20 Profesi Paling Dicari di 2025

keydifferences.jpg

Siswa SMA kelas 12 perlu mengetahui prospek karir sebelum memilih jurusan kuliah yang tepat dan sesuai kemampuan. Salah satu cara mengetahuinya dapat melalui survei pasar tenaga kerja yang dilakukan oleh World Economic Forum (WEF).

Pada laporannya menjelang akhir tahun lalu, WEF memberikan Forecast for Labour Market Evolution in 2020-2025 atau Prediksi Perkembangan Pasar Tenaga Kerja Tahun 2020-2025.

Salah satu segmen dalam laporan tersebut merinci 10 profesi yang akan paling banyak dicari dan yang akan menurun popularitasnya pada tahun 2025.

Profesi yang paling banyak dicari di tahun 2025

1. Data Analysts and Scientists
2. AI and Machine Learning Specialists
3. Big Data Specialists
4. Digital Marketing and Strategy Specialists
5. Process Automation Specialists
6. Business Development Professionals
7. Digital Transformation Specialists
8. Information Security Analysts
9. Software and Applications Developers
10. Internet of Things Specialists
11. Project Managers
12. Business Services and Administration Managers
13. Database and Network Professionals
14. Robotics Engineers
15. Strategic Advisors
16. Management and Organization Analysts
17. FinTech Engineers
18. Mechanics and Machinery Repairers
19. Organizational Development Specialists
20. Risk Management Specialists


Mirip dengan survei yang dilakukan pada 2018, profesi yang mengalami peningkatan permintaan adalah semacam Data Analyst and Scientist, lalu AI and Machine Learning Specialist, Robotics Engineers, Software and Application Developers, serta Digital Transformation Specialists. Sementara itu, ada juga karir yang pamornya diperkirakan melandai pada 2025.

Sumber: detik.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Artis Indonesia Lulusan Kampus Luar Negeri

thepienews.png

Pendidikan menjadi salah satu bekal untuk meraih kesuksesan. Tak hanya sukses di dunia hiburan, sederet artis tanah memiliki otal ‘encer’ lantaran bisa sekolah di kampus luar negeri. Sebagian dari mereka bahkan sekolah di kampus top dunia dan lulus dengan hasil yang memuaskan.

Sukses berkarier di dunia musik, Gita Gutawa teta memperhatikan pendidikan. Dia merupakan lulusan London School of Economics and Political Science (LSE). Gita menyelesaikan pendidikan S2-nya hanya dalam waktu satu tahun. Saat jenjang S1, Gita juga sekolah di Inggris. Dia mengambil Ilmu Ekonomi dan mendapat gelar Sarjana Ekonomi dari University of Birmingham, Inggris.

Vidi Aldiano sempat mengenyam pendidikan di University of Manchester, Inggris. Sosok penyanyi ini lulus dengan predikat cumlaude dari jurusan Innovation Management and Enterpreneurship.

Maudy Ayunda menjadi salah satu artis yang begitu memperhatikan aspek pendidikan. Wanita kelahiran 19 Desember 1994 ini baru lulus studi S2-nya dari Stanford University, Amerika Serikat. Di Stanford University, Maudy mengambil dua jurusan yakni administrasi bisnis dan pendidikan. Dia menyelesaikan studi S2 selama 2 tahun. Sebelumnya, Maudy juga telah menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Oxford mengambil jurusan PPE (Politics, Philosophy, and Economics).

Tasya Kamila meneruskan kuliah S2 di Columbia University, New York usai lulus S1 di UI. Tasya lulus S2 dengan gelar Master of Public Administration dari Columbia University. Tasya mendapat beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kemenkeu.

Isyana Sarasvati sempat mengenyam pendidikan di luar negeri. Dia mendapat beasiswa diploma di Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA), Singapura. Tak hanya itu, Isyana juga lulus sebagai Best Scholarship Graduate dari Royal College of Music London.

Cinta Laura menjadi salah satu artis yang memiliki prestasi di bidang pendidikan. Dia merupakan lulusan Columbia University. Cinta lulus dengan predikat Cumlaude di bidang Psikologi dan Sastra Jerman.

Acha Septriasa sempat mengenyam pendidikan di luar negeri. Acha memilih kuliah di Limkok Wing University, Cyberjaya, Malaysia dengan jurusan Multimedia & Broadcasting. Ia kini sudah berhasil meraih gelar Bachelor of Arts Degree in Mass Communication.

Sumber: merdeka.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Program Persiapan S2 ke Luar Negeri oleh Kemendikbud Ristek

emg-services.png

Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) meluncurkan program beasiswa Persiapan Studi Magister di Luar Negeri. Kali ini, melalui program ini para lulusan S1 bisa dengan mudah Melanjutkan studi S2 di tahun ajaran 2022/2023. Tak hanya bagi yang sudah lulus S1, program ini juga diikuti mahasiswa aktif S1 yang sudah menyelesaikan tugas akhir. Program ini membantu calon pelamar S2 untuk menemukan potensial supervisor, serta mendapatkan Letter of Acceptance (LoA).

Persyaratan umum:

  1. Dinyatakan lulus S1 atau mahasiswa aktif yang sudah menyelesaikan tugas akhir
  2. Usia maksimal 25 tahun.
  3. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif minimal 3,5,
  4. Memiliki skor TOEFL minimal 500 atau skor IELTS minimal 6,0.
  5. Pendaftar juga harus mengantongi rekomendasi dari pimpinan perguruan tinggi atau atasan yang relevan bagi yang sudah bekerja.
  6. Memiliki komitmen untuk melanjutkan studi magister.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui https://ringkas.kemdikbud.go.id/bridgingcourseS

Masa pendaftaran dibuka 6 Agustus sampai 15 Agustus 2021.

Sumber: Kompas.com

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami