10 Tips Mendidik Anak Agar Lebih Cerdas

intelligent-kid Setiap orang tua pasti menginginkan yang terbaik bagi anaknya. Tapi tak sedikit orang tua yang tidak mengetahui bagaimana cara mendidik anak agar lebih cerdas seiring dengan pertumbuhannya. Pola pengasuhan dan pendidikan seperti apa agar anak menjadi lebih pintar?di sini akan kami bahas 10 tips mendidik anak agar lebih cerdas, berikut ini :

1. Mengambil kursus musik

instrumenBerdasarkan penelitian, salah satu faktor untuk meningkatkan intelektualitas anak yaitu dengan cara belajar dan bermain musik. Sesuai dengan penelitian tersebut di Toronto University juga mengatakan bahwa kelompok anak – anak yang bermain music sangat mudah untuk meningkatkan respon otak kanannya. Dimana banyak anak – anak yang pintar bermain musik memiliki prestasi yang baik di sekolahnya karena mereka memiliki IQ yang tinggi. Hal ini berdasarkan rangsangan atau respon otak kanan yang terus di latih saat belajar musik. Selain itu, dengan belajar dan bermain music hanya selama enam bulan terbukti dapat meningkatkan kemampuan kognitif sang anak. Tidak hanya itu, melalui musik anak akan pintar membaca dan membuat daya tangkap serta daya ingat anak menjadi meningkat. Melalui musik pengembangan syaraf – syaraf dalam gelombang otak anak akan semakin meningkat. Pelatihan music tak hanya berpengaruh pada perkembangan intelektualitas anak, tetapi juga pada remaja, dewasa dan orang tua. Bahkan menurut sebuah penelitian di Northwestern University pelatihan music dapat memberikan manfaat bagi orang tua karena dapat mengimbangi efek buruk dari penuaan.

2. Menjadikan anak seorang atlet, apa salahnya?

Kids_and_sportsBerolahraga memiliki banyak manfaat bagi perkembangan otak maupun tubuh anak, selain untuk kesehatan berolah raga juga dapat meningkatkan konsentrasi anak. Tapi, ada sebagian orang berpendapat bahwa banyak atlet yang gemar berolahraga memiliki kemampuan prestasi akademik yang kurang di sekolahnya. Sebenarnya, hal ini tergantung pada atletnya sendiri dimana banyak atlet yang lebih banyak menghabiskan waktu di lapangan ketimbang di perpustakaan. Namun, anda bisa memberikan pengarahan untuk dua hal tersebut kepada anak anda. Jika anak bisa mengatur waktu baik saat latihan olahraga maupun di perpustakaan justru akan membuat anak menjadi lebih cerdas. Jadi, jika anak memiliki minat untuk menjadi seorang atlet tidak ada salahnya anda memasukkannya ke dalam klub olahraga yang anak sukai. karena dengan seringnya latihan olahraga tanpa meninggalkan pelajarannya akan meningkatkan keampuan belajar anak bahkan anak lebih cepat meningkatkan kemampuan kosakat hingga 20 %.

3. Membacakan cerita

storyJangan menyuruh anak membaca cerita sendiri, ada kalanya anda harus mendampingi anak ketika membaca atau justru anda yang membacakan cerita kepada anak. Karena hal ini akan membuat anak menjadi jenuh membaca sendiri tanpa di dampingi oleh orang tuanya . Dengan membacakan cerita kepada anak, akan membangun kecintaan anak terhadap buku dan apapun yang berhubungan dengan bacaan. Membaca buku bersama anak disertai dengan perhatian eksplisit dari orang tua merupakan strategi yang paling mudah untuk mengembangkan kemampuan membacanya. Selain itu, dapat menambah pembendaharaan kata, meningkatkan kemampuanya dalam berkosakata, dan juga dapat mengembangkan keterampilan dalam berbahasa.

4. Berikan anak waktu tidur yang cukup

sleepKurang tidur pada anak akan membuat anak memiliki daya tangkap yang kurang di sekolahnya. Karena tidur dapat mempengaruhi beberapa aspek kemampuan kognitif pada anak, seperti memori anak, cara mengambil keputusan pada anak serta cara untuk memecahkan masalah anak. Kehilangan kemampuan otak pada anak disebabkan karena kurangnya jam tidur yang dimiliki oleh sang anak. Selain itu, kurang tidur akan membuat anak menjadi gampang gelisah, mudah marah serta emosi yang labil di sekolahnya, sehingga anak akan mengalami kesulitan untuk fokus saat belajar di sekolah. Anda bisa menetapkan waktu tidur anak dengan konsisten, atau berikan jadwal harian anak dari mulai bangun tidur hingga menjelang tidur.

5. Tanamkan disiplin diri sejak dini

Boy_-studyingSeseorang yang sukses bukan hanya memiliki IQ yang tinggi tetapi juga harus memiliki tingkat disiplin atau kesadaran diri yang tinggi. Selain itu, banyak studi yang menunjukan bahwa kemauan atau tingkat kesadaran merupakan kunci kebiasaan yang paling penting bagi keberhasilan setiap individu. Seseorang siswa yang rajin itu memiliki kemungkinan untuk mendapatkan nilai yang lebih tinggi di kelasnya. Karena mereka selalu menghabiskan waktu untuk belajar ketimbang menonton TV. Selain itu, orang yang memiliki disiplin diri yang tinggi tidak pernah absen di sekolahnya. Dan hal ini akan berpengaruh pada kesuksesannya di masa depan. Karena orang yang disiplin akan selalu menjadi yang terdepan. Anda bisa menanamkan disiplin diri pada anak sejak dini, dengan cara memberikan jadwal yang tepat ketika jam bangun tidur, belajar, sedikit waktu bermain dan menonton TV, waktu tidur yang cukup, dan sebagainya. Orang tua bisa memasang daftar atau jadwal harian pada anak di kamar tidurnya dan pastikan anak untuk selalu mengerjakan sesuai jadwal yang dibuat. Dari sinilah anak akan belajar untuk menanamkan disiplin waktu dan ia akan terus menerapkannya sepanjang hidupnya.

baby6. Mendengarkan lagu

Dengan seringnya mendengarkan lagu anak – anak, maka anak akan secara aktif mempelajari berbagai macam bunyi dan juga dapat menambah pembendaharaan kata pada otak anak. Hal ini juga di sarankan untuk meningkatkan kecerdasan anak pada usia 0 – 5 tahun. Melalui lagu, maka anak akan memiliki kosakata yang lebih banyak serta kemampuan berbahasa akan lebih meningkat.

7. Memakan makanan yang sehat

foodMakanan juga sebagai faktor terpenting bagi perkembangan kemampuan otak anak. Akan lebih baik jika anda memberikan makanan yang sehat sepanjang waktu dengan makanan yang kaya akan karbohidrat, tinggi serat. Selain itu, berikan sarapan pagi yang teratur untuk anak dan keluarga. Tidak hanya anak, remaja dan juga orang dewasa juga harus mengkonsumsi makanan yang sehat untuk meningkatkan kinerja dalam beraktivitas sehari – hari. Menurut penelitian, kafein dan glukosa dalam kadar yang cukup dapat memberikan efek yang menguntungkan dalam kinerja kognitif khususnya pada orang dewasa. Sedangkan pada anak, lebih baik menghindari junk food atau makanan cepat saji. Karena selain berdampak pada kesehatan, juga akan memiliki dampak yang buruk bagi otaknya. Lebih baik hindari juga makan – makanan yang mengandung MSG (Mono Sodium Glutamat) yang sering dijumpai dalam penyedap makanan, karena akan menyebabkan kemampuan otak menurun.

8. Happy Kids = Succesful Kids

mother and daughterYa, nampaknya ungkapan di atas cukup beralasan dimana jika seorang anak merasa bahagia dalam hidupnya dia akan lebih sukses di masa depan. Karena kebahagiaan merupakan anugerah yang luar biasa di dunia yang dapat berpengaruh dalam kinerja seseorang. Rata – rata orang – orang yang bahagia lebih sukses dibandingkan orang – orang yang tidak bahagia baik untuk kehidupan pribadi maupun pada pekerjaannya. Orang yang bahagia cenderung memiliki kinerja yang baik, memiliki pekerjaan yang bergengsi serta gaji yang lebih tinggi begitu pula dengan pernikahannya. Mereka cenderung lebih puas dengan pernikahannya. Lalu, bagaimana caranya agar anak lebih bahagia? Caranya adalah bahagiakan anda sendiri sebagai orang tua. Karena, kebahagiaan seorang anak dipengaruhi pula oleh faktor genetik orang tuanya. Berikan pendekatan serta perhatian yang lebih pada anak, serta ciptakan kehangatan di keluarga kelak anak akan selalu merasa bahagia dalam hidupnya. Karena faktor terpenting kebahagiaan adalah lingkungan di sekitarnya

9. Faktor Genetik dan lingkungan yang baik

playKecerdasan seorang anak tidak lain dipengaruhi oleh faktor genetic kedua orang tuanya. Intelektual yang dimiliki oleh anak akan sama persis dengan turunan dari orang tuanya. Selain itu, lingkungan yang baik juga merupakan faktor terpenting membentuk kecerdasan seorang anak dan perilaku anak. Perilaku anak sangat dipengaruhi oleh lingkungan di sekitar mereka. Pastikan anak selalu dalam lingkungan yang baik, baik dalam lingkungan sekolah, maupun lingkungan rumah. Pastikan juga anak memiliki teman – teman bergaul yang baik, di sekolah maupun di rumah.

10. Percaya pada anak

Hal terakhir yang paling penting untuk membentuk kecerdasan anak, yaitu percaya pada anak bahwa mereka merupakan anak yang patut dibanggakan. Dengan mempercayai anak anda, maka anak akan selalu berusaha menjadi yang terbaik bagi orang tuanya. Percaya pada anak juga akan memberikan rasa tanggung jawab yang besar pada anak anda. proud-parents Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Published by

Tinggalkan Balasan