal Penelitian untuk Doktor
9. Menulis komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasca studi

Persyaratan khusus:
1. Wajib mengunggah dokumen LoA Unconditional Perguruan Tinggi tujuan pada aplikasi pendaftaran sesuai dengan daftar Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia yang ditentukan LPDP;
2. Pendaftar Beasiswa PTUD yang telah ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa tidak dapat mengajukan perpindahan Perguruan Tinggi tujuan dan program studi tujuan.
3. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagai berikut (Unduh);
4. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
   √ pendaftar jenjang pendidikan magister paling tinggi berusia 35 (tiga puluh lima) tahun;
   √ pendaftar jenjang pendidikan Doktor paling tinggi berusia 40 (empat puluh) tahun.
5. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dan diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan sebagai berikut:
   √ Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 80; PTE Academic 58; atau IELTS™ 6,5;
   √ Pendaftar program Doktor luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 94; PTE Academic 65; atau IELTS™ 7,0;
6. Mengunggah  surat  keterangan  menunda memulai studi dari Perguruan Tinggi Peringkat Utama Dunia ke tahun 2021 bagi pendaftar yang memiliki LoA Unconditional dengan waktu mulai studi pada tahun 2020.

Dokumen aplikasi:
1. Biodata Diri (diisi online)
2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
3. Ijazah S1/S2 (Asli atau Legalisir) atau SKL (Surat Keterangan Lulus)
4. Transkrip Nilai S1/S2 (Asli atau Legalisir)
5. Sertifikat Bahasa Asing yang dipersyaratkan dan masih berlaku (asli)
6. Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang masih berlaku dan sesuai dengan Perguruan Tinggi serta Program studi yang dipilih
7. Surat Pernyataan sesuai format LPDP (bermaterai) (Unduh)
8. Surat Rekomendasi dari Akademisi 1
9. Surat Rekomendasi Akademisi 2 (bagi yang belum bekerja) atau Atasan/Pimpinan Lembaga/Perusahaan (bagi yang sudah bekerja)
10. Surat izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi sumber daya manusia bagi yang sedang bekerja
11. Personal Statement
12. Rencana studi (khusus magister) (1.500 – 2.000 kata)
13. Proposal Penelitian (khusus doktor) (1.500 – 2.000 kata)
14. Komitmen kembali ke Indonesia dan rencana kontribusi di Indonesia pasa studi (1.500 – 2.000 kata)

Pendaftaran:
Lengkapi dokumen aplikasi yang diminta di atas untuk pendaftaran beasiswa PTUD LPDP. Siapkan dalam format PDF untuk diunggah nantinya. Khusus poin 1, 11, 12, 13, dan 14 itu diisi secara online di laman LPDP. Jadi terlebih dahulu buat akun di laman LPDP: beasiswalpdp.kemenkeu.go.id

Setelah memiliki akun, silakan login di laman LPDP tersebut untuk mengunggah dokumen aplikasi yang dipersyaratkan.

Jadwal Pendaftaran Beasiswa PTUD:
Pembukaan pendaftaran beasiswa: 6 Oktober 2020
Penutupan pendaftaran beasiswa: 20 Oktober 2020
Seleksi administrasi: 21 Oktober – 1 November 2020
Pengumuman hasil seleksi administrasi: 2 November 2020
Seleksi substansi 4 – 20 November 2020
Pengumuman hasil seleksi substansi: 4 Desember 2020

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

London Series: Area at Unite Students(English)

Campus:

Although Unite Students Blithehale Court is closest to Queen Mary University of London taking 10-15 minutes to reach by foot.

Entertainment:

The accommodation is close to several recreational areas but the most notable one is Bethnal Green Park. The park is incredibly spacious and can serve for a various number of activities such as jogging or ball games. Also, the park is equipped with a basketball court and other facilities for anyone to enjoy.

Bethnal Green Gardens, photo by Onthegrid at https://onthegrid.city/london/bethnal-green/bethnal-green-gardens

Essential Services:

There essential services in the area surrounding Unite Students Blitheahle Court are quite limited. The most notable ones are a police station around the area which serves to provide a sense of security for the surrounding residents of the area.

Transport:

Unite Students Blithehale Court is extremely close to Bethnal Green Tube Station taking only 3-5 minutes to reach by foot.

For more information please contact:

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Link to Unite Students Blithehale Court:

https://www.unitestudents.com/london/blithehale-court