Memasuki perguruan tinggi merupakan impian setiap siswa yang duduk di bangku akhir SMA. Dengan melanjutkan kuliah, para siswa berharap bisa menemukan pekerjaan yang layak nantinya.
Banyak para pelajar yang ragu untuk melanjutkan sekolah di perguruan tinggi karena pertimbangan biaya masuk kuliah yang semakin tinggi. Semakin meningkatnya harga BBM biasanya semua harga juga turut meningkat, termasuk biaya kuliah apalagi jika Anda berminat melanjutkan kuliah di luar negeri.
Bahkan, berdasarkan survey dewan perguruan tinggi melaporkan bahwa biaya masuk Universitas di Amerika Serikat meningkat hingga lebih dari tiga kali lipat dari $ 2.710 di tahun 1973 menjadi $ 8.893 di tahun 2013. Dan inilah yang membuat para siswa tidak melanjutkan kuliahnya ke perguruan tinggi.
Hal ini semakin membuat generasi muda memprihatinkan, menimbang banyaknya pekerjaan atau perusahaan yang menuntut gelar S1 untuk merekrut calon karyawannya. Selain itu, gaji seorang sarjana pun lebih menggiurkan ketimbang hanya lulusan SMA.
Berdasarkan data Pew Center mencatat bahwa gaji seseorang yang memiliki gelar sarjana dengan rentang usia 25 – 32 tahun mendapatkan gaji rata – rata $ 45.500 khususnya yang bekerja di luar negeri.
Nah, dari penjelasan di atas kita sadari bahwa melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi sangatlah penting. Lalu, bagaimana cara menekan biaya kuliah di perguruan tinggi agar lebih terjangkau?
Berikut ini cara – caranya :
Memilih Universitas yang berkualitas dengan harga terjangkau
Memutuskan untuk melanjutkan kuliah merupakan hal yang paling penting baik bagi calon mahasiswa maupun sang orang tua.
Tapi, sebelum kita memutuskan memilih sebuah universitas sebaiknya pertimbangkan terlebih dahulu mengenai prospek dan biaya.
Memang saat masuk dunia kerja, tidak akan ditanyakan asal perguruan tinggi saat Anda kuliah. Namun, biasanya ada beberapa perusahaan yang mencantumkan persyaratan harus berasal dari perguruan tinggi yang terakreditasi khususnya perusahaan – perusahaan besar.
Mengambil SKS yang banyak
Nah, agar Anda bisa menekan biaya kuliah dan juga mempercepat kelulusan kuliah salah satu caranya adalah mengambil SKS (satuan kredit siswa) dengan jumlah yang banyak.
Dengan mengambil SKS yang banyak, maka Anda bisa mempercepat kelulusan dan juga dapat mengurangi biaya kuliah tiap semester. Untuk dapat mengambil SKS yang banyak, maka harus mendapatkan nilai Indeks Prestasi (IP) di atas 3.00. Mengambil satuan kredit yang banyak harus memiliki prestasi di bidang akademik agar mempunyai banyak cadangan SKS, sehingga Anda bisa mengambil mata kuliah semester atas yang pastinya dapat mempersingkat kuliah Anda.
Biasanya dengan sistem SKS ini, kita juga bisa merencanakan kegiatan studi yang akan kita ambil dengan melakukan konsultasi atau bimbingan, serta berdasarkan persetujuan dari pembimbing akademik.
Mengeksplorasi semua opsi bantuan siswa
Cara selanjutnya agar bisa menekan biaya kuliah, yaitu dengan cara mengeksplorasi atau mencari tahu semua opsi bantuan keuangan untuk mahasiswa saat memasuki perguruan tinggi. Jika Anda kuliah di luar negeri, anda bisa melengkapi data aplikasi gratis untuk Federal Student Aid (FAFSA) dan aplikasi yang diperlukan untuk mendapatkan beasiswa maupun bantuan keuangan lainnya untuk memberikan keringanan biaya kuliah.
Selain dari perguruan tinggi, Anda juga bisa mengikuti program beasiswa di luar kampus seperti organisasi – organisasi lainnya yang berhubungan dengan kemampuan akademik maupun non akademik.
Dengan memanfaatkan program beasiswa, setidaknya Anda bisa membantu membiayai kuliah hingga 50 % dari total keseluruhan biaya kuliah yang di tanggung. Intinya, jika kita ingin membantu biaya keuangan untuk membayar biaya kuliah tidak ada salahnya mengikuti program – program seperti beasiswa, perlombaan di bidang akademik, atau program lainnya untuk meringankan biaya kuliah Anda.
Kerja sambil kuliah
Kerja sambil kuliah?
Kenapa tidak! Banyak lho, mahasiswa yang mengambil pekerjaan paruh waktu untuk meringankan biaya kuliahnya. Tapi, cara ke empat ini diambil dengan catatan tidak menganggu belajar dan jalannya perkuliahan.
Jangan sampai, Anda mengabaikan tujuan utama ini dan menghambat kuliah Anda. Jika memang tidak terlalu banyak mengambil mata kuliah, Anda bisa bekerja paruh waktu di waktu sore setelah pulang dari kampus.
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Email: info@konsultanpendidikan.com
Published by