CATS College Cambridge, Inggris – Sekolah Unggulan Bagimu yang Serius untuk Masuk Kuliah di Inggris

Sejak dahulu, Inggris telah dikenal sebagai negara yang memiliki kualitas tinggi dalam hal pendidikan. Banyak orang dari seluruh dunia berlomba untuk kuliah di negeri Pangeran William ini. Nah, di antara banyak institusi pendidikan berkualitas di Inggris, CATS College bisa menjadi pilihan tepatmu. Kita sudah pernah membahas soal CATS ini :

CATS College (miaw) Untuk yang Pengen Kuliah Ke Universitas Top di Inggris Part 1

SAM_0205 CATS College memiliki 3 kampus yang berlokasi di kota-kota paling terkenal Inggris yaitu di Cambridge, London dan Canterbury. Kali ini kita akan kulik lebih jauh tentang cabang CATS College yang di Cambridge.

Kenapa memilih CATS College Cambridge

Berikut adalah hal-hal yang menjadikan kenapa CATS College layak menjadi pilihan kuliahmu di Inggris:
Kepala Sekolah Cats College, Mr. Tim Joseph
Kepala Sekolah Cats College, Mr. Tim Joseph
Salah satu perguruan tinggi tersukses di Inggris Sejak berdiri pada tahun 1952, CATS College telah membantu ribuan mahasiswa untuk meraih cita-cita mereka baik itu dalam hal karir maupun studi di universitas bergengsi dunia. Misalnya saja pada September 2013 lalu, banyak sekali lulusan CATS College yang berhasil diterima di Cambridge University dan Oxford University. Penyedia Program Foundation pertama di Inggris CATS College menjadi institusi pendidikan swasta yang menciptakan dan menerbitkan program UKs First Foundation semenjak lebih dari 25 tahun lalu. The CATS College Foundation Programme telah dikenal luas baik dalam skala nasional maupun internasional, memberikan pengembangan potensi untuk semua program sarjana di UK. Beasiswa Eksklusif di CATS College Tersedia banyak beasiswa eksklusif untuk mahasiswa berprestasi yang kuliah di CATS College Dan tentunya masih banyak lagi alasan kenapa CATS College bakal menjadi pilihan bagus untuk kuliah.

High School Term Course

SAM_0237 Program perkuliahan ini dirancang khusus untuk siswa inernasional berusia minimal 15 tahun agar dapat memperoleh pengalaman langsung akan budaya dan sistem pendidikan di Inggris, dan tentunya sambil meningkatkan kemampuan bahasa Inggris melalui studi mata pelajaran yang paling mereka sukai. Siswa mengikuti program studi individual dengan memilih dari serangkaian mata pelajaran yang telah mereka pelajari sebelumnya di negara asal. Selain belajar untuk mepersiapkan diri kuliah di Inggris, Highs School Term Course di CATS College Cambridge juga akan memberikan tambahan aktivitas dan hal-hal yang menyenangkan bagimu seperti berikut:
  • Tamasya akhir pekan mengunjungi tempat-tempat menarik di UK
  • Banyak pilihan fasilitas olahraga yang dekat dengan kampus
  • Rekreasi secara teratur ke teater, konser, taman hiburan dan bowling
  • Sosialisasi kampus yang bagus seperti pemutaran film malam, debat, malam budaya, pesta dan acara dansa.
Syarat dan Ketentuan:
  • Umur minimal 15 tahun
  • Rapor bagus
  • Tanggal mulai program studi: September atau Januari
  • Minimum IELTS 4.0+
  • Durasi program 1 atau 2 terms (3 term – tergantung program)

Pre Programme Course

SAM_0235 Pre Programme Course adalah program studi yang fleksibel untuk menjamin peluang masuk ke semua program akademik. Program ini ideal untuk para siswa yang memerlukan skill untuk ke A levels, International Baccaulareate Diploma, atau University Foundation Programme dan opsi ujian GCSE dan IGCSE jika diperlukan. Program ini berlangsung selama 2 atau 3 terms, dimulai September atau Januari, mensyaratkan skor IELTS minimal 4.0+ dan umur minimal 15+ dan memiliki nilai rapor yang bagus. Termasuk ke dalam Pre Programme ini adalah:
  • Bimbingan one-to-one untuk pilihan jenjang studi selanjutnya untuk memastikan siswa berkembang ke program yang paling sesuai dengan universitas atau karir tujuan mereka
  • Pengawasan pada evening homework dan program olahraga untuk memastikan siswa mengunakan waktu luang mereka dengan efektif untuk mengembangkan life skill mereka
  • Rencana pembelajaran dan biaya individual yang disesuaikan dengan masing-masing siswa untuk memastikan mereka bisa meraih tujuan mereka. Target dan tujuan yang jelas dirancang sejak permulaan term
  • Penilaian dan laporan reguler yang dirangkai dengan pengawasan ketat pada target standar siswa. Ujian GCE atau IGCSE dilakukan pada Summert Term 1 (bagi yang mulai September saja)
  • Siswa yang mengambil program ini akan mendapatkan keuntungan memperoleh pengalaman belajar dengan berbagai metode pembelajaran yang didesain secara aktif untuk mengingkatkan keaktifan kelas dan diskusi yang mana akan sangat penting nantinya pada saat kuliah
  • Asrama CATS College mempunyai pengawasan waktu dan lingkungan yang penuh perhatian terinspirasi dari nilai-nilai keluarga sehinggan siswa akan lebih aman dan nyaman tinggal di asarma.

A Levels Course

SAM_0227 Program dasar yang wajib ditempuh calon mahasiswa jika ingin kuliah di Inggris.
  • Jangka waktu 6 atau 5 terms
  • Dimulai September atau Januari
  • English Level minimal IELTS 5.0+ (3-term fast track minimum IELTS 5.5+)
  • Usia minimal 15.5+
  • Nilai rapor bagus

University Foundation Course

SAM_0228 Pada tahun 1985 CATS College Cambridge membuat sebuah revolusi institusi pendidikan swasta dengan program  Foundation untuk pertama kalinya. Program ini didesain khusus untuk mahasiswa internasional, berdurasi 1 tahun untuk para pelajar yang ingin masuk universitas. Dengan pengakuan nasional dan internasional yang dimiliki, program ini memberikan kesempatan yang lebih besar kepada individual untuk masuk ke hampir seluruh universitas di Inggris. Skor IELTS minimal 4.5 diperlukan untuk masuk program ini.

Academic English Course

SAM_0206 Program ini akan menjamin peluang masuk ke semua program akademis CATS College. Lebih dari sekedar pemahaman tata bahasa (grammar), program ini fokus pada istilah-istilah yang biasa digunakan dalam mata kuliah, ekspresi dan istilah umum yang harus kamu mengerti untuk dapat menuju ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Durasi program ini bervariasi mulai dari 1 hingga 4 terms, skor minimal IELTS 3.5+, dimulai setiap Senin atau periode tertentu dan nilai rapor yang bagus diperlukan.

Summer Course: Oxbridge Preparation

SAM_0207 Bagi mereka yang ingin kuliah di Oxford, Cambridge dan universitas ternama Inggris lainnya, program ini akan membuatmu bisa mempersiapkan apa-apa yang perlu kamu pelajari dan kembangkan dalam 2 atau 3 tahun selanjutnya untuk menjadi kandidat Oxbridge. Syarat umum mendaftar program ini adalah usia 15-17 dan IELTS 5.0+. Kelas berisi 12-15 orang dan dimulai 29 Juni – 19 Juli 2014. Besarnya biaya yang perlu dibayar adalah £3,650. Termasuk akomodasi, makan dan transfer.

Biaya Kuliah di CATS College

Sepeti halnya biaya kuliah di universitas atau perguruan tinggi lainnya, besarnya biaya kuliah di CATS College Cambridge juga berubah-ubah setiap tahun akademis. Berikut adalah detailnya: Tahun ajaran 2014-2015
Course  Pembayaran di muka (mendapat diskon) # Pembayaran diangsur 3 x Per term
Pre: Programme £27,350 £28,350 £9,450
Foundation £27,350 £28,350 £9,450
A level (5 and 6 terms) £27,350 £28,350 £9,450
Additional A level subject £4,200 £4,350 £1,450
Academic English Module Termly (up to 4 terms)* £17,370 £18,000 £6,000
Academic English Module Weekly (sampai 7 minggu dan termasuk akomodasi) £905 N/A N/A
High School Term (2 terms) £20,025 £20,750 £10,375
High School Term (1 term) N/A N/A £10,375
Summer School – Oxbridge Preparation Programme (3 minggu termasuk akomodasi) £3,650 N/A N/A
Jika kalian memutuskan untuk sekolah di sini, kalian akan masuk dalam dunia yang benar-benar berbeda dibandingkan Indonesia! Kenapa begitu? Biarkan foto-foto ini yang berbicara~ SAM_0280 SAM_0268 SAM_0270 SAM_0272 SAM_0277 Tentunya kalian akan melihat lebih banyak lagi jika kalian sudah menginjakkan kaki di Cambridge untuk sekolah di CATS College ini 🙂 Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Winning a Scholarship to England? Yes, You ABSOLUTELY Can!

599891_4206996896830_514752387_n Bisa menyicipi pendidikan di Inggris itu tidaklah mustahil. Apalagi jika kendalanya adalah masalah ekonomi. Semuanya kembali lagi pada kemauan dan keinginan yang besar. Ada banyak cara yang bisa kamu tempuh untuk dapat mewujudkan cita-cita kamu pergi ke Inggris, salah satunya yaitu dengan beasiswa. Seringkali saya dengar pertanyaan-pertanyaan klise tentang bagaimana cara mendapatkan beasiswa ke luar negeri. Hal yang menurut saya tidak patut untuk dipertanyakan. Informasi beasiswa itu ada dimana-mana, kita nggak boleh males dan berharap orang lain akan memberikan informasi tentang beasiswa yang kita inginkan. Scholarship is not only for the geniuses, it is for those who are willing to find it themselves. Selain itu, mengurus persyaratan beasiswa pun cukup rumit, kamu harus bersabar dan jangan mudah menyerah saat proses mengisi aplikasi atau memenuhi syarat yang diajukan. Saya tekankan sekali lagi, beasiswa bukan hanya untuk orang-orang pintar, tetapi untuk mereka yang mau berusaha dan gigih untuk mendapatkannya. Saya sendiri tidak pernah mau menanyakan beasiswa kepada orang lain sebelum saya mencari asal-usul beasiswa, jenis beasiswa, dan pihak pemberi beasiswa tersebut sendiri. Saya adalah penerima beasiswa short course ke Inggris selama 9 minggu pada tahun 2012. Saya bukan orang pintar, tapi saya pemimpi yang ketika saya bangun dari tidur saya, saya bekerja keras untuk membuat mimpi saya menjadi kenyataan. Here’s how the story began… 29/8/11 Pada hari itu saya sedang nggak ada perkuliahan, iseng, dan bosan. Tiba-tiba, ide untuk menemukan beasiswa untuk belajar di luar negeri muncul dalam pikiran saya. Saya secara acak mengetik beberapa kata kunci tentang beasiswa ke Inggris pada Google dan lalu menemukan http://www.educationuk.org/Scholarships-for-UK-study. Saya selalu tertarik untuk belajar di Inggris. Dari kecil saya sudah bermimpi untuk bisa jalan-jalan ke Inggris. Saya suka sekali dengan kebudayaan dan bahasa mereka, bahkan ketika kuliahpun saya mengambil jurusan Sastra Inggris, itulah mengapa saya ingin sekali pergi kesana, beasiswa yang saya cari pun berhubungan dengan jurusan perkuliahan saya. Jadi, saya memeriksa situs web tersebut dan menemukan begitu banyak beasiswa ke Inggris. Saya menemukan satu beasiswa English Course dari St Giles International, sebuah institusi bahasa Inggris yang berada di pusat kota London. Pihak institusi tersebut tidak mencantumkan syarat lengkap untuk mendapatkan beasiswa tersebut, jadilah saya mengemail mereka, berharap mendapatkan balasan untuk dapat melamar beasiswa di institusi tersebut. Selang beberapa hari kemudian, saya mengecek email dan ternyata saya mendapatkan balasan dari mereka tentang persyaratan yang wajib dipenuhi untuk melamar beasiswa mereka. Syaratnya adalah sebagai berikut: mengisi formulir aplikasi, menulis 2 essays, dan mencantumkan 2 surat referensi dari dosen atau Dekan. υποτροφίες-στο-εξωτερικό-17-12-2013 Pada saat membaca persyaratan tersebut, kontan saya merasa optimis bisa memenuhi 2 dari 3 syarat yang harus dipenuhi tersebut. Tetapi mencantumkan 2 surat referensi dari dosen atau dekan? Saya sempat ragu, karena saya bukanlah si pintar yang dikenal para dosen di kampus saya. Namun, jika tekad sudah bulat tidak ada yang bisa menghalangi saya. Saya pun menyanggupi semua persyaratan tersebut dan nekat meminta 2 surat referensi dari dosen yang pernah mengajar di kelas saya dan sekiranya familiar dengan wajah saya. Mengisi semua persyaratan tersebut memakan waktu kurang lebih 2 bulan. Ya, beasiswa tersebut adalah beasiswa pertama yang saya apply, tentunya saya masih sangat lamban dan belum terbiasa dengan hal tersebut. Saya juga ingin essay saya menjadi menarik dan layak untuk sebuah English short course yang saya impi-impikan. Lebih dari dua bulan saya menunggu datangnya pengumuman beasiswa tersebut. Yang pada awalnya saya sangat optimistis, lambat laun perasaan tersebut terkikis dan membuat saya menjadi sepenuhnya pesimis. Namun saya tidak mau berkecil hati dan menolak untuk menyerah. Sampai pada akhirnya saya mendapatkan email balasan dari mereka… 10/2/12 “Dear Ms. Amelia,

Please find attached our decision regarding your scholarship application. Please confirm that the address on the letter is correct and that you accept this decision.

I look forward to hearing from you.

Kind regards, Martha Raczynski PA to Paul Lindsay, Director of St Giles Educational Trust Tangan saya gemetar membaca isi email tersebut. Saya tidak percaya bahwa saya akhirnya mendapat beasiswa untuk belajar di pusat kota London selama 9 minggu. Air mata penuh sukacita mengalir di wajah saya. Saya merasa sangat bersyukur. Ibu saya tidak percaya saya mendapatkan beasiswa tersebut, begitu pula ayah saya. Bahkan saya sampai mencetak email tersebut untuk menunjukkannya kepada mereka, tetapi apa daya mereka tidak mengerti, satu-satunya hal yang mereka mengerti adalah, email itu datang dari London, United Kingdom. Sekitar 3 minggu setelah berita mengejutkan ini, saya mendapat surat dari London, yang tidak lain adalah surat penerimaan saya. Ayah dan Ibu saya terus melihat surat tersebut berulang-ulang, walaupun mereka tidak mengerti isinya, mereka tetap merasa senang. Mereka masih tidak bisa percaya putri mereka akan pergi ke London, segera. Urusan saya dalam meperjuangkan beasiswa tersebut tidak selesai sampai surat penerimaan yang dikirimkan ke alamat rumah saya saja. Pihak St Giles menginformasikan kepada saya untuk membuat visa segera setelah saya mendapat surat penerimaan. Jadilah saya pergi ke pusat pembuatan visa UK dengan ayah saya, butuh beberapa waktu untuk mengisi formulir aplikasi. Saya juga harus mem-book tiket PP ke Inggris sebagai salah satu persyaratan visa tersebut. Tetapi semuanya saya jalani tanpa beban. Lagi, mengurus hal semacam beasiswa dibutuhkan kesabaran yang tinggi. Saya sempat takut bahwa aplikasi visa saya akan ditolak tetapi pada 13 April 2012 atau sekitar dua minggu setelah saya men-submit aplikasi visa saya, saya mendapat email dari pusat aplikasi visa UK … “Dear AMELIA, Your processed visa application reference no.JKAC/020412/093480/1 has been collected from UK Visa Application Centre on 04/13/2012″ Alhamdulillah! Akhirnya Visa UK pun berada di tangan saya! Semuanya pun berjalan sesuai rencana. Saya menjadi tidak sabar dan sangat antusias menunggu jadwal keberangkatan saya ke London. 01/06/12 Akhirnya hari keberangkatan saya tiba juga. Hari yang tidak akan pernah saya lupakan seumur hidup saya. Orang tua, adik, dan tante saya ikut menemani saya ke bandara. Sahabat-sahabat terbaik saya pun sudah menunggu saya di bandara. Akhirnya waktu untuk terbang ke Inggris datang juga. Butuh waktu hampir 18 jam untuk pergi ke London dari Jakarta dan saya juga harus transit di Doha, Qatar. Semua proses yang saya lalui sampai akhirnya saya mendapatkan beasiswa ini dan terbang ke Inggris memang terdengar sangatlah sederhana dan tidaklah rumit, tapi percayalah butuh berbulan-bulan bagi saya untuk melengkapi persyaratan beasiswa tersebut, saya harus mati-matian menghampiri dosen saya setiap harinya, latihan membuat essay yang baik, terus-terusan merevisi 2 essay tersebut, dan bahkan mengurus visa sendiri. Nothing in this life is ever easy to get but if you work hard and never give up, things will eventually become easier to get! Dan kegigihan saya ini akhirnya dapat mengantarkan saya ke London, Inggris… Kota yang sedari kecil hanya dapat saya lihat di tv atau poster akhirnya saya mampu menjelajahi577092_4183669433658_1326067279_nnya! More details about the story click here. Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Bagi Umat Muslim

banner buka puasa Selamat pagi Indonesia!! Puasa sebentar lagi di mulai nih, ayo siapkan hati dan pikiran kalian untuk menjalankan ibadah ini. Kami keluarga Access Education juga mau mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi umat Muslim 🙂 Dalam rangka pembukaan ibadah puasa kantor kami pada hari Sabtu 28 Juni 2014 tutup dan akan buka kembali Senin 30 Juni 2014. Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Kelas Persiapan untuk Gelar Master Di “London Foundation Campus”

cds-london-foundation-campus1 Sekarang ini semakin banyak mahasiswa Indonesia yang mengambil gelar pasca sarjana mereka di luar negeri. Salah satu Negara tujuan utama dari mahasiswa Indonesia yaitu United Kingdom. Negara ini memiliki universitas dengan kualitas pendidikan yang tinggi karena itulah untuk dapat kuliah di universitas di United Kingdom, kita juga harus memiliki kualitas sesuai yang disyaratkan oleh universitas-universitas tersebut. Untuk dapat mengembangkan kemampuan kita sebagai persiapan untuk dapat kuliah di universitas di United Kingdom kita dapat mengambil Master’s Foundation Programme dari London Foundation Campus. Program ini adalah program persiapan bagi mahasiswa internasional agar dapat mengambil jurusan pasca sarjana di beberapa universitas di United Kingdom untuk gelar master mereka. Kampus ini terletak di Birkbeck University of London yang menjadi jantung dari beberapa universitas terkemuka di London. Dengan mengambil program ini maka kita akan dilatih untuk memiliki keahlian yang dibutuhkan saat kita mengambil kuliah di universitas. Program ini akan dilaksanakan secara intensif untuk melatih kemampuan kita agar kita dapat mencapai standar yang disyaratkan oleh universitas yang kita inginkan.

Persiapan untuk belajar mengambil gelar master

London_Foundation_Campus Master’s Foundation Programme ini akan membantu kita memperbaiki kemampuan bahasa Inggris kita sekaligus meningkatkan kemampuan kita dalam melakukan riset dan kemapuan belajar kita dengan metode-metode yang akan dibutuhkan saat kita mengambil gelar master nantinya. Kita akan belajar langsung di dalam kampus sehingga kita akan mengalami secara langsung kehidupan dalam kampus dan dapat menggunakan seluruh fasilitas kampus seperti fasilitas akademik, fasilitas sosial, dan fasilitas olahraga. Sebagai persiapan untuk menghadapi cara belajar mengajar di United Kingdom, maka kita akan dipersiapkan melalui metode belajar yang biasa digunakan di universitas seperti pelajaran dalam kelas, seminar, workshop, kelas laboratorium, tutorial, pengajaran langsung, kerja kelompok, debat, dan belajar pribadi.

Pilihan program di Master’s Foundation Programme

studious-students-at-the-ELC-Cropped-425x283 Ada tiga pilihan program yang dapat kita ambil, pilihan ini tergantung dari jumlah semester yang kita ambil. Pada umumnya setiap tahun terdiri dari 4 semester dan panjang setiap semester sekitar 3 bulan. Jika kita mengambil program 1 semester maka kita akan menerima kelas mengenai metode riset, kelas kemampuan pembelajaran, dan kelas bahasa Inggris. Kelas ini biasanya dimulai pada bulan April atau bulan Juni. Jika kita mengambil program 2 semester maka kita akan menerima kelas mengenai metode riset, kelas pengembangan pribadi dan pengembangan professional, dan kelas bahasa Inggris. Sebagai tambahan kita juga dapat mengambil satu kelas yang sesuai dengan subyek dalam jurusan yang ingin kita ambil. Kelas ini biasanya dimulai pada bulan Januari atau bulan April. Jika kita mengambil program 3 semester maka kita akan menerima kelas mengenai metode riset, kelas pengembangan pribadi dan pengembangan professional, dan kelas bahasa Inggris. Sebagai tambahan kita juga dapat mengambil dua kelas yang sesuai dengan subyek dalam jurusan yang ingin kita ambil. Kelas ini biasanya dimulai pada bulan September atau bulan Januari. Kelas yang sesuai dengan subyek dalam jurusan yang ingin kita ambil dapat dilaksanakan di London Foundation Campus atau di tempat lain sesuai dengan pilihan kita. Setiap minggu kita akan mendapatkan 25 jam belajar sesuai dengan program yang kita ambil. Selain itu kita juga akan mendapatkan 1 jam bimbingan khusus setiap minggunya.

Syarat untuk memilih program di Master’s Foundation Programme

birbeck-students-outdoors Untuk dapat memilih program yang sesuai kita harus mengetahui kemampuan bahasa Inggris kita. Kemampuan tersebut diketahui melalui tes International English Language Testing Service atau IELTS. Jika kita memiliki nilai rata-rata 5.5 di semua elemen tes maka kita diharuskan mengambil program 3 semester. Jika kita memiliki nilai rata-rata 6 di semua elemen tes maka kita diharuskan mengambil program 2 semester. Jika kita memiliki minimum atau nilai lebih dari 6.5 di semua elemen tes maka kita dapat mengambil program 1 semester.

Universitas lanjutan untuk gelar master

London-Foundation-Campus-CEG1 Setelah kita menyelesaikan Master’s Foundation Programme maka saatnya kita dapat mengambil kelas sesuai dengan jurusan yang kita inginkan. London Foundation Campus sendiri sudah bekerja sama dengan beberapa universitas terkemuka di London. Universitas yang dapat kita daftar untuk mengambil gelar master yaitu Birkbeck University of London, Queen Mary University of London, Goldsmiths University of London, Royal Holloway University of London, Institute of Education University of London, dan Royal Veterinary College University of London.

Biaya untuk program di Master’s Foundation Programme

6767164737_4c01622598_z Mengenai biaya setiap tahun ajaran memiliki biayanya sendiri-sendiri karena itu kita harus selalu melihat biaya terakhir di website resmi London Foundation Campus. Namun untuk saat ini biaya untuk Master’s Foundation Programme berkisar antara 4.550 Pounds per semester atau 13.650 Pounds per tahun ajaran untuk tiga semester. Nah biar kamu gak nyasar bisa coba cek nih guys kampusnya di map ini 🙂
Biar makin dapet feelnya jangan lupa juga ya guys diliat street viewnya 🙂
Nah semoga info ini bisa bermanfaat ya guys, bahkan bisa mencerahkan plan kamu yang mau ambil Master di London tapi masih merasa kesulitan. Semangat braaw 😀 Foundation-landing-Cropped-714x280 Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

MAGES Institute of Excellence; Jurusan Game Design

Mages Institute of Excellence : Kampusnya Animator Games Kelas Wahid

CC_Characters_Bookends_1 Dari Final Fantasy sampai Assassin’s Creed III, sekarang ini video game telah menunjukkan esksistensinya pada dunia bahwa game tak hanya menjadi ajang hiburan semata tetapi juga menjadi sumber pendapatan karena potensinya yang bisa menghasilkan hingga milyaran bagi para penciptanya. Orang-orang di seluruh dunia tanpa dibatasi oleh bahasa, nasionalisme, ras atau agama sekarang bisa berkomunikasi dalam satu bahasa yaitu bahasa game. Akan tetapi kekuatan game yang telah mendunia ini barulah pada tahap permulaan dari perkembangannya. Potensi game untuk menjadi lebih dari sekarang ini sangatlah besar. Karenanya, akan sangat sempurna sekali jika kamu memilih game ini untuk menjadi pilihan studi sehingga kamu nantinya bisa berkecimpung dalam industri yang menakjubkan dan menjadi bagian dari Game Design & Development yang bertumbuh dengan sangat cepatnya.

DIPLOMA IN GAME DESIGN

121024121937-best-new-jobs-video-game-designer-gallery-horizontal MAGES Institute of Excellence menawarkan program D-1 Game Design dengan struktur modular project-based yang dirancang untuk membuatmu memiliki skill utama dalam menciptakan game untuk PC, handphone (iPhone & Android), Multiplayer (MMORPG) dan perangkat game lainnya. Kamu juga akan berkesempatan untuk bertemu dan berbaur dengan para game developer profesional yang telah berpengalaman di bidang ini. Hal ini tentu akan memperluas pengetahuan dan network sehingga akan memudahkanmu untuk berkarir dalam game design begitu kamu menyelesaikan program pendidikan di sini. Program 1 tahun D-1 Game Design di MAGES Institute of Excellence memungkinkan kamu untuk memiliki dasar kuat dalam bidang desain, pembuatan dan penerbitan game interaktif. Program ini meng-cover semua siklus game design dan pengembangannya, fokus pada Graphics & Sound Editing, Story-boarding, 3D Character Design and Animation, C# Programming, Artificial Intelligence dan bahkan memberikan mahasiswa kesempatan untuk mengembangkan game mereka sendiri untuk Final Project di MAGES.

Syarat Masuk MAGES Program D-1 Game Design

  • Memiliki minat dan keinginan kuat dalam kreasi, kecintaan akan media dan hiburan serta kemauan untuk bekerja keras untuk mendapatkan hasil terbaik.
  • Minimum berusia 16 tahun
  • Individual yang telah melalui proses 12 tahun pendidikan (level SMA) dengan nilai rata-rata minimal 65 untuk semua subjek dan bukti kemampuan berbahasa Inggris
  • IELTS min 5.5

Biaya Kuliah Program D-1 Game Design

Total biaya kuliah untuk mahasiswa internasional adalah $15,488 SGD Biaya kuliah di sini belum termasuk biaya pendaftaran yang mana sifatnya non-refundable, pajak serta biaya tambahan lainnya.

 

ADVANCED DIPLOMA

1901217_661254420582248_1568836267_n Advanced Diploma dirancang untuk mencetak profesional yang ahli dalam Game Design dengan memberikan fondasi kuat pada dasar-dasar desain, pembuatan dan penerbitan game interaktif. Program ini juga menyediakan pendidikan yang komprehensif pada multimedia, software skills dan project expertise yang diperlukan dalam industri Game. Dengan menggunakan alat-alat programming dan software terbaru, kamu akan bisa untuk menciptakan game populer yang dapat mengendalikan pasar serta dapat mempertimbangkan elemen penting game dalam kaitannya dengan bisnis game. Program Advanced Diploma in Game Design ini akan membuatmu semakin kompeten dalam Media dan IT skills yang berkaitan dengan game. Dengan ini maka setelah menyelesaikan program Advanced Diploma, kamu akan lebih mudah meraih karir dalam industri game yang kamu inginkan. Sama halnya dengan D-1 Game in Design, progra Advanced Diploma juga berdurasi tahun.

Syarat Masuk MAGES Program D-1 Game Design

  • Memiliki minat dan keinginan kuat dalam kreasi, kecintaan akan media dan hiburan serta kemauan untuk bekerja keras untuk mendapatkan hasil terbaik.
  • Minimum berusia 17 tahun
  • Individual yang telah melalui proses 12 tahun pendidikan (level SMA) dengan nilai rata-rata minimal 65 untuk semua subjek dan bukti kemampuan berbahasa Inggris
  • IELTS min 5.5
  • Lulusan MAGES, Diploma in Game Design atau
  • Mereka yang memiliki kualifikasi serupa dengan MAGED, Diploma in Game Design (MAGES mungkin mensyaratkan siswa yang bersangkutan untuk mempelejari beberapa modul dari MAGES Diploma sebelum dibolehkan memasuki kelas Advanced Diploma) atau
  • Diploma (program studi yang berkaitan dengan IT dan Gaming)

 Biaya Kuliah Program Advanced Diploma in Game Design

Total biaya kuliah untuk mahasiswa internasional adalah $15,488 SGD Biaya kuliah di sini belum termasuk biaya pendaftaran yang mana sifatnya non-refundable, pajak serta biaya tambahan lainnya.

POST GRADUATE DIPLOMA IN GAME DESIGN (PGD in Game Design)

video-game-design-top Program studi level Post Graduate Diploma (pasca diploma) in Game Design dimaksudkan untuk mencetak lulusan yang lebih handal dan ahli dalam desain, pembuatan dan penerbitan game interaktif. Karena program ini adalah lanjutan dari D-1 atau Advanced Diploma in Game Design, maka dalam level ini pembelajaran tentang game akan lebih menyeluruh dan lebih kompleks dimana tujuannya adalah agar kamu bisa benar-benar menguasai seluk beluk game design secara total. Durasi PGD umumnya 9 bulan.

Persyaratan Apply PGD

  • Calon mahasiswa setidaknya sudah memiliki gelar sarjana dan keinginan kuat akan kreasi game, kecintaan akan media dan hiburan serta kemauan kuat untuk meraih hasil terbaik atau
  • Memiliki gelar diploma dari institusi pendidikan dengan reputasi lebih tinggi dengan sekurang-kurangnya 2 tahun pengalaman di bidang yang relevan
  • Minimal berusia 19 tahun
  • IELTS 5.5

Biaya Kuliah

Total biaya kuliah yang harus dibayar untuk PGD bagi mahasiswa internasional adalah sebesar $14,100 SGD Biaya kuliah tersebut belum termasuk biaya pendaftaran yang mana sifatnya non-refundable, pajak serta biaya tambahan lainnya.

Peluang karir

tabletop-game-designer

Peluang karir dalam industri game design terbuka lebar bagi kamu yang berhasil menyelesaikan program game design di MAGES. Sesuai dengan kompetensi yang dimiliki setelah lulus, berikut adalah pilihan populer jenjang karir yang diambil oleh mayoritas lulusan MAGES Game Design:
  • Game Designer
  • Character Designer
  • Interactive Designer
  • Test Manager/ Tester
  • Character Profiler
  • Game Producer
  • Web Designer
  • Network Programmer
  • Database Programmer
  • Interactive Software Programmer
  • Level Designer
  • Game Programmer
  • Interactive Designer
  • Dan banyak lagi …
Jadi bisa dibilang MAGES ini sangat cocok buat kamu yang punya passion dan minat untuk berkarir dalam gaming industry kan 😉
Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Mahasiswa Luar Biasa di Cambridge University Pada Saat Ini (Part 2)

cambridge Setelah sebelumnya kita sempat membahas tentang 8 mahasiswa luar biasa yang ada di Cambridge University pada saat ini (bisa cek disini), kita akan lanjut bahas beberapa mahasiswa di Cambridge University pada saat ini yang gak kalah gokil nih braw. Langsung aja ya kita meluncur 😀

Justina Kehinde Ogunseitan – Memenangkan Penghargaan dalam Pembacaan Puisi & Pembicara di Konferensi TEDx Youth 

images (1) Justina Kehinde Ogunseitan mulai berpuisi lisan untuk menyuarakan masalah warna kulit yang dialami para wanita dan kemudian mendapati bahwa dirinya tak hanya menikmati kegiatan di bidang ini tapi juga menjadi sangat mahir. Pada bulan November 2012, dia memenangkan Benjamin Zephaniah Poetry Competition untuk sebuah puisi tentang mutilasi gen wanita. Justina kemudian menyadari bahwa penampilannya memiliki kekuatan tersendiri, menghibur sekaligus mendidik. Sejak saat itu, dia kemudian menulis masalah-masalah lainnya termasuk perdagangan manusia, kekerasan lokal dan rasisme. Atas keaktifannya ini, dia telah memenangkan beberapa kompetisi bergengsi. Pada bulan November 2013, Justina diundang menjadi pembicara kunci TEDc Youth Conference.
Dalam dunia panggung sendiri, Justina bukanlah seorang pendatang baru. Pada musim gugur 2012, dia menyutradarai, memproduseri dan berperan dalam sebuah pertunjukan yang semuanya dilakukan oleh wanita berkulit hitam. Dan ini menjadai pertunjukan pertama dalam sejarah Cambridge dimana semua kru pertunjukan adalah berkulit hitam dan ber-gender wanita. Pertunjukan tersebut, “For Colored Girls (Who Have Considered Suicide When Rainbow is Enuf),” didasarkan pada sebuah puisi terkenal karya Ntozake Shange, yang menggabungkan puisi, lagu dan tarian untuk mengkonfrontasi topik seperti pemerkosaan, persaudaraan kaum wanita, cinta dan aborsi. Pertunjukan yang tiketnya habis terjual ini tercatat sebagai satu-satunya pertunjukan satu malam yang tiketnya ludes terjual dalam 24 jam. Justina ikut menyumbang aktingnya dalam pertunjukan ini, bersama dengan sesama siswi Cambridge lainnya Ifeyinwa Frederick, Setelah lulus dari Cambridge, Justina berharap ia bisa bekerja di bidang keadilan sosial, pada bidang-bidang yang menangani masalah perdagangan manusia dan pelecehan seksual.

Michael Dunn Goekjian – Finalis di Turnamen Debat Tingkat Tinggi Dunia 

michael-dunn-goekjian-reached-the-finals-of-the-worlds-highest-level-debating-tournament Sebagai mahasiswa jurusan Matematika, Michael Dunn Goekjian tak menyangka bahwa dirinya akan banyak terlibat dalam masalah seni atau masalah-masalah yang sedang berkembang saat ini. Melalui pengalamannya di Cambridge Union Society—komunitas debat tertua di dunia, yang mana sekitar 70% anggotanya dari mahasiswa S1 Cambridge—Michael beradu argumen dengan mahasiswa-mahasiswa lainnya dari seluruh dunia dalam topik yang sangat beragam mulai dari suku bunga sampai penggunaan doping dalam dunia olahraga. Michael yang sekarang berumur 19 tahun merupakan ketua klub debat termuda yang pernah ada. Sebagai ketua, bertugas mengkoordinasikan debat mingguan dan susunan pembicara, mengatur komite yang beranggotakan 50-an orang dan memastikan bahwa komunitas debat ini mencapai tujuan jangka panjang dan tujuan kemanusiaannya. Michael mewakili Union pada turnamen di New York, Paris, Dublin dan India dan pada bulan April ia mencapai final HWD Round Robin, turnamen tingkat tinggi yang diikuti oleh para mahasiswa juara dari seluruh dunia. Setelah menyampaikan argumentasinya atas topik yang diberikan, pemuda ini kemudian disebut sebagai pembicara terbaik keempat dalam turnamen tersebut. Musim panas ini, Michael akan magang dalam bidang keamanan di Goldman Sachs. Ia berencana untuk berkarir dala bidang keuangan atau politik setelah lulus dari Cambridge.

Olivia Taylor – Memimpin Para Mahasiswa Pasca-Sarjana dalam Ekspedisi ke Beberapa Tempat di Dunia

olivia-taylor-leads-research-based-student-expeditions-around-the-world (1) Mengambil jurusan Geography Tripos, Olivia Taylor merupakan pemimpin organisasi kampus di Cambridge yang dikenal tangguh dalam ekspedisi, Cambridge University Expeditions Society. Organisasi mahasiswa yang satu ini sudah berumur lebih dari 110 tahun yang ada untuk mendukung para mahasiswa untuk melanjutkan tradisi agung Great British dalam penjelajahan. Setiap tahunnya, beberapa tim ekspedisi yang terdiri dari sejumlah mahasiswa yang disetujui kampus akan menjelajah tempat-tempat terkucil di di dunia. Taylor sudah menjelajah Svalbard, Pegunungan Alpen, Himalaya dan dengan mandiri mengorganisasikan sebuah ekspedisi yang semua anggotanya wanita menuju Islandia utara.

Ryan Anmar – Mengadakan Tur Internasional Sebuah Pertunjukan “Sketch Comedy” Pada Musim Panas Ini

ryan-anmar-is-internationally-touring-a-sketch-comedy-show-this-summer Ryan Anmar merupakan seseorang yang akan menonton “Lord of the Rings” tanpa suara sehingga bisa mengisi suara. Menggambarkan dirinya sendiri sebagai Kiwi—Anmar masuk ke Cambridge karena beasiswa yang diberikan pihak kampus kepada satu warga New Zealand setiap tahunnya—dia menyumbangkan bakat dan keahliannya dengan menjadi wakil ketua Cambridge Footlights, sebuah organisasi komedi kampus yang berumur 120 tahun. Selama keaktifannya di Footlights, Anmar meraih banyak prestasi. Adaptasi panggungnya dari karya Roald Dahl “Esio Trot” mendapat review yang memuaskan pada Edinburgh Fringe Festival dan 4 bintang dari The Times. Anmar juga menulis “The Golden Fleece” yang terdaftar dala Harry Porter Prize dan ditampilkan dalam pertunjukan yang laris manis. Selanjutnya, Anmar akan menjalani tur di bawah bendera Footlight selama hampir 4 bulan di London, Edinburgh, Heidelberg, dan US. Pertunjukan sketsanya mengombinasikan sketsa, monolog, dan lagu-lagu yang ditulis dan dibawakan oleh lima orang. Setelah lulus dari Cambridge, Anmar berharap bisa bekerja di pertelevisian, khususnya menulis skenario acara untuk anak-anak baik itu di Nickelodeon US atau Pukeko Production di New Zealand.

Steve Dudek – Mendapat Penghargaan Atletik dalam Olahraga Mendayung

steve-dudek-received-the-highest-athletic-honor-for-rowing Setiap tahunnya, lebih dari 7 juta penduduk Britania Raya menonton The Boat Race, sebuah perlombaan mendayung tahunan antara Oxford dan Cambridge. Selama kuliah di Cambridge, pemuda Wisconsin, Steve Dudek, telah menjadi figur yang dominan dan tak terbayangkan sebelumnya dalam salah satu olahraga paling digemari di negeri ratu Elizabeth itu. Steve berhasil meraih Triple Blues—yang merupakan penghargaan tertinggi dalam cabang atletik—atas kehebatannya dalam olahraga mendayung. Sebagai ketua Cambridge University Boating Club, Steve mengungkapkan perbedaan peran kapten tim dengan yang ia dapati di US. Sementara elemen kepemimpinan sama-sama merupakan hal penting, ia mewakili tim sekolah paling populer di depan khalayak Inggris. Steve telah diinterview oleh BBC dan media lainnya, berinteraksi dengan sponsor—termasuk suporter CEO Bank of New York Mellon—dan menjabat sebagai komite eksekutif. Sebagai wujud tanggung jawabnya, Steve berkomitmen untuk menyediakan waktu sebanyak 4- sampai 50 jam per minggu untuk berlatih dengan timnya. On top of those responsibilities, he commits 40 to 50 hours each week to training with the team. Raihan Steve lainnya adalah sebagai pemimpin di The Blues Committee yang merupakan organisasi kampus untuk tim olahraga pria yang sangat berpengaruh. Organisasi ini bertanggung jawab dalam memberikan penghargaan atletik dengan Full dan Half Blues yang prestisius. Untuk jurusan kuliahnya sendiri, Steve mengambil English and History di University of Wisconsin, Madison sebelum kemudian ke Cambridge untuk meraih gelar S-1 lainnya di bidang ekonomi. Ia ingin berkarir di bidang asset management atau investent banking.

Will Shackleton – Pemenang dalam U.K. Cyber-security Challenge di Tahun Ini 

will-shackleton-was-the-victor-in-this-years-uk-cyber-security-challenge U.K. cyber-security challenge merupakan kompetisi yang sangat keras dan kompetitif yang menguji masing-masing peserta baik dalam hal pengetahuan maupun keahlian dalam membuat simulasi cyber attack pada sistem keuangan di Inggris. Will Shackleton mengalahkan lebih dari 3000 peserta lainnya dalam kompetisi bergengsi tersebut dan 41 finalis lainnya dalam kompetisi tersebut tahun ini dan menerima hadiah yang bernilai lebih dari£100,000. Dalam turnamen itu, Will diberikan sebuah skenario realistis dimana sistem keuangan Inggris menghadapi cyber attack. Will harus mengakses situasi tersebut secara teknis, menuliskan laporannya, memecahkan kasus tersebut dengan kelompok ahli cyber security lainnya dan mengadakan pers conference yang difilmkan di BBC. Will mengikuti kompetisi tersebut tahun lalu tapi tidak berhasil menang. Dia lalu meningkatkan keahliannya dengan lebih banyak membaca dan mempelajari cyber security untuk memenangkan kompetisi yang sama pad atahun 2014 ini. Beberapa hadiah yang diperoleh Will diantaranya termasuk undangan konferenci, keanggotaan dalan organisasi cyber security profesional dan pelatihan peningkatan karir. Selain ahli dalam masalah cyber security, Will merupakan anggota dari 2 paduan suara dan bermain untuk band beraliran jazz-funk dengan murid Cambridge lainnya. Musim panas ini, Will akan magang di Facebook pada bagian backend programming. Ia berharap bisa berkecimpung lebih jauh dalam pengolahan data dan pengembangan perusahaan teknologi. Rencananya setelah lulus adalah berkarir dalam industri cyber security.

Yang-Fan Zhou – Seorang Master Catur Internasional

yang-fan-zhou-is-an-international-master-in-chess Yang-Fan Zhou telah disebut sebagai generasi emas catur Inggris. Pemuda yang pernah sekali menyabet gelar Master termuda di Inggris ini kemudian mengisi waktu senggang setelah kelulusan SMA-nya dengan meraih gelar Grand Master. Dalam sepuluh tahun terakhir, banyak generasi muda Inggris yang semakin menunjukkan prestasinya dalam catur. Zhou merupakan yang pertama meraih gelar master internasional sejak Gawain Jones dan David Howell. Zhou yang berhasil mempertahankan skor FIDE 2478, mengalahkan peserta di bawah umur 21 lainnya untuk menjadi juara dalam kompetisi catur Inggris kategori di bawah umur 21. Zhou merupakan ujung tombak Cambridge dalam kompetisi catur melawan rival berat mereka Oxford yang mana di tahun ini kedua tim tersebut seri. Dominasi permainan Zhou dalam catur diproyeksikan untuk memicu bakat-bakat lainnya—sebagaimana bintang catur pada tahun 70-an Tony Miles yang memicu kaum muda dalam catur. Dalam bidang akademis, Zhou masih akan menempuh studi jurusan Chemical Engineering dan berencana untuk langsung meneruskan ke program Master yang akan ia selesaikan pada tahun 2017. Yasmin Lawal – Menyingkap Diskriminasi di Cambridge yasmin-lawal-is-exposing-discrimination-at-cambridge Terinspirasi oleh kampanye “I, Too, Am Harvard” and “I, Too, Am Oxford” untuk menghapus kecurigaan dalam institusi-institusi elit, Yasmin Lawal memelopori kampanye “I, Too, Am Cambridge”, serial foto yang menandai berbagai insiden diskriminasi dan stereotype yang terjadi Cambridge. Akan tetapi Lawal juga mengekspos hal-hal positif lainnya. Pergerakan yang digalang Lawal menyebar ke seluruh negeri dan telah diungkap oleh banyak media ternama seperti The Guardian, Varsity, dan BuzzFeed. Sebagai ketua Cambridge Student Union Black and Minority Ethnic (BME), Lawal mengorganisasikan dan mempromosikan kegiatan-kegiatan BME yang bervariasi mulai dari diskusi akan adanya penghalang yang menantang dan ketidaksetaraan sampai sesi penu inspirasi tentang wanita dan kepemimpinan. Lawal juga anggota aktif komite Cambridge Student Union Women’s Society. Melalui Women’s Society, Lawal bekerjasama dengan Centre 33, organisasi sosial di Cambridge yang mendukung dewasa muda yang berperan sebagai pengasuh utama dalam keluarga mereka. Lawal berencana untuk mengorganisasikan sebuah konferensi di Cambridge tahun depan untuk meningkatkan kesadaran yang dihadapi pengasuh muda yang juga ingin menempuh pendidikan. Musim panas ini Lawal akan melanjutkan perjuangannya untuk membantu para pengasuh muda menghadapi masalah dan tahun depan akan melanjutkan pergerakan “I, Too, Am Cambridge” untuk fokus pada pendidikan, penerimaan mahasiswa baru dan mahasiswa minoritas di Cambridge. Di Cambridge, Lawal menempuh studi jurusan financial and legal sectors dan berencana untuk meraih gelar Master dalam International Law sambil belajar bahasa Arab. Nah itulah beberapa mahasiswa yang super duper kece yang emang aktif di Cambridge University. Semoga bisa menginspirasi kamu ya guys 🙂 cambridge_2333101b Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami