10 Tanda Kamu Bekerja Terlalu Keras dan Bagaimana Menghentikannya

hard-work Menjadi seorang pekerja keras tentu bukanlah sebuah masalah malahan sangat bagus, namun akan menjaadi masalah jika kamu mulai sulit tidur, makan tidak teratur, meninggalkan hobi dan kesenanganmu, tidak memiliki waktu berkumpul dengan teman-teman dan keluarga, atau bahkan kamu terobsesi untuk bekerja siang dan malam. Kalau sudah sampai seperti itu… hati-hati aja guys, jangan kaget jika tiba-tiba kamu akan berakhir di rumah sakit atau di pengacara. Untuk itu kamu perlu menyadari tanda-tanda umum kalau kamu sudah bekerja terlalu berat dan bagaimana mengatasi masalah tersebut. Nah, buat kamu-kamu para pekerja sebaiknya cek deh tanda-tanda dibawah ini apakah kamu termasuk ke dalam golongan pekerja terlalu keras atau tidak.

1. Kamu terikat dengan beban kerja

workload-overload-w6272 Maksudnya terikat dengan beban kerja di sini maksudnya adalah kamu benar-benar terikat dengan pekerjaan yang kamu lakukan. Kamu sampai tidak bisa ambil cuti karena takut jika pekerjaan tersebut akan terbengkalai jika tidak ada kamu. Parahnya lagi, kamu berpikir bahwa seluruh alam semesta memerlukan keberadaanmu untuk bisa merjalan sesuai kodratnya. Jika sudah sampai tahap seperti ini maka sebaiknya kamu mulai mencari orang yang kamu percaya bisa mengerjakan pekerjaanmu lebih baik dari yang kamu lakukan. Mereka akan meringankan beban pekerjaanmu dan mengurangi tingkat kesetresan yang kamu alami.

2. Tidak bisa bertingkah manis

Bossy         

Kamu terlalu sibuk menuntut dan memarahi orang-orang disekitarmu jika mereka melakukan kesalahan. Sebenarnya itu adalah pelarian dari perasaan stress yang sedang kamu alami. Sebaiknya kamu mencoba untuk tidak terlalu banyak menuntut, karena menuntut berbagai macam hal tidak akan membuatmu merasa lebih nyaman. Cobalah untuk mengucapkan terima kasih setelah bawahanmu menyelesaikan sebuah pekerjaan. Memberikan apresiasi kepada seseorang justru akan memberikan aura positif yang akan menambah energi positif pada diri kamu.

3. Terkurung dalam sebuah lingkaran

Stress-at-work Terkurung dalam sebuah lingkarang disini maksudnya adalah kamu menghabiskan seluruh waktu yang kamu miliki untuk selalu fokus terhadap pekerjaanmu hingga akhirnya kamu stress sendiri dan tidak bisa bekerja dengan maksimal. Hal ini karena kamu terkurung dalam sebuah lingkaran yang membuat kamu selalu berputar-putar di tempat yang sama dan tidak bisa memperoleh ide segar. Cobalah untuk mengurangi tingkat kekompleksifitasan kamu untuk mengurangi tingkat stress. Saat kamu sudah tidak merasa stres lagi ataupun sudah tidak terlalu tertekan maka fokus akan datang lebih mudah.

4. Sangat senang saat mendapatkan email

youve-got-mail1 Mendapatkan email atau pesan memang terkadang bisa mengurangi penat namun hal tersebut juga bisa menjadi pedang bermata dua lho guys. Ketidakdisiplinan kamu terhadap email/pesan ini terjadang justru membuat kamu stress dan tidak bisa fokus. Untuk itu biasakan untuk membuat waktu khusus untuk mengecek email.pesan yang kamu dapat, sehingga jadwal kamu jadi lebih teratur.

5. Mengasihani diri sendiri

self-pity Jika kamu mulai mengasihani diri sendiri dan merasa kurang dihargai maka cobalah untuk mengubah cara padangmu terhadap lingkunganmu, minimal merubah sikap mengasihani diri dengan rasa syukur. Lebih baik lagi jika kamu bisa membantu orang lain yang lebih kurang beruntung dibanding kamu.

6. Selalu terlambat

109726919 Saking sibuknya dengan pekerjaan, kamu jadi sering terlambat menghadiri suatu pertemuan. Cobalah untuk berkomitmen bahwa kamu akan datang lebih awal untuk setiap pertemuan atau acara dan memberitahukannya kepada orang lain. hal ini akan memaksa kamu untuk mengurangi kegiatan-kegiatan yang akan membuat kamu terlambat.

7. Tidak pernah istirahat mental

get-some-rest Jika kamu sudah benar-benar larut dalam pekerjaan maka bisa dipastikan kamu hampir tidak pernah memberikan istirat mental terhadap dirimu sendiri. Memaksakan tubuh dan pikiran untuk terus menerus bekerja tentu saja bukanlah hal ynag baik. sekali-sekali kamu perlu memberikan istirahat untuk tubuh dan juga pikiranmu misalnya dengan berlibur.  

8. Tidak bisa terlepas dari telepon

using-smartphone Bahkan saat kamu sedang berkumpul dengan teman-teman ataupun keluarga, kamu masih sibuk dengan telepon ditanganmu. Cobalah untuk menghentikan kebiasaan yang satu ini, berikanlah waktu terhadap dirimu sendiri untuk terlepas dari telepon-telepon yang berkaitan dengan pekerjaan.

9. Tidak mungkin meraih kebahagiaan

employee-happiness-750x422 Saat kamu mulai pesimis untuk tidak bisa memperoleh kesenangan atau kebahagiaan, yang perlu kamu lakukan hanya merubah pola pikirmu. Kamu akan merasa bahagia jika kamu memang ingin bahagia meskipun penghasilan tidak terlalu tinggi, makanan tidak cukup baik, rumahpun tidak cukup besar, namun asalkan kamu bisa merubah pola pikirmu menjadi “kamu telah memiliki semua yang kamu butuhkan” maka kamu akan merasakan kebahagiaan tersebut.

10. Kamu hidup di masa lalu atau masa depan

forgetting-the-past-and-pressing-forward031214 Kamu senang sekali bernostalgia dengan menceritakan masa-masa kejayaanmu di masa lalu. Dibandingkan menceritakan hal-hal di masalalu akan lebih baik jika kamu menikmati apa yang ada saat ini dan apa yang akan kamu raih di masa depan. Hal ini akan membuatmu merasa lebih baik. Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Kebiasaan Buruk Saat Kuliah yang Harus Kamu Ubah dari Sekarang Saat Mulai Terjun di Dunia Kerja

hire-me-hat

Suatu hari saat kamu sudah lulus kuliah, setelah melewati hari-hari yang tidak jelas menunggu panggilan pekerjaan setelah melamar dibanyak tempat, hingga akhirnya kamu mendapatkan panggilan untuk wawancara. Setelah lolos, semuanya berakhir. Kamu jadi karyawan dengan pekerjaan yang sama dari awal sampai akhir denga kehidupan yang statis dan tidak dinamis.

Hidup mapan dengan gaji tetap menjadi dambaan setiap mahasiswa yang baru lulus. Ada beberapa hal yang musti kamu perhatikan nih setelah menjadi karyawan karena masa transisi dari mahasiswa menjadi karyawan itu sangat halus loh. Kebanyakan mahasiswa tidak bisa mengubah kebiasaan lamanya saat sudah memasuki dunia kerja. Membawa kebiasaan kuliah ke dalam dunia pekerjaan adalah hal yang salah. Untuk memperbaiki dan mempersiapkan diri menjadi karyawan, mulailah berpikir untuk menghindari beberapa kebiasaan buruk kamu saat kuliah, cekidot….

 

Berhenti menjadi mahasiswa yang kecanduan dengan facebook

facebook-addict

Facebook memang sudah seperti kebutuhan primer lainnya bagi manusia di abad millennium. Apa yang dilakukan dan dirasakan harus dipublikasi. Berfoto dan memperlihatkannya di internet sudah menjadi hal yang lazim atau bahkan sebuah keharusan? Bisa jadi. Facebook sendiri sangat lekat dengan mahasiswa. Mereka berinteraksi dengan semua temannya di sana sampai-sampai kecanduan. Mungkin itu tidak masalah jika dilakukan saat masih kuliah tapi akan menjadi masalah besar jika kamu masih kecanduan Facebook saat bekerja. Bos kamu tentu tidak akan membayar kamu untuk menghabiskan waktu bermain Facebook kecuali jika kamu memang sedang bekerja untuk Facebook. Itu sebuah pengecualian. Selama kuliah, mungkin kamu sudah terbiasa menuangkan apa yang kamu pikirkan dan rasakan di ruang publik seperti Facebook tanpa rasa malu. Namun, saat sudah memasuki dunia kerja, sebaiknya kamu menunda untuk bermain Facebook apalagi saat jam kerja.

 

Tinggalkan “Karir” Olahraga anda

Stormy Weather

Kamu mungkin diakui sebagai kapten yang terkenal berprestasi di kampus. Kamu juga bangga dengan karir olahragamu di sana layaknya kamu menguasai kampus, tapi dunia kerja adalah tempat yang berbeda. Kamu tidak mungkin akan tetap dikenal sebagai mahasiswa yang keren karena kamu akan bertemu dengan orang-orang baru yang baru mengenal kamu. Menjadi bintang lapangan tidak akan bisa membawamu terus menerus berada di puncak. Dunia kerja yang baru akan membutuhkan sedikit adaptasi dimana kamu tidak akan bisa membawa-bawa dunia kampusmu yang mungkin cemerlang. Bahkan, kamu harus membangun nama dan reputasi baru di dunia kerja. Tentunya bukan reputasi sebagai atlet cemerlang, namun pekerja yang beprestasi.

 

Hindari kehidupan malam

the_jaya_pub

Berdansa dan bersenang-senang di club atau bar mungkin terdengar sangat menyenangkan, apalagi itu sudah menjadi hobi saat kuliah. Awal bekerja merupakan dunia transisi yang agak sulit. Kamu diharuskan untuk menyadari bahwa kamu sudah memulai fase dewasa dimana kamu tidak pantas untuk bersenang-senang dan berteriak di tempat dugem dengan para remaja lainnya. Sedikit berpikir dan berkacalah karena kerja merupakan waktu yang tepat untuk sedikit belajar bersikap dewasa dan mempertimbangkan segala kelakuan dengan panjang. Kehidupan malam hanya akan sedikit mengganggu pola pikirmu. Akan lebih baik lagi jika kamu menghindarinya mulai dari sekarang.

 

Tahan dirimu dari kata-kata jorok

hold-your-tongue-about-the-singaporean-government

Saat kuliah kata-kata jorok mungkin sudah biasa anda katakan dengan teman-teman dekat. Selain sudah biasa dan menjadi simbol keakraban dan intim tapi juga sedikir membuat kamu terlihat sedikit gaul (di kalangan teman anda pastinya) Kebiasaan buruk berkata kasar dan jorok benar-benar harus kamu hilangkan karena di dunia kerja kamu akan menemui banyak senior yang lebih tua dari anda. Sedang, jika kamu berkata jorok akan menjadi hal yang sangat memalukan dan tidak sopan. Ada baiknya kamu mulai belajar untuk menghilangkan kebiasaan berkata jorok atau setidaknya selalu melihat siapa yang sedang kamu ajak bicara dan menempatkan diri di posisi yang benar.

 

Hindari pemborosan

dont_spend_me_dollar

Setelah bekerja sudah pasti akan membuat daftar belanja dan foya-foya sebagai bentuk penghormatan dan perayaan atas apa yang telah anda dapatkan selama satu bulan bekerja Apa salahnya bersenang-senang dengan uang sendiri? Memang tidak ada salahnya, bahkan itu sepenuhnya hak kamu. Tapi bagiamana jika kamu diiming-imingi dengan rumah? Apa itu tidak menggiurkan? Bagaimana dengan keluarga dan waktu pensiun? Ah itu terlalu lama, saya masih muda. Mungkin itu yang kamu pikirkan. Tapi sebenarnyahal-hal yang seperti itulah yang harus kamu pikirkan sejak awal kamu bekerja. Tidak terlalu susah untuk menyisihkan beberap rupiah untuk masa depan.

 

Berpesta di akhir pekan

16064_original

Tidak ada yang salah dengan bersenang-senang dan memanjakan diri di akhir pekan. Itu seperti mengistirahatkan diri setelah kamu memforsir diri untuk menyelesaikan target pekerjaan dalam waktu 5 hari kerja. Namun, seyogyanya kamu memikirkan hari senin jadi pilihlah untuk bersantai di tempat yang tidak menguras waktu untuk beristirahat yang sesungguhnya, apalagi begadang di luar. Selain melelahkan, dompet kamu juga bisa terkuras.

 

Nah gimana udah mulai sadar sekarang??? Semoga bisa bermanfaat untuk tujuan kamu ya 😀

worlds-best-employee

 

 

Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

ACCESS EDUCATION 

Whatsapp :  0812 5998 5997

Line          :  accesseducation

Telegram  :  0812 5998 5997

Email :  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

 

 

Buku Anak-Anak yang Wajib Kamu Baca Ulang Pada Saat Ini (Part 2)

Stories-of-the-Pilgrims-_Snapseed

yuhuuu ketemu lagi kita untuk membahas lanjutan artikel sebelumnya tentang buku anak-anak yang pada saat ini menjadi tren sendiri, bahkan bisa menjadi sangat menarik dibanding dulu waktu kecil membacanya. Apa aja sih bukunya yuk langsung di simak 😀

12. “The Mysteries of Harris Burdick” by Chris Van Allsburg

The_Mysteries_of_Harris_Burdick_(Van_Allsburg_book)_cover Meskipun  tak banyak teks dalam buku ini namu kisah-kisah nyata dalam ilustrasi yang ditampilkan benar-benar membantu menjelaskan maksud dari inti cerita. Nah, jika kamu membacanya saat sudah dewasa kira-kira apakah kamu akan menemukan inti cerita yang berbeda?

13. “Pippi Longstocking” by Astrid Lindgren

76988 Buku ini menceritakan tentang seorang anak yang hidup sendirian dan hanya ditemani oleh seekor monyet peliharaannya. Pesan moral yang bisa di pertimbangkan oleh para orang dewasa dari buku ini adalah jika kita memiliki kepercayaan diri dan yakin bisa melakukan sesuatu, maka kita akan benar-benar bisa melakukannya.

14. “A Series of Unfortunate Events” by Lemony Snicket

thumb Buku ini juga telah diangkat menjadi sebuah film, menceritakan 3 orang anak yatim yang ingin mengungkapkan kasus kematian orangtua mereka akibat kebakaran misterius. Anak-anak akan fokus kepada cerita anak-anak tersebut tapi jika kamu membacanya pada saat sudah dewasa bisa jadi sudut pandang saat menyelami buku tersebut sudah berbeda.

15. “The Snowy Day” by Ezra Jack Keats

SnowyDayKeats Kisah seorang anak yang hidup sederhana di hari bersalju tapi selalu berbahagia. Mengingatkan kepada orang-orang dewasa tentang pentingnya mengambil waktu sejenak untuk bersenang-senang bahkan saat cuaca sedang buruk sekalipun.

16. “The Stinky Cheese Man and Other Fairly Stupid Tales” by Jon Scieszka and Lane Smith

Cover_stinky_cheese Sebuah buku berisi kisah klasik dengan sudah dibumbui sentuhan humor didalamnya akan membantu kamu menyusun kembali kenangan-kenangan lama yang kamu ketahui.

17. “The Story of Ferdinand” by Monroe Leaf

773951 Menceritakan tentang seekor banteng yang lebih menyukai bunga mawar dan berhenti melakukan pertarungan di ring banteng. Makna yang bisa diambil dari buku ini adalah bahwa pertempuran tidak selalu dapat memecahkan suatu masalah.

18. “Suzuki Beane” by Sandra Scoppotone

suzuki-beane-by-sandra-scoppotone Buku ini mengisahkan seorang gadis kota yang berteman dengan anak laki-laki desa, keduanya hanya ingin tinggal ditempat dimana m ereka berdua bisa tinggal berdampingan tanpa harus mendengarkan reaksi buruk dari masyarakat.

19. “The Watsons Go to Birmingham — 1963″ by Christopher Paul Curtis

9780440414124_custom-e49f01d77a2ce7c918f99dda14980d84028dff1a-s6-c30 Buku ini merupakan karya fiksi yang berhubungan dengan sejarah. Cerita ini mengacu kepada aksi pemboman gereja baptis di jalan 16 pada tahun 1963 di Birmingham.

20. “The Westing Game” by Ellen Raskin

WestingGame6 Buat kamu pecinta cerita misteri pasti tidak bosan membaca ulang buku ini berkali-kali. Membaca buku ini seolah-olah kamu menjadi detektif ya guys!

21. “Who Needs Donuts?” by Mark Alan Stamaty

WhoNeedsDonuts Buku ini menceritakan tentang seorang anaj muda yang mengikuti kecintaannya kepada donat hingga sampai ke kota besar, dimana ia justru menemukan hal yang benar-benar berbeda. Kamu akan sedikit kesulitan untuk menangkap isi ceritanya jika hanya membacanya sekali. Untuk itu, kamu harus mengulangnya lagi agar benar-benar mengerti.

22. “The Witches” by Roald Dahl

61ABNv-L8QL Penulis buku ini sangat terkenal senang membuat buku-buku yang berhubungan dengan horor, kegelapan dan kematian. Begitupun dalam buku ini, Dahl yakin bahkan dalam sebuah buku dongeng anak-anak pun harus diselingi dengan sesuatu yang menakutkan, walaupun begitu ceritanya juga harus tetap bisa membuat pembacanya tertawa.

23. “A Wrinkle in Time” by Madeleine L’Engle

A_wrinkle_in_time_digest_2007 Jika kamu membaca buku ini pada usia muda atau masa kanak-kanak mungkin kamu akan merasa ada beberapa hal dalam cerita yang terkesan kurang masuk akal. Namun, jika kamu membacanya pada usia yang dewasa maka kamu akan menemukan beberapa teori-teori baru dari cerita buatan L’Engle ini. Nah itulah beberapa buku “old-school” yang sebenernya banyak diadaptasi ke beberapa hal pada saat sekarang. Mungkin waktu kecil dulu kita pas bacanya agak lucu atau mungkin gak ngerti, siapa sangka saat kita baca sekarang makna di dalam buku tersebut bisa menjadi sangat dalam. Semoga bermanfaat ya 🙂 boy reading bed torch_Snapseed-1-883_378 Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Buku Anak-Anak yang Wajib Kamu Baca Ulang Pada Saat Ini (Part 1)

paperback-or-kindle_snapseed-carousel (1) Sadar ga sih kalau ternyata buku-buku favorit kamu di masa kecil mengandung banyak pesan-pesan tersembunyi, baik itu tentang pelajaran penting dalam kehidupan atau bahkan sebuah teori konspirasi pun bisa kamu temukan di buku anak-anak yang bisa jadi menjadi buku favoritmu sewaktu kanak-kanak dulu. Hanya saja karena saat itu kamu masih anak-anak jadi belum bisa menangkap pesan tersembunyi tersebut. Nah, untuk itu The New York Public Library’s Youth Materials Specialist, Betsy Bird, membuat daftar buku anak-anak yang sekiranya perlu kamu baca ulang saat dewasa untuk bisa menangkap makna tersembunyi di dalamnya. Berikut ini adalah 23 buku anak-anak yang perlu kamu baca ulang saat dewasa:

1. “Alexander and the Terrible, Horrible, No Good, Very Bad Day” by Judith Viorst

alexander-and-the-terrible-horrible-no-good-very-bad-day Satu pesan yang ingin disampaikan oleh buku ini kepada anak-anak di dunia bahwa setelah hari-hari buruk yang kamu lewati, maka besok akan jadi hari lebih baik. Satu pelajaran yang bahkan orang dewasa pun perlu mengingatnya sekali-sekali.

2. “All-of-a Kind Family” by Sydney Taylor

61Y2oEw4tlL._SS500_ Banyak buku anak-anak yang menceritakan karakter Yahudi mengenai Holocaust, hanya saja akan sulit menemukan buku anak-anak yang menggambarkan kehidupan sehari-hari keluarga yahudi, tapi tidak di bukunya Sydney Taylor ini. Buku ini menceritakan tentang lima suster muda di abad ke-20 New York, City. Saat membaca buku ini para pembaca baik tua ataupun muda akan belajar tentang bagaimana tradisi Yahudi klasik serta beberapa sejarah kota New York yang menarik dari perspektif sebuah keluarga yang menawan.

3. “The Cat in the Hat” by Dr. Seuss

Seuss-cat-hat Saat anak-anak membaca buku ini sudah pasti mereka akan terhibur dengan tingkah karakter kucing yang bisa bicara dan selalu membuat kekacauan saat orangtua mereka sedang keluar. Buku ini bisa jadi merupakan tantangan intelektual yang menarik untuk orang dewasa. Ternyata sebelum proses penerbitan buku ini, pihak penerbit meminta Dr. Seuss untuk menulis sebuah buku hanya dengan menggunakan 225 kata. Nah, ini dia tantangannya, coba deh kamu hitung sendiri apa benar-benar tepat 225 kata?

4. “Cloudy With a Chance of Meatballs” by Judi Barrett

Cloudy_with_a_Chance_of_Meatballs_(book) Siapa yang tidak terpesona dengan kisah Cloudy With a Chance of Meatballs? Buku ini merupakan sebuah kisah ajaib yang akan membuatmu sedikit tidak percaya. Apalagi saat Ron Berret mengilustrasikan sensasi humor yang agak suram. Seperti kepala boneka bayi yang tertusuk dibagian depan sebuah truk atau ketakutan seekor burung hingga harus kembali kesarangnya. Mungkin saat kanak-kanak kamu tidak menganggap bahwa guyonan tersebut agak menyeramkan, tapi pasti berbeda jika kamu membacanya lagi saat sudah dewasa.

5. “Eloise” by Kay Thompson

kt9_ka_1_custom-7ded8447ea8b2d096bda95bd03f552fe9bb6677f-s6-c30 Elois adalah gadis kecil centil yang membintangi seri buku terkenal Thompson yang menjalani kehidupan glamour selama enam tahun secara mengejutkan. Buku ini juga penuh dengan guyonan untuk orang dewasa. Elois adalah benar-benar sebuah buku anak-anak teman karib dari Thompson yang menghabiskan hidupnya selama bertahun-tahun sebagai pemain kabaret dan pelatih vokal untuk banyak penyanyi legendaris.

6. “The Giver” by Lois Lowry

lowry-giver Sebelum munculnya buku-buku seperti The Hunger Games dan Divergent, The Giver adalah sebuah buku yang mengenalkan anak-anak muda kepada duna novel fiksi dystopian. Buku ini memberikan pesan yang kuat kepada orang-orang dewasa dan akan semakin kuat setiap kali kamu membacanya ulang.

7. “The Great Gilly Hopkins” by Katherine Paterson

The_Great_Gilly_Hopkins_cover Jika kebanyakan buku anak-anak selalu menampilkan hal-hal yang menyenangkan maka buku ini menampilkan hal yang sebaliknya. Tapi setelah kamu membacanya kamu akan menghargai fakta tentang Gilly yang sebenarnya.

8. “Harriet the Spy” by Louise Fitzhugh

51TTM0JBDTL Buku ini dirilis sekitar tahun 60an, Mungkin saat itu kamu belum menangkap satu acuan halus mengenai Harriet yang menjadi lesbian, tapi mungkin akan berubah saat kamu membacanya kembali saat dewasa.

9. “Hatchet” by Gary Paulsen

hatchet Saat kanak-kanak mungkin kamu menikmati buku ini karena membaca bagaimana cerdik dan kreatifnya Brian untuk bertahan hidup di pedalaman Kanada. Tapi, saat kamu dewasa bisa jadi kamu menikmati buku ini karena realismenya dan membandingkannya dengan kehidupan nyata.

10. “The Lion, the Witch and the Wardrobe” by C.S. Lewis

13-The-Lion-The-Witch-and-the-Wardrobe Kalian semua pasti ingat dengan film Narnia bukan? Nah cerita tersebut merupakan adaptasi dari buku ini. Sebenarnya buku ini memiliki sisi yang kuat mengenai tema agama Kristen, tapi anak-anak pasti lebih fokus dengan petualangan-petualangan yang ada didalam buku ini. Berbeda dengan orang dewasa yang pasti akan menaruh perhatian kepada tema yang ada.

11. “The Monster at the End of This Book” by Jon Stone

61GDDWNJMcL._SX258_PJlook-inside-v2,TopRight,1,0_SH20_BO1,204,203,200_ Satu pesan moral yang paling menonjol dalam buku ini adalah jangan terlalu takut dengan sesuatu yang belum kita ketahui, karena bisa hal tersebut tidak semenakutkan seperti apa yang kamu pikirkan. Nah, orang dewasa juga pasti perlu membaca ulang buku ini. Nah jangan dilewatkan ya lanjutan artikel ini masih tentang buku waktu zaman kecil dulu yang ternyata sampe sekarang masih oke bahkan menjadi tren tersendiri. Adiosshh 😀 child on stack of books_1000_Snapseed-883_378 Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami