Email: info@konsultanpendidikan.com
Hari: 25 September 2021
Beasiswa King Abdulaziz University

Arab Saudi ini menyediakan beasiswa pascasarjana bagi mereka (khusus laki-laki) yang ingin mengambil gelar master maupun doktor di KAU. Program beasiswa disediakan melalui King Abdulaziz University Scholarships. Sebuah beasiswa penuh yang menyediakan banyak fasilitas bagi kandidat terpilih.
Selain membebaskan dari biaya kuliah, penerima beasiswa juga akan memperoleh uang saku bulanan, tunjangan persiapan ketika tiba pertama kali, perawatan kesehatan gratis, disediakan akomodasi beserta fasilitas, tersedia makanan bersubsidi, serta tunjangan cetak tesis maupun disertasi. Selain itu disediakan pula tunjangan pengiriman buku saat lulus, dan yang tak kalah menarik adalah tiket pp liburan tiap tahun.
Program yang ditawarkan:
Gelar MSc
- Faculty of ScienceBiology Science, Statistics, Chemistry, Biochemistry, Mathematics, Physics, Astronomy Science
- Faculty Of EngineeringCivil Engineering, Thermal Engineering and Desalination Technology Engineering, Mining Engineering, Electrical and Computer Engineering, Medical Engineering, Chemical and Materials Engineering, Aeronautical Engineering, Production Engineering and Mechanical Systems Design, Industrial Engineering
- Faculty Of Meteorology, Environment Arid Land AgricultureArid Land Agriculture, Environmental Sciences, Meteorology, Hydrology
- Faculty Of Marine ScienceMarine Biology, Marine Physics, Marine Chemistry, Marine Geology
- Faculty Of Environmental DesignUrban And Regional Planning, Architecture
- Faculty Of Computing and Information TechnologyComputer Science, Information Technology, Information System
Gelar PhD
- Faculty Of ScienceBiology Science, Statistics, Chemistry, Biochemistry, Mathematics, Physics, Astronomy Science
- Faculty Of EngineeringCivil Engineering, Thermal Engineering and Desalination Technology Engineering, Mining Engineering, Electrical and Computer Engineering, Mechanical Engineering, Chemical Engineering, Aeronautical Engineering
- Faculty Of Meteorology, Environment Arid Land AgricultureArid Land Agriculture, Environmental Sciences, Hydrology
- Faculty Of Marine ScienceMarine Biology, Marine Physics, Marine Chemistry, Marine Geology
- Faculty Of Environmental DesignUrban And Regional Planning
- Faculty Of Computing and Information TechnologyComputer Science
Persyaratan:
- Usia pelamar tidak lebih dari 35 tahun untuk PhD dan 30 tahun untuk Master
- Pelamar memiliki gelar universitas dari perguruan tinggi terakreditasi dan memperoleh gelar dengan predikat setidaknya “sangat baik”
- Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor TOEFL atau IELTS dalam dua tahun terakhir: TOEFL PBT : 500TOEFL CBT : 173TOEFL IBT : 61IELTS : 5
- Memiliki catatan perilaku yang baik dan sehat secara medis
- Menyediakan dua surat rekomendasi dari dosen kampus sebelumnya.
- Belum pernah dikeluarkan dari universitas kerajaan (Arab Saudi)
Dokumen aplikasi:
- Curriculum vitae pelamar
- Statement of purpose dalam bahasa Inggris untuk semua program
- Salinan ijazah
- Salinan transkrip nilai
- Sertifikat kemampuan bahasa Inggris
- Dua surat rekomendasi dari profesor
- Statement of purpose
- Salinan paspor yang masih berlaku9. Pasfoto
Pendaftaran: Permohonan beasiswa dilakukan secara online di laman King Abdulaziz University. Selanjutnya pilih jenjang studi yang ingin dilamar. Kemudian klik tombol “Apply Now” di bagian bawah. Pelamar bisa membuat akun terlebih dahulu. Masukkan alamat email Anda yang masih berlaku. Nantinya pihak universitas secara otomatis akan mengirimkan Anda username beserta password ke email yang didaftarkan untuk bisa login di web universitas. Setelah login, lengkapi formulir online yang perlu diisi. Kemudian siapkan juga dokumen aplikasi yang diperlukan di atas (bisa discan) sebelum diunggah. Pendaftaran beasiswa King Abdulaziz University 2022 – 2023 dibuka sepanjang tahun. Tidak ada batas deadline.
Sumber: beasiswapascasarjana.com
Email: info@konsultanpendidikan.com
Lulusan S2 Inggris, Mengabdi Jadi Dokter Prajurit TNI AD

Letda Ckm dr. Jason Antoni Wibowo semula menempuh prodi S1 Kelas Internasional Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI). Bagaimana kisah Jason terjun menjadi Perwira Remaja Pusdikkes, prajurit TNI Angkatan Darat (AD)?
Jason menuturkan, lulus dari FK UI, ia melanjutkan pendidikan double-degree Master of Research in Stem Cell di Newcastle University, UK. Studinya di Inggis, jelas Jason, salah satunya menyoal penerapan stem cell pada berbagai bidang prinsip ilmu spesialisasi kedokteran dan pengembangan ilmu terapi stem cell yang sekiranya dapat diterapkan di Indonesia.
Sekembalinya ke Indonesia, laki-laki kelahiran 13 November 1993 tersebut menjalani internship wajib dari Kementerian Kesehatan di RSUD S.K. Lerik, Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Pengalaman saat internship di NTT itu, menginspirasi Jason untuk mengabdi sebagai dokter di TNI AD.
“Waktu itu saya mengikuti baksos dengan TNI AD, Yonif Motuliato-RDTL, RI dengan Timor-Timor. Di sana kami melakukan operasi katarak gratis untuk masyarakat sekitar di Wini (NTT). Di situ saya melihat TNI AD punya korps kesehatan yang besar. Mereka menaungi dokter-dokter dan nakes untuk berkembang,” kata Jason dalam kanal YouTube TNI AD, seperti dikutip Rabu (22/9/2021).
Jason menuturkan, di samping korps kesehatan yang besar, RS TNI AD yang tersebar dari Sabang sampai Merauke membuatnya semakin berminat untuk menjadi prajurit TNI AD.
“Di situ saya tertarik. Saya yang waktu itu dokter sipil (berpikir) mengapa tidak bergabung dengan TNI AD. Karena dengan bergabung dengan TNI, saya bisa memperluas pengabdian profesi dokter dan menjangkau masyarakat Indonesia lebih luas lagi,” kata anak pasangan Sugiharto dan Elisa Sinaga tersebut.
Jason mengatakan, ia lalu mengkonsultasikan minatnya jadi bagian TNI AD dengan para dokter yang ditemui di Wini, NTT.
“Saya diceritakan suka dan dukanya, tapi saya anggap itu perjalanan dari karier saya. Kalau sudah bertekad, sudah berkomitmen, apapun yang kita hadapi pasti bisa kita lewati. Itu yang selalu saya pegang dalam prinsip saya,” kata Jason.
Masuk TNI AD
Jason menjalani pendidikan di Malang lalu dilanjutkan dengan pendidikan kecabangan kesehatan selama 5 bulan. Ia menuturkan, pendidikan sebagai dokter prajurit saat itu meliputi mempelajari peleton kesehatan, batalion kesehatan, kesehatan militer, struktur organisasi, peran-peran militer, peran-peran danton kesehatan, baik bertugas di batalion maupun di rumah sakit tingkat 4 hingga tingkat tertinggi di TNI AD.
Jason merupakan salah satu peserta pendidikan yang ditugaskan menjadi satgas perbantuan COVID-19 sebelum selesai pendidikan.
“Kebetulan saya ditugaskan di RSPAD Gatot Subroto. Di sana saya ditempatkan di ICU sebagai satgas perbantuan COVID oleh Bapak Kasad. Kejadiannya adalah saat apel malam setelah pulang dari serbuan vaksinasi di JIExpo, kami dikabarkan besok akan langsung berangkat ke RS satgas masing-masing. Salah satunya yaitu saya di RSPAD,” kata Jason.
Jason menuturkan, dukungan keluarga berperan penting dalam keputusannya mengabdi sebagai dokter dengan menjadi prajurit TNI AD.
“Setelah apel malam tersebut, saya telepon ibu saya, saya kasih kabar bahwa ditugaskan menangani COVID-19 di RSPAD. Ibu saya bilang selamat bertugas, semoga tetap selamat, tetap sehat,” ucapnya.
“Jadi motivasi dari dalam diri, tekadkan diri, ubah mindset bahwa kita kan menjalankan ini dengan selamat, dengan bagus, dengan berhasil. Bawa dalam doa apapun yang kita kerjakan. Itu saja yang saya pegang,” kata Jason.
Sumber: detik.com
Email: info@konsultanpendidikan.com
Gagal Kompetisi, Diundang Google, CEO Usia 18 Tahun

Kisah Christopher Farrel Millenio Kusuma viral pada 2020 lalu, saat dia diundang raksasa teknologi Amerika Google.
“Kami telah berhasil mendigitalkan semua industri perbankan di Indonesia dengan telekomunikasi VSAT yang andal dari Primacom dan kompresi data Extreme dari Kecilin,” tulis Farrel di akun @christopher_farrel.
Kecilin adalah start up di bidang kompresi data yang didirikan Farrel saat usianya baru 18 tahun. Dikutip dari situsnya, Farrel adalah CEO dan founder perusahaan tersebut.
Berbekal start up ini, Farrel meraih juara pertama bidang usaha teknologi digital dalam Kompetisi Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2018. Kecilin berdiri di bawah nama perusahaan PT Millenio Amerta Data.
Sebelum jadi CEO, Farrel yang lahir para 1 Januari 2000 ini menghadapi jalan berliku. Saat diundang di acara Hitam Putih Trans 7, dia bercerita kegagalannya di kompetisi.
“Seleksi aja nggak, di awal udah ditolak,” ujar Farrel dalam acara tersebut yang diunggah di channel YouTube TRANS7 OFFICIAL.
Di acara tersebut, Farrel menjelaskan inovasinya di bidang kompresi data. Inovasi Farrel berhasil mengkompress daa hingga 93-99 persen, yang berbeda auh dengan RAR atau ZIP yang baru 50-70 persen.
“Misalnya ada 100 MB, jadi 1 MB-an,” kata Farrel yang merupakan alumni SMAN 8 Yogyakarta dan Magister of Business Administration (MBA) di University of York, Inggris.
Kegagalan di kompetisi membuka jalan lain untuk Farrel, yang mengupload hasil risetnya di GitHub. Farrel diundang Google ke Mountain View, Amerika Serikat untuk menjelaskan penelitiannya.
Dikutip dari situs SMAN 8 Yogkakarta, riset tersebut berjudul Data Compression using EG and Neural Network Algorithm for Lossless Data. Google kemudian mengundang Christopher untuk menetap selama setahun.
Kesempatan dari Google digunakan Farrel untuk belajar dan menimba lebih banyak pengalaman. Dia mendapatkan akses tidak terbatas ke sistem, server, dan algoritma sehingga penelitiannya berjalan lebih cepat.
Kini bisnis Farrel tersebar di Bisnisnya tersebar di Indonesia dan Singapura. Di Indonesia, bisnis Farrel berada di DI Yogyakarta, Jakarta, Makassar, dan akan didirikan lagi di Jayapura.
Sumber: detik.com
Email: info@konsultanpendidikan.com