Mengunjungi Disneyland Tokyo sama menyenangkannya dengan mengunjungi tempat aslinya di Anaheim lho guys. Kamu bisa melihat banyak karakater Disney yang kan membuat anak-anak merasa betah menghabiskan liburannya disana. Jadi buat kamu-kamu yang sangat suka dengan kartun Disney, tidak perlu lagi jauh-jauh pergi ke Amerika untuk menikmati surga Disneyland. Kamu tinggal terbang ke Jepang dan mengunjungi Disneyland Tokyo 🙂
Nah, Jika kamu menginginkan sebuah liburan yang lebih berkesan, maka kamu sebaiknya mencoba menginap di Tokyo Disney Resort. Sayangnya, tidak ada Disneyland maupun Disney Sea yang sepi pengunjung, hal itu membuat banyak orang malas untuk beramai-ramai dan berdesakan saat berlibur di sana. Selain tidak bisa menikmati liburan dengan maksimal, resiko lelah dan kriminal juga tinggi. Jadi, buat kamu yang benar-benar merencanakan ingin liburan ke sana, ada baiknya kamu mengetahui hari-hari apa yang tingkat keramaiannya paling sedikit sehingga nantinya kamu akan lebih leluasa bermain dan berlibur di Tokyo Disneyland dan Tokyo Disney sea dengan sepuasnya.
Lalu bagaimana cara mengetahuinya?
Pertama-tama, kamu harus mengetahui kriteria “ramai dan padat” nya dulu. Tiap tempat liburan mempunyai standar keramaian sendiri-sendiri. Di 2013 merupakan tahun teramai dan terpadat karena ada acara perayaan 30 tahun berdirinya Tokyo Disneyland dan Taman menjadi tempat paling sibuk dimana setiap dua jam ada atraksi-atraksi untuk menghibur pengunjung. Hari kerja menjadi hari yang tidak terlalu padat, pengunjung dapat menonton beberapa show tanpa menunggu 2 jam seperti saat akhir pekan. Kamu cukup menunggu dalam waktu 60 menit. Tapi jika memang kamu tidak mempunyai waktu luang cukup di hari kerja, dan terpaksa berlibur di akhir pekan, maka sebaiknya memperhatikan beberapa tanggal ini untuk menghindari keramaian di Tokyo Disneyland.
Di bulan April ada 3 hari yang mempunyai kemungkinan besar menjadi hari yang tidak ramai yaitu tanggal 6,13 dan 20. 3 hari itu merupakan jeda antara akhir musim semi untuk aktivitas sekolah dan awal dimulainya Golden Week, hari libur nasional di antara akhir April dan awal Mei. Di 3 hari itu, peningkatan pengunjug terbilang rendah laiknya di bulan Januari atau februari. Yang sangat menguntungkan dari 3 hari di atas adalah kamu bisa menikmati liburan anda setelah acara pembukaan musim semi di Disney Easter dan Mickey and Duffy’s Spring Voyage.
Ngomong-ngomong soal Golden Week, hari yang diprediksikan akan sedikit sepi adalah 6 Mei. Hari itu diperkirakan akan lebih pendek dari biasanya, tapi banyak orang Jepang masih mengharapkan awal mei. Ada kemungkinan, di akhir pekan akan sedikit sepi, hal ini memberikan kesempatan buat kamu untuk menikmati liburan lebih leluasa. Jangan pernah berpikiran untuk mengunjungi Tokyo Disneyland di bulan Juni. Juni merupakan waktu dimana Jepang akan diguyur hujan lebat dan hampir semua orang akan lebih memilih untuk menghabiskan waktu di ruang tamu dengan AC yang sudah disetting mode “dry”. Hal itu dirasa lebih nyaman ketimbang liburan di Disneyland tapi hujan.
Hari lain yang bisa dipertimbangkan ialah 6 dan 13 Juli dimana 2 akhir pekan tersebut jatuh di hari sebelum kegiatan sekolah akan aktif lagi. Di hari itu juga sangat tepat buat kamu untuk menikmati beberapa Show unik seperti Tanabata Sat Festival di tanggal 6 Juli dan Disney Natsumatsuri di tanggal 13 Juli atau Disney Summer Festival di DisneySea.
Natsumatsuri dan Summer Festival akan tetap berlangsung di tanggal 21 Juli. walaupun tanggal itu jatuh di hari senin namun, hari itu bertepatan dengan hari libur nasional untuk memperingati hari laut di sana. Dipastikan, kamu akan disambut dengan berbagai kenyamanan saat hendak liburan di Tokyo Disneyland karena pengunjung di hari itu dipastikan sedikit soalnya kebanyakan orang jepang mungkin menggunakan hari itu untuk bersiap-siap beraktivitas di hari selasa.
Jika hari-hari di atas tetap sulit karena kamu sudah ada acara yang sudah dijadwalkan jauh-jauh hari, maka kamu bisa mencoba di tanggal 7 September dimana menjadi hari minggu pertama setelah hari sekolah. Beberapa mungkin akan lebih memilih mempersiapkan sekolah dan menunda untuk liburan. Nah, hari itu bisa menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu liburanmu yang berharga di Tokyo Disneyland. 7 September memang dikenal sebagai tanggal yang sangat jarang ada acara special. Apakah itu disebabkan keesokan harinya menjadi hari peringatan Halloween? Mungkin saja.
Jika kamu lebih memilih untuk menghabiskan waktu di Disneyland dengan berjalan-jalan di Space Mopuntain daripada ke Mickey karena perlu sedikit berlayar menggunakan pelampung, ini mungkin bisa menjadi hari paling tepat untuk berkunjung.
Sangat penting buat kamu untuk meluangkan waktu untuk memperhatikan info cuaca sebelum pergi, pasti kamu tidak mau kan berlibur di Disneyland dengan cuaca hujan badai. Selain sangat tidak menyenangkan, tapi hal itu juga dapet mengancam keselamatan.
Selain berjalan2 seru ke beberapa tempat wisata, melakukan kegiatan akademis juga gak kalah serunya lho guys. Saat di sana kamu juga bisa ikut kelas Japanese Language Course yang isi kegiatannya gak cuma belajar doang, tapi ada kegiatan seru lainnya seperti mengikuti kegiatan kebudayaan jepang, terlibat dalam event setempat, dan banyak keseruan lainnya yang emang sulit untuk diungkapkan dengan kata2 :D. Beberapa institusi rekomendasi yang dapat kamu ikuti adalah Yokohama Design College, Nishinihon Institute, dan Marioka Language School. Oia sekedar info di Yokohama Design College sendiri sering mengadakan kegiatan seru namun tetap penuh dengan nilai akademis yang emang khusus diadakan untuk mengisi Summer, nama eventnya Summer Course with Yokohama Design College
Selamat berlibuuuuuur! 😀
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Email: info@konsultanpendidikan.com
Steve Loflin, pendiri dan CEO dari National Society of Collegiate Scholars Extracurrcular mengatakan, nilai akademis yang tinggi tidaklah cukup. Para siswa internasional harus bisa menunjukan kegiatan lainnya diluar kelas seperti menjadi relawan kerja paruh waktu atau bisa memainkan alat musik.
Kemudian selanjutnya adalah masalah SAT score. Perguruan tinggi di Amerika Serikat akan mengunakan SAT score untuk mengevaluasi kemampuan akademik siswa internasional yang mendaftar di PT tersebut, setelah itu ditentukan apakah siswa tersebut akan diterima atau tidak pendaftarannya.
Terakhir, lakukan tes TOEFL atau IELTS secara baik. Kemampuan berbicara bahasa Inggris siswa internasional akan menentukan apakah siswa bisa beraktifitas dengan baik di kelas atau tidak. Pihak universitas ingin mengetahui apakah kalian seorang yang mahir berbicara bahasa Inggris atau tidak.
S. Tacey Kostell seorang direktur admission dari University of Illinois penting mengetahui bahwa persyaratan pendaftaran saling berbeda antar satu universitas dengan universitas lainnya. Transkrip akademik akan dievaluasi berbeda di tiap universitas yang dilamar. Salah satu persyaratan yang penting yang harus disertakan dalam dokumen saat mendaftar adalah sertifikat bahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS.
Siswa internasional perlu menyadari bahwa tidak mudah bisa diterima di colleges atau universitas di luar negeri. Beberapa perguruan tinggi bahkan membatasi hanya sekitar 10% saja siswa internasional yang dapat diterima di semua kelas. Walaupun pihak colleges atau uniersitas tidak menunjukan jelas berapa persen kuota untuk siswa internasional yang diterima, namun angka tersebut tidak berubah jauh tiap tahunnya. Nyatanya, siswa internasional yang bersaing dengan siswa lain yang berasal dari 80 negara lebih, termasuk dari negaranya sendiri peluang untuk dapat diterima di perguruan tinggi luar negeri sangat kecil. Contohnya saja, suatu sekolah bisa saja menerima 300 pendaftar dari China, kemudian yang diterima atau terpilih hanya sekitar 203 orang saja.
Beneran tertarik mau kuliah di College Amerika? Yuk cek beberapa rekomendasi College ini! Ada 





Istana kerajaan yang di dirikan oleh Raja Taejo, pendiri dinasti Joseon, tahun 1394 ini berdiri megah di antara Gunung Bugaksan dan Gwanghamun Square. Saat ini istana menjadi objek wisata utama baik wisatawan asing maupun lokal.
Gyeongbokgung merupakan kota mandiri yang terdiri atas rumah tinggal, kantor pemerintahan, kuil-kuil, dan taman-taman. Areanya sangat luas, Istana ini adalah lambing kebanggan bangsa. Oleh sebab itu pada saat invasi Jepang pertama di Korea tahun 1592, istana ini di bumi hanguskan. Selama beberapa abad Gyeongbokagung rata dengan tanah sampai ada usaha untuk merestorasinya pada abad ke-19. Saat itu, kemegahan Istana Gyeongbokagung yang merupakan kediaman dinasti Joseon dipulihkan. Bangunan yang sudah roboh dan hangus terbakar di dirikan kembali. Proyek ini membutuhkan usaha dan dana yang tidak kecil, namun untuk mengembalikan apa yang dulu menjadi kebanggaan bangsa, pengorbanan itu tidak seberapa.
Setelah kemerdekaan Korea tahun1945, pemerintah kembali melakukan pemugaran. Saat ini pemugaran telah memakan waktu hampir tujuh puluh tahun, namun masih 40% persen dari seluruh bangunan yang bisa diselesaikan. Lamanya waktu untuk melakukan pemugaran pada dasarnya di sebabkan oleh keinginan pemerintah mempertahankan keaslian bangunan-bangunan tersebut. Satu per satu bangunan dibangun kembali secara detail dan akurat mendekati bangunan asli sbelumnya. Gerbang utama Gwanghamun baru selesai dibangun tahun 2010.
Di pulau itu pengunjung seperti dimanjakan oleh pelayan khusus, pepohonan tertata indah, binatang-binatang jinak berkeliaran, dan bangunan-bangunan dengan konsep kuno tapi alami, membuktikan bahwa manusia dan alam bisa hidup dengan harmoni. Setiap musim palau ini menyuguhkan pemandangan spektakuler. Pada musim gugur, setiap pohon menampilakan jamuan terbaik mereka, pohon gingko yang berdaun seperti kaki bebek akan akan menjadi kuning menyala. Daun-daun pohon mapel tidak kalah dengan warna daunnya yang merah darah. Sementara phon-pohon deciduous lainnya berwarna cokelat keemasan dan pohon cemara tetap hijau. Ini adalah simfoni alam yang tidak dapat dinilain dengan uang.
Di luar negeri, Nami Island mungkin dikenal karena menjadi tempat pembuatan drama Winter Sonata. Beberapa site pembuatan film itu masih ada sampai saat ini. ada patung dan foto dari kedua sejoli Bae Young-joon dan Choi Ji-woo, tempat pertama kali mereka berciuman, bahkan sepeda yang mereka pakai berdua dipamerkan disana.
Kesuksesan Nami membuat iri salah seorang menteri saat itu, Yu Ja-gwang. Ia menumukan penggalan puisi Jendral Nami dan mengganti kata yang berarti “membawa damai” menjadi “menguasai”. Dengan demikian Nami dibawa kehadapan Raja dengan tuduhan pengkhianatan. Saat itu Korea diperintah oleh Raja Yejong, anak Raja Sejo, yang memang tidak menyukai Jendral Nami. Ia menyetujui eksekusi Jendral Nami dan mengangkat Yu Ja-gwang menjadi petinggi negeri dan memberinya pangkat Pengeran. Raja Yejong hanya memerintah Korea selama empat belas bulan, ia meninggal karena penyakit.
Sementara itu bagi Jendral Nami dibangun kuburan selayaknya pahlawan serta kuil untuk menghormatinya di Hwaseong. Geyonggi-do. Namun, legenda rakyat percaya bahwa tubuh Jendral Nami berada di pulau kecil di Chungceon yang sekarang dikenal dengan Pulau Nami tersebut. Oleh karena itu jika berkunjung ke sana, kita akan menemukan kuburan Jendral Nami beserta batu yang berukiran penggalan puisi tersebut. Menurut legenda, Jendral Nami kala itu dihukum dengan cara diikat tangan, kaki, dan kepalanya ke lima kuda kemudian ditarik sampai terputus-putus. Menurut perinta Jendral Yu, tidak ada yang boleh mengumpulkan apalagi menguburkan sisa-sisa tubuhnya tersebut. Tapi satu keluarga petani yang mengenal perjuangan Jendral Nami mengumpulkan potongan tubuhnya dan membawanya ke pulau di Chungceon yang sejak saat itu disebut Pulau Nami. Mereka menguburkannya di sana dan secara turun-temurunmengadakan penghormatan kepadanya. Ada kepercayaa rakyat bahwa orang yang mengambil batu dari kuburan Jendral Nami akan mengalami sial.
Bukan Cuma itu, Divisi 5 dari tentara Korea Selatan masih berada di seberang jembatan. Mereka juga tidak tahu-menahu tentang perintah ledakan tersebut. Banyak dari mereka yang kemudian menjadi tawanan tentara Korea Utara dan tewas sebagai POW (Prisoner of War).
Korea Utara tidak beruntung seperti Korea Selatan baik dalam hal kemajuan ekonomi maupun politik. Paham komunis ditambah sikap tutupnya terhadap dunia luar telah menyengsarakan rakyatnya. Tidak ada yang tahu persis keadaan masyarakatnya, tetapi banyak penduduk Korea Utara yang menyelundup masuk ke Korea Selatan meskipun dengan resiko bayaran nyawanya sendiri dan keluarganya jika terangkap. Banyak informasi kehidupan di Korea Utara berasal dari mereka. kehidupan kedua negeri ini, jika dibandingkan, seperti langit dan bumi jauhnya.
Tapi apakah seperti itu sebelumnya? Dalam War Museum Memorial, Yongsan, terdapat posisi kekuatan kedua partai sebelum pecah perang. Dalam hal jumla tentara, perlengakapan perang seperti senjata, pesawat tempur, kapal laut, Korea Selatan kalah dari Korea Utara. Dalam hal asset, sumber daya alam, bahkan luas area alam juga demikian. Inilah yang memberikan keberania Korea Utara yang didukung superpower Rusia menyerang Korea Selatan dan bertekad menundukkannya di bawah bendera komunis. Perang korea sering disebut Perang Dunia III karena melibatkan Rusia dan China di pihak Korea Utara sementara Amerika dan PBB ada di pihak Korea Selatan.
Perang tersebut menelan korban tiga juta orang dan memisahkan banyak keluarga. Saat ini dibawah perjanjian gencatan senjata, kedua Negara memelihara kebersamaan yang pahit hanya melalui daerah DMZ. Daerah tempat penduduk dari kedua Negara hidup bersama dengan penjagaan ketat tentara kedua belah pihak. Daerah DMZ ini disebut sebagai “daerah yang paling berbahaya di dunia”, di tempata itu berajaga-jaga sekitar 500 ribu tentara Korea Utara dan 200 ribu tentara Selatan lengakap dengan tank-tank dan misil yang siap diluncurkan. Sewaktu-waktu ada perintah untuk meluncurkan perang maka daerah ini lah yang akan menjadi garis depan.
Saat ini DMZ dijadikan salah satu tempat kunjungan wisata. Mereka yang tertarik akan sejarah Perang korea ditambah yang senang dengan petualangan yang mendebarkan akan memilih tempat ini. hanya berjarak sekitar 50 KM dari pusat kota Seoul, DMZ dengan mudah dicapai dalam waktu satu jam. Dari RMZ ini pengunjung dapat melihat Korea Utara baik dengan telanjang mata maupun dengan teropong. Yang menarik, kita akan meliha gedung-gedung megah namun kosong tanpa penghuni dibagian Korea Utara. Konon dibalik gdeung-gedung itu telah ditanam bom yang akan diledakan jika Korea Selatan mencoba melakukan invasi ke Utara. Pemerintah Korea Selatan juga menemukan beberapa terowongan yang digali oleh Korea Utara yang berujung di Korea Selatan, sarana yang akan mereka pakai untuk menyerang atau untuk menyelundupkan mata-mata. Ada tujuh terowongan yang sudah ditemukan, nau dicurigai ada banyak lagi terowongan sejenis yang belum ditemukan.
Sampai saat ini kabar mengenai perang dingin antar kedua Negara sering dibesar-besarkan oleh media. Faktanya penduduk Korea Selatan jauh lebih tenang dan lebih percaya diri. Selain mendapat dukunga dari tentara Amerika yang ditempatkan di Seoul, mereka juga memiliki persiapan sendiri. Setiap pria di Korea yang berusia diantara 18-35 tahun harus menjalani wajib militer selama dua tahun sehingga pada dasarnya setiap penduduk pria tahu bagaimana berperang dan membela negaranya.
Gyeongju adalah ibu kota kerajaan Shilla kuno yang memerintah di semenanjung Korea antara 57SM-935M. lokasi ini adalah salah satu peninggalan budaya Korea yang terbaik. UNESCO mengklaim paling tidak tiga tempat sebagai World Heritage Sites: Biara Buddha Bulguksa tempat Seokuram Grottoo yang indah, Gyeongju National Park yang menyimpan tak terhitung koleksi relic Shilla, dan Yang-dong Village yang memberi gambaran kehidupan di zaman Dinasti Joseon. Pada musim semi tempat-tempat ini memberikan gambaran keindahan alam yang menakjubkan.
Pada abad ketujuh, dengan bantuan DInasti Tang China, Shilla mengalahkan Baekje dan Geoguryeo lalu mendirikan kerajaan Shilla Bersatu (Unified Shilla). Saat itu tentara Shilla dipimpin oleh jendral yang brilian bernama Kim YU-sin. Setelah membantu Shilla mencaplok Baekje dan Geoguryeo, Dinasti Thang China ingin menjadikan Shilla sebagai koloninya, tetapi melalui perang enam tahun, Shilla dan para prajurit tangguhnya bertahan dan berhasil mengusir Dinasti Tang kembali ke China. Pada masa aman itu Unified Shilla mengalami banyak kemajuan dan Berjaya dalam seni serta kebudayaan. Dari zaman inilah semua peninggalan yang dapat kita saksikan di Gyeongju sekarang.





