Harvard University and Indonesia – Ada Hubungan Khususkah?

harvard

Ngebahas soal Harvard terus-terusan kayaknya ga bakal ngebosenin 😉

Kalian da pernah liat ulasan soal uni termacho sedunia ini di artikel ini dan kalian juga uda dikasi tau chance beasiswa yang bisa didapet di sini.

Nah sekarang, apa kamu ga penasaran dengan judul artikel kita kali ini?

Tau ga sih, kalo Harvard University tuh punya peran penting dalam perjalanan Demokrasi Indonesia?

Pasti pada ngga nyangka ya? gini nih ceritanya…

Harvard University, yang diwakili sama fakultasnya, yaitu Harvard Kennedy School’s (HKS) membuat sebuah program untuk Indonesia, namanya Harvard Kennedy School’s Indonesia Program pada tahun 2010.

bendera_indonesiaDilatarbelakangi oleh ketertarikan Harvard University sama perubahan Indonesia, yang dulunya selama 32 tahun dipimpin oleh Soeharto, terus juga pernah dilanda krisis pangan di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Dan akhirnya tahun 1998 mengalami kerusuhan besar-besaran di seluruh Indonesia, 1,000 orang terbunuh, akhrnya bisa berubah menjadi sebuah Negara yang demokratis dan  berhasil menyelenggarakan pemilu.

Di samping itu, banyaknya pulau, keanekaragaman budaya, suku, etnis di Indonesia membuat Harvard tertarik untuk melakukan riset tentang demokrasi dan good governance di Indonesia.

Program ini mengambil pendekatan yang beragam buat penelitiannya di Indonesia.

Hasil penelitian tersebut, berupa laporan tentang aspek demokrasi di Indonesia.

Nah, laporan itu didistribusikan gratis di Indonesia, bekerjasama dengan penerbit yang ada di Indonesia.

Terus, laporan itu juga dijadikan bahan diskusi para pejabat dan para pemimpin.

208805_10151305103561607_1310452665_nBagian-bagian penting di dalam laporan itu dirumuskan kembali dalam sebuah kebijakan yang dapat dengan mudah dibaca dan dicerna sama para pemimpin, karena tujuan dibuatnya laporan itu tuh memang untuk didiskusikan dan dijadikan bahan dalam membuat sebuah kebijakan, bukan buat disimpen di rak aja.

Program ini juga mendukung peneliti Indonesia dalam studi mereka.

Program ini memberikan kesempatan para peneliti di Indonesia untuk berkunjung ke Harvard University, bahkan beberapa di antara peneliti yang ke Harvard ada yang menyelesaikan penelitian doktoralnya di Harvard lhoo.

Di samping itu, program ini juga membuat sebuah sistem kepemimpinan yang disebut “Transformasi Kepemimpinan di Indonesia”.

Tapi, program “Transformasi Kepemimpinan di Indonesia” itu sendiri, cuma ditujukan buat para pemimpin daerah aja nih.

Buat pejabat pemerintahan daerah seperti walikota atau bupati setempat yang memiliki performa baik dalam praktek good governance, akan berkesempatan untuk menghabiskan seminggu di Jakarta, dan 3 minggu di Cambridge.

Harvard University percaya, biarpun Indonesia udah menghadapi banyak tantangan, asalkan bisa menjalankan good governance-nya, atau yang mereka istilahkan “infrastruktur lunak, maka perbaikan “infrastruktur berat” kaya jalan, pembangkit listrik, dan teknologi komunikasi, yang bisa meningkatkan kehidupan masyarakat secara kongkret, akan mengikuti.

Selain fokus pada pemerintah Indonesia dan lembaga-lembaganya, program Harvard Kennedy School’s  Indonesia Program juga mendorong para peneliti, agar tertarik pada negara kepulauan ini.

Setiap tahun, program ini mendukung sekitar selusin siswa dengan dana dan bantuan logistik untuk penelitian mereka di Indonesia.

Seperti, pada bulan Januari 4 orang pelajar program doctor dan master melakukan perjalanan ke Indonesia untuk melakukan studi lapangan.

Salah satumya adalah Tara Grillos. Grillos sedang melakukan penelitian awal dalam persiapan studi doktornya tentang tata pemerintahan yang partisipatif dan menjajaki kemungkinan untuk memakai Indonesia sebagai studi kasusnya.

Selama tiga minggu di Indonesia, Grillos bertemu dengan 16 pejabat dan menghadiri berbagai macam rapat umum.

Grillos memberikan perhatian khusus untuk program yang dibuat oleh Bank Dunia dan sebuah program kedua yang dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia.

Di Indonesia, Grillos merasa disambut oleh pejabat yang dia temui dan oleh orang Indonesia yang dikenalnya melalui “CouchSurfing”, sebuah program internet yang menghubungkan wisatawan dan penduduk lokal di seluruh dunia.

Dari pertemuannya itu Grillos berkesempatan untuk mencicipi kopi joos dan tape di Jogja.

Pengalaman Grillos dan mahasiswa Harvard lainnya di Indonesia, penelitian yang dilakukan di Harvard, hubungan dengan pejabat di Indonesia, serta program yang diselenggarakan Harvard di Indonesia harus bisa memberikan manfaat baik buat Harvard, maupun Indonesia.

indonesia_rel98Menurut Harvard University, Indonesia merupakan salah satu negara yang terkenal dan paling dipahami di dunia.

Selain itu, Indonesia merupakan negara yang paling padat penduduknya keempat.

Namun, kebanyakan orang Amerika tidak dapat menemukannya pada peta.

Jay Rosengard, kepala Harvard Kennedy School’s Indonesia Program, merasa sangat gembira dengan keterlibatan Harvard di Indonesia.

Kaget?

Ternyata Harvard University memberikan andil buat kemajuan Demokrasi, pemerintahan daerah, dan good governance bagi Indonesia?

Jadi jangan heran kalo kayanya kita, orang Indonesia, merasa punya hubungan sama Universitas Havard, karena ternyata emang kita punya hubungan niih.

Selain hubungan yang udah diceritain di atas itu, ada lagi lho hubungan Havard sama Indonesia.

Apa itu?

ap_barack_obama_indonesia_dm_111118_wblog

Itu adalah karena Barack Hussein Obama II atau yang lebih dikenal Barack Obama, presiden Amerika Serika ke-44, pernah kuliah di Havard University, yaitu di Havard Law School-nya.

Naah, Obama juga pernah tinggal, terus mengenyam pendidikan di Indonesia kan pas SDnya!

 

 

Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

ACCESS EDUCATION 

Whatsapp :  0812 5998 5997

Line          :  accesseducation

Telegram  :  0812 5998 5997

Email :  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

 

 

Published by

Tinggalkan Balasan