Bro & sis, kalian tau Universitas Harvard kan? Bohong banget kalo kalian gak tau. Harvard merupakan salah satu universitas bergengsi di dunia.
Universitas Harvard hanya menerima 5,9% murid dari 34,000 pendaftar untuk kelas 2018. Gokil banget gak tuh, bayangkan betapa bergengsinya Universitas Harvard dan sulitnya masuk universitas tersebut. Presiden Harvard, Drew Gilpin Faust, pernah bilang “Kami bisa menggabungkan mahasiswa terbaik dalam satu kelas”.
Harvard gak cuma menerima mahasiswa yang punya nilai bagus, tapi Harvard juga melihat perjuangan dari calon mahasiswa itu sendiri untuk masuk Harvard, ada yang tuna wisma hingga mampu menghasilkan pendapatan sendiri. Terus, mahasiswa yang bisa menarik perhatian staff penerima mahasiswa memiliki peluang besar untuk diterima di Harvard, tetapi mereka harus memiliki beberapa wawasan. Wow, emang ya gak selalu mudah buat dapetin apa yang kita mau secara cuma-cuma, tapi dengan usaha yang keras dan giat pasti bisa tercapai.
Kalo kalian kira masuk Universitas Harvard itu sulit, kalian salah. Loh kenapa? Karena masih banyak hal yang lebih sulit dibanding masuk Universitas Harvard, misalnya melamar pekerjaan di beberapa lokasi Wal-Mart — nah itu lebih sulit dibanding masuk universitas bergengsi. Mau tau alasannya? Liat penjelasannya dibawah ini dan 14 hal lain.
1. Pekerjaan di beberapa lokasi Wal-Mart
Wal-Mart hadir di Washington, D.C. pada akhir tahun 2013.
Perusahaan menerima kurang lebih 23,000 pelamar, tapi hanya menerima 600 pelamar, berdasarkan laporan NBC Washington. Hanya 2.6% kemungkinan para calon pelamar diterima— hampir setengah persen lah kira-kira dari seleksi Harvard.
Kalo lulusan Harvard bisa dapat gaji besar, para pegawai Wal-Mart dapat gaji lebih besar lagi. Mereka rata-rata bisa mengantongi $11.83 per jam atau hampir $25,000 per tahun, berdasarkan keterangan dari perusahaan.
2. Masuk 50 Postingan terpopuler Facebook
Ini nih buat yang suka posting di Facebook, sekarang Facebook ada 50 postingan terpopuler. Postingannya itu dipilih dari kurang lebih 1,500 postingan berbeda.
Facebook menggunakan algoritma berdasarkan kepopuleran dan manfaat postingan tersebut, ditambah dengan faktor-faktor lain.
Kemungkinan postingan seseorang bisa masuk 50 postingan terpopuler sekitar 3,3%.
Kalau postingan kamu mau masuk 50 postingan terpopuler, mendingan kamu posting foto atau selfie, kali aja postingan kamu masuk 50 postingan terpopulernya Facebook.
3. The American Dream
Apa sih The American Dream? The American Dream adalah mimpi masyarakat Amerika yang mengharapkan kesejahteraan dan kesuksesan hidup di Amerika. Tapi masih banyak nih masyarakat Amerika yang sulit mencapai kesejahteraan dan kesuksesan hidup di tempat tinggal mereka sendiri. Berdasarkan laporan terbaru dari peneliti di Universitas Harvard dan Universitas Berkeley, menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat US masih sulit mencapai kesejahteraan hidup.
Laporan diatas juga menganalisis jumlah masyarakat yang lahir dari keluarga kurang mampu menjadi keluarga mampu. Hasil laporannya gak jadi pertanda baik nih buat mobilitas kelas sosial ekonomi atas.
Kesempatan buat masyarakat Amerika untuk hidup dalam The American Dream ini hanya ada dibawah 5%, itu berarti masih banyak masyarakat amerika yang hidupnya masih belum sejahtera. Kota yang masih belom mencapai The American Dream adalah Atlanta, Georgia; Charlotte, Carolina Utara; Jacksonville, Florida; Columbus, Ohio; Dayton, Ohio; Milwaukee, Wisconsin; dan Indianapolis, Indiana.
Hanya masyarakat di San Jose, California, yang memiliki 12.9% kesempatanuntuk hidup dalam The American dream.
4. Pekerjaan di Goldman Sachs
Pada 2013, Goldman Sachs menerima kurang lebih 43,000 pelamar buat 1,900 lowongan sebagai analis, membuat tingkat pekerjaan perusahaan menjadi 4.4%.
Gak usah kaget banyak orang mau kerja disana, apalagi sejak majalah Fortune menobatkan Goldman sebagai salah satu dari 100 tempat kerja terbaik tahun 2014. Sejak peringkat ini dimulai pada tahun 1984, Goldman jadi salah satu perusahaan yang tiap tahun selalu masuk list.
Menurut Glassdoor, rata-rata analis yang kerja di Goldman Sachs menghasilkan gaji sekitar $63,000 tiap tahun.
5. Agen Rahasia
Untuk melindungi keselamatan presiden, itu bukan tugas bodyguard atau security, tapi itu jadi tugasnya agen rahasia.
Agen rahasia bekerja 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Keamanan presiden dan keluarga menjadi tanggung jawab penuh seorang agen rahasia. Pejabat pemerintah penting lainnya kayak wakil presiden dan keluarga juga mendapat perlindungan dari agen rahasia, malah sampai presiden dan wakil presiden tidak lagi bertugas.
Karena resiko pekerjaan yang besar dan orang yang dilindungi adalah presiden danwakilnya, agen rahasia yang diterima kurang dari 1% dari 15,600 lamaran pada tahun 2011, laporan Bloomberg.
6. Bootcamp untuk Peneliti Data
Foursquare sekarang lagi nge-hits nih, situs yang memungkinkan penggunanya bisa check-in di suatu tempat lalu di share ke akun social media lain. Nah, pemilik Foursquare, Michael Li, sedang memulai proyek baru di tahun 2014. Bukan fivesquare atau sixsquare, tapi The Data Incubator.
Untuk The Data Incubator, Li mengadakan bootcamp untuk para calon peneliti. Tujuan diadakannya pelatihan ini supaya para calon peneliti yang bakalan kerja di The Data Incubator bisa menyaingi para doktor, biar kualitas calon peneliti sama kerjaannya gak mengecewakan.
Li belom tentuin satu kelas bakal diisi berapa orang, karena diliat dari jumlah pelamar yang lebih dari 1,000 pelamar yang mewakili lebih dari 80 universitas. Dia pernah bilang ke VentureBeat, “kita gak bisa terima 5.8% dari jumlah pelamar yang masuk,”.
7. Beberapa SMA bergengsi di New York
Beberapa SMA di New York lebih sulit di masuki ketimbang Harvard menurut majalah Brooklyn, loh? Universitas masa kalah sama SMA?
Berdasarkan data DepartemenPendidikan New York, untuk penerimaan murid baru September 2014, ada 16,675 murid memilih The Brooklyn Latin School sebagai sekolah pilihan mereka. Tapi, yang diterima kurang dari 3%.
Sedangkan The High School of American Studies di Bronx menerima sekitar 1% murid, sama seperti Queens High School untuk ilmuwan di Universitas York.
Kalo di New York, masuk sekolah yang bagus itu penting banget. Di kota lain mah yang lulus 4 tahun itu susah banget, sekitar 65%. Beda sama New York yang persaingannya antar SMA beken.
Berdasarkan data yang di publish stasiun radio local WNYC, Concord High School di pulau Staten punya tingkat kelulusan 4 tahun kurang dari 20% pada 2013. Kalo The Green Dot Charter School di Bronx tingkat kelulusan 4 tahun hampir mendekati sempurna 99%.
8. Pekerjaan di McDonald’s (kadang-kadang)
Kalian pasti gak bakalan nyangka kalo di McDonald’s itu lebih susah diterima kerja dibanding masuk Harvard. Padahal kalo diliat-liat ya, McDonald’s itu kan outletnya banyak, berarti kesempatan buat orang-orang kerja di McDonald’s makin besar, tapi masih ada loh yang susah diterima kerja restoran cepat saji tersebut. Luar biasa!
Pada 2011, McDonald’s mengadakan job fair besar-besaran, ada 50,000 pekerjaan dan yang melamar ada lebih dari 24%, sekitar 62,000 pelamar. Harvard yang makin memperketat seleksi masuk mahasiswa barunya menerima 7% calon mahasiswa pada tahun 2011. Jumlah ini masih kurang selektif dibanding McDonald’s yang menerima 6.2% dari jumlah pelamar yang masuk
9. Kesempatan Mencoba iPhone 6 (Sebelum 19 September)
Pada hari Selasa, Apple mengenalkan iPhone 6 danApple Watch di the Flint Center, Cupertino, California.
Pengunjung yang hadir diundang buat cobain iPhone 6, kesempatan yang sayang banget buat dilewatin.Tapi sayang banget nih, yang dapet kesempatan hanya 0.1%, diundi berdasarkan nomor yang didapat pengunjung di pintu masuk.
Apple udah menjual 4 juta unit iPhone 6 pada pre-order.
10. Pekerjaan di Apple Store
Pada 2009, toko Apple yang udah ditunggu-tunggu di Upper West Side dibuka.
Dari 10,000 pelamar, yang diterima cuma 200 orang yang dapet kerjaan di Apple Store: tingkat keterimanya 2%. Harvard boleh terkenal karena sukses mencetak lulusan terbaik, tapi Apple masih lebih diminati sama orang-orang, apalagi anak muda yang tiap hari doyannya selfie sama update di social media.
11. The Green Card
Lebih dari 15 juta orang ikut undianU.S. Green Card lottery tiap tahun, semuanya cuma demi kesempatan tinggal di Amerika. Tapi sayang banget, cuma ada 50,000 green card yang tersedia, makin tipis aja peluang.
Keberuntungan buat dapetin The Green Card ini juga bergantung dari negara si peminat Green Card. Jangan berharap terlalu tinggi kalo kamu bukan berasal dari Australia, New Zealand, atau negara di kepulauanPasifik.
Dari sekian banyak peminat di seluruh dunia, kurang dari 2% yang akan mendapat visa. Tingkatnya sekitar 6% di Oceania.
12. The Indian Institute Of Management
Ini lebih mantep dari Harvard. Kalo Harvard terima mahasiswa sekitar 5.9%, The Indian Institute of Management menerima gak sampai 1% dari jumlah pendaftar.
The Indian Institute of Management di Ahmadabad (IIM-A) menerima 173,866 mahasiswa untuk angkatan 2012-2014. Tapi jangan sedih dan galau, karena universitas ini punya kesempatan untuk menambah kuota mahasiswa karena populasi di India sangat besar dan banyak siswa-siswa di India yang memiliki nilai yang luar biasa.
13. Pekerjaan di Delta flight
Yang punya cita-cita kerja di maskapai udara, apalagi di Delta flight, harus usaha lebih keras karena kesempatan kamu buat diterima di Delta flight kurang dari 1%.
Pada 2010, Delta, maskapai udara terbesar kedua di dunia menerima lamaran pekerjaan dari 100,000 pelamar untuk 1,000 pekerjaan. Pada 2013, Delta Flight menerima lamaran pekerjaan dari 44,000 pelamar untuk 400 pekerjaan.
Keahlian berbahasa asing juga menjadi nilai penting nih supaya bisa diterima di Delta Flight. Ada 30% pelamar yang diterima bisa berbahasa asing.
14. Peringkat Kesuksesan Startups
Y Combinator hanya menerima 3-5% pelamar, tetapi kalo prestasi kamu bagus di sekolah, Y Combinator bisa menaikan tingka t penerimaan hingga 10%.
15. Pekerjaan di Google
Pendiri Google, Don Dodge, memposting pengumuman di blog pribadinya kalau Google sedang membutuhkan pegawai dan hasilnya Google menerima sekitar 1 juta pelamar setiap tahunnya, tapi Google hanya menerima 1,000 sampai 4,000 orang. Kira-kira sekitar 4% lah yang bisa diterima kerja di Google.
Google melakukan interview via conference call antara 2-3 pelamar dan video call antara 3-4 pelamar.
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Email: info@konsultanpendidikan.com
Published by