Chemical Engineering? Apaan sih itu? Disimak lebih dalam yuk tentang field ini…

hero-chemical-engineer Apakah kamu pernah berpikir bagaimana material-material seperti nilon atau polyester dibuat? Atau bagaimana cara membuat makanan bisa bertahan lebih lama? Jika iya, maka teknik kimia adalah pilihan studi yang tepat untukmu. Dengan mempelajari teknik kimia, kamu akan dapat mengubah bahan-bahan mentah yang tersedia di alam menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari, setelah melewati proses-proses kimia tentunya. Jaadi, apa itu teknik kimia? Teknik Kimia (Chemical Engineering) merupakan suatu konsentrasi studi yang mengkombinasikan antara ilmu alam (seperti kimia dan fisika) dengan ilmu makhluk hidup (seperti biologi, mikrobiologi, dan biokimia) dan juga ilmu matematika dan ekonomi untuk mengubah bahan-bahan mentah menjadi produk-produk yang bermanfaat, setelah melalui serangkaian proses yang melibatkan reaksi-reaksi kimia. teamshot1 Jika kamu tertarik untuk melanjutkan studi dengan mengambil konsentrasi teknik kimia, pastikan kalau kamu memiliki dasar ilmu kuat pada matematika dan kimia semasa di sekolah dulu, karena setiap harinya kamu akan disibukkan dengan angka dan aneka reaksi kimia. Namun pada dasarnya, siapapun dengan latar belakang pendidikan ilmu alam, teknik, atau ilmu komputer dapat mendaftar menjadi seorang mahasiswa teknik kimia. Yang pasti, kamu harus sudah menyelesaikan tingkat pendidikan sekolah menengah sebelum dapat melanjutkan studi ke program teknik kimia. Normalnya, kegiatan perkuliahan program studi teknik kimia dapat berlangsung selama tiga sampai lima tahun. Semua tergantung pada tempat kamu belajar dan komitmenmu untuk menyelesaikan studi. Namun dimanapun kamu memutuskan untuk belajar, yang pasti tahun pertama studi teknik kimia akan diisi oleh berbagai mata kuliah inti mengenai teknik kimia itu sendiri, seperti ilmu matematika murni dan terapan, ilmu komputer dan CAD, dan ilmu-ilmu alam seperti ilmu kimia dan fisika murni, dan kegiatan perkuliahan pun lebih banyak dilakukan di dalam ruangan kelas. Barulah di tahun-tahun berikutnya kamu bisa memfokuskan dirimu pada bidang yang kamu minati dan bekerja lebih banyak di laboratorium. Setelah menempuh pendidikan selama tiga hingga lima tahun, kamu akan diminta untuk mengerjakan sebuah penelitian akhir serta proyek pengembangan untuk menentukan kamu bisa lulus atau tidak. ecml_imgm Selain mendapatkan beragam kemampuan serta pengetahuan teknis di dalam kelas, selama mengikuti kegiatan perkuliahan pada program studi teknik kimia kamu juga akan dapat mengembangkan berbagai kemampuan non-teknis, seperti pengetahuan mendasar mengenai semua ilmu alam (bukan hanya ilmu kimia), pengetahuan mengenai penggunaan referensi-referensi akademis, pengetahuan mengenai ilmu komputer, dan masih banyak lagi. Bahkan ada beberapa kemampuan yang akan dimiliki oleh para mahasiswa tanpa disadari, seperti kemampuan berhitung yang jauh lebih berkembang, kemampuan analisis yang mendalam, kemampuan komunikasi baik itu verbal maupun tertulis, kemampuan manajemen waktu, kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan, kemampuan untuk bekerjasama dan menjadi pemimpin, dan kemampuan bahasa asing (ketika menemukan bahan materi ajar yang ditulis dalam bahasa asing). Dengan semua keterampilan yang didapatkan oleh seorang lulusan program studi teknik kimia tersebut, maka ia tidak hanya dapat meniti karier di bidang teknik kimia dengan menjadi peneliti di laboratium, namun juga dapat memiliki karier cemerlang di berbagai bidang lainnya yang bahkan sama sekali tidak memiliki hubungan dengan ilmu alam, seperti menjadi analis ekonomi, pengamat politik, wartawan, praktisi kesehatan, maupun penulis terkenal. banner_che Namun, untuk melanjutkan karier di bidang kimia memang masih menjadi favorit para lulusan program studi teknik kimia. Beberapa bidang kimia yang menjadi favorit para lulusan teknik kimia antara lain energi alternatif, kosmetik, lingkungan, elektronik, teknik desain, manufaktur kimia, energi nuklir, plastic dan polimer, pertambangan dan mineral, peraawatan kesehatan, tekstil, produk kesehatan, dan pengolahan limbah. Umumnya para mahasiswa memilih bidang-bidang tersebut karena memang sesuai dengan latar belakang pendidikan mereka, sehingga mereka tidak perlu melakukan banyak penyesuaian terhadap pekerjaan mereka. Pada bidang-bidang tersebut, mereka biasanya terlibat dalam proses penelitian, desain, pengembangan produk, konstruksi, modifikasi produk, dan sistem operasi industri serta diversifikasi produk. Biasanya mereka akan memilih bidang yang sesuai dengan penelitian akhir mereka atau fokus studi mereka selama kuliah. chemistry_lab_banner Lalu, dimana kamu bisa melanjutkan studi di konsentrasi teknik kimia? Ada banyak universitas di seluruh dunia yang menyediakan program studi teknik kimia, beberapa diantaranya bahkan masuk ke dalam urutan 10 besar dunia, seperti Massachusets Institute of Technology (MIT), University of California, Berkeley (UCB), Stanford University, dan University of Cambridge. Satu hal yang harus diperhatikan bila kamu memutuskan untuk melanjutkan studi ke luar negeri adalah kompetensi kemampuan Bahasa Inggris yang kamu miliki. Di Indonesia sendiri, sebenarnya cukup banyak universitas nasional baik itu negeri maupun swasta yang menyediakan program studi teknik kimia, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Sepuluh November, dan Universitas Diponegoro (UNDIP). Oke deh braaw semoga infonya bisa mencerahkan isi kepala kalian ya tentang Chemical Engineering. Semangat ya braaw dalam menempuh studi lanjut kalian 🙂 SKB_0684-Ga Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Published by

Tinggalkan Balasan