Lebih dari 9,7 juta siswa SMA di Cina mengikuti ujian masuk perguruan tinggi yang disebut Gaokao (atau kalau di Indonesia sejenis dengan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri), pada tanggal 7 dan 8 Juni.
Ujian yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut memicu kritik dari beberapa pendidik karena tekanan yang luar biasa yang siswa dapatkan hanya dari satu ujian. Gaokao juga telah dikaitkan dengan meningkatnya angka bunuh diri di Cina karena tekanan yang dihadapi siswa dan hasil tes yang buruk.
SMA Hengshui, sekolah menengah dengan pencapaian Gaokao tertinggi selama 14 tahun terakhir, memiliki dua moto berikut: “Hidup bukanlah latihan, karena kamu tidak akan memiliki kesempatan untuk hidup lagi,” dan “Jika kamu belum mati karena kerja keras, bekerjalah lebih keras. ”
Di Hengshui, jam belajar siswa mulai dari pukul 5:30-9:50, dan siswa tidak diperbolehkan memiliki ponsel dan hanya mendapatkan satu hari liburan setiap bulan. Kamera ditempatkan di setiap kelas untuk memantau siswa untuk tetap belajar dan tidak malas. Jenis taktik seperti ini semakin umum pada sekolah-sekolah yang biasa disebut Gaokao-sweatshop atau sekolah yang secara eksklusif mempersiapkan siswa untuk Gaokao.
“Saya biasanya menghabiskan tiga sampai lima menit untuk makan malam,” kata mantan siswa Hengshui kepada China Daily.
Tak perlu dikatakan lagi, taruhannya sangatlah tinggi dan gila-gilaan.
Kementerian Pendidikan melaporkan bahwa siswa bersaing untuk 6,5 juta lowongan di universitas di seluruh negeri, seperti yang dilansir oleh kantor berita Xinhua. Saat ini tes dibagi menjadi tiga bidang utama: bahasa Cina, matematika, dan bahasa Inggris, meskipun ada tes yang lebih khusus lainnya juga. Kementerian pendidikan negara baru-baru ini mengumumkan rencana untuk mengurangi penekanan pada bahasa Inggris dan sebaliknya meningkatkan bahasa Cina dalam waktu dekat.
Foto-foto di bawah ini sangatlah menakjubkan.
Siswa mengikuti ujian Bahasa Inggris di pelataran Universitas Dongguan. Bahasa Inggris merupakan salah satu subjek ujian bersamaan dengan Matematika dan Bahasa Cina.
Siswa jurusan seni menggambar sketsa di Jianan, Provinsi Shandong.
Seorang ibu menunggu di luar di Hefei, provinsi Anhui. Di beberapa bagian negara, pihak berwenang melarang square-dancing (aktivitas populer bagi orang-orang Cina lanjut usia) dalam jarak 500 meter dari gedung ujian dikarenakan musik yang keras.
Siswa naik bus menuju tempat ujian mereka di Liu’an, provinsi Anhui. Ribuan keluarga dan teman-teman memadati jalan-jalan untuk mendukung mereka ketika para siswa tersebut pergi untuk ujian.
Zheng Dong (kiri) belajar di sebuah kamar hotel di Shanghai dekat lokasi ujiannya. Di Beijing, lebih dari 1.700 sopir taksi menawarkan untuk memberikan tumpangan gratis kepada siswa yang sedang berada disana untuk ujian.
Pengawas ujian memantau ujian di Suining, Sichuan jika terjadi kecurangan mendadak. Menjelang Gaokao, beberapa sekolah tinggi menempatkan kamera keamanan di dalam kelas untuk memantau siswa dalam kasus kemalasan.
Seorang siswa rehat sejenak. Beberapa sekolah telah dikritik karena dianggap memproduksi “robot” yang belajar 15 jam per hari untuk Gaokao.
Siswa belajar sendiri pada malam hari di Hefel, provinsi Anhui. 9,8 juta siswa mengambil Gaokao tahun ini, sebuah angka yang fantastis jika dibandingkan dengan jumlah siswa yang mengambil SAT, yaitu 1,8 juta siswa.
Orangtua di Huaibei, Anhui menunggu anak-anak mereka menyelesaikan ujian.
Menjelang ujian, siswa dan guru megikuti kegiatan melepas stress, seperti trust-fall ini.
Siswa berjalan melewati Konfusius saat hujan di pagi hari di Wuhan. Banyak candi yang kebanjiran orang tua yang berdoa kepada Konfusius, pendidik besar Cina, di minggu-minggu menjelang tes.
Pemeriksaan keamanan di Shenyang, Provinsi Lioning. Pihak berwenang berjanji untuk menindaklanjuti kecurangan selama ujian tahun ini.
Kamera tersembunyi di dalam pulpen (kedua dari kiri) dan receiver yang berwujud penghapus disita oleh polisi.
Kacamata yang berisi kamera tersembunyi dan koin dengan receiver kecil.
Sebuah kecurangan yang lebih kompleks di Chengdu, Provinsi Sichuan.
Ponsel dan receivers yang disita. Departemen Pendidikan mengatakan siswa yang tertangkap curang akan didiskualifikasi untuk mendaftar Gaokao selama 1-3 tahun.
Latihan yang meningkatkan semangat di Hengshui, Provinsi Hebei. Mahasiswa melambaikan bendera dan berteriak “Ayo Hengshui SMA nomor 2, kamu adalah yang terbaik!”
Polisi berusaha menahan siswa saat mereka berbaris untuk mendaftar ujian.
Orangtua di Shanghai menunggu anak-anak mereka selesai ujian.
Pelamar berjalan keluar setelah selesai mengikuti ujian hari pertama.
Seorang guru memeriksa nama-nama peserta ujian di Hefel. Karena pentingnya satu tes, “Gaokao-sweatshop” – sekolah yang mempersiapkan siswa khusus untuk tes – telah menjadi semakin umum.
Kedua siswa ini mendapatkan bantuan oksigen selama belajar kimia di sebuah rumah sakit di Suining.
SOURCE: Business Insider
Ada hal yang ingin anda tanyakan ? Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .
Email: info@konsultanpendidikan.com
Published by