Setelah Sampai di Negara Tempat Sekolahmu, Welcome to International Life : Penyesuaian Budaya Baru Dan Mengatasi Homesick (Part 4)

Tahap 1 s.d 5: Pengenalan kepada budaya baru

budMenjelang perjalanan menuntut ilmu di luar negeri, para pelajar mungkin akan merasakan kegembiraan menghadapi petualangan baru yang akan segera dijalaninnya. Setibanya mereka di Negara tujuan, mereka dengan cepat membangun sifat kemandiriannya. Pertama kali, para pelajar tersebut umumnya berharap terlalu tinggi kepada Negara baru. Mereka melihat segala sesuatunya seperti turis pada minggu-minggu pertamanya disana.

Mereka akan membandingkan kebudayaan Negara asala dan Negara barunya. Mereka berusaha mencari kelemahan Negara baru. Tak jarang juga mereka terlalu membesar-besarkan kekurangan budaya tersebut. Hal ini biasanya akan berlanjut kepada perasaan frustasi karena “kehilangan” akan sesuatu atau mungkin juga karena suatu atau beberapa hal tidak bisa didapat semudah ketika di kampong halaman. Mereka akan ditantang untuk menjalani gaya hidup yang berbeda. Perasaan negatif dan frustasi akan menyeret pelajar sampai pada tahap culture shock.

Tahap 6: Menerima budaya baru

bud2Pelajar mulai terbiasa dengan ‘cara’ di Negara baru. Segala hal yang awalnya dianggap seperti ‘krisis’ mulai dianggap sebagai sebuah cara baru dalam menjalani hidup. Kebanyakan mereka akan menyusuaikan diri agar seimbang dengan norma-norma budaya yang ada disana. Budaya yang pernah sangat ‘menggangu’ akhirnya bisa diterima secara normal. Para pelajar biasanya mulai bisa mengerti perbedaan budaya Negara asal dengan Negara baru mereka. tapi, jika persoalan penting muncul dikemudian hari, mereka kemungkinan akan kembali pada salah satu tahap culture shock, yaitu frustasi. Ketika mereka mulai belajar beradaptasi, mereka mungkin akan memulai bersosialisasi dengan sekumpulan teman baru, lebih sering melakukan traveling, atau bahkan bermimpi dalama bahaa asing. ‘cara lain/asing’ dalam menjalani hidup tersebut telah berubah menjadi ‘cara normal’.

Tahap 7 s.d 10; Meninggalkan budaya baru yang telah kita kenal

bud3Kita pelajar telah terintergrasi dengan budaya baru yang telah mereka pelajari dan kenal selama tahun-tahun pelajaran di sana, akan semakin sulit pula bagi mereka untuk kembali menyusuaikan diri dengan budaya Negara asalnya. Kampong halaman tidak lagi terlihat sama kita pelajar meninggalkannya untuk menuntut ilmu di Negara lain; mereka akan melihat kampong halaman dari kacamata baru dan mungkin akan lebih kritis dalam menilai budaya bangsanya sendiri, padahal dulu dianggapnya normal. Ini disebut sebagai reverse culture shock. Ketakutan akan mengalami reverse culture shock nggak seharusnya membuat pelajar membatasi diri dalam menerima budaya lain disana. Betapapun berintegrasinya para pelajar tersebut dalam menjalani hidup dengan budaya baru, mereka mungkin akan tetap terkejut dengan perbedaan yang ada antara Negara asal dan Negara baru setelah menghabiskan banyak waktu beradaptasi disana. Bagaimanpun, mereka akan menyesuaikan diri untuk kembali lagi menjalani hidup dengan budaya negeri sendiri ketika pulang ke kampong halamannya.

How to deal with homesickness

Tiba-tiba kangen rumah? Don’t worry! You’re not alone! Banyak siswa internasional mengalami hal ini. namun, ada juga banyak cara untuk membuat perasaanmu menjadi lebih baik ketika berada jauh dari rumah.

                Berikut ada beberapa tip yang bisa kamu lakukan ketika homesick menyerang.

  1. Keep busy. Semakin banyak aktivitas harian yang bisa kamu kerjakan, semakin sedikit waktu yang kamu punya buat duduk sendirian di kamar sambil merenung! Gabung sama organisasi yang ada di kampus da organisasi pelajar senegara bakal bikin kamu banyak teman dan aktivitas.
  2. Multi coloured painted handprints arranged in a circle on whitePerluas pergaulanmu. Jangan ragu untuk memulai hubungan pertemanan dengan orang asing. Meskipun kamu nggak menemukan orang sebaik keluarga, sahabat, atau teman di Negara mu, paling nggak, kamu bisa menemukan pengganti mereka. ingat, kamu bukan satu-satunya siswa internasional di sana. Ada banyak siswa sepertimu, jauh dari rumah dan merindukan orang-orang terdekat mereka.
  3. Berbagi pengetahuan tentang Negaramu dengan teman asing lainnya. Banyak siswa asing lainnya yang tertarik mengetahui budaya dari Negara lain, mulai dari Negara lain, mulai dari adat istiadat, tradisi, samapai kebiasaan khusus yang ada di Negaramu. Dengan membicarkan dan menceritakan tentang negaramu, kamu bakal merasa dekat dengan rumah. Kamu juga bisa menambah pengetahuanmu dengan bertukar cerita seperti ini. kamu jadi tahu tentang budaya dari Negara asal temanmu.
  4. Keep in touch dengan teman atau keluargamu di Negara asal. Ketika kamu ngerasa homesick, berbicara dengan teman atau keluargamu akan sangat membantu. E-mail, chatting, dan menelpon adalah cara berkomunikasi yang bisa kamu lakukan. Tapi…., ingat jangan sampai kamu menghabiskan sebagian besar waktumu untuk hal ini! kamu justru harus membatasi dirimu melakukan aktivitas seperti ini. kamu harus lebih banyak menghabiskan waktu dengan berinteraksi dan melakukan aktivitas lain bersama teman-teman baru.
  5. Jaga kesehatan! Jangan samapai kamu kurang tidur! Ketika seseorang kurang tidur, biasanya dia jadi mudah tersinggung, gampang banget marah, dan merasa kangen rumah. Di samping itu, cukup tidur dan mengonsumsi makanan sehat kamu memiliki cukup energi untuk menghadapi hari-hari berat di sekolah. Kebiasaan hidup sehat juga membuatmu terhindar dari penyakit dan depresi emosi.
  6. Habiskan waktu luangmu dengan teman-teman internasional atau pun yang senegara. Ngobrol dengan bahasa ibu ketika berada di Negara asing sangat membantu kita mengurangi rasa kesepian dan kangen rumah. Hati-hati! Jangan samapai kamu memisahkan diri dari pergaulan dengan teman-teman internasionalmu ataupun teman yang merupakan penduduk Negara studi. Hindari berbicara dengan bahasa ibumu di depan temang yang nggak ngerti bahasa kalian. Tindakan itu akan membuat mereka merasa di kucilkan dan seolah kalian sedang menggunjingkan mereka.
  7. Dekor dan tatar kamarmu senyaman mungkin. Benda-benda kecil dikamarmu, seperti foto teman, pacar, atau sahabat, poster grup music favorit akan menjadi pengingat yang menyenangkan di rumah.
  8. Berbicaralah dengan orang yang bisa mengerti apa yang kamu rasakan. Terkadang, bicara dengan sesame pelajar yang pernah mengalami homesick dan berhasil mengatasinya akan sangat membantu mengatasi persoalan tersebut. Tanyakan bagaimana cara ia mengatasinya. Orang yang memiliki pengalaman serupa biasanya lebih mudah memahami apa yang kamu rasakan.
  9. Cobalah untuk belajar lebih giat! Belajar yang bisa membantu mu sibuk dan melupakan rasa kangen. Tapi, jangan juga kamu menghabiskan sepanjang waktumu dengan buku-buku pelajaran, kamu bakal kehilangan kesempatan mendapatkan teman dan bersenang-senang bersama mereka. Ingat, melatih kemampuan berbicara bahasa asing sangat penting!

Bersenang-senanglah! Ketika kamu teringat rumah, kamu biasanya kangen dengan saat-saat manis yang kamu miliki bersama keluarga, teman, dan pacar. Cobalah membuat kenangan baru yang menyenangkan bersama teman barumu disana. Nggak dosa kok bersenang-senang dan membuat pengalaman seru bersama teman-teman internasional mu. Percaya deh, hidup bakal terasa sangat berasa, kok! What a precious experience. Nggak semua orang mengalaminya.

Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Published by

Tinggalkan Balasan