Ternyata Tes SAT Selain Berguna Untuk Masuk Institusi di Amerika Juga Banyak Kelebihan Lainnya Lhoo..

sat-prep_Full Untuk mendaftar ke sebuah universitas maka kita mau tidak mau harus menghadapi ujian seleksi penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan oleh pihak universitas. Salah satu ujian untuk masuk universitas di luar negeri adalah ujian SAT. Kabar bagus bagi para siswa baru yang ingin mendaftar ke universitas dengan ujian SAT. Mulai tahun 2016, ujian ini akan mengalami perancangan ulang. Hal ini disampaikan oleh College Board dalam websitenya, “Perancangan ulang ujian SAT akan lebih mendekati refleksi kepada dunia kerja dan karir, dengan perintah fakta yang fleksibel-akan ditemukandalam teks atau grafis-lebih penting dari yang pernah ada. Sesi menulis akan menjadi opsional, sesi membaca tidak lagi menjadi tes “tak jelas” tentang vocab kata, dan sesi matematika akan menaruh lebih banyak tekanan dalam penyelesaian masalah yang berhubungan dengan dunia nyata. takingtest Terdapat kritikan tentang standarisasi testing memiliki keuntungan untuk menunjukan tembakan tepat pada ujian SAT. Kritikan tersebut ada dua argumen. Argumen pertama adalah skor yang terdapat pada hasil ujian SAT itu kurang bermakna (tidak menandakan seseorang akan menjadi sukses ketika di kampus). Hal ini disampaikan oleh Leon Botstein, Presiden Bard College, ditulis dalam Time, “Ujian ini butuh penggantian,” tulis Leon. “Fakta sebenarnya ujian SAT ini tidak pernah menjadi indikator penentu prediksi yang baik dari sebuah universitas. Mekanisme esensial dari ujian SAT yakni pertanyaan berganda, adalah relik mengerikan yang sudah ketinggalan dari ilmu sosial dan strategi di abad ke-20 ini,” tambah Leon. Mensyaratkan skor SAT untuk pendaftaran Universitas adalah sebuah “skandal nasional”. Jennifer Finney Boylan, seorang English Professor di Colby College, juga memberikan argumennya di New York Times, yang berbunyi: “Satu-satunya jalan untuk mengukur potensial siswa adalah melihat secara mendalam latar belakang kehidupan siswa tersebut, seperti apa mereka saat di sekolah, bagaimana mereka menyelesaikan pendidikannya, apa yang mereka pelajari, proses apa yang membuat mereka over time, bagaimana mereka bereaksi terhadap kekurangan. Disaat yang sama, Elizabeth Kolbert juga menulis di The New Worker, “Ujian SAT mengukur kemampuan-dan hanya kemampuan itu-untuk kebutuhan SAT.” Namun semua argumen dan perdebatan itu tidak semua benar. Ujian SAT mampu memprediksi kesuksesan di kampus, tak sempurna memang, namun relatif baik, khususnya karena hanya membutuhkan waktu hanya beberapa jam saja. Tidak seperti “complex portrait” yang mengharuskan melihat kehidupan siswa, ujian ini bisa menilai melalui objektifitas (Dalam New York Times terbaru, seorang psikologi asal John D. Mayer mendeskripsikan keabsahan dari ujian SAT). bestTimeToTakeSat Dalam sebuah studi yang dipublikasi dalam Psychological Science, peneliti dari University of Minnesota Paul Sackett, Nathan Kuncel, dan kolega menginvestigasi hubungan antara hasil ujian SAT dengan kelulusan kampus dalam skala besar. Sampel berasal dari 150.000 siswa dari 11 universitas yang berbeda. Skor pada SAT memprediksi IPK siswa tahun pertama masih sama tingginya dengan tingkat nilai mereka pada saat kelulusan sekolah, dan prediksi terbaik diraih pada kedua faktor tersebut. Botstein, Boylan, dan Kolbert juga tidak menyangka akan hubungan langsung, aksesnya yang mudah, dan fakta yang empiris. Selain itu, kebalikan dari kepercayaan yang popular, hasil ujian dari ujian SAT ini tidak hanya memprediksi siswa tahun pertama saja. Pada studi selama empat tahun yang dimulai dari 3.000 siswa perguruan tinggi, sebuah tim peneliti dari Michigan University yang dipimpin oleh Neal Schmitt menemukan bahwa skor dari ujian SAT atau ACT berhubungan dengan nilai kumulatif IPK di akhir tahun studi. stock-footage-a-happy-and-excited-multi-ethnic-group-of-friends-on-graduation-day-they-throw-their-caps-into-the Skor ujian juga memprediksikan kelulusan siswa: Seorang siswa dengan tingkat kebenaran sebanyak 95 persen pada tes SAT atau ACT akan memiliki peluang 60 persen akan lulus dibandingkan dengan siswa dengan tingkat kebenaran sebanyak 50 persen. Ujian SAT pun didukung oleh banyak pihak yakni, the Graduate Record Examination, the Law School Admission Test, and the Graduate Management Admission Test. Banyak siswa yang lulus dengan skor SAT yang memuaskan dengan hasil jerih payah sendiri namun ada juga yang skor SAT bagus namun mengandalkan kekayaan orang tua. Tak dipungkiri, kadang berasal dari keluarga yang kaya raya bisa mempengaruhi segalanya termasuk skor SAT. Namun bagaimanapun juga hal tersebut masih jauh dari sempurna. Studi dari University of Minnesota meneliti sekitar 150.000 siswa yang meneliti tentang hubungan dengan sosial ekonomi, dengan SAT hasilnya tidak terlalu berpengaruh, jadi masih terdapat kemungkinan siswa yang berasal dari kalangan sederhana pun dapat meraih hasil yang baik pada ujian SAT. Sekarang jadi pada tahu kan pentingnya ujian SAT dalam pendaftaran kuliah di luar negeri khususnya pendaftaran di perguruan tinggi di Amerika. Kalo kamu Kepengen tau referensi institusi yang ada di Amerika bisa coba surfing di sini guys 😀 Apa kalian sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian yang satu ini guys? 5735339200_b08897a716_z Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Published by

Tinggalkan Balasan