Ngintip Rahasia Perusahaan Apple, Sekolah Apple Corp

ST_20130504_DSPICP_3642112e Terungkap bahwa inspirasi desain ponsel Apple berasal dari Picasso. Perusahaan Apple berani menyamakan desain mereka dengan karya indah Picasso “The Bull”. Di suatu kelas program pelatihan perusahaan Apple atau juga bisa disebut Perguruan Tinggi Apple, instruktur Apple tersebut menunjukkan bahwa desain Apple selama ini meniru cara Picasso saat menggambar karyanya yang dinamakan “The Bull”. Instruktur tersebut berani menyamakan sebelas litograf yang membentuk “The Bull” dengan cara perusahaan Apple mendesain produk-produk mereka. Intinya kesederhanaan yang didapat dari karya Picasso ini merupakan inspirasi desain sederhana perangkat teknologi buatan Apple selama ini.

Mengerti Lebih Dalam Tentang Perusahaan Apple Lewat Kelas Pelatihannya

apple_-_steve_jobsPengertian dan pemahaman mendetail tentang perusahaan Apple ini sengaja dilakukan oleh Steve P. Jobs yang mendirikan Perguruan Tinggi Apple. Di dalam kelas Perguruan Tinggi Apple ini Steve P. Jobs berharap karyawan-karyawan Apple dapat memahami sejarah serta membuat mereka mengerti lebih dalam tentang budaya perusahaan Apple. Hal ini diperlukan seiring perubahan jaman khususnya di bidang teknologi dan bisnis. Memang karyawan Apple tidak diwajibkan untuk mengikuti program atau kelas pelatihan ini sehingga mereka dapat memilih untuk tidak mendaftarkan diri ke Perguruan Tinggi Apple, namun selama ini mendorong karyawan-karyawan baru Apple ikut serta dalam kelas pelatihan bukan merupakan hal yang sulit. Sebetulnya banyak sekali perusahaan-perusahaan yang memiliki program pelatihan sejenis atau bisa dibilang sebagai “indoktrinasi” namun Apple membuat perbedaan dengan topik daya tarik di dunia teknologi serta spekulasi. Hal mengenai kelas pelatihan Apple maupun tentang perusahaan Apple sendiri sangat jarang terungkap karena karyawan-karyawan Apple memang disarankan untuk tidak membicarakan apapun tentang perusahaan Apple dan kelas pelatihan mereka. Tidak ada gambaran mengenai seperti apa kelas pelatihan yang dilakukan oleh perusahaan Apple bahkan instruktur kelas pelatihan tersebut dilarang melakukan interview dengan publik. Beruntungnya ada karyawan dari kelas pelatihan Apple yang bersedia untuk mengungkapkan suasana serta keadaan kelas pelatihan mereka ke publik asalkan identitas mereka tidak dipublikasikan. Mereka menggambarkan dengan jelas program perusahaan Apple yang mendesain produk mereka secara cermat dan dengan usaha yang keras. Tidak hanya produk perusahaan Apple saja, bahkan salah satu karyawan mengatakan bahwa tisu toilet di perusahaan tersebut terlihat menarik. Instruktur-instruktur yang dipekerjakan oleh perguruan tinggi tersebut termasuk editor dan penulis perusahaan Apple berasal dari perguruan-perguruan tinggi yang terkenal di Amerika seperti Harvard, Universitas California, Stanford, Yale, Berkeley, dan M.I.T. Beberapa karyawan perguruan tinggi itu bahkan masih bekerja di perguruan tinggi tersebut. Perusahaan Apple ini menyelenggarakan kelas pelatihan setiap tahun. Program-program pelatihan tersebut dibuat oleh Joel Podolny seorang dekan sekolah bisnis perguruan tinggi Yale dan sampai sekarang Joel Podolny masih menjadi perancang program-program tersebut semenjak dia ditunjuk oleh Steve P. Jobs sendiri.

Kelas Pelatihan Perusahaan Apple Membuka Kesempatan Bagi Karyawannya

Apple-is-the-world’s-most-valuable-company. Untuk mendaftar di perguruan tinggi Apple dan mengikuti kelas pelatihan yang diselenggarakan, karyawan tinggal mendaftar di website khusus perusahaan Apple yang disediakan secara internal hanya untuk karyawan perusahaan tersebut. Karyawan dapat memilih program pelatihan sesuai dengan latar belakang serta posisi mereka di perusahaan. Contohnya seperti kelas pelatihan untuk karyawan dari perusahaan yang baru saja diakuisisi oleh Apple. Mereka akan dilatih untuk bagaimana mengerti, memahami, serta masuk ke dalam budaya perusahaan Apple. Bahkan perusahaan Apple juga menyediakan kelas pelatihan khusus untuk pendiri perusahaan Beats dan karyawan-karyawan mereka. Di dalam kelas pelatihan tersebut karyawan juga diajarkan dengan topik-topik yang menarik tentang pengambilan keputusan bisnis yang pernah dilakukan oleh perusahaan Apple sendiri. Salah satu topik hangat adalah saat Apple memutuskan produk iPod serta iTunes milik mereka kompatibel dengan sistem Microsoft Windows. Ternyata topik ini menjadi perdebatan sengit di kalangan eksekutif perusahaan Apple. Bahkan Steve P. Jobs sendiri sempat menentang dan membenci ide ini namun pada akhirnya ide tersebut berhasil dijalankan dan ternyata membuka peluang bagi perusahaan Apple untuk mengembangkan bisnis mereka serta meraih kesuksesan lebih lagi. Karyawan-karyawan yang belajar di perguruan tinggi Apple juga disediakan fasilitas kampus yang nyaman. Bangunan kampus yang digunakan untuk belajar dikenal dengan sebutan “City Center”. Desain bangunan kampus tersebut juga dirancang sedemikian rupa sama seperti merancang desain produk perusahaan Apple sendiri. Bangunan kampusnya bisa dibilang unik dengan kelas berbentk trapesium dan agar murid yang duduk di bagian belakang dapat melihat instruktur di depan dengan jelas maka kursinya dibuat lebih tinggi. Hebatnya tidak hanya di Amerika tetapi kadang instruktur-instruktur ini juga mengajar di seluruh cabang perusahaan Apple seperti di Cina. Salah satu instruktur kelas pelatihan Apple yaitu Randy Nelson yang bekerja di Studio Animasi Pixar memberikan topik Picasso di dalam pelatihan tersebut. Nelson menunjukkan kepada karyawan tentang karya Picasso “The Bull” yang memiliki desain sederhana seperti desain produk Apple. Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami