Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.
Email: info@konsultanpendidikan.com
Konsultan Pendidikan Luar Negeri Terbaik Empower Education
Kuliah ke Luar Negeri Anti Ribet
Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.
Email: info@konsultanpendidikan.com
Jumlah penonton e-sports yang kompetitif berada pada titik tertinggi sepanjang masa: 106,2 juta penonton menonton League of Legends Championship pada tahun 2017
Lebih dari 5.000 siswa saat ini bersaing di 130 sekolah AS. Aiden Tidwell adalah salah satu pemain League of Legends perguruan tinggi terbaik. Tidwell ditawari akomodasi yang dibayar penuh oleh Maryville University untuk bermain video game.
Saat kelasnya berakhir, Tidwell menukar buku untuk minum kopi dan headset gaming dan menempelkan matanya ke layar. Tidwell adalah pemain video game kompetitif dan merupakan salah satu dari semakin banyak siswa di seluruh negeri yang ditawari beasiswa penuh.
E-sports (istilah yang digunakan untuk kompetisi game) telah lama menjadi olahraga utama di Cina dan Korea, tetapi baru-baru ini booming di AS dan Eropa. Untuk mengetahui seberapa banyak orang yang menonton e-sports, kita tidak perlu melihat lebih jauh dari kejuaraan League of Legends 2017, yang memiliki lebih dari 106,2 juta penonton. Itu lebih dari Super Bowl 2019.
Pemain e-sports perguruan tinggi bersaing dalam sejumlah permainan berbeda, termasuk League of Legends, Counter Strike: Global Offensive, Overwatch, dan Rocket League. Sebagian karena popularitas yang luar biasa dari streamer game YouTube, lebih banyak pemain yang bersaing daripada sebelumnya – dan beberapa memperkirakan industri ini akan bernilai $ 1,67 miliar pada tahun 2021. Aliran universitas yang stabil mencoba memasuki pasar itu.
Menurut National Association of Collegiate Esports, lebih dari 3.000 mahasiswa saat ini bersaing di antara 130 tim yang berbeda. Sejak NACE dibentuk pada tahun 2016, diperkirakan sekolah telah memberikan lebih dari $ 15 juta bantuan beasiswa kepada para pemain e-sports.
Tidwell, yang dikenal sebagai “Niles”, adalah salah satu muridnya. Universitas Maryville menanggung seluruh biaya kuliahnya dan juga tempat tinggal dan biaya hidupnya.Tidwell memberi tahu INSIDER bahwa dia dan rekan satu timnya berlatih hingga 40 jam per minggu di game League of Legends. Dalam sebuah wawancara dengan INSIDER, Daniel Clerke, direktur E-sports Universitas Maryville, mengatakan para pemainnya sering berlatih dari pukul 2 hingga 3 sore. sampai mereka pergi tidur. Seorang manajer tim League of Legends mengatakan para pemain biasanya berlatih selama 8 jam sehari.
Di bawah kepemimpinan Clerke, Maryville telah memenangkan dua kejuaraan League of Legends dan telah menjadi episentrum bagi beberapa pemain video game perguruan tinggi muda terbaik. “Ketika mereka menawarkan saya, [beasiswa] saya sangat gembira,” kata Tidwell.
Seperti atlet olahraga tradisional, Tidwell mengatakan bahwa berjam-jam berlatih dan hang out dengan rekan satu timnya untuk bonding yang kuat.
Clerke mengatakan dia mengharapkan sekitar 150 program e-sports perguruan tinggi nasional tahun depan dan mengatakan harus ada tempat bagi pemain yang paling termotivasi. Selain berpotensi mendapatkan beasiswa, persiapkan diri Anda untuk berkarir di industri video game yang sedang berkembang, Clerke memberikan alasan menarik lainnya untuk mencoba kuliah: “Ini akan membuat orang tuamu marah karena bermain video game.”
Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.
Email: info@konsultanpendidikan.com

Studi New England Journal of Medicine berfokus pada residen bedah dan memerlukan survei terhadap 7.464 dari mereka. Hampir semua (7409 atau 99,3%) menyelesaikan survei. Tingkat penyelesaian yang tinggi ini tidak mengherankan karena menjadi teliti bukanlah sifat yang tidak biasa di kalangan ahli bedah. Dari mereka yang telah menyelesaikan survei, 2.935 (39,6%) adalah perempuan. Publikasi tidak memberikan rincian responden berdasarkan ras atau etnis.
Kebetulan, warga mengikuti survei tepat setelah mereka mengikuti ujian dewan bedah, mungkin bukan waktu terbaik untuk menyelesaikan survei. Lagi pula, apa yang paling ingin Anda lakukan setelah Anda selesai menjawab banyak pertanyaan yang melelahkan? Bagaimana jika menjawab lebih banyak pertanyaan? Jadi ingatlah ini saat mengevaluasi hasil. Namun demikian, ini adalah cara untuk mengumpulkan banyak penghuni bedah yang sibuk sekaligus.
Hasilnya mengejutkan, bahwa banyak penduduk mengalami diskriminasi gender, hampir sepertiga (31,9%) dari semua yang menyelesaikan survei. Itu terjadi pada 65,1% wanita dan 10,0% pria. Untuk 26,9% wanita, ini adalah kebalikan dari hal yang sesekali terjadi pada bulan biru, tetapi setidaknya merupakan pengalaman bulanan.

Dr. Nayyar, penulis pertama studi tersebut, menjelaskan bahwa “studi kami menunjukkan ketidaksesuaian antara pengalaman pelecehan seksual yang dihadapi oleh ahli bedah wanita, dan persepsi dari faksi ahli bedah pria yang tidak melihat pelecehan seksual di tempat kerja sebagai masalah nyata , sebaliknya cenderung percaya bahwa percakapan tentang kesetaraan, keragaman, dan kesopanan tempat kerja membatasi pertumbuhan karier mereka sendiri. “
Dengan demikian, masalah yang digariskan oleh studi New England Journal of Medicine tampaknya lebih dari sekedar masalah “pelatihan dokter” tetapi masalah budaya, kepemimpinan, dan sistem yang perlu diperbaiki. Penghuni bedah mungkin lebih menderita, mengingat kerentanan mereka yang rendah di tiang totem dan bahwa mereka mungkin masih relatif baru dalam hal “diperlakukan seperti sampah” ini. Tetapi diskriminasi dan penganiayaan tampaknya tidak berhenti begitu pelatihan selesai. Ini bukan seolah-olah pelaku perilaku buruk kemudian berkata, “oh, itu benar, Anda adalah manusia sekarang,” setelah Anda berpindah dari status pelatihan menjadi hadir penuh. Menyelesaikan pelatihan tidak seperti meninggalkan Kota Gotham dan pindah ke Asgard. Anda masih tetap berada di lingkungan yang sama dan dengan jenis orang yang sama.
Pada akhirnya, dokter yang mengalami diskriminasi, pelecehan, dan penganiayaan adalah masalah perawatan pasien dan masalah sistem perawatan kesehatan. Budaya toksik dan sistem toksik yang mencegah dokter berbakat mencapai potensinya pada gilirannya akan merugikan pasien dan masyarakat. Dan tidak ada yang menginginkan sampah seperti itu terjadi.
Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.
Email: info@konsultanpendidikan.com
Bahasa dan standar pemrograman baru sering dirilis. Artinya kamu akan selalu ada peluang untuk belajar hal yang baru. Bahkan developer yang paling berpengalaman sekalipun belum tentu mengetahui segalanya dan jarang ada orang yang bisa ahli dalam beberapa bahasa pemrograman. Setiap orang punya batu loncatan sendiri, dimana kamu mau memulainya, itu terserah kamu.
Coding adalah sebuah aktivitas menciptakan sesuatu. Dan bagaimana mungkin kegiatan menciptakan sesuatu bisa dibilang tidak kreatif. Jika kamu punya satu ide tentang suatu produk atau pelayanan digital dan kamu bisa coding, kamu bisa menciptakannya sendiri.
Sekarang ini ketrampilan coding merupakan skill yang sangat berharga untuk bidang pemasaran dan desain profesional. Tak mudah menemukan orang dengan keahlian coding dan sebagai akibatnya jika kamu bisa menguasai coding dengan baik, kamu akan bisa mendapatkan peluang karir yang mapan di berbagai jenis perusahaan di manapun tempatnya.
Pemikiran abstrak dan ketrampilan memecahkan masalah merupakan faktor yang bisa membuatmu lebih bisa menguasai coding, tapi kepandaian dalam matematika tidaklah harus dimiliki. Karena coding sebenarnya justru lebih banyak mengandung kata-kata atau huruf, khususnya jika kamu membuat aplikasi dan website.
Pada awalnya ilmu teknik komputer memang didominasi oleh kau adam, tapi belakangan ini cewek yang ahli coding bukanlah hal baru lagi. Semakin hari jumlah wanita yang tertarik terjun dalam bidang satu ini semakin meningkat. So, jika kamu cewek dan ingin belajar coding, lanjut saja. Jangan khawatir kamu tak akan jadi satu-satunya cewek di fakultasmu nanti kok.
Sebagian besar bahasa pemrograman bekerja dengan cara yang sama dna pola yang mirip. Satu-satunya hal yang banyak membedakan adalah sintaksis, yaitu struktur kalimat dan kata-kata. Tak perlu khawatir bahasa mana yang harus kamu pelajari. Prinsipnya sama dan dasarnya akan membuatmu siap belajar bahasa lainnya.
Menguasai teorinya memang hebat, tapi tahukah kamu akan lebih mudah jika kamu belajar bahasa pemrograman sambil menciptakan sesuatu. Kebanyakan pemula seringkali menghabiskan terlalu banyak waktu untuk membaca dan kurang praktek dalam text editor. Belajar sambil mengerjakan projek lebih produktif dan akan lebih membuatmu bersemangat.
Jika kamu hanya meng-copy paste kode punya orang lain, maka kamu jadi beresiko terkena masalah yang disebabkan kode hasil ciptaan orang tersebut. Jika kamu tak ingin meng-copy kode orang, maka mulai semuanya dari awal dan pastikan kamu sepenuhnya mengerti kode yang kamu buat. Ini akan membuatmu tahu mana yang penting dan mana yang tidak dan bagaimana kode tersebut bekerja.
Saat kamu sedang belajar tentang cara coding, mudah sekali bagimu terjebak masalah dan sulit untuk tahu letak salahmu di mana. Dalam hal programming, dua kepala lebih baik daripada satu. Karenanya akan lebih bagus kalau kamu bekerja secara berpasangan atau secara tim.
Kadangkala developer menggunakan sebuah metode yang disebut pair programming, yang mana dua develeoper bekerja dalam satu komputer. Salah satu programer akan membuat kode sedang yang satunya akan mengecek kode yang telah dibuat dan posisi ini bisa ditukar-tukar sesering yang diinginkan. Metode seperti ini banyak disarankan karena dapat meningkatkan pengetahuan dan kualitas kode yang dibuat seorang developer.
Jika kamu mendapat masalah dalam peng-coding-an, mungkin kamu tergoda untuk melakukan cara cepat untuk menyelesaikannya. Tapi, cara cepat ini jarang bisa bekerja dengan baik dan seringkali bahkan akan merugikanmu sendiri di belakang hari.
Karena itu, lebih baik kamu mencoba menyelesaikan masalah yang kamu temui dengan pelan-pelan dan secara logis. Jika kamu masih belum bisa menemukan jalan keluarnya, coba Stack Overflow, sebuah komunitas tanya jawab online. Kamu bisa posting kodemu di sana dan developer lainnya akan membantumu mencari tahu akar masalahnya. Biasanya pertanyaan akan segera dijawab dengan cepat di Stack Overflow dan kamu seringkali akan mendapati jawaban yang benar-benar menjawab masalahmu.
Menyimpan hasil pekerjaanmu di laptop mungkin kelihatan aman, tapi ada cara yang lebih baik. Untuk menghindari kehilangan data, developer menggunakan online hosting service yang disebut Github. Layanan ini merupakan semacam gudang kode dunia dan menyimpan berbagai versi kode buatanmu, memungkinkanmu bekerja dari mana saja kapan saja selama ada koneksi internet. Dengan Github kamu bisa melihat kembali bagian-bagian setelah perubahan yang kamu buat jadi kalau ada salah-salah, kamu dengan mudah bisa meng-undo-nya.
Nah mitos-mitos ini tentunya tidak membuatmu mundur untuk ambil jurusan kuliah programming kan 😉
Email: info@konsultanpendidikan.com
Dari Final Fantasy sampai Assassin’s Creed III, sekarang ini video game telah menunjukkan esksistensinya pada dunia bahwa game tak hanya menjadi ajang hiburan semata tetapi juga menjadi sumber pendapatan karena potensinya yang bisa menghasilkan hingga milyaran bagi para penciptanya.
Orang-orang di seluruh dunia tanpa dibatasi oleh bahasa, nasionalisme, ras atau agama sekarang bisa berkomunikasi dalam satu bahasa yaitu bahasa game.
Akan tetapi kekuatan game yang telah mendunia ini barulah pada tahap permulaan dari perkembangannya. Potensi game untuk menjadi lebih dari sekarang ini sangatlah besar. Karenanya, akan sangat sempurna sekali jika kamu memilih game ini untuk menjadi pilihan studi sehingga kamu nantinya bisa berkecimpung dalam industri yang menakjubkan dan menjadi bagian dari Game Design & Development yang bertumbuh dengan sangat cepatnya.
MAGES Institute of Excellence menawarkan program D-1 Game Design dengan struktur modular project-based yang dirancang untuk membuatmu memiliki skill utama dalam menciptakan game untuk PC, handphone (iPhone & Android), Multiplayer (MMORPG) dan perangkat game lainnya.
Kamu juga akan berkesempatan untuk bertemu dan berbaur dengan para game developer profesional yang telah berpengalaman di bidang ini. Hal ini tentu akan memperluas pengetahuan dan network sehingga akan memudahkanmu untuk berkarir dalam game design begitu kamu menyelesaikan program pendidikan di sini.
Program 1 tahun D-1 Game Design di MAGES Institute of Excellence memungkinkan kamu untuk memiliki dasar kuat dalam bidang desain, pembuatan dan penerbitan game interaktif.
Program ini meng-cover semua siklus game design dan pengembangannya, fokus pada Graphics & Sound Editing, Story-boarding, 3D Character Design and Animation, C# Programming, Artificial Intelligence dan bahkan memberikan mahasiswa kesempatan untuk mengembangkan game mereka sendiri untuk Final Project di MAGES.
Advanced Diploma dirancang untuk mencetak profesional yang ahli dalam Game Design dengan memberikan fondasi kuat pada dasar-dasar desain, pembuatan dan penerbitan game interaktif.
Program ini juga menyediakan pendidikan yang komprehensif pada multimedia, software skills dan project expertise yang diperlukan dalam industri Game. Dengan menggunakan alat-alat programming dan software terbaru, kamu akan bisa untuk menciptakan game populer yang dapat mengendalikan pasar serta dapat mempertimbangkan elemen penting game dalam kaitannya dengan bisnis game.
Program Advanced Diploma in Game Design ini akan membuatmu semakin kompeten dalam Media dan IT skills yang berkaitan dengan game. Dengan ini maka setelah menyelesaikan program Advanced Diploma, kamu akan lebih mudah meraih karir dalam industri game yang kamu inginkan.
Sama halnya dengan D-1 Game in Design, progra Advanced Diploma juga berdurasi tahun.
Program studi level Post Graduate Diploma (pasca diploma) in Game Design dimaksudkan untuk mencetak lulusan yang lebih handal dan ahli dalam desain, pembuatan dan penerbitan game interaktif.
Karena program ini adalah lanjutan dari D-1 atau Advanced Diploma in Game Design, maka dalam level ini pembelajaran tentang game akan lebih menyeluruh dan lebih kompleks dimana tujuannya adalah agar kamu bisa benar-benar menguasai seluk beluk game design secara total. Durasi PGD umumnya 9 bulan.

Email: info@konsultanpendidikan.com
WhatsApp us