1. Selalu menghormati bahasa lokal
Dimana bumi dipijak, disitulah langit dijunjung. Peribahasa ini agaknya tepat banget guys buat kalian praktekin di negara orang. Kalian harus bisa menghormati cara bahasa masyarakat sekitarnya, walaupun itu sekalipun mereka keras ataupun pelan. Tidak usah memaksakan diri untuk menggunakan cara berbahasa asal kalian, cukup hargai cara masyrakat berbahasa. Dan pastinya nanti akan terjadi hal sebaliknya, masyarakat sekitar bakal menghargai kalian
2. Tahu bahasa apa yang digunakan
Kadang tiap wilayah ada norma – norma berbahasa yang udah mereka tetapkan. Seperti mereka mentabookan beberapa kata yang mungkin kalian anggap umum. Nah itu mesti diperhatikan guys, jangan sampe kalian melontarkan kata tersebut dan nantinya malah menyinggung perasaan orang tersebut.
3. Berusaha untuk pelajari beberapa kata
Pelajari cara mengucapkan selamat pagi, halo dan bagaimana kalian melakukannya dalam bahasa lokal. Selain itu, belajar frase yang tepat untuk meminta bantuan dalam keadaan darurat, arah, perjalanan ke kamar mandi dan sebagainya.
4. Gunakan teknologi
Jika Kalian memiliki smartphone, download aplikasi bahasa yang dapat mengartikulasikan frase lokal untuk Kalian. Salah satunya itu seperti aplikasi sederet.com (Indonesia – Inggris) Ulangi frase itu dan belajar terus. Dan lagi – lagi biasakan diri kalian untuk mengucapkannya. Dan kalo masih ragu, buka lagi aplikasinya.
5. Pelajari kebiasaan setempat
Di setiap tempat pasti ada kebiasaannya sendiri. Misal dari yang paling simple, selalu mengantre dengan tertib, membuang sampah pada tempatnya, dan tidak langsung menanyakan usia atau pekerjaan seseorang. Kalian harus tahu betul ini, jangan sampai kebiasaan yang “tidak cocok” dari tempat asal kalian terbawa saat kalian ke negeri orang.
6.Jangan ‘terlalu sensitif: Ingat Kalian orang asing dan pasti terlihat aneh.
Penduduk setempat dapat menyampaikan komentar dalam bahasa mereka, yang mungkin sebagian menyinggung kalian. Mungkin itu adalah cara mereka mengeluarkan pendapat. Walaupun demikian, tetap hargai mereka, jangan terlalu melawan jika tidak perlu, karena posisi kalian adalah pendatang. Kuatkan mental dan muka tebal. Tapi sopan dan be positive!
7. Membawa buku percakapan (pocket)
Luangkan waktu untuk berlatih kata-kata dasar dan menggunakan buku panduan percakapan tersebut sebagai referensinya. Saat ini telah banyak beredar buku – buku panduan percakapan bahasa asing di toko – toko buku seperti Gramedia, Gunung Agung, dll. Kalian bisa manfaatkan itu. Kalau mau lebih simple lagi, kalian juga bisa download di internet seperti yang ada di (www.santaidulu.com)
8. Periksa apakah mereka berbicara bahasa Inggris
Nah ini yang biasanya jadi kendala. Kalo kalian kuliahnya bukan di English country patut di perhatikan. Walaupun kalian kuliahnya pakek bahasa Inggris, tapi belum tentu kesehariannya pake bahasa Inggris. Kalian juga perlu tahu apakah orang yang akan kalian ajak bicara pake bahasa Inggris atau tidak. Jika tidak, hargai mereka dan tetap menggunakan bahasa lokal. That’s why bahasa lokal negaranya sangatlah penting.
9. Bicaralah perlahan
Yang ini juga perlu, mengartikulasikan setiap kata dengan hati-hati, sehingga aksen kalian dapat di dengar dan tidak membingungkan lawan bicara kalian. Jangan berbicara dengan intonasi yang terlalu keras, karena bisa jadi hal tersebut dapat menghina orang lain. Kalian juga mesti bisa berbicara secara efektif, tidak berbelit – belit dan tidak memutar2. Karena hal tersebut juga dapat membuat lawan bicara kalian jenuh dengan kalian.
10. Berbahasa asing yang tepat sesuai perkembangan jaman
Kalian juga perlu bisa belajar bahasa gaul / slank di negara yang akan kalian tuju. Soalnya dengan begitu kalian gak bakal di cap sebagai generasi yang old fashioned. Nah untuk menanggulanginya gini, sekarang kan jamannya internet, kalian bisa memulai percakapan di forum – forum internasional. Atau gampangnya buka aja www.9gag.com
11. Jangan hanya satu bahasa aja
Semua bahasa Eropa termasuk Inggris memiliki banyak bahasa serapan yang diambil dari bahasa – bahasa internasional. Nah kalian juga perlu bisa mengimplementasikan hal ini nih. Seperti buat menyebut nama makanan, nama tempat, nama jalan, nama istilah, dan lain sebagainya.
12. Jangan malu buat berbahasa dengan body language
Jika kalian gak tau mau nyebutin apa, tapi konsep benda / hal udah tergambar di kepala anda, jangan malu buat nunjukin dengan body language. Orang gak akan terusik kok dengan cara ini. Justru ini adalah cara dasar buat kalian nyerap informasi dari orang lokal.
13. Meminta penjelasan
Jangan berasumsi bahwa kalian memahami betul apa yang kalian telah tahu. Meminta penjelasan dengan sopan dan pastikan informasi tersebut benar. Masyarakat sekitar biasanya welcome kok buat menjelaskan sesuatu yang memang kalian butuhkan. Asal mintanya dengan tidak memaksa ya 😀
14. Hindari idiom
Bahasa sehari – hari gak butuh idiom guys. Jadi kalian gak perlu ngomong sesuatu dengan bahasa yang tinggi layaknya seorang intelek / politikus. Yang ada malah lawan bicaranya bakal menatap anda dengan tatapan kosong dan heran. Gak usah diambil ribet guys, cukup ngomong dengan bahasa simple sehari – hari
15. Senantiasa tersenyum
Nah buat yang terakhir ini penting banget. Murah senyum!! Kalian harus senantiasa menunjukkan senyum anda kepada masyarakat lokal, meskipun saat anda merasa aneh atas jokes lawan bicara anda. Karena hal ini akan membuat lawan bicara anda merasa nyaman.
Nah biar makin hatam coba diliat video ini dulu ya biar makin kece 😀
Gimana sekarang udah taukan gimana cara beradaptasi di tempat dengan bahasa yang belum pernah kita temui. Nah semangat ya untuk mempelajari hal yang baru 🙂
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Email: info@konsultanpendidikan.com

1. Jangan malu bertanya, bahkan meski pertanyaan itu membuatmu terkesan bodoh
Seperti pepatah lama mengatakan, ‘malu bertanya sesat di jalan’, siapa yang tak berani bertanya akan tersesat alias tak mendapatkan pengetahuan yang diinginkan. Makanya, jangan sungkan untuk bertanya pada dosen jika kamu rasa ada yang kurang jelas atau ganjil. Biarin saja teman-teman sekelasmu memandangmu aneh atau gimana, toh bertanya bukanlah sesuatu yang buruk. Siapa yang tahu kalau dengan bertanya ini, kamu pun bisa memuluskan langkahmu meraih nilai A.
2. Belajar sebelum tidur
Well, ini mungkin terdengar klise. Tapi,percaya deh, ini efektif lho! Seenggaknya sediakan waktu 1-1 ½ jam sebelum tidur untuk mempelajari semua materi yang akan diujikan atau dijadikan kuis di waktu yang akan datang. Jadi bukannya malam ini belajar ngebut untuk ujian besok gitu. Belajar yang ini dilakukan secara teratur untuk mengantisipasi ujian yang akan datang. Penelitian menunjukkan kalau belajar sebelum tidur akan lebih mudah tersimpan dalam memori otak lho!
3. Hindari begadang semalam suntuk
Begadang sih boleh saja, kalau ada gunanya. Satu bait lagu ini tentunya sudah sering terdengar di telingamu. Begadang memang boleh saja kamu lakukan jika kamu rasa itu memang satu-satunya cara. Kalau masih ada cara lain, maka sebaiknya kamu hindari yang namanya begadang semalam suntuk. Jangan biarkan dirimu melakukan hal-hal yang tak begitu penting seperti bermain game online, clubbing, chatting dan aktivitas online yang sifatnya hanya untuk senang-senang sepanjang malam. Aturlah jadwalmu dengan baik. Kapan waktunya bagimu untuk belajar dan mengerjakan tugas dan kapan waktunya untuk bersenang-senang. Selalu teliti dalam mengerjakan tugas dan batasi aktivitas yang kurang bermanfaat.
4. Utamakan tugas
Apa yang perlu dikerjakan lebih dulu? Tugas apa yang kamu rasa paling susah dikerjakan? Apakah tugas itu akan sangat mempengaruhi IPK-mu? Jika iya, maka segeralah untuk mulai mengerjakannya. Kerjakan sebaik mungkin sehingga kamu bisa mendapat A untuk mata kuliah yang krusial ini.
5. Kenali dasarnya
Bagi kamu yang mengikuti kelas Matematika atau Bahasa Inggris, pastikan dirimu telah menguasai materi dasarnya. Banyak cara untuk menguasai materi dasar ini, seperti dengan membaca terlebih dulu materi yang akan diajarkan hari itu, misalnya. Atau mencari informasi lebih lanjut dari banyak sumber seperti dari buku lainnya atau dari internet. Dengan menguasai materi dasar, kamu akan lebih mudah menyerap materi lanjutan yang lebih sulit sekalipun.
6. Jangan ambil kelas tambahan hanya demi IPK
Jangan memaksakan diri untuk mengambil mata kuliah pilihan yang tak kamu sukai hanya untuk mendongkrak atau menyempurnakan IPK-mu. Karena kalau kamu mengikuti kelas yang tak kamu suka, maka pastinya kamu akan merasa sangat bosan di sana dan bisa jadi malah berakhir dengan nilai yang buruk. Akan lebih baik untuk mengambil mata kuliah pilihan yang benar-benar kamu suka saja sehingga kamu akan dengan mudah meraih nilai A dalam mata kuliah itu.
7. Berteman dengan orang yang lebih pintar darimu
Dekati orang-orang yang lebih pintar darimu—ingat lebih pintar, bukan gak lebih pintar atau sama denganmu—untuk mengetahui alasan kenapa kamu bisa di bawah mereka dalam soal nilai. Tak sedikit dari mereka yang bisa menjelaskan tentang apa yang salah pada dirimu. Dengan begini kamu bisa mengetahui kekuranganmu dengan lebih baik. Kamu juga bisa belajar bersama mereka.
8. Berhati-hati memilih program studi
Jika kamu ingin meraih nilai A di setiap mata kuliah yang kamu ambil, kamu harus hati-hati dalam mengambil program studi. Tentunya ini dilakukan sejak awal kamu mendaftar kuliah. Pikirkan baik-baik jurusan dan program studi yang kamu ambil. Pastikan kamu benar-benar ‘klik’ di jurusan dan program studi yang kamu ambil ini. Karena kalau kamu memilihnya dengan terpaksa, maka jangan harap kamu akan meraih A dengan mudah. Bahkan bisa-bisa kamu gagal di tengah jalan. Jadi, berhati-hatilah dalam memilih program studi.
9. Ambil mata kuliah pilihan yang menyenangkan
Dalam setiap program studi, biasanya ada mata kuliah pilihan yang sifatnya lebih fleksibel dan boleh diambil atau tidak oleh setiap mahasiswa. Kalau dalam studimu ada mata kuliah seperti ini, pilih saja yang kamu suka dan kamu pikir menyenangkan. Ini bisa jadi refreshing sekaligus untuk menyempurnakan IPK-mu. Jadi, sambil menyelam minum susu begitulah. Sambil bersenang-senang, IPK-mu pun bisa bertambah.
Demikianlah beberapa saran yang bisa kamu pertimbangkan untuk meraih IPK yang tinggi. Kalau kamu berusaha dengan keras—dan beruntung—tentu kamu dapat meraih nilai yang sempurna. Yang penting adalah, kamu benar-benar berusaha. Ingat, tak ada satu pun usaha yang berlalu dengan sia-sia kalau kamu melakukannya dengan sungguh-sungguh. Good luck …
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .