How to Write a Good Essay for Scholarship (Part 1)

scholarship 1

Di post sebelumnya udah dikasih tau nih tips & trik nyiapin aplikasi beasiswa dan ngisi aplikasi beasiswa part 1 dan part 2

Sering banget nih ya kalo kita ngeliat ada kesempatan beasiswa, kita cuma ngeliat selewat doang formulirnya trus ngerjainnya dientar-entar gitu. Pas mau deket deadline kita baru buka buka lagi, eh ga taunya ada persyaratan untuk nulis esai. Panik gak tuh?! Akhirnya ngerjain esai nya jadi asal-asalan deh untuk ngejar waktu. Sayang banget tuh! Padahal untuk hampir semua beasiswa, esai itu yang bisa ngasih atau malah ngancurin kesempatan kamu untuk dapetin beasiswa itu. Kenapa begitu? Soalnya esai itu merupakan kesempatan terbaik kamu untuk nunjukkin ke para pemberi beasiswa kalo kamu berhak ngedapetin beasiswa tersebut. Istilahnya, kalo aplikasi itu bisa ngebawa kamu ke semifinal, esai lah yang menentukan kamu bakal masuk jajaran pemenang atau gak.

Naaah, karena esai itu PENTING banget, kamu gak bisa tuh nganggep remeh buat esai berkualitas dengan hanya waktu semalam. Esai yang berkualitas itu butuh waktu dan usaha. Disini kita akan ngebahas langkah-langkah proses membuat esai yang bagus. Tenang aja, ini gak sesusah yang kamu pikir kok J

Semua Esai Menanyakan Inti Pertanyaan Yang Sama

scholarshipDisamping pemilihan kata yang beda, sebenernya inti pertanyaan dari hampir semua pertanyaan esai itu sama: “Mengapa kamu berhak mendapatkan beasiswa ini?”  Percaya atau gak, walaupun gak ditulis secara eksplisit, semua pertanyaan yang beda-beda itu sebenernya mengarah pada satu inti tersebut. Nah oleh karena itu, mau kaya apapun pertanyaannya, jawaban kamu harus mengarah ke inti pertanyaan tadi itu. Kalo kamu disuruh nulis esai tentang “Guru Masa Depan Indonesia”, kamu bisa mendiskusikan tentang pendidikan, mungkin dengan beberapa tambahan kutipan atau fakta tertentu, tapi kamu juga harus mastiin kalo kamu disitu menjelaskan gimana peran kamu dalam masa depan pendidikan tersebut. Kaya misalkan kamu cerita kalo kamu berencana jadi guru trus jelasin deh gimana cara kamu berkontribusi dalam membentuk hidup siswa-siswa kamu.

6 Langkah Untuk Menulis Esai Yang Bagus

Langkah Pertama: Temukan Topik Dan Pendekatan Yang Tepat

Kamu akan menemukan 2 jenis pertanyaan esai. Yang pertama meminta kamu untuk menulis mengenai topik spesifik tertentu. Contohnya, “mengapa kita perlu menjaga sumber daya alam kita?”. Jenis pertanyaan kedua memberikan kamu topik yang sangat luas, contohnya “coba tuliskan tentang dirimu”. Pada pertanyaan pertama, kamu ga perlu memikirkan tentang topik karena jelas udah disediain topiknya, meskipun kamu masih harus mengembangkan cara pendekatan dalam menjawab pertanyaan tersebut. Tapi dalam pertanyaan kedua, kamu perlu memikirkan baik topik maupun pendekatannya. Yuk kita mulai pembahasan ini dari cara mencari topik.

–          Mencari topik

Untuk mendapatkan ide dari pertanyaan yang luas banget itu, kamu harus menggunakan teknik brainstorming. Tuliskan topik dan tema yang kira-kira memungkinkan. Tanya pada diri kamu sendiri pertanyaan semacam:

  • Apa kejadian paling signifikan dalam hidup?
  • Apakah guru, saudara, atau temanmu mempengaruhi dirimu yang sekarang?
  • Apa yang telah saya pelajari dari pengalaman?scholarship essay 1
  • Apa tujuan masa depan saya?
  • Dimana saya akan berada sepuluh tahun mendatang?
  • Apa yang memotivasi saya untuk mencapai tujuan?

Ketika sedang brainstorming, biarkan kreativitasmu mengalir. Coba minta pendapat juga ke teman dan orangtuamu.

Nah, kalo kamu udah punya daftar topik, kamu bisa mulai mengeliminasi topik-topik yang ga bisa membantu kamu menjawab pertanyaan tentang mengapa kamu berhak dapet beasiswa.

Setelah kamu mengerucutkan daftar tersebut menjadi beberapa topik yang sesuai dengan tujuan beasiswa, lalu coba pilih lagi yang paling menarik atau yang paling kamu pedulikan. Kenapa penting banget milih topik yang kamu sukai? Karena kalo kamu bener-bener suka sama topik tersebut kamu pasti akan bisa menulis dengan lebih baik. Faktanya, antusiasme kamu akan mempengaruhi tulisan kamu menjadi menarik dan memorable juga. Lagipula kamu bakal lebih mudah termotivasi menulis sesuatu yang kamu sukai daripada sesuatu yang ngebosenin kan?!

–          Cara Mengembangkan Pendekatan Yang Unik

writingLangkah selanjutnya adalah menentukan pendekatan apa yang mau kamu pakai. Untuk satu topik aja bisa ada ratusan cara untuk menyampaikannya dalam esai. Kebanyakan topik terlalu luas untuk dituliskan hanya dalam 800-1000 kata, jadi kamu harus mengerucutkannya lagi dan hanya menuliskan sebagian kecilnya saja. Semua ini berhubungan dengan pendekatan apa yang ingin kamu tunjukkan dalam esaimu. Pendekatan tersebut harus dapat meyakinkan para penilai bahwa kamu berhak mendapatkan beasiswa itu.

Trus gimana dong cara menulisnya? Kalo kamu cuma nyeritain biasa aja, kamu gak akan bisa membuat juri melihat kualitasmu. Kamu harus menggali lebih dalam dan berpikir mengenai bagaimana pengalaman yang kamu bagi di esai mengungkapkan kekuatanmu. Coba tanyakan ke diri sendiri hal-hal ini deh:

  • Apa yang topik ini bisa ungkapkan mengenai saya?
  • Bagaimana pengalaman ini mengubah hidup saya?
  • Mengapa saya melakukan apa yang saya lakukan?
  • Apa pelajaran yang saya dapat dari pengalaman ini?
  • Aspek apa dari topik ini yang paling penting untuk menunjukkan maksud saya?

Menemukan pendekatan yang tepat sama pentingnya dengan menemukan topik yang tepat. Terutama jika kamu menjawab pertanyaan dari topik spesifik karena orang lain juga menuliskan hal yang sama dengan kamu. Kamu harus yakin bahwa pendekatanmu menunjukkan secara persuasif bahwa kamu berhak menang dibandingkan yang lain.

Stay tune for the next part yaa 🙂

Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Published by

Tinggalkan Balasan