ETS menaikkan biaya TOEFL iBT di Eropa

ETS telah mengkonfirmasi bahwa karena adanya perubahan peraturan Uni Eropa, “PPN sekarang harus diterapkan pada tes di negara tempat tinggal pelanggan” di seluruh 27 negara anggota Uni Eropa.

Peraturan yang telah diperbarui ini berarti tagihan yang lebih tinggi untuk peserta tes TOEFL, dengan mereka yang mengikuti tes di Jerman membayar tambahan 50,35 dolar AS, mereka yang berada di Perancis membayar tambahan 54 dolar AS dan mereka yang berada di Swedia membayar tambahan 80 dolar AS, menurut situs web pemesanan tes.

Kenaikan ini berarti bahwa biaya TOEFL sekarang jauh lebih mahal daripada pesaing di Eropa yang tampaknya tidak membebankan kenaikan pajak kepada peserta tes.

Di Perancis, misalnya, peserta tes sekarang membayar $ 324 untuk TOEFL, dibandingkan dengan $ 269 dan $ 270 masing-masing untuk IELTS Academic dan PTE Academic, kata pakar ELT Michael Goodine.

“Pajak ini merupakan persyaratan hukum yang baru, dan kami bekerja keras untuk mematuhi peraturan yang telah diperbarui sambil terus memberikan layanan tes yang berkualitas tinggi,” kata juru bicara ETS.

Peraturan baru seputar PPN mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2025, karena adanya perubahan dalam peraturan Place of Supply (POS) Uni Eropa yang berkaitan dengan layanan pendidikan tertentu yang disediakan secara virtual. Sebelum Januari 2025, layanan ini memiliki POS di tempat pemasok berada, tetapi aturan baru menempatkan POS di tempat pelanggan berada.

Peraturan yang diperbarui ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan OECD untuk mengatasi ‘erosi basis dan pengalihan keuntungan’, di mana perusahaan multinasional mengalihkan keuntungan ke lokasi dengan pajak rendah yang menyebabkan negara lain kehilangan pendapatan.

Meskipun tidak ada pengumuman resmi dari ETS mengenai kenaikan ini, perusahaan penguji ini mengatakan bahwa mereka “secara aktif bekerja untuk memastikan transparansi dengan memberikan penjelasan yang jelas mengenai undang-undang baru ini kepada para peserta ujian di pasar-pasar yang terkena dampak”.

“Kami menyadari pentingnya keterjangkauan bagi para peserta tes kami dan tetap berkomitmen untuk memberikan nilai tertinggi melalui penilaian dan layanan kami,” katanya.

Sementara itu, pendapatan operasional ETS mencapai 1,16 miliar tahun lalu, naik $139 juta dibandingkan tahun 2023, menurut audit tahunan 2024 yang baru saja dirilis.

Sumber: thepienews.com

Alamat Lengkap Kami

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Lexis Korea akan membuka kampus baru di Hongdae

Kampus Lexis Korea Hongdae akan dibuka pada bulan Februari 2025, menandai tonggak penting dalam ekspansi institut ini secara nasional.

Kampus terbaru ini menambah portofolio penyedia layanan di Korea, dengan kampus yang telah didirikan di Gangnam dan Busan.

Kampus ini akan menawarkan berbagai kursus, termasuk program bahasa Korea standar dan intensif, persiapan TOPIK, dan kegiatan budaya dengan siswa lokal Korea.

Lokasi kampus terbaru ini dipilih karena Hongdae dikenal dengan energi muda, pertunjukan jalanan, toko-toko trendi, seni mutakhir, dan kehidupan malam yang ramai. Dinamakan sesuai dengan nama Universitas Hongik, salah satu universitas seni terbaik di Korea, distrik ini menawarkan kehidupan seni, musik, fashion dan hiburan yang semarak.

Lokasi ini menawarkan kesempatan unik bagi para mahasiswa untuk membenamkan diri dalam budaya anak muda Korea yang menarik, dengan suasana energik yang sempurna untuk belajar bahasa, kata Lexis Korea dalam sebuah pernyataan.

“Keputusan untuk membuka kampus di lingkungan yang ikonik ini mencerminkan komitmen Lexis Korea untuk memberikan pengalaman budaya yang otentik kepada para siswa di samping studi bahasa mereka,” tambahnya.

JeeHo Kim, direktur pelaksana Lexis Korea, berbagi kegembiraannya tentang kampus baru ini: “Hongdae adalah bagian unik dari Seoul yang secara sempurna menangkap semangat modern budaya Korea. Ini adalah tempat yang ideal bagi para siswa kami untuk meningkatkan kemampuan bahasa mereka sambil membenamkan diri dalam gaya hidup dinamis yang membuat Korea begitu istimewa. Kami sangat senang dapat menghadirkan pengalaman Lexis Korea di distrik yang menarik ini.”

Kampus Lexis Korea Hongdae akan memiliki 11 ruang kelas modern yang dilengkapi dengan teknologi terbaru, serta area belajar yang nyaman dan ruang komunal. Pilihan akomodasi yang sama akan tersedia di Hongdae seperti di kampus-kampus lainnya.

Kim menekankan pentingnya menawarkan pengalaman yang menyeluruh kepada para mahasiswa: “Misi kami di Lexis Korea adalah memberikan lebih dari sekadar pendidikan bahasa. Kami ingin para siswa kami benar-benar merasakan pengalaman budaya Korea, menjalin hubungan seumur hidup, dan menciptakan kenangan yang tak terlupakan.

“Dengan menambah kampus baru kami di Hongdae, Lexis Korea menawarkan kesempatan unik bagi para siswa untuk menjelajahi lokasi-lokasi terbaik dan memaksimalkan pengalaman mereka di seluruh Korea Selatan dalam satu perjalanan.”

Sebuah laporan baru-baru ini menyoroti daya tarik Korea yang terus meningkat sebagai tujuan pendidikan, terutama di kalangan pelajar dari AS.

Kyuseok Kim, Penulis laporan tersebut, direktur pusat IES Abroad Seoul, dan Edward Choi, asisten profesor di UIC mengemukakan sejumlah faktor di balik fenomena ini, termasuk kegemaran global terhadap musik pop Korea (K-pop) dan serial televisi terkenal seperti Squid Game di Netflix, yang menurut mereka “menambah reputasi Korea”.

Sumber: thepienews.com

Alamat Lengkap Kami

Email:  info@konsultanpendidikan.com