Kenaikan biaya visa pelajar Selandia Baru diumumkan

Selandia Baru akan menaikkan biaya visa pelajar dan biaya visa kerja pasca-belajar akan meningkat lebih dari dua kali lipat, seiring dengan diberlakukannya biaya baru di hampir semua kategori.

Biaya visa pelajar akan naik menjadi NZD$750 mulai 1 Oktober bagi mereka yang datang dari negara-negara non-Pasifik, sementara biaya visa kerja pasca-belajar akan meningkat dari NZD$700 menjadi NZD$1,670.

Pemerintah Selandia Baru mengumumkan kenaikan biaya visa di hampir semua kategori visa pada tanggal 9 Agustus, dalam sebuah langkah yang dikatakan akan “membebaskan” lebih dari NZD$563 juta selama empat tahun ke depan, membantu memulihkan disiplin fiskal dan membangun kembali perekonomian negara.

“Sampai saat ini, sistem imigrasi kami banyak disubsidi oleh pembayar pajak,” kata Menteri Imigrasi Erica Stanford dalam sebuah pernyataan.

“Perubahan yang kami lakukan mengalihkan dampaknya kepada mereka yang mendapat manfaat dari sistem ini. Kami memastikan pendanaannya mandiri dan lebih efisien,” lanjutnya.

“Biaya baru ini mencerminkan biaya yang terkait dengan pemrosesan visa, penilaian dan pengelolaan lebih banyak permohonan yang berisiko tinggi, dan peningkatan biaya kepatuhan karena kita menghadapi tingkat eksploitasi migran yang lebih tinggi, mengelola lebih banyak permohonan suaka, dan memelihara serta meningkatkan sistem TIK Imigrasi Selandia Baru.

Stanford menyoroti bahwa negara-negara tetangga di Pasifik akan melihat kelanjutan biaya subsidi bagi pemohon visa dari negara-negara Pasifik.

“Kami berharap ketika perbaikan lebih lanjut dilakukan untuk memodernisasi sistem imigrasi di tahun-tahun mendatang, biaya operasional akan berkurang seiring berjalannya waktu dan efisiensi akan meningkat,” lanjutnya.

Standford mengatakan bahwa dibandingkan dengan Australia dan Inggris, tarif tersebut “tetap kompetitif” dan menambahkan bahwa pemerintah “yakin Selandia Baru akan terus menjadi tujuan yang menarik untuk tinggal, bekerja, belajar dan berkunjung”.

Berita ini menyusul kenaikan biaya visa pelajar Australia yang berlipat ganda pada bulan Juli.

Pada bulan April, juru bicara Kementerian Bisnis, Inovasi dan Ketenagakerjaan Selandia Baru mengkonfirmasi bahwa konsultasi yang ditargetkan mengenai usulan tarif dan tarif retribusi telah dimulai.

Dan mereka mengatakan “sudah sepantasnya mereka yang menggunakan dan memperoleh manfaat dari sistem imigrasi menanggung biaya penyelenggaraannya”.

Pada saat itu, para pemangku kepentingan bereaksi terhadap potensi kenaikan tersebut, menyuarakan kekhawatiran bahwa kenaikan biaya dapat menjadi penghalang bagi siswa dari beberapa negara dengan mata uang yang lebih lemah.

Sumber: thepienews.com

Alamat Lengkap Kami

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Published by

melpadia

ig: @melpadia

Tinggalkan Balasan