Beasiswa Cargill Global 2022 – 2023

tp.ub.ac.jpg

Cargill Global Scholars Program menawarkan penerimanya dukungan biaya kuliah hingga dua tahun di jenjang S1. Tidak hanya itu, kandidat terpilih juga akan memperoleh kesempatan mengembangkan potensi kepemimpinannya melalui kegiatan seminar, sesi pengembangan jaringan profesi, serta kegiatan pendampingan dari Pemimpin Cargill selama masa pemberian beasiswa.

Beasiswa Cargill bertujuan untuk membangun jaringan global pemimpin masa depan yang suatu saat akan memberikan kontribusi penting untuk memajukan bisnis, pertanian dan ketahanan pangan.

Dana beasiswa yang diberikan sebesar $2.500 per tahun (± Rp 34 juta) dan diberikan hingga 2 tahun, untuk membantu pendanaan biaya studi pada 2 tahun terakhir masa kuliah S1. Kegiatan seminar yang diikuti nantinya berlangsung selama 3 hari dan didanai sepenuhnya melalui Cargill Global Scholars Program.

Selain itu, penerima beasiswa S1 Cargill juga akan mengikuti seminar kepemimpinan global selama seminggu yang dilaksanakan di salah satu perusahaan Cargill. Kegiatan ini akan mempertemukan semua penerima beasiswa Cargill Global Scholars dari seluruh negara peserta.

Manfaat lainnya adalah penerima beasiswa akan menjadi anggota komunitas alumni Cargill Global Scholars. Untuk periode 2022 – 2023, beasiswa Cargill akan diberikan kepada 10 (sepuluh) orang mahasiswa di Indonesia yang terpilih.

Persyaratan:
1. Warganegara Indonesia
2. Terdaftar di salah satu universitas berikut:
   ▪ Institut Pertanian Bogor (IPB)
   ▪ Institut Teknologi Bandung (ITB) – hanya mahasiswa Biologi
   ▪ Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) – hanya mahasiswa Biologi dan Teknik Lingkungan
   ▪ Universitas Brawijaya (UB)
   ▪ Universitas Diponegoro (UNDIP)
   ▪ Universitas Gadjah Mada (UGM)
   ▪ Universitas Hasanuddin (UNHAS)
   ▪ Universitas Lampung (UNILA)
   ▪ Universitas Sebelas Maret (UNS)
   ▪ Universitas Sriwijaya (UNSRI)
3. Pada saat periode pendaftaran, mahasiswa berada di tahun kedua kuliah S1 di salah satu jurusan berikut:
   ▪ Akuntansi (hanya bagi mahasiswa UNHAS, UNILA, UNSRI)
   ▪ Teknologi Pertanian dan yang berhubungan
   ▪ Peternakan dan yang berhubungan
   ▪ Biologi
   ▪ Manajemen Bisnis (hanya bagi mahasiswa UNHAS, UNILA, UNSRI) 

   ▪ Ilmu Komputer (hanya bagi mahasiswa UNHAS, UNILA, UNSRI)
   ▪ Teknik (bagi mahasiswa UNHAS, UNILA, UNSRI saja)
   ▪ Teknik Lingkungan

   ▪ Perikanan dan yang berhubungan
   ▪ Kedokteran hewan
4. Memiliki prestasi akademik yang baik dengan IPK minimal 3.0 (skala 4.0) pada pada semester 1–3
5. Aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemahasiswaan dan menunjukan potensi kepemimpinan
6. Memperlihatkan kebutuhan keuangan
7. Terdaftar sebagai mahasiswa penuh waktu
7. Perempuan dan penyandang cacat sangat disarankan untuk mendaftar

Pendaftaran:
Permohonan Beasiswa Cargill Global Scholars 2022 – 2023 dilakukan secara online. Buat akun terlebih dahulu di laman Cargill Global Scholars. Jangan lupa mengkonfirmasinya melalui email yang didaftarkan. Selanjutnya unggah dokumen aplikasi yang diminta di atas di dalam akun yang sudah dibuat.

Dokumen aplikasi bisa dibuat dalam format doc/docx/pdf/jpeg. Dokumen aplikasi tersebut sudah harus diajukan paling lambat 20 Mei 2022 pukul 23.59 WIB.

Peserta yang lolos akan mengikuti tahap seleksi wawancara yang akan diberitahukan kemudian dan bakal digelar pertengahan Agustus 2022. Selanjutnya pengumuman pemenang beasiswa akan disampaikan pada September 2022. Jika terpilih sebagai finalis, Anda harus mengikuti seminar kepemimpinan yang akan dijadwalkan kemudian.

Sumber: beasiswapascasarjana.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Tips Sukses Menghadapi Wawancara Beasiswa

ristretto.black.jpg

Merangkum dari laman instagram Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Dikti), Berikut tips sukses menghadapi wawancara beasiswa.

Tips Sukses Menghadapi Wawancara Beasiswa:

1. Lakukan Riset

Hal yang harus kamu perhatikan sebelum menghadapi wawancara beasiswa adalah melakukan riset untuk mengetahui hal mendasar, keunggulan, dan prestasi kampus maupun jurusan yang dituju. Pengetahuan kandidat akan bisa menunjukkan antusiasme sehingga bisa meningkatkan nilai lebih di mata pewawancara.

2. Berpakaian rapi dan formal

Selanjutnya, hal penting lain untuk menghadapi wawancara beasiswa adalah dengan mempersiapkan penampilan. Pilihlah pakaian yang rapi dan formal untuk menciptakan impresi atau kesan awal yang baik bagi pihak yang menyelenggarakan beasiswa.

3. Postur tubuh tegap

Memperhatikan sikap tubuh ketika wawancara merupakan hal penting. Untuk membuat kesan tegas dan semangat kamu harus bersikap tegap dengan posisi duduk yang tegak. Hal ini akan membuat pewawancara terkesan dengan sikap sopan dan disiplin dari para kandidat dalam meraih beasiswa.

4. Usahakan berkontak mata secara alami

Tidak bisa dipungkiri rasa gugup biasanya muncul saat hal-hal penting seperti wawancara beasiswa. Meski gugup, kamu harus berusaha berkontak mata dengan cara yang alami. Dengan begitu, pewawancara akan tetap fokus dengan jawaban yang diberikan dan kamu akan lebih lancar berkomunikasi.

5. Ajukan satu atau dua pertanyaan

Antusiasme atau semangat sebagai calon peraih beasiswa bisa kamu tunjukkan dengan mengajukan satu atau dua pertanyaan untuk pihak kampus. Hal ini penting karena pihak kampus akan melihat rasa ingin tahu lebih terhadap jurusan dan universitas yang diincar sebagai nilai lebih.

6. Percaya diri

Hal terakhir yang harus dimiliki setiap kandidat peraih beasiswa adalah kepercayaan diri. Dalam hal ini, percaya diri ditunjukkan dengan menyampaikan jawaban yang komprehensif dan terinci. Hal tersebut berguna untuk menarik pihak kampus atau pewawancara terkait beasiswa yang ingin dituju.

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Beasiswa Azerbaijan Program S1, S2, S3, dan Kedokteran

globemigrant.jpg

Pemerintah Azerbaijan membuka tawaran beasiswa penuh bagi negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI),  salah satunya Indonesia. Beasiswa dibuka dalam berbagai jenjang studi, di antaranya beasiswa kuliah persiapan, beasiswa S1, beasiswa S2, beasiswa S3, beasiswa kodekteran, hingga program residensi. Beasiswa ditawarkan langsung oleh Kementerian Luar Negeri Azerbaijan melalui skema The Educational Grant Programme for the Citizens of the Member Countries of the Organization for Islamic Cooperation.

Beasiswa pemerintah Azerbaijan ini menyediakan 40 kursi beasiswa per tahunnya. Beasiswa yang diberikan di antaranya meliputi biaya kuliah, tiket penerbangan internasional sekali setahun, tunjangan bulanan  sebesar 800 AZN (± Rp 6,5 juta) yang mencakup biaya makan, akomodasi, dan biaya keperluan lainnya. Kemudian disediakan pula asuransi kesehatan, dan biaya pembuatan visa.

Pilihan universitas:
▪ ADA University – http://www.ada.edu.az/en-US/Pages/home.aspx
▪ Azerbaijan University of Languages – http://adu.edu.az/en/
▪ Azerbaijan State Agricultural University – http://www.adau.edu.az/
▪ Azerbaijan State University of Economics – http://unec.edu.az/en/
▪ Azerbaijan State University of Culture and Arts – http://www.admiu.edu.az/en.php
▪ Azerbaijan State Oil and Industry University – http://www.asoiu.edu.az/en
▪ Baku Higher Oil School – http://www.bhos.edu.az/en/index
▪ Azerbaijan State Pedagogical University – http://www.adpu.edu.az/
▪ Azerbaijan Arts Academy – https://www.azra.edu.az/eng
▪ Azerbaijan University of Architecture and Construction – http://azmiu.edu.az/?lang=en
▪ Azerbaijan National Conservatory – http://conservatory.edu.az/en
▪ Azerbaijan Technical University – http://aztu.edu.az/azp/
▪ Azerbaijan Medical University – http://amu.edu.az/en
▪ Azerbaijan University of Tourism and Management -http://atmu.edu.az/
▪ Baku State University – http://bsu.edu.az/en/
▪ Baku Engineering University – http://beu.edu.az/en/
▪ Baku Slavic University – http://bsu-uni.edu.az/en/
▪ Nakhchivan State University – http://ndu.edu.az//en/
▪ Baku Music Academy named after Uzeyir Hajibeyov – http://musicacademy.edu.az/
▪ Khazar University – http://khazar.org/en/
▪ Ganja State University – http://gdu.edu.az/

Persyaratan:
1. Warganegara anggota OKI (salah satunya Indonesia)
2. Bagi pelamar S1 dan kedokteran, usia di bawah 25 tahun
3. Bagi pelamar S2 dan program residensi, usia di bawah 30 tahun
4. Bagi pelamar S3, usia di bawah 40 tahun
Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi lengkap (Unduh)
2. Salinan ijazah dan transkrip nilai SMA/sederajat atau universitas
3. Salinan paspor
4. Dokumen hasil pemeriksaan kesehatan umum (termasuk tes HIV/AIDS, Hepatitis B dan C)
5. CV atau resume
6. Motivation letter
7. Bukti kemampuan bahasa Inggris (untuk jenjang S1: IELTS 5, TOEFL 40; untuk jenjang S2, S3: IELTS 5.5, TOEFL 50)

Ctt: Semua dokumen harus diterjemahkan kedalam bahasa Inggris atau Rusia dan disahkan notaris

Pendaftaran:
Berbeda dengan pendaftaran beasiswa umumnya, pelamar beasiswa Azerbaijan tidak bisa mengajukan secara langsung dokumen aplikasi mereka ke Kedubes Azerbaijan. Namun, melalui kementerian terkait. Biasanya melalui Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Kemendikbud atau Kementerian Luar Negeri. Harap dikomunikasikan terlebih dahulu mengenai penerimaan berkas aplikasi beasiswa Pemerintah Azerbaijan ke lembaga tersebut.

Nantinya, dokumen aplikasi yang sudah diterima dari pelamar akan dinominasi atau dicalonkan secara resmi oleh lembaga terkait untuk diajukan ke Kedutaan Besar Azerbaijan di Jakarta. Setelah itu, baru Komite Seleksi akan memeriksa dokumen pendaftaran dari masing-masing pelamar. Apakah layak menerima beasiswa atau tidak. Dokumen tersebut nantinya juga akan diajukan komite seleksi ke universitas di Azerbaijan untuk pendaftaran kuliah. Selanjutnya pelamar yang lolos seleksi dokumen akan mengikuti seleksi wawancara secara online via Skype.

Batas akhir pendaftaran beasiswa adalah 1 April 2022. Sebaiknya ajukan dokumen aplikasi sebelum deadline berakhir. Selanjutnya hasil seleksi akhir akan disampaikan pada awal Agustus 2022.

Sumber: beasiswapascasarjana.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Cerita Peraih Beasiswa S2-S3 di Polandia

linkedin.com

Yola, begitu ia disapa, semula berencana mencari beasiswa di kampus-kampus Asia Timur. Dari berbagai pencarian dan aplikasi, ia mendapati beasiswa pemerintah Polandia Ignacy Łukasiewicz Narodowa Agencja Wymiany Akademickiej (NAWA) Scholarship Programme untuk studi di sana.

Dengan pencapaiannya, mahasiswa S2 Poznań University of Life Sciences tersebut kelak mendapat tawaran untuk lanjut kuliah S3 Food Technology and Nutrition dengan beasiswa dari kampus. Begini kisah Yola kuliah di Polandia.

Kisah Kuliah Mahasiswa Indonesia di Polandia dengan Beasiswa
A. Pertimbangan kuliah lebih murah dan riset
Perempuan yang berencana menjadi ilmuwan ini menuturkan, setelah menimbang kualitas pendidikan Eropa dan biaya yang terjangkau, ia pun memantapkan diri untuk coba melamar beasiswa studi S2 luar negeri di Polandia.

“Untuk kuliah S2 bisa jadi lebih mahal di Indonesia. Kuliah ini gratis di Poland, funded Europe Union. Jadi mungkin kalau punya (skor) IELTS, TOEFL, minimal (calon mahasiswa) S2 yang merasa mau liat dunia, mau networking jadi scientist, nggak apa-apa (mempertimbangkan kuliah di luar negeri dengan beasiswa)”.

“Aku sendiri mau jadi ilmuwan. Sekarang aku risetnya soal fruit oil authenticity, keaslian minyak buah. Jadi kalau di market itu, tinggi antioksidan, benefitnya banyak untuk muka, kosmetik kan, nah itu rentan dipalsukan, kayak palm oil dan raspberry oil”.

B. Kursus bahasa menentukan beasiswa
Yola bercerita, program beasiswanya terintegrasi dengan kursus bahasa Polandia selama satu tahun. Ia mengingatkan, kelas persiapan bahasa tersebut juga menentukan kelanjutan beasiswa mahasiswa internasional sepertinya. Jika tidak mencukupi persyaratan nilai, sambungnya, maka beasiswa bisa dibatalkan.

“Bahasa Polandia penting buat hidup di sana, penting juga buat studi, meskipun aku Master-nya pakai (bahasa pengantar) bahasa Inggris. Apalagi yang ambil Master bahasa Polandia.”

C. Magang lintas negara
Untuk memperluas pengalaman dan jejaring, Yola juga menjajal berbagai program magang hingga riset. Setelah jadi intern bidang komunikasi dan promosi NAWA, badan nasional Polandia untuk pertukaran pelajar, ia lalu menjadi intern riset yang sesuai dengan studinya lewat Erasmus+ Traineeship Program. Program ini ditekuninya di tahun akhir kuliah S2 dan menjelang kuliah S3 berlangsung.

Dengan Erasmus+ tersebut, Yola berkesempatan jadi pemagang riset di Czech University of Life Sciences, Praha, Ceko dan Free University of Bozen-Bolzano, Bolzano, Italia. Di kampus Praha, ia meriset tentang efek antimikrobial dari tumbuhan medis tropis. Sementara itu di kampus Italia, Yola meneliti pengembangan metode otentikasi butter.

D. Uang saku dan part-time
Uang saku yang tercakup dalam program beasiswa bagi Yola cukup untuk kehidupannya sehari-hari. Ia bercerita, sebagai mahasiswa S2 mulai 2019, ia mendapat uang saku yang setara sekitar Rp 6 juta. Mulai S3 pada Oktober 2021, ia mendapat uang saku Rp 8,2 juta. Jika lulus ujian doktor di tahun kedua, sambungnya, maka uang sakunya akan naik jadi Rp 12,5 juta.

Untuk sampai ke kampus, ia berjalan kaki sekitar 18 menit dari asrama. Yola bercerita, jika sedang di pusat kota, maka trem menjadi kendaraan yang bisa diandalkan mahasiswa.

“Dan ada diskon untuk yang di bawah 35 tahun, jadi terhitung murah menjadi mahasiswa S3 di sini,” tutur Yola yang kerap membagikan pengalaman kuliah dan tips beasiswa di kanal YouTube MahasiswaPL.

Kendati uang saku yang mencukupi, Yola bercerita, ia juga pernah menjajal kerja paruh waktu saat musim panas 2020 dan 2021. Salah satunya yakni menjadi petugas pengepakan di pabrik cokelat. “Awalnya mau lihat bagaimana proses pembuatannya. Lumayan buat tambah uang jajan kalau mau main ke negara-negara Eropa Barat,”.

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Beasiswa di Asia-Pasifik dan Amerika

akm-img-a-in.tosshub.jpeg

Asian Development Bank (ADB) dan Japan Scholarship Program (JSP) menggelar program beasiswa S2 untuk calon mahasiswa asal negara berkembang, termasuk Indonesia. Beasiswa ADB-JSP mencakup uang kuliah, uang saku dan tempat tinggal, hingga ongkos perjalanan.

Beasiswa S2 ini diberikan untuk 1 tahun dengan perpanjangan maksimal 2 tahun. Perpanjangan beasiswa di tahun kedua diberikan perguruan tinggi tujuan sesuai pencapaian akademik penerima beasiswa.

Beasiswa S2 ADB-JSP dibuka untuk bidang program studi ilmu ekonomi, bisnis dan manajemen, sains dan teknologi, serta bidang pengembangan lainnya. Selain universitas di Jepang, pelamar beasiswa juga bisa mendaftar ke prodi terpilih di perguruan tinggi Hong Kong, India, Selandia Baru, Pakistan, Filipina, Singapura, Thailand, dan Amerika Serikat yang terafiliasi.

Beasiswa S2 ADB-JSP Scholarship
Komponen Beasiswa
– Uang kuliah
– Uang saku bulanan, termasuk tempat tinggal
– Uang buku dan diktat
– Asuransi kesehatan
– Ongkos perjalanan
Beasiswa ADB-JSP juga menyediakan tunjangan persiapan tesis khusus bagi mahasiswa yang melaksanakan riset. Beberapa penerima beasiswa juga berkesempatan untuk mendapat tunjangan persiapan bahasa, kursus komputer, dan lain-lain sesuai yang disediakan kampus.

Syarat Pendaftar Eligible
– Warga negara Indonesia yang sehat, usia maksimal 35 tahun
– Tidak memiliki kewarganegaraan ganda dari negara maju manapun
– Diterima di program master dan kampus yang berpartisipasi
– Memiliki gelar sarjana dan yang setara dengan catatan akademik unggul
– Memiliki setidaknya 2 tahun pengalaman kerja profesional penuh waktu yang diperoleh setelah lulus
– Mahir berbahasa Inggris lisan dan tulisan untuk studi
– Setuju untuk kembali dan bekerja di Indonesia setidaknya selama 2 tahun setelah menyelesaikan studi untuk berkontribusi pada pengembangan negara
– Bukan Direktur Eksekutif, Direktur Pengganti, manajemen, staf dan konsultan ADB, atau kerabat dekat yang disebutkan di atas berdasarkan darah atau adopsi dengan istilah “kerabat dekat”, baik pasangan, ibu, ibu tiri, ayah, ayah tiri, saudara perempuan, saudara tiri, saudara laki-laki, saudara tiri, putra, putri, bibi, paman, keponakan, atau keponakan
– Bukan staf perguruan tinggi yang berpartisipasi dalam beasiswa ADB-JSP
– Tidak sedang tinggal atau bekerja di negara selain Indonesia
– Tidak sedang berkuliah di program pascasarjana

Untuk info lebih lengkap bisa cek di laman berikut.

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Kuliah Gratis di Rumania Tahun 2022

kuliahdimana.jpg

Pemerintah Rumania membuka beasiswa penuh bagi asing non-Eropa untuk melanjutkan pendidikan tinggi jenjang S1, S2 dan S3 di tahun 2022. Beasiswa ini terbuka bagi mahasiswa internasional yang ingin belajar untuk mendapatkan gelar Sarjana, Magister, dan PhD di Rumania, dengan pendanaan dari Kementerian Luar Negeri (MFA) dan Kementerian Pendidikan dan Penelitian (MER).

Dilansir dari laman resmi Kementerian Luar Negeri Rumania, beasiswa ini diperuntukkan bagi semua program studi kecuali Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Farmasi. Perlu diperhatikan bahwa untuk melanjutkan studi jenjang S1 dan S2 dengan beasiswa ini, calon mahasiswa perlu mempelajarai bahasa Rumania. Ini lantaran hanya program studi dalam bahasa Rumania yang tersedia, sekaligus mempromosikan bahasa dan budaya Rumania.

Sedangkan di tingkat PhD, pelamar dapat memilih program dalam bahasa Inggris atau bahasa asing yang ditetapkan oleh kampus yang memiliki program doktoral. Namun tak perlu khawatir sebab tersedia pembinaan bahasa selama 1 tahun bagi calon mahasiswa belajar bahasa Rumania.

Sedangkan di tingkat PhD, pelamar dapat memilih program dalam bahasa Inggris atau bahasa asing yang ditetapkan oleh kampus yang memiliki program doktoral. Namun tak perlu khawatir sebab tersedia pembinaan bahasa selama 1 tahun bagi calon mahasiswa belajar bahasa Rumania.

Cakupan Beasiswa:

  • Biaya perkuliahan
  • Akomodasi
  • Tunjangan bulanan Euro 65 per bulan atau setara Rp 1 juta, untuk mahasiswa sarjana
  • Tunjangan bulanan Euro 75 per bulan atau setara Rp 1,2 juta untuk mahasiswa pasca sarjana (S2 dan spesialisasi)
  • Tunjangan bulanan 85 Euro per bulan atau setara Rp 1,8 juta untuk mahasiswa pasca sarjana (doktor).

Persyaratan beasiswa Rumania:

  • Warga negara asing yang dari negara manapun kecuali negara-negara anggota Uni Eropa
  • Tidak meminta atau tidak memperoleh suatu bentuk perlindungan di Rumania
  • Bukan orang tanpa kewarganegaraan yang bertempat tinggal di wilayah Rumania
  • Belum pernah mendapatkan beasiswa dari Rumania pada program studi yang sama

Dokumen yang dibutuhkan:

  • Salinan ijazah
  • Salinan transkrip studi
  • Salinan akta kelahiran (atau dokumen yang setara)
  • Salinan tiga halaman pertama paspor
  • Curriculum Vitae

Beasiswa dari pemerintah Rumania ini dibuka sampai 15 Maret 2022. Kandidat terpilih akan diumumkan pada 15 Juli 2022. Klik tautan berikut untuk info lebih lengkap scholarships.studyinromania.gov.ro.

Sumber: kompas.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami