University of the Arts London – Universitas Seni Paling Bergengsi Sejagad \(O.O)/
Dengan prestasi yang bukan sekadar isapan jempol tentunya buat masuk ke University of the Arts London ini syusah; tapi selalu ada jalan yang disediakan buat kamu yang mau usaha dan rela untuk bekerja lebih keras yaitu melalui program foundationnya.CSVPA – PreFoundation & Foundation Diploma

Vice-Chancellor’s International Scholarships at University of the Arts London
Beasiswa untuk kamu yang mau mengambil gelar Master di universitas bergengsi ini! Beasiswa ini berlaku untuk tahun ajaran baru di Januari 2015; itu berarti kalian harus mendaftar dan sudah mendapatkan surat penerimaan dari University of the Arts London ini paling telat 30 September 2014!! Perlu diingat juga, persaingan untuk mendapatkan beasiswa ini SUPER KETAT! Slot yang tersedia hanya 10 dan kalian harus bersaing dengan pelamar dari seluruh dunia. Seperti judul di atas, beasiswa ini full. Jika kalian sukses mendapatkannya itu berarti kalian bebas dari membayar uang kuliah bahkan biaya hidup dan akomodasi kalian juga dibayarin!!! Ayuk buruan daftar, kalian bisa langsung klik image di bawah untuk mendaftar
Email: info@konsultanpendidikan.com
Birkbeck, University of London merupakan salah satu dari 45 universitas terbaik dan paling bergengsi yang ada di London, Inggris.
Birkbeck adalah salah satu dari universitas yang mengkhususkan dirinya dalam pembelajaran dan kelas malam dengan 95 persen siswanya kuliah sambil bekerja paruh waktu. Jadi selain kelas fulltime kamu juga diberi kesempatan untuk bisa memilih kelas partime/malam.
Selain itu, kebanyakan orang memilih untuk melanjutkan studi di Birkbeck karena universitas ini memiliki reputasi kelas dunia untuk keunggulannya dalam penelitian dan pengajaran. Selain itu,
Birkbeck juga secara konsisten terus menerus tercatat sebagai universitas ternama di London dalam survei yang dilakukan oleh Survei Mahasiswa Internasional. Terbukti dengan masuknya Birkbeck dalam peringkat Top 200 Universitas Terbaik Dunia yang dirilis oleh The Times Higher Education World University.
Program bidang studi yang ditawarkan di Birkbeck pun cukup banyak guys dan hampir semuanya berlangsung pada malam hari.
Universitas ini menawarkan lebih dari 170 program pascasarjana dan lebih dari 80 program sarjana. Kamu bebas memilih untuk mengambil jurusan seni, sains, Ilmu sosial, hukum ataupun bisnis.
Untuk program sarjana jurusan-jurusan yang bisa kamu pilih diantaranya :

Simplenya sih portofolio merupakan kumpulan hasil karya kalian yang dipakai untuk mendaftar ke sekolah atau melamar pekerjaan. Dari portofolio yang kalian serahkan, pihak sekolah akan mempelajari apa sih talent kalian dan apakah kalian memang dianggap mampu dan layak untuk masuk ke sekolah pilihan kalian 😉
Nah, untuk siswa Indonesia sayangnya seringkali bahkan tidak pernah ada yang mengajari soal pentingnya mengumpulkan hasil karya sebagai portofolio. Karena itu seringkali siswa yang ingin kuliah ke luar negeri suka terhambat karena harus membuat portofolio dulu, padahal pendaftarannya sudah mau tutup…jadinya batal daftar cuma karena ga ada portofolio (-.-“)
Access Education tau pentingnya soal mempersiapkan portofolio khususnya buat kamu-kamu yang emang serius untuk masuk ke bidang seni, karena ini kali ini kita akan membahas soal program dari Cambridge School of Visual & Performing Arts ato yang sering disebut CSVPA.
Seperti namanya, program ini khusus untuk mengajarkan pengetahuan dan skill yang dibutuhkan untuk membangun suatu portofolio.
Jika kamu berusia diatas 16 tahun dan punya keinginan untuk melanjutkan sekolah di Inggris, program ini sangat cocok karena selain mempelajari soal akademik kalian juga bisa belajar langsung soal gimana sih hidup di Inggris.
Durasi Summer 2014 Portfolio Program ini adalah 3 minggu.
Kegiatan selama 3 minggunya bisa kamu liat di tabel berikut~



Majalah Vogue dikenal sebagai fashion magazine elit terkenal dunia. Jadi, bayangkan seperti apa jadinya jika majalah prestisius ini mendirikan sebuah sekolah fashion.
Tentu saja hasilnya akan sangat mengagumkan karena para pengajarnya sendiri adalah orang-orang yang sangat berpengalaman dalam bidang fashion dengan level keahlian tingkat dunia pula.
Seperti itulah mungkin yang bisa dirasakan para peserta Vogue Fashion yang berlangsung 10 minggu di Condé Nast College of Fashion & Design yang bermarkas di Soho, London, hanya beberapa menit dari Vogue House.
Penasaran seperti apa?
Berikut tuturan salah satu peserta kursus fashion elit tersebut.
Aku merasa berantakan saat aku berjalan melalui pintu Condé Nast College of Fashion & Design. Pakaian yang aku kenakan, yang mana telah aku pilih dengan sangat cermat di bawah keremangan cahaya lampu kamarku tadi malam, terasa tidak nyaman dan sangat lusuh di bawah terangnya lampu Vogue.
Pintu masuk aula didominasi oleh cermin, yang menciptakan ilusi, ruangan dengan pencahayaan cukup. Ketika aku berdiri di tengah ruangan, dan dikelilingi oleh refleksi diri yang tidak terlalu terawat, saya seolah ditegur oleh sang cermin yang dengan sopannya mengingatkan kepada mahasiswa untuk tidak ke sekolah dengan jins atau kemeja yang bernoda.
Secara resmi dikenal sebagai Level 4 Sertifikat OCN Eastern Region in Fashion (Vogue) (QCF), kursus singkat berbayar £ 6600 termasuk PPN ini, merupakan gagasan Nicholas Coleridge, presiden Conde Nast International.
Kalau tertarik untuk program 1 tahun, maka harus menyiapkan biaya sebesar £ 19.560 termasuk PPN yang dimulai pada Oktober 2013.
Program ini mencakup hal-hal sebagai berikut:
Ruang kuliah utama, di mana industri fashion ternama berkumpul untuk pembukaan sekolah ini, lampunya agak temaram, dengan layar interaktif yang menghiasi dinding putihnya yang tanpa cela. Pintu cermin berpanel mengingatkan saya sekali lagi akan penampilanku.
Saat kemudian aku diperkenalkan kepada siswa lainnya, aku bersiap diri dan menganggap siswa lainnya itu tak ubahnya seperti kawanan angsa cantik kekurangan gizi dalam balutan sweater Burberry dan Chanel.
Nyatanya semua orang di situ sangat ramah dan menyenangkan. Semuanya tampak sungguh-sungguh dan penuh harapan, mengingatkanku saat dulu aku mulai belajar filsafat. Dengan usia antara 18 – 32, ada pertemanan yang sesungguhnya aku temukan di antara mereka. Meskipun lebih dari separuh siswa berasal dari Inggris dan Eropa, beberapa di antaranya telah melakukan perjalanan jauh seperti ke Amerika Serikat, Meksiko, Amerika Selatan, Timur Tengah, Timur Jauh, Turki, Eropa Timur dan Australia untuk belajar. 45 peserta program 10 minggu Vogue ini berasal dari 23 negara yang berbeda. Salah satu yang termuda adalah Alice Carver dari London yang masih berusia 19 tahun. Alice baru lulus sekolah. Dia memutuskan untuk mengambil program 10 minggu untuk mengisi kesenjangan yang ada sementara dia memutuskan jalur karir apa yang dia ingin tempuh.
“Universitas di Inggris berbiaya £ 9.000 per tahun. Aku tidak ingin pergi ke universitas selama tiga tahun dan mempelajari subjek kemudian tidak saya geluti, “katanya.
“Menyenangkan sekali berada di sekitar orang-orang yang memiliki kesukaan yang sama. Semua orang ingin berada di sini, tidak ada yang berbuat-buat untuk belajar. Tak ada persaingan. Setiap orang mendukung apa yang orang lain lakukan dan pengalaman apa yang orang lain miliki.
Secara keseluruhan, kursus singkat di Vogue benar-benar membuka mata fashionku dan memantik banyak ide serta mendatangkan inspirasi.
Para pengajar dengan tepat mengajarkan apa-apa yang harus dilakukan para peserta untuk memasuki dunia fashion yang eksklusif. Sungguh ini sebuah pengalaman yang sangat berharga dan aku merasa beruntung telah mengikuti program ini.
Itulah bocoran singkat dari seorang peserta program i Level 4 Sertifikat OCN Eastern Region in Fashion (Vogue) (QCF).
Buat kalian yang punya hati dengan dunia fashion, kalian bisa coba cek artikel ini juga:






