The Gordon, Satu Lagi TAFE di Victoria~ Australia

Sekolah pelatihan the Gordon merupakan sekolah di Victoria, Australia. Sekolah ini merupakan sekolah institut TAFE yang merupakan singkatan dari Technical and Further Education. Sekolah ini sudah punya sejarah lebih dari 125 tahun loh. gordon-tafe-building2 Dalam sekolah terdapat beberapa program pelatihan penuh waktu maupun pelatihan pendek yang dapat diselesaikan dalam waktu singkat serta program bagi siswa internasional. Untuk siswa internasional ditambahkan pelatihan bahasa inggris mereka atau English Language Courses di mana pelatihan ini bertujuan untuk membantu siswa-siswa dari luar negeri untuk meningkatkan bahasa Inggris mereka. Pelatihan ini dapat diambil secara full time maupun parttime. Untuk fulltime pelatihan akan diadakan sekitar 20 jam per minggu sedangkan untuk part time pelatihan hanya diadakan selama 10 jam per minggu.

Program Sekolah atau Pelatihan yang Ditawarkan

Program Accounting, Business and Marketing

Pada program ini siswa dapat memilih untuk mengambil Diploma of Accounting atau Certificate IV in Accounting. Siswa yang mengikuti program ini akan diajarkan tentang Akuntansi, pengendalian internal, anggaran, perpajakan, peramalan, administrasi, manajemen, dan sebagainya. Siswa yang lulus dari program ini memiliki jaminan untuk melanjutkan pendidikan sarjana di universitas Deakin. Untuk siswa penuh waktu maka program belajar yang ditawarkan akan memakan waktu kira-kira 20 jam per minggu selama kurang lebih tiga hari dalam seminggu. Pendaftaran pelatihan ini dibuka kira-kira pada bulan Februari dan Juli. Siswa yang lulus memiliki jenjang karir yang luas di bidang akuntansi seperti asisten akuntan, karyawan kantor bagian administrasi, bookkeeper, dan karyawan administrasi senior.

Building Design and Construction

Ada empat pilihan program yang ditawarkan oleh jurusan ini yaitu Diploma of Building Surveying, Advanced Diploma of Building Design (Architectural), Diploma of Building and Construction (Building), dan Diploma of Interior Design and Decoration. Siswa akan diajarkan baik secara teori maupun praktek pada masing-masing pelatihan dengan guru yang sudah berpengalaman di bidangnya. Pelatihan ini dibuka pada bulan Februari dan siswa dapat belajar kira-kira kurang lebih 24 jam sampai dengan 28 jam per minggu. Siswa yang telah lulus dari program pelatihan ini dapat memiliki jenjang karir yang cocok di bidang masing-masing seperti interior desainer, arsitek, dan inspektor bangunan, dan sebagainya.

Information and Communication Technology

Ada tiga pilihan program yang ditawarkan oleh jurusan ini yaitu Certificate IV in Information Technology, Advanced Diploma of Computer Systems Engineering, dan Advanced Diploma of Information Technology. Program ini mengajak para siswa untuk membangun pemahaman serta mengerti akan teknologi informasi dan komunikasi. Masing-masing program memiliki lama waktu kelulusan misal selama dua tahun. Siswa yang telah lulus juga dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi pada program sarjana di universitas Daekin. Siswa akan diajarkan baik secara teori maupun praktek dengan berbagai macam program computer. Jenjang karir yang dapat dicapai pada bidang ini misalnya teknisi komputer, pembuat atau pembangun website, manajer IT, dan sebagainya.

Science and Sustainability

Ada empat pilihan program yang ditawarkan oleh jurusan ini yaitu Certificate IV in Laboratory Techniques, Diploma of Laboratory Technology (Biotechnology), Diploma of Laboratory Technology untuk Biological and Environmental Testing, dan terakhir adalah Diploma of Laboratory Technology untuk Pathology Testing. Program ini akan mengajarkan para siswa untuk mempersiapkan diri mereka di bidang bioteknologi, patologi, sektor biologi dan lingkungan, dan industri lainnya yang berhubungan. Siswa akan diajarkan baik secara teori maupun praktek kira-kira selama 27 jam per minggu. Kelas ini dibuka pada bulan Februari. Jenjang karir yang dapat dicapai pada bidang ini misalnya analisis, teknisi laboratorium, asisten laboratorium, sampler, quality officer, dan sebagainya. Masih banyak lagi program-program yang ditawarkan bagi siswa internasional oleh the Gordon di Victoria, Australia yang dapat dipilih. Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Cara Biar Cepet Lulus Kuliah di Luar Negeri

sukses kuliah di sebuah universitas nggak hanya bergantung dengan IPK yang tinggi, tapi untuk sebagian orang IPK yang tinggi adalah tujuan dari perkuliahan. Tapi nggak hanya dari nilai ataupun IPK yang bagus, proses dari bagaimana kamu mendapatkan nilai memuaskan itu juga menjadi hal yang penting. Berikut ini beberapa tips menjadi paling pintar di kelas buat kamu, berikut ulasannya..

1.  Ajukan pertanyaan

asking question Jika kamu sedang menyimak pelajaran dari dosen di kelas, kamu jangan hanya menonton dosen berbicara tapi kamu juga harus sering-sering bertanya bila ada yang kurang jelas. Jika kamu sering menemukan kesulitan kamu bisa tanya pada dosen, itu akan menjadi nilai plus buat kamu karena kamu aktif di kelas.

2.  Review materi

review materi Jika seharian kamu udah menyimak perkuliahan di kelas dan juga mencatat beberapa materi yang telah diajarkan. Di saat malam adalah saatnya kamu me-review semua materi yang udah kamu catat tadi. Hal ini sangat efektif membantu memori otak kamu berpikir dan menangkap materi sebelum kamu tidur, jadi besok pagi kamu bisa dengan cepat ingat apa yang kamu review tadi malam.

3.  Hindari jam malam

hindari jam malam Jangan terlalu sering tidur larut malam, atau melakukan hal yang nggak penting diwaktu malam. Lebih baik kamu fokus untuk tidur lebih awal setelah me-review materi pembelajaran. Hal ini akan membantu kamu lebih fit sehingga besok kamu lebih semangat dalam menjalani hari kamu di kampus.

4.  Prioritaskan pekerjaanmu

prioritas Kamu juga harus memprioritaskan mana yang menjadi hak kamu dan mana yang menjadi kewajiban kamu. Agar keduanya dapat terlaksana dengan baik.

5.  Ketahui keahlianmu

ketahui keahlianmu Yang paling penting dalam mengembangkan diri kamu adalah kamu harus tahu apa aja keahlian yang kamu miliki. Jika kamu sudah tahu apa aja keahlian kamu nantinya kamu bisa dengan gampang mengikuti pelajaran dengan baik.

6.  Jangan mengambil kelas ekstra

extra class Jika strategi kamu adalah dengan menambah mata kuliah agar bisa mendapat nilai dan IPK yang memuaskan diakhir semester maka strategi kamu ini salah. Lebih baik kamu mengambil atau menjalankan kelas yang sudah ada dan meningkatkan kemampuan kamu pada mata kuliah itu aja, nantinya kemampuan kamu akan makin terasah dan kamu bisa jadi lebih unggul di kelas.

7.  Berteman dengan teman lain kelas yang lebih pintar dari kamu

friends Selama kuliah kamu juga bisa memeperbanyak teman, salah satunya dengan mereka yang cukup pintar di kelas. Kamu bisa mencontoh mereka bagaimana cara mereka mengatur waktu belajar dan bersenang-senang agar tetap bisa aktif didalam kelas.

8.  Hati-hati memilih tutor belajar kamu

private tutor Jika kamu mau memilih tutor atau guru dalam  belajar, kamu harus lebih teliti, perhatikan apa dia bisa menjadi tutor yang baik buat kamu agar kamu dapat belajar lebih baik lagi.

9.  Ambil satu kelas yang menyenangkan

happy class Kamu bisa mengambil kelas yang kamu sukai sebagai salah satu hiburan di semester yang penuh dengan mata kuliah jurusan yang kadang membuat kamu bosan. Ini adalah salah satu alternatif supaya kamu nggak bosan dengan rutinitas kampus. Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

4 Strategi Jitu Untuk Mengingat Semua Hal yang Kamu Pelajari

Common-Circumstances-that-arises-being-a-teacherSebelum kamu belajar sesuatu apapun itu, kamu harus punya 2 jenis “ilmu pengetahuan” yaitu: • pengetahuan tentang mata pelajaran yang umumnya kamu dapatkan di sekolah, seperti matematika, sejarah, atau bahasa • pengetahuan tentang bagaimana sebuah pembelajaran dapat bekerja Sayangnya, umumnya kita hanya diajari ilmu pengetahuan yang pertama oleh guru atau orangtua kita. Seringkali kita tidak tahu bagaimana cara belajar yang benar dan efektif. Padahal kemampuan untuk dapat belajar dengan baik dan benar adalah sebuah prediktor yang dapat memprediksi keberhasilan kita nantinya, entah di dunia akademis maupun di dunia pekerjaan. “Orang tua dan pendidik cukup baik dalam menanamkan jenis ilmu pengetahuan yang pertama,” ungkap penulis psikologi Annie Murphy Paul. “Kita merasa nyaman berbicara tentang informasi konkret: nama, tanggal, angka, fakta. Tapi bimbingan yang kita tawarkan pada tindakan pembelajaran itu sendiri, yaitu aspek ‘metakognitif’ dalam pembelajaran, seringkali terlewatkan.” Sebagai bukti, penelitian pendidikan baru-baru ini menunjukkan bahwa siswa yang berprestasi buruk memiliki “defisit substansial” dalam pemahaman mereka tentang strategi kognitif yang memungkinkan siswa untuk belajar dengan baik. Menurut Paulus, hal tersebut menunjukkan bahwa sebagian alasan mengapa siswa berkinerja buruk adalah bahwa mereka tidak tahu banyak tentang bagaimana sebuah pembelajaran benar-benar bekerja. Kalo kamu merasa kamu adalah salah satu siswa atau mahasiswa yang tidak tahu bagaimana suatu strategi pembelajaran dapat bekerja, ada baiknya kamu cek 4 srategi jitu dibawah ini yang dapat membantumu belajar lebih baik dan mengingat semua hal yang sudah kamu pelajari: 1. Paksa dirimu untuk mengingat Bagian yang paling tidak menyenangkan dari pembelajaran yang efektif adalah bahwa hal itu sulit. Bahkan, penulis “Make It Stick: The Science Of Successful Learning,” berpendapat bahwa ketika belajar jika kamu merasa sulit, itu berarti kamu melakukan pembelajaran yang terbaik, sama seperti mengangkat beban di atas kemampuanmu, membuat kamu merasa kuat. 2. Don’t fall for fluency Ketika kamu membaca sesuatu dan rasanya mudah, apa yang kamu alami adalah fluency atau kefasihan. Hal ini hanya akan membuatmu jatuh ke dalam kesulitan. Contoh: Misalnya kamu berada di bandara dan kamu mencoba untuk mengingat gate untuk penerbanganmu ke Bali. Kamu lihat monitor terminal, dan langsung tahu bahwa penerbanganmu ada di gate A35. Kamu lalu berpikir bahwa gate A35 itu mudah diingat. Kemudian kamu mulai jalan-jalan di sekitar bandara, iseng main hp, dan akhirnya lupa di gate mana kamu harusnya berada. Alternatif: Baca nomor gatemu, lalu palingkan mukamu dari monitor dan tanyakan pada dirimu sendiri nomor gatemu. Jika kamu dapat mengingat A35 adalah nomor gatemu, kamu baru bisa pergi. 3. Hubungkan hal-hal baru dengan hal-hal lama “The more you can explain about the way your new learning relates to prior knowledge,the stronger your grasp of the new learning will be, and the more connections you create that will help you remember it later.” Ketika kamu menenun benang baru pada jaring-jaring pengetahuan yang sudah ada sebelumnya, kamu berarti sedang mengelaborasi. Salah satu teknik untuk mengaplikasikan prinsip diatas pada dunia nyata cukup mudah. Jika kamu baru saja belajar tentang sajak, kamu bisa baca puisi yang bersajak. Jika kamu baru saja belajar tentang perpindahan panas, kamu bisa memikirkan cara bagaimana secangkir coklat hangat dapat mentransfer kehangatan ke tanganmu saat kamu sedang kedinginan. 4. Reflect, reflect, reflect! “Ketika orang memiliki kesempatan untuk merefleksikan diri, mereka mengalami dorongan dalam efektivitas diri,” kata profesor Harvard Business School, Francesca Gino. “Mereka merasa lebih percaya diri bahwa mereka dapat mencapai hal-hal yang ingin mereka capai. Akibatnya, mereka menanamkan usaha yang lebih pada apa yang mereka lakukan dan apa yang mereka pelajari. ” Walaupun merefleksikan diri mungkin keliatannya seperti buang-buang waktu dan kurang kerjaan, merefleksikan diri justru mengarahkan kita untuk mencapai hal-hal yang lebih banyak lagi. Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

7 Hal yang harus dilakukan Mahasiswa Baru agar bisa Sukses

mahasiswa baruKuliah pertama bagi sebagian orang adalah pengalaman baru bagi mereka, termasuk kamu yang akan memasuki lingkungan baru perkuliahan. Nantinya kamu akan menemukan hal baru, teman baru sampai pelajaran baru yang berbeda dengan sebelumnya. Untuk itu kamu perlu mempelajari apa yang harus kamu lakukan di semester pertama sebagai mahasiswa baru. Berikut ada beberapa tips yang harus kamu lakukan sebagai mahasiswa baru agar bisa sukses dalam hidup.

1.  Memiliki satu skill yang dapat kamu andalkan

Nggak jarang banyak dari mahasiswa yang pindah jurusan semasa mereka kuliah, untuk itu kamu harus memikirkan apa keahlian kamu dan apa yang kamu senangi supaya bisa menjadi salah satu keahlian kamu dan bisa kamu gunakan saar kamu berkarir nanti.

2.  Berteman dengan dosen

Banyak dari kamu yang mungkin nggak dekat atau bahkan ada jarak dengan dosen di kampus, atau hanya menganggap mereka sebagai guru yang hanya mengajarkan sebuah mata kuliah. Namun jangan salah dosen juga bisa menjadi teman sharing yang baik buat kamu, beliau bisa membantu memberi saran dan dapat melihat apa yang menjadi keahlian kamu bahkan dosen juga bisa merekomendasikan kamu dalam bekerja atau magang di tempat-tempat yang direkomendasikan dosen kamu. Sehingga kamu dapat memiliki networking yang luas.

3.  Ikut kegiatan kampus

Kamu juga bisa memilih salah satu kegiatan kampus yang sesuai dengan minat dan bakat kamu. Jika kamu sudah ikut salah satu kegiatan kampus kamu akan menemukan minat dan bakat kamu yang terpendam dan kamu bisa explore diri kamu menjadi yang lebih baik lagi.

4.  Memberi kesan yang baik buat semua orang

Kamu dapat memberi kesan yang baik buat teman-teman kamu karena dengan berhunbungan baik dengan teman nggak jarang mereka nantinya bisa membantu kamu untuk menemukan hal baru sampai merekomendasikan pekerjaan yang cocok buat kamu. Untuk itu bertemanlah sebanyak-banyaknya.

5.  Proaktif dalam melakukan sesuatu

Saat musim libur tiba kamu pasti akan merencanakan sesuatu yang mau kamu lakukan. Lebih baik kamu melakukan hal yang positif semasa musim liburan misalnya kamu magang kerja di sebuah kantor atau kerja paruh waktu di sebuah restoran yang dapat menghasilkan uang juga pengalaman baru buat kamu.

6.  Kunjungi pusat peluang karir di kampus

Kamu juga bisa mengunjungi pusat peluang karir di kampus kamu atau info peluang karir di mading-mading kampus kamu sesering mungkin. Hal ini dapat menjadi kesempatan buat kamu bahkan menjadi peluang buat kamu dalam mendapatkan pekerjaan baru.

7.  Bersenang-senang

Jika kamu sudah melakukan semuanya, hal terakhir yang bisa kamu lakukan adalah bersenang-senang. Kamu bisa melakukan yang kamu inginkan dan bergembira, karena dengan kamu merasa gembira dan senang semua orang disekitar kamu akan merasakan hal yang sama dan dapat menjadi energi yang positif buat semua orang. Tetap keep smile yaa 🙂 Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Belajar di TAFE Chisholm, Australia

29008652 Chisholm adalah sekolah pelatihan di Australia yang menyediakan berbagai program pelatihan baik untuk siswa Australia maupun siswa yang berasal dari luar negeri atau siswa internasional. Sekolah ini didirikan sejak tahun 1998 di mana sekolah ini menawarkan berbagai macam pelatihan yang membantu siswanya untuk mempersiapkan diri di dunia kerja atau di dunia industri. Selain itu pelatihan yang diambil dilakukan di gedung modern serta dapat dilakukan secara online bahkan jika kamu sedang bekerja kamu dapat mengikuti pelatihan singkat ini. Ada beberapa pelatihan yang dapat dipilih oleh siswa internasional yang ingin belajar di Chisholm:

Diploma of Visual Arts (Illustration) – International

Siswa yang belajar pada program pelatihan ini akan diajarkan untuk lebih mengenal serta memahami seni visual. Siswa akan mengerti baik secara teori maupun praktik sehingga mereka bisa membuat seni visual atau ilustrasi mereka sendiri. Praktek presentasi juga harus dilakukan oleh siswa yang mengkuti program ini. Guru-guru yang mengajar pada program ini adalah mereka yang sudah memiliki pengalaman yan cukup di bidangnya. Selain itu siswa juga akan diajar oleh artis-artis seni profesional dari berbagai industri. Chisholm pun juga merupakan anggota aktif dari Australian Illustrator sehingga lulusan dari program pelatihan ini diakui secara nasional di Australia. Pelatihan ini berlokasi di Frankston.

Diploma of Specialist Make-up Services – International

Siswa yang mengikuti pelatihan ini akan diajarkan praktek-praktek make up seperti bagaimana cara memasang wig, makeup artist, body paint, makeup di dunia perfilman dan panggung atau teater, makeup untuk runway dan catwalk, pernikahan, dan sebagainya. Guru-guru yang mengajar akan membimbing siswanya baik secara teori maupun praktek. Lulusan dari program pelatihan ini sudah diakui secara nasional. Pelatihan ini dapat diselesaikan hanya dalam waktu satu tahun secara full time. Pelatihan ini berlokasi di Dandenong.

Diploma of Library and Information Services – International

Pelatihan ini diperuntukkan bagi siswa yang ingin mengembangkan karir di dunia Library and Information Services. Setelah lulus dari program pelatihan ini siswa dapat menggunakan teori-teori yang sudah dipelajari untuk memecahkan berbagai masalah di bidangnya, menganalisis serta membantu memberikan jasa informasi yang berguna. Pelatihan ini termasuk dalam pendidikan diploma IV yang dapat diselesaikan selama dua tahun secara penuh. Jenjang karir bagi lulusan pelatihan ini ada bermacam-macam yaitu sebagai asisten perpustakaan, kerja di lingkungan sekolah atau perusahaan, dan teknisi perpustakaan. Pelatihan ini berlokasi di Cranbourne. Jika kamu mau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tingi setelah lulus dari program pelatihan ini maka kamu bisa melanjutkan ke pendidikan sarjana jurusan seni.

Diploma of Engineering Technology – International

Selama belajar di program pelatihan ini siswa akan mendapatkan pelatihan tentang pemeliharaan dan instalasi, sistem dan peralatan mekanik, desain, manufaktur, program pengendalian dengan komputer, proses mesin, keamanan di tempat kerja, dan masih banyak lagi. Guru-guru yang mengajar akan membimbing siswanya baik secara teori maupun praktek. Lulusan dari program pelatihan ini sudah diakui secara nasional. Pelatihan ini dapat diselesaikan hanya dalam waktu satu tahun secara full time. Pelatihan ini berlokasi di Dandenong.

Diploma of Management – International

Pelatihan ini menyiapkan sertifikat IV untuk frontline management. Pelatihan ini menyiapkan siswanya memahami dunia bisnis dan bagaimana cara menjadi manajer yang efektif. Kemampuan yang akan didapat dari program ini yaitu kepemimpinan organisasi, keuangan, inovasi, manajemen risiko, marketing, perencanaan bisnis, manajemen perubahan, dan masih banyak lagi. Guru-guru akan mengajar dan membimbing siswanya secara teori, kelompok diskusi, dan tugas-tugas lainnya. Lulusan dari program pelatihan ini sudah diakui secara nasional. Pelatihan ini dapat diselesaikan hanya dalam waktu satu tahun secara full time. Pelatihan ini berlokasi di Dandenong. Masih ada banyak pelatihan-pelatihan yang ada di sekolah pelatihan Chisholm yang dapat dipilih oleh siswa Internasional.

Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Ini dia Esai Super Keren yang Berhasil Menghantarkan Seorang Pemuda ke Harvard Business School

Class+2009+Graduates+Harvard+University+Ebq8W2NPyjblKetika mendaftar ke sekolah bisnis di luar negeri, membuat esai adalah salah satu syarat penerimaannya. Esai kamu tentunya bisa jadi peluang untuk keterima di sekolah bisnis idamanmu atau justru mematahkan peluang yang sudah ada, semuanya kembali lagi pada kualitas esai yang kamu buat. Nah, kali ini kita mau ngebahas satu esai super keren yang berhasil menghantarkan seorang pemuda ke Harvard Business School (HBS). Contoh esai yang dia buat ini memberikan calon mahasiswa Harvard Business School kesempatan untuk menunjukkan panitia penerimaan mahasiswa baru tentang motif dan kepribadian sejati mereka, sehingga CV dan tes skor yang sempurna bukan satu-satunya patokan untuk dapat diterima di Harvard. Untuk mengetahui calon mahasiswa baru mereka, Harvard Business School meminta pelamar untuk menjawab pertanyaan berikut tahun lalu: You’re applying to Harvard Business School. We can see your resume, school transcripts, extra-curricular activities, awards, post-MBA career goals, test scores and what your recommenders have to say about you. What else would you like us to know as we consider your candidacy? (No word limit)  The Harbus, koran mahasiswa HBS, baru-baru ini menerbitkan sebuah kumpulan esai terbaik para calon mahasiswa yang berhasil bikin mereka keterima di HBS. Salah satu esai terbaik berjudul “The Giver” ada dalam kumpulan esai tersebut. Berikut esainya:

What else would I like you to know?

I am who I am today mostly because of my brother [name]. [name] was born when I was four years old, and he had an extremely rare birth defect called Robert’s Syndrome. At the time, he was one of a handful in the world to have it. He was born without arms, couldn’t walk or talk, and had many other severe physical and mental defects. It was a complete shock to my parents. He was only expected to live for a day or two, but after a few weeks in the hospital he was healthy enough to come home with us. I was too young to really understand what was going on; I was just excited to have a brother. 

 [name] was a full-time job for us. For his entire life he was incapable of doing anything for himself. My parents and I didn’t have much, but we did have an amazing family and group of friends to support us. We couldn’t have taken care of [name] without all of them, and seeing this level of sacrifice from so many people had a huge impact on me. No one ever complained. No one ever hesitated. We just did what we had to, and I saw first-hand at a young age how important it is to work together and help those around you. And our family (extended included), became so much closer because of how we came together for [name], and that closeness still holds today. 

[name] ended up living for about four years, and I’m so grateful for the lessons I learned from him. My generosity, kindness, team work, and independence, come directly from him being in my life. And learning to deal with that level of stress and responsibility made me a much, much stronger person than I would have been without. 

So my family and I have carried [name]‘s memory with us since he passed in the form of giving to others. About ten years ago, we started a charity called [institution], whose purpose is to supply beds and bedding to children in our area who are without. The thought was that [name] spent most of his life in bed, and if we hadn’t had a decent one for him his life would have been so uncomfortable. As of this year, we have supplied almost [number] kids with mattresses, blankets, and stuffed animals, and each year we are able to help more and more children.

 This mentality of service has been a big part of my life since we started [institution], and as I got older I wanted to start branching out to new service opportunities. And let me tell you, [city] has been a great place to start. This city has made a serious impression on me. Anyone who’s from here either loves it or hates it, but either way, [city] is the kind of place that defines a person. [city] is the underdog, full of unrealized potential. Living in a place like this has opened my eyes to the heartache of missed opportunities (not even mentioning our sports teams…), and it’s because of this that I’ve become so involved in the community. I’ve been able to work with so many very smart, driven people, and together we’ve done a lot to make a positive impact. My work with the [institution] has allowed me to help raise over [number] for small, local NFPs, and my work with the [institution] has complemented that with a more hands-on, service based focus. And being a Big Brother through [institution] has allowed me to make a lasting, consistent impact in a more focused way. 

All of these, together with working for a commercial bank, have given me a very satisfying life balance. I’m able to do so many things, and able to make a tangible impact in each of them. But sometimes I do so much that I don’t take the time to stop and look around – to process what’s happening. This was missing in my life. I know that the path I’d been taking was the right one for me, I’d just never truly felt ready to move on to the next phase. 

This changed this past summer when I did my first [event]. If you’re not familiar with this, it’s a [number] mile swim followed by a [number] mile bike and then a [number] mile run. Still seems nuts to me. I’d never done a triathlon of any kind before I signed up for this, but was so overwhelmed by watching my friend compete in the same one the year before. I’ll never forget the moment: I was watching a quadriplegic go up the final – and largest – hill in his wheelchair, sweating, grunting, and crying. And finishing. I’m pretty sure everyone watching that was crying; it was one of the most moving things I’d ever seen. So I signed up. 

Training for this requires a serious amount of time, most of which you’re alone with your thoughts (no music allowed during the race, so you train without). Eight hours biking, five running, and two swimming, each week for seven months, is so mentally taxing, and your mind goes to some new places. I started reflecting a lot, and really began to understand the choices I’ve made and the impact they’ve had. I thought a lot about where I was in life, why I was there, and what I would have done differently along the way. I thought about what I wanted for my future, not just career-wise, but in order to be happy. And it’s not so much that my views changed from this experience, but I feel like I’ve gained a new level of clarity. I’m much more confident in my life goals, and can pursue them with pride and conviction. 

I’m now ready to move on to the next phase of my life, and am very excited to do so. 

stacked_1200px_130327

Nabil Mohamed, editor in chief koran The Harbus memberikan tanggapannya tentang mengapa esai ini dapat membuat si pembuatnya diterima di HBS, seperti yang dilansir oleh Business Insider.

“Ini merupakan hal yang sangat hebat tentang bagaimana kehidupan seseorang dapat berubah karena kelahiran adiknya, dan bagaimana seluruh lapisan masyarakat dapat bersatu membantu satu sama lain dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya, ” ungkap Nabil. “Hal ini mengubah prioritas penulis. Pengalaman ini seperti layaknya sebuah perubahan gen. Bahkan jika ia terlahir sebagai seorang pria dengan tekad tinggi yang hanya ingin mengurus dirinya sendiri, sesuatu seperti itu cukup kuat untuk mengubah tekadnya tersebut dan dapat benar-benar mengubah prioritasnya untuk mendedikasikan hidupnya untuk membantu orang lain. Itulah yang saya pikir mengapa esai ini sangat powerful. Pengalaman tersebut mengubah kodratnya sebagai manusia, prioritasnya, dan keyakinannya atas alasan mengapa dia ada di dunia ini. “

Walaupun nggak semua esai perlu menceritakan suatu peristiwa yang sangat pribadi seperti yang satu ini, esai diatas menyediakan satu contoh sukses dari apa yang setiap esai calon mahasiswa Harvard harus punya: menunjukkan siapa kamu di luar resume kamu.

Seperti yang sudah Mohamed tekankan, daripada menuliskan “Aku dan prestasiku” atau “Aku dan situasiku,” si penulis esai diatas justru menuliskan “Aku adalah seorang abang yang penuh kasih sayang.” Hal tersebut menambahkan kepribadian dalam aplikasi penulis, menunjukkan siapa dia  lebih dalam daripada sekedar di mana dia telah bekerja atau berapa IPK yang ia peroleh saat kuliah S1.

“Pada akhirnya, semua orang bisa belajar dengan giat, mendapatkan beberapa surat rekomendasi, bekerja dengan baik di sebuah perusahaan, lalu mengirimkan aplikasi mereka. Tetapi, panitia penerimaan mahasiswa baru  ingin mengetahui apa prioritasmu, apa yang ingin kamu lakukan dalam hidupmu, apa yang membawamu ke sini, dan mengapa kamu ingin melakukan ini sekarang.” kata Mohamed.

Esai menawarkan pelamar HBS sebuah kesempatan untuk mengungkap kepribadian mereka yang sebenarnya. Dan tanpa batas kata, terserah seberapa panjang pelamar ingin membuat esai mereka. Bahkan, Mohamed menunjukkan bahwa setiap Esai yang Harbus terbitkan memiliki perbedaan, menceritakan kisah masing-masing individu secara jelas dengan cara yang dapat dimengerti.

Pihak panitia penerimaan pastinya sudah tau di mana sekolahmu yang terdahulu, apa klub atau organisasi yang kamu ikuti, dan di mana karirmu telah membawamu sejauh ini, tapi mereka tidak tahu bagaimana pengalaman-pengalaman ini membentuk dirimu sekarang dan bagaimana pengalaman-pengalaman tersebut mempengaruhi tujuan dan prioritasmu. Di situlah esai yang kamu buat berperan penting untuk menjelaskan itu semua.

7 Pertanyaan Interview Paling Penting yang Ditanyakan Harvard Business School kepada Pelamar

Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami