London Series: Social Life at Garden Halls (English)

Socialising will become a routine throughout life living in halls. Garden Halls creates an environment where everyone is accepted and is able to enjoy the experience.

Exposure:

Students at Garden Halls are always exposed to socialising. Whether it be having breakfast at the dining hall or casually hanging out in the common room. This type of exposure should become a very important consideration to students looking to apply for accommodation as it is unavoidable and essential to living in halls.

Especially for an international student that does not have any family in London, most of the time the people they would meet are hallmates. For example, students usually meet friends and spend time with my roommates both during the day and during the night life.

Interaction:

At the beginning of the year, interactions in the accomodation are very open and great, as people are eager to meet new people and make friends. However, after some time when people start having “fixed” friends they will be less open to making new friends, meaning you should try and make as many encounters as you can at the beginning! Nonetheless, Gardens stays a great accommodation where students interactions remain entertaining and fun!

photo by University of London at https://halls.london.ac.uk/the-gardens

For more information please contact:

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Link to Garden Halls:

https://halls.london.ac.uk/the-gardens

Beasiswa Korea 2021 Full (KGSP) untuk S1 dan Diploma

http://www.beasiswapascasarjana.com

Mungkin Anda salah satu yang menantikan Beasiswa Pemerintah Korea 2021 ini. Korean Government Scholarship Program (KGSP). Kali ini beasiswa KGSP ditujukan bagi lulusan SMA/sederajat yang ingin menempuh kuliah diploma atau sarjana di universitas-universitas Korea. Beasiswa disediakan full yang menanggung kebutuhan selama studi di Korea.

Pendidikan berlangsung sekitar dua hingga tiga tahun untuk diploma (associate degree)  dan empat tahun untuk sarjana (undergraduate degrees). Plus akan menjalani kursus bahasa Korea sekitar setahun sebelum perkuliahan. Sehingga durasi total sekitar 3 atau 4 tahun untuk diploma dan 5 tahun untuk S1.

Khusus bagi pelamar Indonesia, ada tiga jenis beasiswa KGSP 2021 yang bisa dilamar. Yakni beasiswa diploma (setara D2), beasiswa S1 khusus jurusan natural science dan engineering via Universitas regional di Korea, dan beasiswa S1 via Kedubes Korea di Jakarta.

Beasiswa diploma (associate degree) menyediakan kuota sebanyak 35 beasiswa dan terbuka bagi 17 negara anggota ODA. Dari total kuota beasiswa diploma tersebut, Indonesia kebagian 2 kursi beasiswa. Selanjutnya, beasiswa S1 khusus jurusan natural science dan engineering via universitas regional Korea tersedia 60 kursi beasiswa keseluruhan untuk 72 negara. Di kategori beasiswa S1 via universitas ini, Indonesia kebagian 3 kursi beasiswa. Pendaftaran untuk kedua jenis beasiswa tersebut diajukan langsung ke universitas yang ada di Korea.

Terakhir beasiswa S1 via Kedubes Korea. Total beasiswa disediakan sebanyak 115 kursi yang dibagi untuk 67 negara. Khusus Indonesia, tersedia 5 kursi beasiswa melalui Kedubes Korea ini. Pendaftarannya melalui Kedubes Korea di Jakarta. Jadi, secara keseluruhan kuota beasiswa KGSP 2021 untuk pelamar Indonesia dari tiga kategori di atas sebanyak 10 kursi beasiswa.

Selain ditanggung biaya pendidikan penuh selama masa studi, juga disediakan biaya kursus bahasa Korea selama 1 tahun, kemudian diberikan tunjangan hidup bulanan sebesar 900 ribu won, tunjangan kedatangan 200 ribu won, tunjangan pemulangan 100 ribu won, biaya kursus bahasa Korea, asuransi kesehatan 60 ribu won per bulan, dan tentunya tiket pesawat ke Korea dan kepulangan setelah menyelesaikan studi. Yang menarik, beasiswa Korea 2021 ini juga menyediakan tambahan tunjangan 100 ribu won per bulan selama kuliah jika Anda memiliki skor TOPIK (Test of Proficiency in Korean) level 5 atau 6 setelah terdaftar di universitas Korea.

Universitas Tujuan Associate degree (diploma):
1. Chejuhalla University
2. Dong-Ah Institute of Media and Arts
3. Inha Technical College
4. Kyungbok University
5. Yeungjin University
6. Yeungnam University College

Universitas Tujuan S1 Jurusan Natural Science dan Engineering:
1. Busan University of Foreign Studies
2. Chungnam National University
3. Chonnam National University
4. Daegu University
5. Daejeon University
6. Dongseo University
7. Handong Global University
8. Hannam University
9. Inje University
10. Jeju National University
11. Kangwon National University
12. Keimyung University
13. Kongju National University
14. Konyang University
15. Kyungpook National University
16. National Korea Maritime & Ocean University
17. Pai Chai University
18. Pukyong National University
19. Pusan National University
20. Semyung University
21. Silla University
22. Soonchunhyang University
23. Sun Moon University
24. Sunchon National University 

Universitas Tujuan S1 (Via Kedubes):▪ Tipe A: 
1. Ajou University
2. Duksung Women’s University
3. Ewha Womans University
4. Hanyang University
5. Konkuk University
6. Kookmin University
7. Korea Polytechnic University
8. Korea University
9. Kyung Hee University
10. Seoul National University
11. Seoul National University of Science and Technology
12. Sookmyung Women’s University
13. Sungkyunkwan University
14. Yonsei University
▪ Tipe B:1. Busan University of Foreign Studies
2. Chungnam National University
3. Chonnam National University
4. Daegu University
5. Daejeon University
6. Dongseo University
7. Handong Global University
8. Hannam University
9. Inje University
10. Jeju National University
11. Kangwon National University
12. Keimyung University
13. Kongju National University
14. Konyang University
15. Kyungpook National University
16. National Korea Maritime & Ocean University
17. Pai Chai University
18. Pukyong National University
19. Pusan National University
20. Semyung University
21. Silla University
22. Soonchunhyang University
23. Sun Moon University
24. Sunchon National University


Persyaratan:
1. Merupakan warganegara dari negara yang ditawarkan beasiswa (salah satunya Indonesia)
2. Berusia di bawah 25 tahun per 1 Maret 2021 (Lahir setelah 1 Maret 1996)
3. Memiliki kesehatan yang baik, jasmani maupun rohani
4. Telah lulus atau akan lulus SMA/sederajat per 1 Maret 2021 (tidak memenuhi syarat bagi mereka yang telah bergelar sarjana atau lulusan SMA di Korea)
5. › Memiliki nilai rata-rata komulatif di atas 75 persen (dari 100 persen) atau berada dalam peringkat 25 persen terbaik selama SMA/sedarajat (untuk pelamar diploma)
    › Memiliki nilai rata-rata komulatif 80 persen (dari 100 persen) atau berada dalam peringkat 20 persen terbaik selama SMA/sederajat (untuk pelamar sarjana)
6. Belum pernah menerima beasiswa dari pemerintah Korea sebelumnya7. Bagi yang lulus SMA di Korea (termasuk sekolah internasiona di Korea) atau memiliki gelar sarjana tidak dapat mendaftar ke program ini
8. Lebih diutamakan bagi pelamar yang memiliki kemampuan bahasa Korea atau Inggris
9. Pelamar dari keluarga berpenghasilan rendah atau latar belakang kurang mampu diutamakan.

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi yang telah diisi (form 1)
2. Personal statement (form 2)
3. Rencana studi (form 3)
4. Dua surat rekomendasi, bisa dari kepala sekolah, guru, atau pembimbing (form 4)5. Perjanjian pelamar GKS (form 5)
6. Penilaian kesehatan diri (form 6)
7. Salinan ijazah SMA/sederajat atau surat keterangan lulus (SKL)
8. Salinan transkrip nilai sekolah
9. Bukti dokumen kewarganegaraan pemohon (contoh: akte kelahiran, kartu keluarga, paspor, dll)10. Bukti dokumen kewarganegaraan orang tua pemohon (contoh: akte kelahiran, kartu keluarga, paspor, dll)
11. Penghargaan dan sertifikat lainnya (opsional)
12. Salinan sertifikat kemampuan bahasa Korea (TOPIX) (opsional)
13 Salinan sertifikat kemampuan bahasa Inggris (TOEFL, TOEIC, atau IELTS) (opsional)

* Ctt: Form 1, form 2, form 3, form 4, form 5, dan form 6, bisa Anda peroleh di laman overseas.mofa.go.kr. Buka laman tersebut, unduh dokumen yang diperlukan, termasuk panduannya. Formulir yang dibutuhkan tertera di dalam formulir aplikasi. Silakan gunakan komputer untuk memudahkan. 

Pendaftaran:Pendaftaran beasiswa KGSP 2021 dilakukan sesuai dengan jenis beasiswa dan jenjang yang ingin dilamar, baik untuk S1 maupun diploma. Silakan simak detilnya:
▪ Associate degree (diploma)
Pendaftaran beasiswa dilakukan di masing-masing universitas (September 2020). Pelamar harus mengecek langsung instruksi pendaftaran beasiswa tersebut di laman web universitas yang diminati termasuk mengajukan dokumen aplikasi di atas. Perlu diingat, pelamar hanya boleh mengajukan di satu universitas Korea saja. Unduh panduannya. Link universitas juga tertera bersama formulir aplikasi beasiswa associate degree KGSP. Deadline pendaftaran diputuskan oleh masing-masing universitas.

▪ Sarjana (S1) Jurusan Natural Science dan Engineering via Universitas
Pendaftaran beasiswa S1 jurusan natural science dan engineering dari KGSP juga dilakukan langsung di universitas Korea. Siapkan dokumen aplikasi yang diperlukan kemudian ajukan ke universitas Korea yang diminati. Silakan dicek langsung ke website universitasnya mengenai deadline pendaftaran (September – Oktober 2020. Petunjuk lebih lanjut juga tertera di formulir aplikasi beasiswa S1 jurusan natural science dan engineering KGSP.

▪ Sarjana (S1) via Kedubes Korea
Siapkan dokumen aplikasi yang dibutuhkan bersama formulir aplikasi yang diminta di atas. Buat satu (1) rangkap (asli/legalisir). Khusus untuk Surat Rekomendasi diminta empat (4) set original.

Jika sekolah menggunakan skala penilaian yang berbeda dari yang disyaratkan, harap melampirkan surat keterangan dari sekolah mengenai sistem penilaian yang digunakan.
Dokumen diterjemahkan ke dalam bahasa Korea atau Inggris jika dokumen asli menggunakan bahasa Indonesia. Terjemahan resmi tersebut harus disahkan oleh notaris. Susun semua dokumen aplikasi sesuai dengan checklist. Khusus pendaftaran beasiswa S1 melalui Kedubes Korea ini, pelamar bisa memilih 3 universitas dan 3 jurusan berbeda yang ada di Korea.

Kirimkan dokumen aplikasi beasiswa di atas via pos ke alamat:

Kedutaan Besar Republik Korea
Jl. Gatot Subroto Kav. 57
Jakarta 12950

Harap tuliskan “KGSP” pada amplop. Aplikasi paling lambat diterima 7 Oktober 2020 pukul 17.00. Wawancara akan digelar antara 14 s/d 16 Oktober 2020 (tentatif). Hasil seleksi tahap pertama akan diumumkan Kedubes Korea pada November 2020. Kemudian hasil seleksi tahap kedua diumumkan oleh NIIED pada Desember 2020. Kemudian seleksi putaran ketiga oleh pihak universitas pada Januari 2021. Selanjutnya diikuti pengumuman hasil final juga pada Januari 2021. Jika ingin bertanya dapat menghubungi telepon: 021-2967-2555 atau melalui laman Kedubes Korea (idn.mofa.go.kr). Semoga berhasil!

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Pendaftaran Beasiswa PPA 2020 – 2021 untuk S1/DIV dan D3

http://www.beasiswapascasarjana.com

Beragam beasiswa kuliah bisa Anda coba untuk mendanai kebutuhan studi yang membebani di 2020. Peluang beasiswa itu ada yang ditujukan bagi pelamar yang baru akan kuliah atau mereka yang saat ini sedang menjalani studi (on going).

Nah, peluang beasiswa PPA satu ini ditujukan bagi Anda yang sudah berstatus mahasiswa, baik yang tengah kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) atau pun perguruan tinggi swasta (PTS). Namanya sudah tidak asing. Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (Beasiswa-PPA) dan Bantuan Biaya Pendidikan Peningkatan Prestasi Akademik (BPP-PPA).

Tahun akademik 2020 – 2021, kemungkinan besar dibuka kembali. Rutinnya di awal tahun akademik baru. Kementerian Ristekdikti biasanya menyiapkan beasiswa tersebut untuk ribuan mahasiswa di Tanah Air. Baik PTN maupun PTS. Pada periode sebelumnya kuota yang disediakan sebanyak 130 ribu beasiswa.

Beasiswa PPA adalah bantuan kuliah dari Kementerian Ristek Dikti yang diperuntukkan bagi mahasiswa aktif jenjang S1/DIV atau D3 yang saat ini berada minimal semester II. Beasiswa PPA 2020 dan BPP PPA 2021 menyasar mahasiswa-mahasiswa di berbagai daerah, terutama yang tengah kuliah dan berprestasi, baik jenjang sarjana (S1) maupun diploma (DIV/D3).

Untuk teknis beasiswa PPA 2020 – 2021 tidak jauh berbeda dengan periode sebelumnya, di mana pendaftaran ditetapkan oleh masing-masing perguruan tinggi. Penerima beasiswa dan bantuan biaya pendidikan PPA akan memperoleh dana sebesar Rp 400 ribu/bulan. Beasiswa tersebut diberikan untuk pertamakalinya di periode tahun angggaran berjalan sekurangnya selama 6 bulan. Pengajuan beasiswa PPA dan BPP-PPA cukup mudah karena mahasiswa bisa langsung mendaftar di kampus masing-masing. 

Status mahasiswa: 

1. Calon penerima adalah mahasiswa yang kuliah pada perguruan tinggi pengelola beasiswa dan bantuan biaya pendidikan PPA di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. 2.Calon penerima harus terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD-Dikti) 3. Calon penerima adalah mahasiswa yang masih aktif, dalam jenjang pendidikan Diploma dan Sarjana.

Persyaratan:  1. Umum Diberikan kepada mahasiswa: a) Jenjang S1/Diploma IV paling rendah duduk pada semester II dan paling tinggi duduk pada semester VIII. b) Diploma III, paling rendah duduk pada semester II dan paling tinggi duduk pada semester VI. c) Dapat diberikan mulai semester I apabila mahasiswa memiliki prestasi sangat baik di sekolah khususnya nilai ujian nasional dan nilai rapor kelas X s.d. XII (diperlukan rekomendasi dari Kepala/Sekolah). Mahasiswa yang memenuhi persyaratan tersebut di atas, harus mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor/Ketua/Direktur atau pejabat perguruan tinggi yang ditunjuk, dengan melampirkan berkas sebagai berikut:    1) Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan Kartu Rencana Studi (KRS) atau yang sejenis sebagai bukti mahasiswa aktif;    2) Fotokopi piagam atau bukti prestasi lainnya (ko-kurikuler dan atau ekstra kurikuler) pada tingkat Nasional maupun Internasional.    3) Surat pernyataan tidak menerima beasiswa/bantuan biaya pendidikan lain dari sumber APBN/APBD yang diketahui oleh Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan;    4) Rekomendasi dari pimpinan Fakultas/Jurusan.    5) Fotokopi kartu keluarga.

2. Khusus Untuk Beasiswa PPA calon penerima wajib melampirkan fotokopi transkrip nilai dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 3,00 yang disahkan oleh pimpinan perguruan tinggi.Untuk Bantuan Biaya Pendidikan PPA: a) Fotokopi transkrip nilai dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 2,75 yang disahkan oleh pimpinan perguruan tinggi; b) Surat keterangan penghasilan orang tua dari instansi tempat bekerja atau surat pernyataan penghasilan orang tua bermeterai bagi yang berwirausaha; c) Surat Keterangan tidak mampu atau layak mendapat bantuan yang dikeluarkan oleh Lurah/Kepala Desa atau pejabat berwenang.


*Ctt: Persyaratan dapat menyesuaikan dengan kebijakan masing-masing kampus. 

Pendaftaran: Pelamar yang berminat dapat mengajukan pendaftaran Beasiswa PPA dan BPP PPA 2020 – 2021 di kampus masing-masing. Jadwal pendaftaran bisa berbeda-beda di setiap kampus. Biasanya pada awal tahun akademik baru. Terkait persyaratan dan berkas yang harus diserahkan untuk beasiswa PPA dan BPP PPA, silakan dilihat atau ditanyakan ke kampus atau fakultas masing-masing karena mungkin saja ada penyesuaian atau penambahan. Selamat mencoba!  

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Pendaftaran Beasiswa KIP Kuliah Jenjang S1/DIV, D3, D2, Profesi

Kabar baik bagi Anda lulusan SMA/SMK/sederajat yang ingin melanjutkan kuliah jenjang S1/DIV, D3, D2, D1, serta program profesi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI resmi membuka pendaftaran Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) tahun 2020. KIP Kuliah ini adalah program bantuan pendidikan kepada siswa lulusan SMA, SMK dan sederajat dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas atau akademi. Beasiswa KIP Kuliah merupakan program pengganti Bidikmisi yang diluncurkan pemerintah sebelumnya.

Tidak saja membiayai mahasiswa baru yang diterima tahun ini, KIP Kuliah juga akan mendanai penerima Bidikmisi on going yang sedang menerima beasiswa Bidikmisi yang tengah kuliah. Untuk tahun 2020, pemerintah menyediakan kuota beasiswa KIP Kuliah hingga 400.000 kursi. Kuota bantuan bagi siswa keluarga mampu tersebut disebar di perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta di tanah air. Sehingga peluang bagi mahasiswa kurang mampu mendapatkan bantuan KIP Kuliah ini semakin besar.

Prioritas KIP Kuliah ini juga diberikan kepada penyandang disabilitas, pemegang KIP, mahasiswa afirmasi (Papua, Papua Barat, 3T, dan TKI), serta mahasiswa yang terkena bencana, konflik sosial, atau kondisi khusus.

Bantuan apa saja diterima mahasiswa KIP Kuliah ini? Hampir serupa dengan Bidikmisi, KIP Kuliah mencakup pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi, pembebasan biaya kuliah/pendidikan yang dibayarkan langsung ke perguruan tinggi, serta bantuan biaya hidup sebesar Rp 700 ribu per bulan. Durasi bantuan KIP Kuliah ini sesuai dengan masa perkuliahan jenjang studi yang diambil.

Jangka Waktu KIP Kuliah:
Program Reguler:
▪ Sarjana maksimal 8 (delapan) semester
▪ Diploma Empat maksimal 8 (delapan) semester
▪ Diploma Tiga maksimal 6 (enam) semester
▪ Diploma Dua maksimal 4 (empat) semester
▪ Diploma Satu maksimal 2 (dua) semester

Program Profesi:
▪ Dokter maksimal 4 (empat) semester
▪ Dokter Gigi maksimal 4 (empat) semester
▪ Dokter Hewan maksimal 4 (empat) semester
▪ Ners maksimal 2 (dua) semester
▪ Apoteker maksimal 2 (dua) semester
▪ Guru maksimal 2 (dua) semester

Persyaratan KIP Kuliah:
1. Siswa SMA, SMK atau sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulus 2 (dua) tahun sebelumnya (2018, 2019, 2020)
2. Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi yang didukung bukti dokumen yang sah
3. Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru, dan diterima di PTN atau PTS pada Prodi dengan Akreditasi A atau B, serta dimungkinkan dengan pertimbangan tertentu pada Prodi dengan Akreditasi C
4. Keterbatasan ekonomi dibuktikan dengan kepemilikan program bantuan pendidikan nasional dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau berasal dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH), keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) serta mahasiswa dari panti sosial/panti asuhan.
5. Dalam hal mahasiswa belum memilikiKIP atau orang tua/wali belum memiliki KKS, maka dapat tetap mendaftar untuk mendapatkan KIP Kuliah asalkan memenuhi persyaratan tidak mampu secara ekonomi sesuai dengan ketentuan, yang dibuktikan dengan pendapatan kotor gabungan orang tua/wali sebesar Rp 4.000.000,00 (empat juta rupiah) atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).

Pendaftaran KIP Kuliah:
Bagi Anda yang ingin mendaftar KIP Kuliah, pendaftaran dilakukan secara online di laman KIP Kuliah: https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id Peserta bisa membuat akun terlebih dahulu untuk bisa login. Pendaftaran KIP Kuliah 2020 dibuka mulai 26 Februari 2020 s/d 31 Oktober 2020.

Tahapan Pendaftaran KIP Kuliah:
1. Siswa dapat langsung melakukan pendaftaran secara mandiri di sistem online KIP Kuliah melalui laman kip-kuliah.kemdikbud.go.id atau melalui KIP Kuliah mobile apps yang dapat diunduh di Play Store
2. Pada saat pendaftaran, siswa memasukkan NIK, NISN, NPSN dan alamat email yang aktif
3. Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan melakukan validasi NIK, NISN dan NPSN serta kelayakan mendapatkan KIP Kuliah
4. Jika proses validasi berhasil, Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akseske alamat email yang didaftarkan
5. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran KIP Kuliah dan memilih proses seleksi yang akan diikuti (SNMPTN/SBMPTN/SNMPN/SBMPN/Mandiri)
6. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di portal atau sistem informasi sesuai jalur seleksi yang dipilih pada seleksi nasional atau pada seleksi masuk di perguruan tinggi
7. Bagi calon penerima KIP Kuliah yang telah dinyatakan diterima di Perguruan Tinggi, dapat dilakukan verifikasi lebih lanjut oleh Perguruan Tinggi sebelum diusulkan sebagai calon mahasiswa penerima KIP Kuliah.

Kontak:
Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan 
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Jalan Jenderal Sudirman Senayan, Jakarta 10270
[e] kip.kuliah@kemdikbud.go.id
[w] https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami