Penderita HIV Bisa Jadi Dokter Bedah? Why not!

Terinfeksi HIV bukanlahh suatu alasan seseorang berhenti menggapai mimpinya. Di Jerman ada sebuah yayasan AIDS yang akan memberikan bantuan konsultasi bagi penderita HIV-AIDS sehingga mereka tidak didiskriminasi oleh masyarakat. Sebagai contoh salah seorang penderita HIV mengunjungi “Bonner AIDS-Initiative”, yang merupakan perkumpulan untuk memberikan bantuan jasa konsultasi terkait masalah HIV. HIV Lembaga tersebut menyarankan kepada para penderita HIV untuk tidak mengaku jika menderita HIV. Hal ini dikarenakan agar mereka tidak mendapatkan perlakuan diskriminasi. Perkumpulan ini adalah tempat dimana para penderita bisa saling berbagi cerita dan saling memberi bantuan. Di lembaga ini kurang lebih 10 persen penderita HIV adalah golongan pelajar. hiv2 Meskipun demikian, bukanlah suatu alasan seseorang tidak dapat menjadi dokter bedah hanya karna ia menderita HIV. Walaupun pada awalnya ada kekhawatiran seandainya ahli bedah itu terluka saat opersi pasti bisa menularkan penyakitnya. Tapi itu dulu sebelum ditemukan obat yang mampu menekan virus HIV seccara signifikan, sehingga virus ini tak lagi bisa dideteksi dalam darah. Oleh karena itu penderita HIV tidak akan lagi menularkan virusnya setelah mengkonsumsi obat ini selama setengah tahun. dokter bedah Dengan adanya teknologi seperti itu, seorang penderita HIV tak lagi dibatasi dalam memilih jurusan kuliahnya. Dan apabila ada mahasiswa yang terjangkit HIV tidak mampu menyelesaikan kuliahnya, orang tersebut dapat datang dan meminta bantuan pada yayasan AIDS Jerman. Yayasan ini akan memberikan bantuan keuangan kepada penderita yang mambutuhkan. college

Carl Duisburg Centren, Langkah Awal Buat Kamu Yang Pengen Kuliah di Jerman

Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Published by

Tinggalkan Balasan