Harvard university dan University of North California Chapel Hill, keduanya dituduh bertindak diskriminatif terhadap mahasiswa dalam membuat kebijakan penerimaan mahasiswa sarjana. Gugatan mengklaim bahwa kebijakan yang berdasarkan ras tersebut akan melukai penerimaan kemungkinan mahasiswa yang berasal dari ras kaukasia dan Asian-America. Hal ini juga dianggap akan mengurangi kuota dari jumlah mahasiswa Asia.
Tuntutan hukum diajukan oleh mahasiswa Fair Admissions, sebuah kominitas nonprofit yang baru saja terbentuk. Komunitas ini dibentuk oleh mahasiswa, orang tua, dan siapapun yang percaya bahwa diskriminasi ras dalam sebuah kampus adalah sebuah ketidakadilan, tidak tepat dan tidak konstitusional. Komunitas ini juga menyatakan bahwa data dan analisis menunjukkan bahwa pelamar kulit putih, African-American dan Hispanic diberikan preferensi ras daripada pelamar yang dari Asian-Americans.
Menanggapi hal ini, pihak kampuspun memberikan penjelasan yang diwakili oleh Robert Iuliano. Menurut pendapatnya di Regents of University of California bahwa Harvard College berencana untuk menggambarkan pendekatan suara dalam penerimaan mahasiswa. Sedangkan menurut University of North California bahwa kampus tetap pada kebijakannya yang baru. Pihak kampus terus menegaskan manfaat pendidikan keragaman kepada mahasiswa serta pentingnya mempersiapkan mahasiswa untuk masyarakat yang beragam.
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Email: info@konsultanpendidikan.com




Dalam autobiographynya, Lewis berterima kasih kepada CATS College dan flash back saat ia masih kuliah disana. Menurutnya CATS adalah tempat yang luar biasa, para dosen dan staff baik dan ramah, sangat membantu dalam kuliah dan karirnya juga sebagai pembalap.
Once again, congratulation Lewis Hamilton!









