200 Beasiswa Australian National University (ANU) Program S1 dan S2

Bagi Anda yang berminat melanjutkan kuliah sarjana (S1) maupun magister (S2) di Australia, ada program beasiswa menarik yang ditawarkan Australian National University (ANU). Universitas yang berlokasi di Canberra ini membuka kesempatan beasiswa S1 dan beasiswa S2 di berbagai jurusan bagi pelajar internasional yang ingin melanjutkan studi di ANU, Australia. Nama programnya ANU Chancellor’s International Scholarship. Beasiswa yang dikhususkan bagi pelamar-pelamar internasional dan kawasan-kawasan tertentu seperti Indonesia.

ANU membuka kesempatan 200 kursi beasiswa S1 dan S2 secara keseluruan. Beasiswa berupa pembebasan biaya kuliah mulai dari $15.000 hingga $25.000. 50 kursi beasiswa senilai masing-masing $25.000 dikhususkan bagi pelamar di negara Asia Tenggara. 25 kursi beasiswa S1 senilai masing-masing $25.000 bagi pelamar internasional secara umum, kemudian 75 kursi beasiswa S2 senilai masing-masing $15.000 khusus pelamar internasional secara umum. Selebihnya kategori beasiswa untuk negara kawasan lain, seperti Timur Tengah dan Asia Selatan, serta mereka yang telah menyelaikan International Baccalaureate (IB).

Bila tertarik, Anda bisa mendaftar pada program beasiswa ANU ini untuk studi yang dimulai semester 1 2021. Beasiswa terbuka untuk semua jurusan di Australian National University. Misalnya Business Administration, International Management, History, Management, Public Policy, Public Health, Biological Sciences, Quantum Technology, Statistics, Visual Arts, dan banyak lagi.

Persyaratan:
1. Mahasiswa internasional, baik yang berada di dalam maupun luar Australia
2. Memperoleh tawaran masuk (offer of admission) di program perkuliahan S1 atau S2 yang dimulai pada Semester 1 2021 (pengecualian Graduate Certificates)
3. Biaya kuliah sendiri dan merupakan mahasiswa yang membayar biaya kuliah penuh (bukan penerima sponsor pembiayaan kuliah dari pemerintah atau organisasi)
4. Merupakan warganegara dari negara di kawasan yang ditetapkan:
   – Asia Tenggara: Brunei, Camboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Philipina, Singapura, Thailand, Timor-Lest, dan Vietnam
5. Telah menyelesaikan International Baccalaureate agar memunuhi syarat (khusus beasiswa kategori IB).

Pendaftaran:
Tidak ada proses pengajuan aplikasi terpisah, antara pendaftaran kuliah dan beasiswa di ANU. Pelamar hanya perlu mendaftar diri pada program perkuliahan yang diminati di ANU (anu.edu.au) serta melengkapi dokumen persyaratan yang diminta. Aplikasi tersebut secara otomatis nanti akan dipertimbangkan untuk program beasiswa yang ditawarkan ANU. Penilaian berdasarkan pemenuhan kriteria persyaratan di atas serta prestasi akademik. Kemudian dilakukan pemeringkatan untuk menyeleksi kandidat yang berhak memperoleh beasiswa.

Pendaftaran beasiswa ANU 2021 ini dibuka mulai 30 Juni s/d 16 November 2020.

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Jika Anda benar-benar Belajar Bagaimana cara Memperhatikan, maka Anda akan Melihat Bahwa ada Pilihan Lain

David Foster Wallace
David Foster Wallace at Kenyon College. 
Steve Rhodes

“Ini bukan masalah kebajikan,” kata Wallace. “Ini adalah masalah pilihan saya untuk melakukan pekerjaan entah bagaimana mengubah atau membebaskan pengaturan default alami saya yang terprogram, yang menjadi sangat dan benar-benar mementingkan diri sendiri dan melihat serta menafsirkan segala sesuatu melalui lensa sendiri.”

Melakukan itu akan sulit, katanya. “Dibutuhkan kemauan dan usaha, dan jika Anda seperti saya, suatu hari Anda tidak akan mampu melakukannya, atau Anda hanya tidak mau melakukannya.”

Tetapi melepaskan diri dari lensa itu dapat memungkinkan Anda untuk benar-benar mengalami kehidupan, untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan di luar reaksi gagal Anda.

Sangat sulit untuk melakukan ini, untuk tetap sadar dan hidup menjadi dewasa
hari demi hari. Pendidikan Anda benar-benar adalah pekerjaan seumur hidup.

sheryl sandberg
“Tidak semua yang terjadi pada kita terjadi karena kita.” – Pidato Sheryl Sandberg 2016 di UC Berkeley

Selama pidato pembukaan COO Facebook yang sangat pribadi tentang ketahanan di UC Berkeley, dia berbicara tentang bagaimana memahami tiga P yang sangat menentukan kemampuan kita untuk menghadapi kemunduran membantunya mengatasi kehilangan suaminya, Dave Goldberg.

Dia menguraikan tiga P sebagai:

· Personalisasi: Apakah Anda yakin suatu peristiwa adalah kesalahan Anda.
· Pervasiveness : Apakah Anda yakin suatu peristiwa akan mepengaruhi semua bidang kehidupan Anda.
· Permanen: Berapa lama menurut Anda perasaan negatif akan bertahan.

“Ini adalah pelajaran bahwa tidak semua yang terjadi pada kita terjadi karena kita,” kata Sandberg tentang personalisasi. Butuh pemahaman ini bagi Sandberg untuk menerima bahwa dia tidak bisa mencegah kematian suaminya. “Dokternya belum mengidentifikasi penyakit arteri koronernya. Saya seorang jurusan ekonomi; bagaimana saya bisa?”

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Saya tidak berpikir siswa harus kembali ke kampus, meskipun itu berarti saya mungkin melewatkan tahun terakhir saya di kampus.

college empty coronavirus
Seorang guru memberikan kelas online di Politecnico di Milano pada 05 Maret 2020 di Milan, Italia. businessinsider.com

Ketika sekolah beralih ke pembelajaran online musim semi ini sebagai tanggapan terhadap pandemi COVID-19, beberapa kekhawatiran terbesar dari orang tua dan siswa berpusat pada satu kelompok yaitu mahasiswa tahun akhir.

Semester terakhir kuliah mereka – waktu yang sangat formatif – akan sepenuhnya terganggu. Bagaimana mereka bisa mengucapkan selamat tinggal kepada teman-teman mereka sebelum babak kehidupan mereka berikutnya dimulai?

Sebagai lulusan perguruan tinggi yang baru masuk, saya pikir jawabannya mudah: Saya lebih suka tetap aman dari COVID-19 daripada menyelesaikan gelar saya secara langsung. Saya adalah siswa generasi pertama, jadi pengalaman di kampus bukanlah sesuatu yang saya anggap remeh, tetapi saya rela melepaskannya sehingga teman sekelas saya dan saya dapat tetap sehat untuk melihat bab selanjutnya dari kehidupan kami.

Dalam survei terhadap 10.000 siswa sekolah menengah dan perguruan tinggi AS, 77% mengatakan pengajaran secara langsung “menarik” dibandingkan dengan pembelajaran hybrid atau online. Namun, para siswa ini menyatakan bahwa mereka lebih menyukai arahan secara langsung.

Adegan di Kampus

Saya kuliah di Mercer University, perguruan tinggi seni liberal swasta yang berlokasi di Macon, Georgia. Mercer telah mengumumkan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk instruksi online musim gugur ini, yang berarti bahwa siswa harus datang ke kelas secara langsung atau mengambil cuti. Dengan menolak menawarkan pilihan pembelajaran online, mereka secara efektif memaksa siswa untuk memilih antara kesehatan dan pendidikan mereka.

“Jika mereka tidak disarankan untuk mengikuti tes, itu bukan kebijakan kami. Saya tidak mengatakan itu tidak mungkin terjadi. Mungkin saja itu bisa terjadi,” katanya. “Tapi itu bukan kebijakannya.”

Dia mengatakan dokter mungkin telah memberi tahu siswa bahwa mereka tidak perlu tes berdasarkan evaluasi dokter dan bahwa siswa mungkin salah menafsirkan panduan itu. Tes, kata Brumley, selalu tersedia bagi siapa saja yang menginginkannya.

Brumley juga mengatakan bahwa sementara administrator tidak secara spesifik mengatakan bahwa siswa harus “pindah” sekolah, siswa yang bertanya apa “pilihan” mereka musim gugur ini jika mereka tidak nyaman menghadiri secara langsung diberitahu bahwa mereka dapat “hanya duduk sampai Anda merasa nyaman datang ke kampus. Itu adalah pilihan. Atau Anda selalu bisa – Anda bisa pergi ke tempat lain jika Anda merasa Mercer tidak cocok untuk Anda. “

Namun, bukan inisiatif Mercer yang membuat saya khawatir; ini adalah kepatuhan siswa pada inisiatif tersebut, fakta bahwa kita disuruh pergi ke tempat lain ketika kita mengkritik sekolah yang kita bayar.

Seperti apa tampilan karantina di kampus perguruan tinggi yang dipenuhi siswa asrama yang tinggal dua atau lebih dalam satu ruangan dan berbagi kamar mandi bersama? Dan seperti apa isolasi diri ketika siswa menghadiri kelas saat sakit setiap tahun?

Hanya 36 negara bagian yang membutuhkan masker di depan umum setiap saat; di Georgia, Gubernur Brian Kemp sebenarnya melarang kota-kota untuk meminta mereka (meskipun di Macon-Bibb County, komisaris menentang perintah dan telah mengamanatkan penggunaan masker di depan umum sampai setidaknya 20 Agustus). Ini berarti bahwa siswa akan meninggalkan kampus tanpa masker, kembali ke asrama mereka, berolahraga di gym kampus, dan menginfeksi komunitas, rekan kerja, dan profesor mereka setiap hari.

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

CURTIN LIFE SERIES – Diversity and faith di Curtin University

Di Curtin, kamu akan merasa di rumah, karena apapun latar belakang budaya, agama, dan jenis kelamin kamu, Curtin menerima dan mengakui keberagaman di dunia. Nah, ada badan khusus menangani keberagaman ini, yaitu Diversity and Faith.

Etika dan Keadilan Sosial

UL_I_Banner_DiversityFaith Curtin berkomitmen untuk selalu menerapkan prinsip etika dan keadilan sosial di semua aspek kehidupan universitas. Komitmen ini membuat perkembangan komunitas universitas yang ditandai dengan kode personal maupun kolektif yang mencerminkan Guiding Ethical Principles. Ini artinya, Curtin memiliki komitmen dalam:
  1. Pengakuan hak asasi manusia dan martabat setiap individu (mahasiswa)
  2. Persamaan hak dalam pendidikan dan kesempatan kerja bagi semua individu
  3. Meningkatkan keberagaman dalam gender, usia, budaya, kepercayaan, sikap, bahasa dan keadaan sosial.
  4. Pengakuan terhadap masyarakat pribumi di segala tempat di Australia
  5. Mempertahankan lingkungan yang terjaga, terpelihara dan aman.
Dalam hal keberagaman budaya, Curtin juga mengajak seluruh staf dan mahasiswa melalui:
  1. Meyakinkan bahwa semua mahasiswa dan staf, ras, gender, keyakinan atau budaya, menerma perlakuan yang sama dan adil.
  2. Menciptakan lingkungan dimana kemampuan linguistik dan budaya dan bakay semua mahasiswa dan staf menyumbangkan pada tujuan dan kehidupan universitas.
  3. Mengembangkan Curtin sebagai contoh keberagaman budaya yang harmoni dan kreatif terdepan.

Faith Services and Facilities

images (6) Curtin University juga mengakui dan menghargai keberagaman agama dari semua mahasiswa dan staf. Kamu akan  menemukan kebebasan praktek keagamaan apapun kepercayaan kamu. Semua ini ditampung dalam wadah Faith Services and Facilities. Wadah ini dipimpin oleh Multi-Faith Officer, Dr Sven Ostring yang menciptkan hubungan antara Curtin dan kelompok-kelompok dari berbagai agama dan spiritual. Perannya adalah menyediakan kamu dukungan sehingga kamu selalu bisa mendalami dan menjalankan praktek-praktek keagamaan masing-masing di Curin University. Kamu juga bisa mendapatkan dukungan spiritual melalui beberapa cara, yaitu:
  1. Mendengarkan pertanyaan seputar agama dan menghargainya.
  2. Memberikan jawaban yang relevan dan berarti.
  3. Memberikan bantuan untuk masalah-masalah praktis.
  4. Membantu menghubungkan kamu dengan perwakilan religius untuk bantuan khusus.
  5. Menghubungkan kamu dengan kelompok mahasiswa yang beragama lain atau komunitas kepercayaan yang lainnya.
Kamu bisa menggunakan fasilitas yang disediakan oleh Curtin University untuk menjalankan ibadah agamamu. Berikut ini fasilitasnya:
  1. Rooms for Hire
Kamu bisa menyewa ruangan yang disediakan, yaitu:
  • Chaplaincy Prayer Room, Gedung 109: Ruangan ini disediakan bagi siapa saja untuk berdoa atau kegiatan agama lain, tergantung pada jumlah ruangan yang disewa.
  • Muslim Musallah, Gedung 510 dan 541: Fasilitas ini khusus bagi umat muslim dan perayaan hari-hari agama Islam.
  • Curtin juga menyediakan secara khusus bagi kamu kelompok agama untuk memesan atau menyewa fasilitas universitas untuk tujuan keagamaan. Nah, kamu akan merasa bebas menjalankan ibadah kamu di Curtin.
  1. Faith Communities
Di Curtin juga ada komunitas keagamaan yang bisa kamu ikuti, baik di dalam maupun di sekitar kampus. Di dalam kampus (on campus faith communities), ada beberapa komunitas yang bersembahyang menurut kepercayaan mereka masing-masing dan melakukan pertemuan rutin tiap waktu tertentu. Kamu berkesempatan untuk menjadi bagian dari mereka. Komunitas itu adalah:
  • ACTS Seventh-day Adventist Church
  • Buddhist meditation teaching session
  • International Bible Fellowship
  • Muslim Musallah
  • Roman Catholic mass
  • Zion Praise Harvest
Di sekitar kampus juga terdapat komunitas dari semua agama, baik Budha, Kristen, Hindu, Islam ataupun Yahudi, yaitu:
  • Baha’i Centre of Learning
  • Buddhist Hayagriva Buddhist Centre
  • Dharmapala Buddhist Centre
  • Buddhist Society of WA (Inc)
  • St Martin in the Fields Anglican Church
  • South Perth Church of Christ
  • Hindu Temple of WA
  • Masjid Canning
  • Masjid Perth
  • Chabad of Western Australia, dll

Sexuality and Gender diversity

dive1 Curtin University juga menjamin akan terciptanya lingkungan yang bebas dari segala diskriminasi dan gangguan. Secara khusus, program Ally (Ally Network) kemudian dibentuk untuk menyediakan pelatihan dan mengatur segala acara yang mendukung anggota komunitas sex and gender diversity. Kamu akan merasa dihormati, dihargai, aman dan disambut dengan hangat ketika di Curtin. Ally Network sendiri dibentuk pada Oktober 2006 lalu untuk mendukung lingkungan yang lebih supportif bagi kamu dan staf di sana, baik gay, lesbian, biseks, transgender ataupun interseks. Ada beberapa fakta kenapa Curtin mesti memiliki Ally Network ini, yaitu:
  • Adalah ilegal untuk mendiskriminasi, menganggu orang-orang di lingkungan kerja dan pendidikan atas dasar orientasi seksual, sejarah gender ataupun jenis kelamin.
  • Kebijakan Curtin jauh melampui pemenuhan perundang-undangan, dan menghargai nilai bagi keberagaman.
  • Penelitian telah menunjukkan bahwa diskriminasi pada basis seksualitas banyak muncul di tempat kerja di seluruh Australia, termasuk institusi pendidikan.
Nah, dari informasi itu, jelas Curtin University menyediakan lingkungan kampus yang sangat mendukung baik untuk belajar ataupun bersosialisasi dengan siapapun, tanpa memandang latar belakang budaya, agama, gender, ataupun perbedaan lainnya. Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami