University of Tasmania di Australia

ialf.edu.png

University of Tasmania didirikan 125 tahun yang lalu, menjadikannya universitas tertua keempat di Australia. UTAS memiliki hubungan yang kuat dengan universitas, lembaga penelitian dan industri di seluruh dunia. Pada tahun 2012, penelitian UTAS mendapat peringkat jauh di atas standar dunia (Excellence in Research for Australia) dalam bidang penelitian berikut: ilmu klinis; kimia Analisis; geologi; ilmu samudra; ekologi; biologi evolusioner; biologi tanaman; ilmu kehutanan; pertanian; dan pengelolaan lahan dan pertanian. Keunggulan disiplin ini merupakan perwakilan dari budaya penelitian yang kuat di seluruh fakultas, sekolah dan institut UTAS. Dengan kampus yang berlokasi di Hobart, Launceston, Cradle Coast, Sydney dan lepas pantai, UTAS menawarkan pengalaman yang dinamis dan internasional, dengan mahasiswa dan staf menikmati lingkungan akademik yang sangat didukung, fasilitas kampus yang luar biasa dan kegiatan sosial dan budaya. Sambil mempertahankan identitas Tasmania yang kuat dan khas sebagai satu-satunya universitas di negara bagian, program dan penelitian UTAS memiliki cakupan, visi, dan standar internasional. Penelitian merupakan bagian integral dari identitas dan tujuan UTAS, dan kekuatan inilah yang dikombinasikan dengan warisan yang kaya yang menjamin pencapaian terbesar masih akan datang.

Sumber: timeshighereducation.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Mahasiswi Unair Kuliah Gratis di Kampus Nomor Satu Hungaria

Mahasiswi Unair kuliah di luar negeri melalui program IISMA
akcdn.detik.jpeg

Mahasiswi Universitas Airlangga (Unair), Latissa Aura Wibowo, saat ini tengah menjalani studi di luar negeri melalui program yang didanai Kemdikbud yakni Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA).
Program IISMA adalah program yang mendukung Kampus Merdeka yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI guna membuka kesempatan bagi mahasiswa dari perguruan tinggi di Indonesia.

Tujuannya adalah untuk memperkaya dan meningkatkan wawasan serta kompetensi mahasiswa Indonesia di dunia nyata sesuai dengan minat dan cita-citanya.

Seperti halnya Latissa, yang bisa merasakan kuliah di kampus nomor satu di Hungaria University of Szeged melalui IISMA. “Dari dulu pengen banget exchange ke Eropa. Setelah aku riset, ternyata University of Szeged ini ranking nya nomor satu di Hungaria, jadi aku pilih di sini.”

Sejak Senin (6/9/2021) lalu, mahasiswi Fakultas Psikologi Unair angkatan 2018 tersebut telah aktif sebagai mahasiswa di University of Szeged.

Reputasi kampus yang baik.

Setelah bersiap menjalani kuliah, Latissa mengaku sangat bersemangat. Hal itu dikarenakan semua kelas yang ia ambil telah diadakan secara tatap muka. “Aku di sini masuk ke Faculty of Education. Ada beberapa kelas yang aku ambil di sini bisa ditransfer kredit ke Unair”.

Menurut Latissa, keputusannya memilih University of Szeged sangat tepat. Selain karena reputasi kampusnya yang baik, Kota Szeged sendiri termasuk dalam Schengen Area.

Sehingga memungkinkan bagi pendatang seperti Latissa untuk bepergian ke negara-negara lain menggunakan kereta atau bus dengan visa yang sama. “Visanya bisa untuk travel ke negara-negara lain. Seperti Paris, Jerman, atau Belanda”.

Bisa kuliah gratis dan dapat biaya tunjangan
Menariknya, selama kuliah di negara Eropa Tengah tersebut, Latissa mengaku hampir seluruh biaya kuliah dan biaya penunjang ditanggung oleh pihak IISMA. Di antaranya meliputi Visa, asuransi, tempat tinggal, hingga mendapatkan jatah PCR-Test sebanyak lima kali.

“Merasa senang dan bersyukur. Harapannya (di sini) dapat membangun relasi dan memperoleh ilmu yang beragam”.

Rahasia kuliah di luar negeri lewat IISMA
Sebelumnya, Latissa sempat insecure karena kurangnya persiapan selama pendaftaran Program IISMA. Bagi siapapun yang ingin mendaftar program ini, Latissa menyarankan untuk mempersiapkan sertifikasi tes Bahasa Inggris baik TOEFL ataupun IELTS.

“Aku H-5 pendaftaran ditutup. Sedangkan TOEFL dan IELST hasilnya lumayan lama. Tapi alhamdulillah kemarin aku pake Duolingo English Test diterima, dua hari hasilnya langsung keluar. Syukur nilainya mencukupi”.

Selain tes Bahasa Inggris, rekam jejak mahasiswa selama kuliah juga penting untuk dipersiapkan sejak dini. Dari yang dia lihat, mayoritas penerima program IISMA ini punya pengalaman berorganisasi dan cukup aktif di kampus.

Begitupun dengan Latissa yang sejak tahun kedua kuliah, cukup aktif sebagai relawan di berbagai kegiatan kampus. Selain itu, ia juga memiliki pengalaman organisasi di BEM Fakultas Psikologi hingga Asosiasi Psikometrika Indonesia.

“Buat temen-teman yang berencana ikut Program IISMA, jangan insecure, coba aja dulu. Kita nggak pernah tau rezeki masing-masing. You never know, if you never try”.

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Kuliah Gratis di Eropa Lewat Program IISMA

Yosua Putra Iskandar, mahasiswa Unair yang lolos beasiswa IISMA di Eropa.
akcdn.detik.jpeg

Mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Yosua Putra Iskandar, tengah menjalani kuliah di luar negeri secara gratis. Ia berkesempatan menempuh pendidikan di University of Pécs, Hungary melalui program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA).
IISMA merupakan program beasiswa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek). Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk belajar di luar negeri selama satu semester.

Pada tahun ini, Yosua terpilih menjadi satu dari 970 awardee yang berasal dari 98 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Indonesia. Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Unair mengatakan, awardee IISMA diperbolehkan mengikuti mata kuliah yang tidak linear dengan jurusan asal.

Dikasih kebebasan untuk ambil mata kuliah non-linear jadi membuat aku bisa explore ke hal-hal lain, seperti ekonomi, dan personality psychology, asiknya semua course multidisiplin, jadinya seru dan dapat international exposure.

Yosua mengatakan, awardee akan mendapatkan pendanaan penuh, baik dari Kemendikbudristek maupun pihak universitas. “Semua didukung dan diakomodasi sama kemendikbud dan universitas, khususnya Airlangga Global Engagement (AGE), dan pihak fakultas, juga diingetin mengenai dokumen dan cukup sering di-briefing untuk tips saat berangkat,” tutur mahasiswa yang ingin berkarir di organisasi internasional tersebut.

Bagaimana cara Yosua bisa lolos program IISMA?

Sejak awal, mahasiswa asal Surabaya ini memang sudah berkeinginan untuk merasakan studi di luar negeri. Dengan kuliah di luar negeri, kata Yosua, akan ada banyak pengalaman serta pengetahuan baru yang dapat diperoleh.

“Dari awal masuk kuliah, emang ingin ikut exchange program, karena menarik dan jadi satu kesempatan yang bagus untuk mengembangkan diri. Yang pertama bisa belajar education system di negara lain, lalu dapat education experience, sekaligus dapat networking,” jelasnya.

Diakui Yosua, kultur penggunaan bahasa di Eropa sempat menjadi hambatan baginya. Yosua menceritakan, mayoritas orang di sana lebih menyukai menggunakan bahasa Hongaria daripada bahasa Inggris sebagai bahasa internasional.

“Sebab di Eropa, kebanyakan orang nggak pakai bahasa Inggris tapi pakai bahasanya masing-masing, sehingga waktu di supermarket pun untuk bahasa tulisnya tetap memakai bahasa Hungaria,” sebut mahasiswa yang aktif dalam organisasi International Law Student Association (ILSA) tersebut.

Selain itu, adaptasi rasa makanan di Hungaria yang lebih hambar dari Indonesia, dan cepatnya perubahan cuaca juga dihadapi oleh Yosua.

Bagi mahasiswa lain yang ingin merasakan kuliah gratis di luar negeri melalui program IISMA selanjutnya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Yosua menekankan pentingnya memiliki relasi dengan peserta IISMA batch sebelumnya.

Kalau menurutku selain persiapan esai ataupun dokumen, juga harus punya kenalan yang pernah ikut batch sebelumnya. Karena memang di Tiktok atau Youtube banyak rekomendasi atau info, tapi kalau langsung dengan orangnya, kita bisa dapat insights personal yang memang penting untuk diperhatikan.

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Deakin University di Australia

touchstoneedu.jpg

Deakin University adalah universitas negeri di Victoria, Australia. Didirikan pada tahun 1974 dan dinamai Perdana Menteri kedua Australia, Alfred Deakin.

Kampus utama universitas berada di pinggiran Burwood Melbourne, Geelong Waurn Ponds, Geelong Waterfront dan Warrnambool, serta kampus cloud online. Deakin juga memiliki pusat pembelajaran di Dandenong, Craigieburn dan Werribee, semuanya di negara bagian Victoria.

Universitas ini dibagi menjadi empat fakultas, termasuk seni dan pendidikan, bisnis dan hukum, kesehatan, dan sains, teknik dan lingkungan binaan. Di dalam fakultas-fakultas ini terdapat sejumlah departemen berbeda yang dapat dipelajari oleh siswa termasuk pendidikan, kebidanan, psikologi, teknologi informasi , dan ilmu kehidupan dan lingkungan antara lain.

Universitas ini juga memiliki enam lembaga penelitian termasuk Alfred Deakin Institute (ADI), Applied Artificial Intelligence Institute (A²I²), Institute for Frontier Materials (IFM), Institute for Health Transformation (IHT), Institute for Intelligent Systems Research and Innovation (IISRI) dan Institut Aktivitas Fisik dan Gizi (IPAN). Selain lembaga penelitian, terdapat 13 pusat penelitian strategis. Ini mencakup sejumlah bidang penelitian yang berbeda termasuk penelitian keamanan dunia maya, pengembangan sosial dan emosional awal, penelitian kesehatan populasi dan penelitian olahraga antara lain.

Ada himpunan mahasiswa di Deakin University yang bertujuan untuk mewakili seluruh mahasiswa di seluruh universitas. Ini juga mengoordinasikan semua perkumpulan dan klub untuk mahasiswa yang ada berbagai macam yang bervariasi dari kampus ke kampus.

Alumni terkenal termasuk pemain kriket Australia Michael Klinger, penulis Nitya Prakash, jurnalis / presenter Emma Alberici dan aktor Rodger Corser di antara banyak lainnya.

Sumber: timeshighereducation.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Curtin University di Australia

pcdn.jpg

Curtin adalah universitas yang berfokus pada masa depan yang berbasis di Perth, Australia, dengan kampus-kampus di Malaysia, Singapura, Dubai, dan Mauritius.

Universitas ini diakui karena kekuatannya dalam inovasi pengajaran dan penelitian, yang tercermin dalam posisinya sebagai universitas negeri terbaik di Australia Barat untuk pekerjaan lulusan.

Curtin menawarkan program sarjana dan pascasarjana di 10 bidang studi yang beragam:

Dikenal sebagai universitas yang terhubung dengan industri, Curtin memiliki kemitraan terkemuka dalam astronomi dan ilmu planet; energi dan keberlanjutan; ekonomi dan sumber daya mineral; Dan kesehatan.

Ekspansi internasional Curtin dan fokus penelitian yang kuat telah melihat Universitas meningkat pesat dalam peringkat internasional. Dalam Times Higher Education World University Rankings (2021), Curtin berada di peringkat 201–250 band – naik dua band hanya dalam tiga tahun – dan menempati peringkat 34 di Young University Rankings (2020).

Secara keseluruhan, Peringkat Akademik Universitas Dunia (ARWU 2020) saat ini menempatkan Curtin di peringkat satu persen universitas teratas secara global.

Curtin mempromosikan pengalaman belajar yang terintegrasi dan mendalam dalam kursusnya. Ini telah mendirikan beberapa fasilitas pembelajaran ‘dunia nyata’ untuk memungkinkan siswanya lulus dengan keterampilan dan pengetahuan yang terkait langsung dengan tempat kerja. Fasilitas ini termasuk bangsal rumah sakit simulasi, ruang kelas simulasi, Markas Besar Manajemen, dan Pengadilan Semu Jeanette Hacket di Curtin Law School.

Banyak gelar Curtin memiliki akreditasi nasional dan internasional. Curtin juga mempromosikan penempatan industri, program kepemimpinan, dan peluang sukarela bagi para siswanya, untuk memberi mereka keuntungan yang baik untuk pasar kerja yang kompetitif.

Dengan taman lanskap seluas 116 hektar yang dekat dengan Sungai Canning, Curtin Perth adalah kampus yang menarik, besar, dan hidup. Universitas menawarkan banyak kelompok olahraga dan kebugaran, klub dan perkumpulan sosial, dan acara sosial kampus.

Di ujung utara kampus, Curtin saat ini sedang membangun kawasan komunitas, penelitian, industri, dan akomodasi terpadu yang dikenal sebagai Exchange.

Sumber: timeshighereducation.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Australian Catholic University

uniservitate.jpg

Australian Catholic University adalah universitas yang didanai publik dengan beberapa kampus di seluruh Australia. Didirikan pada tahun 1991 setelah penggabungan empat institusi Katolik: Catholic College of Education Institute of Catholic Education, McAuley College dan Signadou College of Education. Ini terbuka untuk siswa dari semua kepercayaan dan latar belakang.

Ini memiliki empat fakultas (pendidikan dan seni, ilmu kesehatan, hukum dan bisnis dan teologi dan filsafat) yang menyediakan program sarjana, pascasarjana dan PhD.

Ada acara olahraga tahunan untuk pelajar, ACU Games, dan pelajar juga bertanding di Australian University Games.

Sebuah stasiun radio komunitas yang dijalankan oleh staf dan mahasiswa disiarkan di seluruh kampus lembaga tersebut.

Universitas membuka Pusat Roma di Italia pada tahun 2015 menjadikannya salah satu dari sedikit universitas Australia yang hadir di Eropa.

Sumber: timeshighereducation.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami