Curtin University Event – Pidato dari Cucu Mahatma Gandhi

Event ini memang diadakan tahun 2013, namun permasalahan yang dibahas tidak akan pernah basi sampai masalah ini selesai 🙂 10-Year-Anniversary-Banner-for-blog1 Dewasa ini tindak kekerasan dan diskriminasi terjadi dimana-mana, adanya kelas sosial memecah berbagai ras dan suku suatu bangsa dan kemiskinan yang sangat berat melanda sebagian besar kehidupan warga, inilah periode kaum aparteid yang ada di negara Afrika Selatan. Menanggapi fenomena ini, beberapa waktu lalu, cucu dari aktivis Mohandas ‘Mahatma’ Gandhi yakni Ela Gandhi berpidato pada acara Curtin Human Rights Day 2013. Acara ini diselenggarakan untuk memperingati hari jadi Curtin Centre for Human Rights Education yang ke-10. Ela Gandhi menceritakan pengalamannya saat bekerja bersama mendiang Nelson Mandela dalam kegiatan pemberontakan pergerakan periode kaum aparteid yang ada di Afrika Selatan. Setelah kepergian Nelson Mandela, Ela masih melanjutkan kegiatannya. Selain itu beliau pun berbicara tentang theory of active participation yang ada dalam masyarakat demokrasi. “Apa yang kita lihat sekarang adalah masalah sosial yang jarang diperhatikan orang-orang, kecuali orang-orang tersebut terlibat di dalamnya,” ujar Ela Gandhi. Dia menambahkan, “Populasi yang tertarik, memberikan informasi, dan memiliki pendidikan dapat berpartisipasi pada masalah ini.” humanity-t2 Pada tahun 1975, cucu dari Mahatma Gandhi ini pernah mengalami kejadian yang tida menyenangkan, Ia pernah ditahan selama lima tahun dan dilarang melakukan kegiatan aktivis selama sembilan tahun. namun, perjuangan Ela Gandhi yang gigih membuatnya tetap melanjutkan kegiatan ektivisnya di bawah tanah, walaupun Ia harus menerima kenyataan pahit karena putranya dibunh dan teman-temanya dipenjara karena melibatkan diri. “Orang-orang dipenjara dan beberapa diantaranya dibunuh oleh sistem penindasan,” kata Ela saat menceritakan pengalamannya berjuang bersama Mandela. Hubungan Ela Gandhi dengan Mandela diawali saat Ela pergi mengunjungi Mandela di penjara bersama United Demographic Front of Delegation sebelum akhirnya Mandela dibebaskan pada tahun 1990. Ela mengatakan, Ia sangat terkejut melihat Mandela yang masih sangat optimis walaupun sedang ditahan. humanity-imagesdont-lose-faith-in-humanity“Dia (Mandela) mengatakan kepada kita bahwa cinta adalah kunci dari pemerintahan demokrasi, dan ini hanya bisa terjadi jika kita belajar untuk mencintai, sehingga akhirnya kita bisa membawa perubahan,” ucap Ela Gandhi. “Ajarannya sangat berpengaruh, Dia adalah pahlawan kita.” “Kakekku juga sama, putraku tebunuh saat periode aprtheid, dan Aku harus berpikr jika Aku dihadapkan dengan para pelaku, Aku akan memaafkan mereka dan menawarkan jabat tangan sehingga mereka (para pelaku) bisa bergabung dalam perubahan,” cerita Ela. Ela Gandhi pun mengatakan, Ia kagum dengan kerja keras yang telah dilakukan oleh orang-orang di Curtin Centre for Human Rights Education. “Salah satu alasan mengapa Aku rasa  Curtin Centre for Human Rights Eduation bekerja adalah karena ini menyangkut masalah kemanusiaan,” ucapnya. “Ini adalah model yang harus ditiru oleh universitas lainnya.” Acara Curtin Human Rights Day 2013 diakhiri dengan beberapa pertanyaan dari para pengunjung. Seorang perempuan muda mengangkat tangannya dan bertanya, “Apa yang Anda suka dari menjadi cucu seorang Mahatma Gandhi?” Mendengar pertanyaan tersebut, Ela Gandhi pun tersenyum dan menjawab, “Aku merasa beruntung lahir dalam keluarga ini. Aku hanya orang biasa dan memulai dari sesuatu yang kecil, ini semua tergantung pada hasrat yang kalian miliki.” Selain Ela Gandhi, acara ini pun dihadiri oleh pembicara nasional dan internasional dan membahas seputar masalah kemanusiaan yang terjadi di dunia sekarang ini. Siapakah Mahatma Gandhi? Mahatma Gandhi dikenal sebagai Bapak Perubahan Pergerakan India. Gandhi menghabiskan waktunya selama 20 tahun di Afrika Selatan untuk memerangi masalah diskriminasi. Dia menciptakan konsep bernama “satyagraha”, sebuah jalan protes menentang ketidakadilan. Saat di India, Gandhi dikenal sebagai orang yang ramah, sederhana, dan disayangi semua orang. Dia menghabiskan siswa hidupnya bekerja keras untuk menghilangkan peraturan dari Inggris demi kehidupan masyarakat India kalangan bawah menjadi lebih baik dan tenteram. Berkat perjuangannya, banyak aktivis kemanusiaan kelas dunia menggunakan konsep satyagraha milik Mahatma Gandhi untuk melawan kekerasan, salah satu pengguna konsep ini adalah Martin Luther King Jr. Mahatma-Gandhi-Quotes-HD-Wallpaper Nama asli dari aktivis keturunan India ini adalah Mohandas Karamchand Gandhi. Nama Mahatma sendiri memiliki arti “jiwa yang kuat”. Selain itu Gandhi juga dikenal sebagai Bapak Nasional dan Gandhiji. Mahatma Gandhi lahir pada 2 Oktober 1869 dan wafat pada 30 Januari 1948. Gandhi telah memiliki seorang istri dengan dua orang putra. Mahatma Gandhi dikenal sebagai pekerja keras dalam memperjuangkan hak-hak manusia. Perjuangannya tersebut membuatnya menjadi terkenal. Perjuangan Gandhi tersebut sempat memenuhi headline surat kabar di Inggris dan India pada saat itu. Gandhi pun merupakan pimpinan dari komunitas masyarakat India yang ada di Afrika Selatan. Jasa-jasa Mahatma Gandhi masih dikenang hingga kini, tak sedikit generasi-generasi penerus bangsa meneruskan langkahnya dalam memperjuangkan hak-hak manusia di muka bumi. Ada hal yang ingin anda tanyakan ?  Jangan ragu , silahkan hubungi kami . Konsultasi dengan kami gratis .

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami

Published by

Tinggalkan Balasan