Kultur negara barat dan timur sudah jelas berbeda dan sebagai orang Asia yang kuliah di negara barat, hal ini sering menjadi sesuatu yang aneh dan lucu bagi kita.
Buat kamu yang punya rencana untuk kuliah ke Amerika, ada baiknya kamu mempelajari sedikit kultur negara Paman Sam ini sebelum terbang ke sana.
Berikut ini beberapa hal yang “biasa” bagi orang Amerika:
Tidak ada yang membicarakan atau mempermasalahkan nilai akademis
“Aduh Unyil, kok nilai kamu ga dapet 8 kayak tetangga kita si Inul?”
Kalimat itu pastinya sering kita dengar dalam masyarakat Asia. Dalam kultur Amerika, orang tua tidak akan mempermasalahkan atau membanding-bandingkan nilai akademis anaknya karena mereka lebih fokus pada pengembangan bakat sang anak.
Pencapaian sesuatu bukan sesuatu yang menjadi “barang wajib” untuk dibagikan
Kegagalan atau keberhasilan merupakan hal pribadi dan dirasa tidak perlu untuk dishare.
Mereka tidak akan update status Facebook mereka untuk share info mereka baru aja beli Mac; berbeda dengan masyarakat Asia yang kadang menganggap gengsi harus tinggi sehingga social media menjadi ajang untuk pamer keberhasilan / kekayaan.
Kemandiri merupakan hal yang umum
Jika kamu sering melihat keluarga yang lagi jalan-jalan di mall, tidak jarang kamu akan melihat sesosok baby sitter yang mendampingi.
Kultur masyarakat Amerika menjunjung kemandirian, dan bisa dilihat dari keseharian mereka yang ke mana-mana sendiri – shopping sendiri, mengurus anak sendiri, dsb.
Mereka baru akan menghire pelayan jika memang sangat diperlukan atau tidak sanggup dikerjakan sendiri.
Dalam hal pekerjaan, tidak akan ada atasan/kolega yang melempar pekerjaan begitu saja kepada “newbie” yang belum mengerti apa pun
Senior akan mendampingi junior yang baru ini dan pelan-pelan mengajarkan hal-hal yang harus dimengerti si junior. Jika si junior dirasa sudah mampu dan siap, barulah senior akan mundur dan membiarkannya bekerja sendiri.
Saling membantu ini juga terlihat dalam lingkungan sekolah. Siswa-siswa biasanya akan membentuk kelompok belajar dan saling membantu hingga semua anggota kelompok ini mengerti dan menyelesaikan tugas sekolahnya.
Integritas yang tinggi
Siswa sekolah di Amerika punya integritas yang tinggi.
Hal ini dapat dilihat dari tindakan mereka yang lebih suka untuk menyerahkan tugas tepat waktunya walaupun belum selesai semuanya.
Siswa-siswa ini tidak mau mencontek jawaban dari temannya untuk menyelesaikan tugas tersebut.
Orang yang berada punya badan yang langsing/sehat; sementara yang kurang berada mengalami kegemukan
Menjadi sehat itu mahal di Amerika. Orang yang berada lebih suka untuk makan masakan rumahan yang jelas lebih sehat daripada makanan berlemak yang harganya lebih murah.
Orang yang gemuk tidak disukai dalam masyarakat
Orang yang gemuk dianggap tidak mampu menjaga dirinya sendiri dan perlakuan antara orang yang gemuk dengan yang langsing sangat berbeda.
Masyarakat Amerika memperlakukan orang yang langsing lebih ramah dibandingkan perlakuan ke orang yang gemuk.
Wanita di Amerika bukanlah wanita gampangan seperti yang digambarkan di film-film
Jika kamu suka nonton film Holywood atau drama seri buatan Amerika, seringkali kamu akan melihat karakter wanita yang gonta-ganti pasangan.
Kenyataannya wanita di Amerika tidaklah semua seperti itu.
Nyaris semua penduduk Amerika punya jaminan standart sandang, pangan, dan papan
African American, ato yang biasa kita kenal dengan orang Amerika kulit hitam dianggap tidak kompeten dalam bidang teknik
Hal ini mungkin dikarenakan kesempatan yang didapat masih sedikit. Suka tidak suka, Amerika tergolong masih rasis
Rumah yang terbuat dari bata harganya MAHAL
Pentingnya kegiatan “outdoor”
Orang Amerika sangat membanggakan keindahan alam negaranya. Mereka sering melakukan family outing atau berkemah bersama bersama keluarga.
Orang Amerika sering membuang-buang makanan
Orang Amerika sering membeli makanan dalam jumlah banyak sekaligus karena harganya akan lebih murah. Namun, hal ini juga menyebabkan pemborosan dan dibuangnya makanan yang tidak habis.
Obsesi pada kopi
Tidak hanya karyawan kantor, mahasiswa juga suka dengan kopi. Starbucks dan Dunkin selalu ramai dengan pengunjung.
Orang tua yang bercerai merupakan hal biasa
Perceraian dan single parent merupakan hal biasa bagi masyarakat Amerika.
Mendukung LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender)
LGBT merupakan hal tabu bagi budaya timur / Asia, berbeda dengan Amerika yang sudah terbuka mendukung LGBT dan hal ini dibuktikan dengan LGBT Pride Day.
Ganja dianggap sama saja dengan merokok
Harga toko yang tidak masuk akal
Diskon dan promosi yang tidak akan pernah kita lihat di Indonesia merupakan hal lumrah di Amerika.
Contoh gampangnya:
Harga 1 kaleng Coca-cola $1.00; tapi jika kamu langsung membeli 12 kaleng harganya hanya $3.00
Selain itu harga sayuran / buah lebih MAHAL:
1 kotak stroberi seharga $5.00; sementara burger seharga $1.00
Selain itu, restoran cepat saji di Amerika memberikan unlimited soda refill!!
Ukuran porsi makan yang SUPER BESAR
Ukuran porsi yang disediakan di Amerika ukurannya bisa dibilang 3x lebih besar daripada porsi makan orang Asia
Bendera Amerika dipajang di mana-mana
Rasa nasionalis yang tinggi dan merupakan pemandangan biasa melihat Old Glory di atap sekolah, bangunan kantor, rumah penduduk, bahkan motif bikini mereka.
Festival yang sudah terlalu komersial
Black Friday, Cyber Monday, Natal, Halloween, Paskah, dll sudah dijenuhi dengan merek-merek komersil.
Masyarakat yang nyaris tanpa kejenjangan sosial
Penyapu jalan yang naik mobil dan punya iPhone? Itu pemandangan biasa di Amerika.
Karena mudahnya mendapatkan sistem kredit di negara ini, nyaris semua orang bisa membeli hal-hal standart yang dibutuhkan.
Kepemilikan materi tidak terlalu dianggap sebagai bukti kemakmuran; di Amerika, hal yang akan menunjukkan gengsi yang tinggi adalah level pendidikan dan pekerjaan.
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Email: info@konsultanpendidikan.com
Published by