Topik yang sering menjadi perdebatan para calon siswa yang ingin melanjutkan kuliah ke universitas adalah tentang memilih jurusan yang disukai atau lebih memilih jurusan kuliah yang akan mempermudah mereka mendapatkan pekerjaan meskipun mereka tidak menyukai jurusan tersebut.
Hal ini merupakan keputusan yang sulit yang sering dihadapi oleh para calon siswa perguruan tinggi. Intinya adalah apakah mereka tetap ingin mengikuti kata hati dan memilih untuk masuk ke jurusan yang mereka sukai meskipun dengan karir tidak jelas atau lebih memilih untuk masuk ke jurusan dengan jaminan karir dan pekerjaan yang sudah pasti.
Dua Perbedaan Pendapat Mengenai Jurusan yang Dipilih
Di sini ada beberapa perbedaan pendapat antara siswa yang memutuskan untuk memilih jurusan yang mereka suka dengan siswa yang memiliki pendapat bahwa seseorang itu harus lebih realistis dalam memilih jurusan yang mampu menjamin karir yang jelas di masa mendatang.Pendapat Siswa yang Lebih Memilih Jurusan yang Mereka Sukai
Kebanyakan siswa memiliki pekerjaan impian mereka masing-masing namun setelah ditanya ternyata mereka sama sekali tidak memilih jurusan kuliah yang dapat mengantarkan mereka untuk mendapatkan pekerjaan impian mereka selama ini.
Hal ini dikarenakan siswa-siswa tersebut telah didikte oleh orang-orang yang merasa “tahu apa yang terbaik”.
Banyak dari siswa yang ingin melanjutkan kuliah, kemudian memilih jurusan kebanyakan berfokus pada mudahnya atau banyaknya lapangan pekerjaan yang ditawarkan pada bidang jurusan tersebut. Sangat sedikit siswa yang memilih jurusan abstrak yang sesuai dengan apa yang berul-betul mereka suka karena rupanya prospek ke depan untuk mendapatkan pekerjaan tidak dipandang begitu realistis.
Pendapat dari orang-orang yang lebih memilih jurusan yang mereka suka meskipun hal tersebut dipandang tidak realistis berkata bahwa walaupun jika kita memilih jurusan yang dapat meningkatkan jaminan untuk mendapatkan pekerjaan di kemudian hari, sesungguhnya mendapatkan pekerjaan dengan jurusan apapun itu sangatlah sulit.
Jadi mengapa tidak mengambil saja jurusan yang betul-betul kita sukai dan kita nikmati.
Kebanyakan orang-orang yang tetap memilih jurusan yang mereka sukai memang mendapatkan beberapa pertentangan dari orang tua atau bahkan para guru. Namun, lebih baik menjadi bijaksana dan mengikuti kata hati daripada hanya berfokus pada pekerjaan di kemudian hari.
Jika ingin sukses maka kejarlah impian anda dan lakukan apa yang anda sukai, seperti yang pernah dikatakan oleh Steve Jobs bahwa satu-satunya cara untuk melakukan pekerjaan yang hebat dan sukses adalah dengan kamu mencintai pekerjaan tersebut. Dan apa yang kita sukai tidak bisa dipalsukan, berpura-pura pun akan kelihatan.
Tentunya mengambil keputusan mengenai jurusan kuliah apa yang tepat di kemudian hari merupakan hal yang sulit. Pastinya apapun keputusan yang kamu pilih nanti jangan sampai membuatmu menyesal di kemudian hari apalagi jika anda melihat seseorang dengan jurusan yang kamu sukai dahulu namun tidak jadi kamu ambil berhasil sukses di dalam pekerjaan mereka dan rupanya menjadi pekerjaan impianmu juga.
Pendapat Siswa yang Lebih Memilih Jurusan yang Lebih Realistis
Siswa yang memilih jurusan yang lebih realistis dan mampu meningkatkan kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan di kemudian hari memiliki pendapat yang berbeda.
Mereka berkata bahwa pendidikan merupakan investasi yang menghabiskan banyak uang atau modal dan setelah lulus kita harus menjamin bahwa apa uang pendidikan yang sudah kita investasikan selama kuliah harus kembali saat kita mendapatkan pekerjaan nantinya. Oleh karena itu, memilih jurusan yang kita sukai namun rupanya tidak membawa prospek yang menguntungkan ke depannya khususnya dalam hal kesempatan mendapatkan pekerjaan bukan merupakan pilihan yang bijak.
Intinya kita harus lebih realistis dalam memilih jurusan dan tidak hanya berdasarkan pada apa yang betul-betul kita cintai.
Jadi jika kamu memiliki bakat matematika, namun kamu menyukai traveling atau jalan-jalan dan pada akhirnya mengambil jurusan geografi adalah pilihan yang salah. Saat lulus nanti kamu tidak tahu pasti karir apa yang akan kamu ambil dan bahkan kamu akan kesulitan mendapatkan pekerjaan dengan jurusan yang sudah kamu pilih. Jangan sampai menyesal saat kamu melihat iklan lowongan pekerjaan yang membutuhkan kualifikasi seseorang yang bisa berhitung dengan jurusan matematika tetapi kamu tidak memiliki sertifikat kelulusan universitas untuk itu padahal kamu sebetulnya bisa!
Jadi, jika saat ini kamu kebingungan untuk memilih jurusan apa yang terbaik di masa mendatang, jangan campurkan antara hobi dengan prospek karirmu di kemudian hari. Bermainlah pada apa yang menjadi kekuatanmu dan bukan pada apa yang kamu sukai.
Jika kamu beruntung mendapatkan ke duanya maka hal tersebut baik, tetapi jika tidak ingatlah bahwa jika kamu mendapatkan pekerjaan yang tepat dan sukses maka kamu pada akhirnya bisa melakukan hal yang kamu sukai.
Jadi, bagaimana denganmu? Mau pilih jurusan yang kamu suka atau mau realistis?
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Email: info@konsultanpendidikan.com





