Apakah Media Sosial Mengubah Hidup Anda?

bm.uma.ac.jpg

Saat Anda mengeluarkan ponsel untuk mengambil foto, apakah Anda berencana membagikannya di media sosial? Mengapa begitu penting bahwa orang – yang sebagian besar belum pernah Anda temui – melihat hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari Anda?

“Saya ingin orang berpikir tentang betapa anehnya kami memposting foto pengalaman kami hanya untuk ‘suka’ dan ‘bagikan’ – dan kemudian kecewa jika kami tidak mendapatkan cukup,” kata Tyler Shores, Manajer dari Program ThinkLab Cambridge.

“‘Poin internet’ ini tidak dapat ditukar dengan apa pun – selain untuk meningkatkan harga diri.”

Tyler Shores tertarik pada peran teknologi digital dalam kehidupan kita sehari-hari. Dia dulu bekerja di Google menganalisis perilaku pengguna online; sekarang dia beralih ke akademisi dan meneliti gangguan digital. Dia terkejut betapa sedikitnya orang yang tahu tentang cara kerja media sosial dan bagaimana hal itu memengaruhi mereka.

“Faktanya adalah ketika kita menggunakan media sosial kita sedang dilacak dan kita dimanipulasi. Saya ingin kami berpikir tentang bagaimana kami mengukur pengalaman kami dengan cara yang tidak bergantung pada kami – ini didasarkan pada algoritme dan orang lain, ”katanya.

“Kita tidak bisa mendasarkan harga diri kita pada sesuatu yang sebagian besar di luar kendali kita.”

Shores mengatakan bahwa Instagram telah bereksperimen dengan menyembunyikan tombol ‘suka’ karena pengguna terobsesi dengan jumlah suka yang diterima postingan mereka – beberapa sampai ke titik bunuh diri jika mereka tidak merasa cukup. “Ada logika biner di media sosial. Tetapi tidak semua hal dalam hidup ini jelas ya atau tidak – suka atau tidak suka, dibagikan atau tidak dibagikan. Saya khawatir kita akan melupakan ambiguitas, “katanya.

Pemilu AS baru-baru ini menyoroti maksudnya. “Saya memiliki lebih banyak argumen media sosial dengan orang-orang yang secara ideologis sejalan dengan saya daripada orang lain,” katanya. “Sering kali jika Anda tidak sepenuhnya berada di pihak saya, Anda adalah bagian dari masalah. Ini belum tentu merupakan hal baru, tapi saya merasa hal itu telah meningkatkan seberapa sering kita melakukan ini sekarang. “

Seperti banyak lainnya, Shores juga menggunakan media sosial dengan cara lain selama pemilu AS. “Saya mungkin memeriksa berita ribuan kali,” katanya. “Tapi seberapa sering berita benar-benar baru ketika Anda memeriksanya? Kami terus mencari hal-hal baru dan menarik. Itu tidak selalu buruk, tapi saya ingin kita menyadari berapa banyak waktu yang kita habiskan untuk itu. Berapa lama waktu yang kita perlukan untuk melakukannya? ”

Belum lama ini berita datang hanya dua kali sehari, di koran pagi dan sore serta buletin. Siklus berita 24 jam kami saat ini hanyalah salah satu contoh dari konsumsi informasi kami yang terus meningkat, yang menurut Shores berkontribusi pada epidemi tersembunyi dari ‘ketidakseimbangan digital’.

“Kami menghabiskan begitu banyak waktu di layar sekarang – semua orang kesulitan,” katanya. “Pandemi berarti kami tidak dapat berinteraksi dengan orang secara normal; kita terikat pada media sosial karena itu adalah garis hidup kita ke seluruh dunia saat ini. “

Sumber: cam.ac.uk

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Beasiswa S1, S2, dan S3 di Universitas Shanghai

Sumber: m.cucas.jpg

Pemerintah Shanghai, China tahun ini kembali membuka penawaran beasiswa studi bagi mahasiswa internasional melalui Shanghai Government Scholarship (SGS). Beasiswa ini dapat dimanfaatkan untuk studi mulai dari jenjang S1, S2, maupun S3 di berbagai universitas di Shanghai. Salah satunya jika Anda berminat belajar di Shanghai University. Ada dua jenis beasiswa yang bisa dilamar melalui progam SGS ini. Yakni beasiswa penuh (Tipe A) dan beasiswa parsial (Tipe B).

Penerima beasiswa penuh (Tipe A) akan dibebaskan dari biaya kuliah di Shanghai, gratis akomodasi untuk asrama kampus atau subsidi perumahan senilai CNY 700 per bulan untuk jenjang S1/S2 dan CNY 1.000 per bulan untuk program S3, serta mendapatkan tunjangan hidup bulanan sebesar RMB 2500/bulan untuk S1, RMB 3000/bulan untuk S2, dan RMB 3500/bulan untuk S3. Selain itu, disediakan pula asuransi kesehatan komprehensif bagi mahasiswa internasional di China.

Sementara, bagi penerima beasiswa parsial atau parohan (Tipe B), mereka akan dibebaskan dari biaya kuliah di Shanghai serta memperoleh asuransi kesehatan komprehensif untuk mahasiswa internasional di China. Bedanya, penerima beasiswa parsial ini tidak mendapatkan tunjangan hidup bulanan dan akomodasi asrama kampus sebagaimana beasiswa penuh.

Durasi beasiswa berlangsung selama 4 – 5 tahun untuk program sarjana, 2 – 3 tahun untuk program master, dan 3 – 4 tahun untuk program doktor.

Yang menarik dari beasiswa Pemerintah Shanghai ini, pelamar bisa mendaftar untuk semua jurusan di program S1, S2, maupun S3.

Persyaratan:
1. Bukan warganegara China dengan paspor biasa yang valid serta memiliki kesehatan yang baik2. Pelamar yang studi untuk gelar sarjana (S1) harus berusia tidak lebih dari 25 tahun serta telah memperoleh ijazah sekolah menengah (SMA/sederajat)3. Pelamar yang studi untuk gelar master (S2) tidak boleh dari 35 tahun dan telah memperoleh gelar sarjana4. Pelamar yang studi untuk gelar PhD (S3) harus berusia tidak lebih dari 40 tahun serta telah memperoleh gelar master
5. – Persyaratan bahasa untuk program kuliah berbahasa China (sertifikat HSK):
   1) HSK 5 di atas 180 untuk Seni
   2) HSK 5 di atas 180 untuk Sains atau Teknik
   3) HSK 5 di atas 180 untuk Ekonomi dan Manajemen
   4) HSK 5 di atas 240 untuk Humaniora
– Persyaratan bahasa untuk program kuliah berbahasa Inggris:
   1) Bahasa Inggris adalah bahasa native atau bahasa resmi
   2) IELTS (A) 6.5 atau lebih; TOEFL IBT 90 atau lebih; atau tes kemampuan bahasa Inggris lainnya yang diakui internasional dengan skor setara dan menyertakan bukti sertifikat
6. Tidak sedang menerima beasiswa lain saat mendaftar

Dokumen aplikasi:
1. Salinan paspor
2. Pasfoto ukuran 1 inch, latar belakang biru, format JPG, ukuran kurang 100KB
3. Video selfie (Video perkenalan diri dan rencana studi di China (dalam 50M, avi, mov, mp4, semua diterima). Bahasa video tergantung pada bahasa pengantar jurusan yang dipilih (Inggris atau China))
4. Ijazah dan transkrip akademik (disertakan terjemahan resmi berbahasa Inggris atau China yang disahkan notaris jika bahasa aslinya berbahasa Indonesia)5. Kartu Rapor Sekolah dari semua matapelajaran selama periode studi jenjang terakhir
6. Salinan sertifikat keterampilan bahasa (HSK, IELTS, atau IBT TOEFL)
7. Dua surat rekomendasi: ditulis dalam bahasa Inggris atau China oleh dua orang profesor atau associate profesor berbeda disertai tandatangan dan kontak8. Supervisor Acceptance Letter (Pelamar harus memilih supervisor secara online serta memperoleh surat penerimaan yang ditandatangan dan kemudian mengunggah secara online. Setiap tanda tangan palsu akan menyebabkan diskualifikasi beasiswa dan penerimaan. (Harap dicatat bahwa tidak diharuskan untuk memilih supervisor untuk program Magister berikut: School of Economics, MBA center, dan SILC Business School. Perguruan tinggi akan mengatur segera setelah mereka mendaftar di Universitas Shanghai.)
9. Rencana studi atau proposal riset di China: ditulis dalam bahasa Inggris atau China, tidak kurang dari 800 kata termasuk capaian riset sejauh ini, alasan memilih SHU, rencana studi dan penelitian, rencana karir ke depan, dll.
10. Lain-lain (mengacu standar departemen)
   a. Publikasi makalah akademik: Pelamar yang mendaftar PhD di School of Management harus memiliki latarbelakang manajemen atau sains dan teknik serta sudah mempublikasikan sekurangnya satu makalah akademik di jurnal SCI atau SSCI saat mendaftar
   b. Pelamar jurusan seni harus menyertakan sekurangnya dua contoh karya seni
   c. Pelamar jurusan musik harus menyertakan video dan audio yang berhubungan dengan jurusan 11. Sertifikat penghargaan
*Ctt: Dokumen yang tidak dalam bahasa China atau Inggris harus disertai terjemahan kedalam bahasa tersebut dari notaris atau departemen. Semua dokumen aplikasi discan ketika mendaftar.

Pendaftaran:
Pendaftaran beasiswa di Shanghai University melalui program SGS dilakukan secara online. Pelamar terlebih dahulu melengkapi aplikasi online untuk beasiswa yang tersedia di laman study.edu.sh.gov.cn/en/ise Silakan pilih Shanghai University pada pilihan kampus, kemudian jenjang studi yang dilamar, serta jenis beasiswa yang dipilih (Tipe A). Nantinya Anda akan diarahkan untuk melengkapi formulir aplikasi online, serta mengunggah dokumen aplikasi beasiswa.

Selanjutnya lengkapi juga aplikasi online untuk pendaftaran kuliah ke Shanghai University (SHU) di laman apply.shu.edu.cn. Biaya pendaftaran kuliah RMB500. Sebelum mengajukan aplikasi, pelamar perlu membuat akun terlebih dahulu di laman tersebut.

Pendaftaran online beasiswa dibuka mulai 8 Januari 2021 s/d 15 Mei 2021. Khusus di School of Economics, deadline beasiswa 30 April 2021. Komite Beasiswa Shanghai University akan meninjau materi aplikasi dan menentukan daftar kandidat beasiswa. Hasil seleksi beasiswa akan diberitahukan melalui laman Shanghai University di atas pada pertengahan atau akhir Juni 2021.

Sumber: beasiswapascasarjana.com

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Beasiswa S1 Google (Generation Google Scholarship)

Sumber: myjobmag.jpg

Program beasiswa Google, Generation Google Scholarship, kembali hadir untuk kawasan Asia Pasifik. Salah satu yang mendapat kesempatan mengikuti beasiswa ini adalah mahasiswa dari Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Generation Google Scholarship merupakan beasiswa kuliah yang ditujukan bagi mahasiswi sarjana (S1) yang baru diterima kuliah, baik yang berada di tahun pertama kuliah, maupun yang sudah menginjak tahun kedua.

Tepatnya, beasiswa Google satu ini khusus diberikan bagi perempuan yang mengambil jurusan ilmu komputer atau bidang yang berhubungan erat dengan komputer. Nah, bila Anda seorang mahasiswi yang sedang mengambil keahlian tersebut, beasiswa Google 2021 layak Anda coba.

Di tahun akademik 2021 – 2022, Google menyediakan beasiswa senilai $1.000 (±Rp 14,4 juta) untuk masing-masing pemenang. Beasiswa tersebut bisa Anda pergunakan untuk membayar biaya kuliah, beli buku, perlengkapan kuliah, serta peralatan lainnya yang diperlukan untuk kegiatan kuliah.

Pemberian beasiswa didasarkan pada penilaian kekuatan komitmen kandidat atas keragaman, kesetaraan, inklusi, kepemimpinan yang ditunjukkan, serta kinerja akademis.

Persyaratan:
1. Perempuan
2. Saat ini terdaftar sebagai mahasiswa penuh waktu untuk tahun akademik 2021-2022
3. Mahasiswa tahun pertama atau kedua pada program sarjana di universitas terakreditasi di salah satu negara/kawasan Asia Pasifik berikut:
   ▪ India
   ▪ Taiwan
   ▪ Asia Tenggara +: Bangladesh, Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Mongolia, Myanmar, Nepal, Pakistan, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Thailand dan Vietnam
4. Mempelajari ilmu komputer, atau bidang teknis yang terkait erat
5. Memperlihatkan catatan akademis yang kuat
6. Memperlihatkan kepemimpinan serta menunjukkan semangat untuk meningkatkan representasi kelompok yang kurang terwakili dalam ilmu komputer dan teknologi

Dokumen aplikasi:
1. Copy PDF CV / resume (jika ada, harap masukkan posisi kepemimpinan, kegiatan ekstrakurikuler, dan keberagaman, kesetaraan, dan upaya inklusi di resume Anda)
2. Copy PDF transkrip akademik terbaru saat ini (tidak resmi dapat diterima)
3. Copy PDF dua jawaban singkat Anda dari dua pertanyaan essai di bawah (maksimum 400 kata per jawaban essai)

Pendaftaran:
Permohonan beasiswa Google 2021 dilakukan secara online. Sebaiknya Anda telah memiliki akun Google (gmail) terlebih dahulu sebelum mendaftar, karena pelamar nantinya akan diarahkan ke akun Google sebelum mengisi formulir aplikasi.

Jika telah tersedia, silakan lengkapi juga dokumen aplikasi yang diminta di atas. Format PDF. Untuk pertanyaan essai silakan lihat di bawah.

Berikutnya buka laman Generation Google Scholarship. Kemudian klik ‘Apply Now’ untuk memulai mendaftar. Lengkapi formulir yang diminta.

Selain harus mengunggah dokumen aplikasi yang diminta di atas, pelamar juga perlu melengkapi Google Online Challenge (Undangan untuk tantangan ini akan dikirim 5-7 hari kerja setelah batas waktu pendaftaran).

[e] generationgoogle-apac@google.com
[w] https://buildyourfuture.withgoogle.com

Sumber: beasiswapascasarjana.com

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

50 program MBA terbaik di dunia dan berapa biayanya (Bagian 3)

Lulusan Indiana (Kelley) mendapatkan gaji pasca kelulusan rata-rata $100K hingga $110K.

Indiana University Campus Kelley School Business Building

Lokasi: Bloomington, IN

Uang sekolah: $50K – $60K

Lulusan NUS mendapatkan gaji pasca kelulusan rata-rata $90K hingga $100K.

National University of Singapore (NUS)

Lokasi: Singapura

Uang sekolah: $40K to $50K

Lulusan Boston (Questrom) mendapatkan gaji pasca kelulusan rata-rata $90K hingga $100K.

Boston University Questrom campus

Lokasi: Boston, MA

Uang sekolah: $110K – $120K

Lulusan ESSEC mendapatkan gaji pasca kelulusan rata-rata $90K hingga $100K.

ESSEC_campus_cergy

Lokasi: Paris, Prancis / Singapura

Uang sekolah: T/A

Lulusan Erasmus (Rotterdam School of Management) mendapatkan gaji pasca kelulusan rata-rata $90K hingga $100K.

Rotterdam_School_of_Management_Erasmus_University_Campus_summer

Lokasi: Rotterdam, Belanda

Uang sekolah: $50K – $60K

Lulusan USC (Marshall) mendapatkan gaji pasca kelulusan rata-rata $120K hingga $130K.

USC Marshall

Lokasi: Los Angeles, CA

Uang sekolah: $110K – $120K

Lulusan Melbourne mendapatkan gaji pasca kelulusan rata-rata $100K hingga $110K.

The_University_of_Melbourne.JPG

Lokasi: Melbourne, Australia

Uang sekolah: $100K – $110K

Lulusan Kopenhagen mendapatkan gaji pasca kelulusan rata-rata $70K hingga $89K.

Copenhagen Business School

Lokasi: Kopenhagen, Denmark

Uang sekolah: $50K – $60K

Lulusan CEIBS mendapatkan gaji pasca kelulusan rata-rata $50K hingga $80K.

china europe international business school ceibs

Lokasi: Shanghai, Tiongkok

Uang sekolah: $60K – $70K

Lulusan IMD mendapatkan gaji pasca kelulusan rata-rata $130K hingga $140K.

The International Institute for Management Development (IMD)

Lokasi: Lausanne, Swiss

Uang sekolah: $60K – $70K

Sumber: businessinsider.com

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

64 Startup Edtech teratas yag mengubah Pendidikan Tinggi saat ini (Bagian 4)

Jolt: Kelas langsung berbasis langganan

Jolt

Total pendanaan yang terkumpul: $23,3 juta (dua putaran unggulan, Seri A pada Januari 2020)

Program bisnis berbasis langganan dengan kelas langsung dan interaktif yang diajarkan oleh para ahli kelas dunia. Kelas disesuaikan untuk memungkinkan diskusi dan kolaborasi kelompok dengan hingga 18 profesional lainnya.

Hivebrite: Platform manajemen komunitas alumni

Hivebrite

Total pendanaan yang terkumpul: $23,1 juta (terbaru putaran Seri A $20 juta pada Januari 2020)

Solusi perangkat lunak sebagai layanan (SaaS) all-in-one untuk membantu bisnis membangun dan mengelola situs komunitas mereka sendiri. Versi pendidikan memungkinkan universitas untuk meningkatkan statistik penempatan alumni, memfasilitasi penggalangan dana, menumbuhkan rasa memiliki, dan menawarkan analisis waktu nyata tentang komunitas alumni.

InterviewBit: Persiapan wawancara teknologi

InterviewBit

Total pendanaan yang terkumpul: $21,5 juta (putaran Seri $20 juta terbaru pada Januari 2020)

Platform ini membantu pemrogram atau lulusan baru dengan serangkaian pertanyaan wawancara coding untuk berbagai teknologi atau perusahaan (termasuk Amazon, Microsoft, Facebook, dan Google), serta menghubungkan lulusan ke perusahaan.

Busuu: Pembelajaran bahasa dengan rencana belajar yang dipersonalisasi

Busuu

Total pendanaan yang terkumpul: €14 juta ($16,7 juta)

Aplikasi pembelajaran bahasa dengan lebih dari 1.000 pelajaran yang dibuat oleh ahli bahasa ahli, ditingkatkan dengan teknologi pembelajaran mesin seperti rencana belajar yang dipersonalisasi dan pengenalan ucapan. Terhubung dengan penutur asli memberikan masukan instan tentang pelajaran lisan dan tertulis. Menawarkan pelajaran dalam 12 bahasa berbeda.

BibliU: Platform eTextbook

BibliU

Total pendanaan yang terkumpul: $16,2 juta ($10,6 juta Seri A pada bulan April dan Agustus 2020)

Awalnya berasal dari University of Oxford Innovation Fund, BibliU yang berbasis di London telah mengembangkan platform eTextbook modern yang terintegrasi sepenuhnya dengan sistem perpustakaan dan universitas untuk mengisi celah di pasar e-reading dan e-distribution. Dengan dukungan dari lebih dari 130.000 universitas di Inggris dan AS, sistem ini bertujuan untuk memberikan alat yang mudah kepada siswa untuk belajar, termasuk pencarian instan dalam konten dan gambar.

Class for Zoom (ClassEDU): Perangkat lunak kelas virtual

Class for Zoom

Total pendanaan yang terkumpul: $16 juta (putaran awal pada September 2020)

Pengembang perangkat lunak kelas virtual yang membantu guru memulai tugas langsung, kuis, dan tes untuk siswa. Sistem bertujuan untuk mengisi kesenjangan antara apa yang dapat dilakukan guru di ruang kelas langsung dalam lingkungan virtual, seperti absensi, presentasi kelompok tuan rumah dan diskusi satu lawan satu, menonton video, dan banyak lagi. Saat ini dalam akses awal.

Osso VR: Pelatihan realitas virtual untuk para profesional kesehatan

Osso VR

Total pendanaan yang terkumpul: $16 juta (terbaru $14 juta Seri A)

Platform pelatihan realitas virtual yang memungkinkan ahli bedah dan profesional perawatan kesehatan lainnya mempelajari dan meninjau prosedur medis. Perusahaan tersebut mengatakan platform tersebut digunakan oleh lebih dari 20 rumah sakit pendidikan dan 11 perusahaan perangkat medis di 20 negara. Johnson & Johnson Institute baru-baru ini meluncurkan kemitraan dengan Osso VR untuk menyediakan headset dan sistem bagi dokter di seluruh dunia.

ABA English: 1.500 Kelas bahasa Inggris langsung

ABA English

Total pendanaan yang dikumpulkan: $15,4 juta (terbaru putaran ventura $12 juta pada Mei 2016)

Platform online yang mengajarkan bahasa Inggris dengan lebih dari 1.500 kelas langsung di seluruh dunia dengan tarif tetap. Didirikan pada tahun 2006, perusahaan ini bertujuan untuk menemukan kembali cara orang belajar bahasa Inggris melalui penggunaan video. Platform ini menggabungkan teknologi dengan metode alami yang unik dan interaksi manusia dengan guru dan tutor bersertifikat.

Engageli: Meningkatkan dan melacak keterlibatan siswa secara online

Engageli

Total pendanaan yang terkumpul: $14,5 juta (putaran awal pada Oktober 2020)

Platform pembelajaran digital yang memungkinkan institusi pendidikan tinggi untuk memberikan pengalaman belajar yang inklusif dan menarik kepada siswa sambil juga mengintegrasikan dengan manajemen pembelajaran dan sistem informasi siswa yang ada. Penggerak keterlibatan bawaan mencakup kuis, jajak pendapat, dan berbagi konten. Sistem melacak aktivitas siswa baik secara individu maupun kelompok, memberikan instruktur wawasan secara real time dan setelah kelas berakhir.

AstrumU: Jalur karir prediktif

AstrumU

Total pendanaan yang terkumpul: $13,2 juta (terbaru adalah $7,7 juta putaran Seri A pada Juli 2020)

Bertujuan untuk menutup kesenjangan antara pendidikan dan industri dengan membantu siswa, perguruan tinggi, universitas, dan pemberi kerja mengidentifikasi jalur yang paling dapat diprediksi untuk diambil dari pendidikan ke pekerjaan berdampak tinggi. Perusahaan memberikan skor pembelajaran individu prediktif untuk setiap pelajar seumur hidup sehingga mereka dapat berinvestasi dalam pengalaman pendidikan untuk memaksimalkan hasil sambil membuka peluang bagi semua orang melalui bidang permainan yang setara.

Teachable: 100.000 Guru dan Pelatih

Teachable

Total pendanaan yang terkumpul: $12,5 juta (terbaru putaran Seri A $4 juta pada bulan April 2018)

Kegunaan: Lebih dari 100.000 pembuat menggunakan Teachable untuk berbagi pengetahuan mereka. Teachable memungkinkan siapa saja untuk membuat kursus online atau bisnis pembinaan dengan platform all-in-one yang kuat, namun sederhana. Peserta didik dapat membayar kursus atau mengambil kursus gratis melalui platform.

Sumber: businessinsider.com

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Anak-anak di Amerika ingin terkenal di YouTube dan anak-anak di China ingin pergi ke luar angkasa

youtuber influencer tiktok selfie

Neil Armstrong menjadi panutan di mata anak-anak di mana pun 50 tahun yang lalu ketika ia menjadi orang pertama yang berjalan di bulan pada 20 Juli 1969.

Anak-anak dalam survei baru-baru ini, bagaimanapun, lebih cenderung bercita-cita menjadi bintang YouTube berikutnya daripada orang berikutnya di luar angkasa. Survei, yang dilakukan oleh Harris Poll atas nama Lego, menemukan bahwa anak-anak di AS dan Inggris 3 kali lebih mungkin ingin menjadi YouTuber atau vlogger daripada astronot ketika mereka dewasa.

Survei tersebut meminta 3.000 anak berusia 8 hingga 12 tahun untuk memilih dari lima profesi untuk menjawab apa yang mereka inginkan ketika mereka besar nanti: astronot, musisi, atlet profesional, guru, atau vlogger / YouTuber. Meskipun pilihan teratas di antara anak-anak di AS dan Inggris adalah vlogger / YouTuber, 56% anak-anak di China mengatakan mereka ingin menjadi astronot.

harris poll lego survey youtubers over astronauts

Survei daring nonprobabilitas dilakukan untuk memperingati ulang tahun ke-50 pendaratan manusia pertama di bulan. Jajak pendapat tersebut mensurvei 3.000 anak, usia 8 hingga 12 tahun, dibagi rata antara AS, Inggris, dan China.

Meskipun hasil survei tidak dapat diterapkan untuk semua anak, hasil tersebut mencerminkan tren yang terlihat di antara Generasi Z. Sebagaimana terbukti pada VidCon tahun ini, konferensi tiga hari tentang video online, diperkirakan 75.000 remaja dan orang tua mereka muncul untuk mendengar dari YouTuber favorit mereka.

“Setiap kali saya pergi ke sekolah, hal yang paling banyak dikatakan dari 90% anak-anak adalah, ‘Saya ingin menjadi YouTuber,'” kata YouTuber DeStorm Power. “Mereka ingin menjadi bintang media sosial.”

Sumber: businessinsider.com

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami