Pembatasan visa bagi pelajar internasional tidak akan dicabut berdasarkan Partai Buruh

Partai Buruh telah menegaskan bahwa mereka tidak akan membatalkan kebijakan visa pelajar yang ketat dari Partai Konservatif, sambil mempertahankan sikap ramah terhadap pelajar internasional.

Menteri Pendidikan Partai Buruh Bridget Phillipson menegaskan kembali bahwa pemerintah “tidak bermaksud” mencabut pembatasan visa bagi pelajar internasional yang diberlakukan oleh pemerintahan konservatif sebelumnya.

Ketika ditanya dalam sebuah wawancara dengan Sky News apakah “pembatasan visa” Konservatif untuk pelajar internasional harus dibatalkan, Phillipson menjawab: “Kami tidak bermaksud mengubahnya.”

“Tetapi apa yang saya katakan adalah bahwa pelajar internasional yang datang ke negara kita dan belajar memberikan kontribusi yang luar biasa,” tambahnya.

Di bawah pemerintahan Partai Konservatif, pemerintah memberlakukan peraturan baru yang melarang mahasiswa magister internasional membawa tanggungan mereka ke Inggris mulai 1 Januari 2024.

Phillipson mengakui kesulitan keuangan yang dialami universitas-universitas di Inggris dan mengkritik perlakuan Partai Konservatif terhadap sektor ini.

“Saya pikir pemerintahan masa lalu terlalu fokus pada konflik dan menyatakan bahwa universitas bukan untuk sebagian orang, daripada benar-benar bertindak demi kepentingan nasional untuk memastikan bahwa universitas-universitas kita yang brilian, yang menjadi mercusuar di seluruh dunia dan sangat dihormati, mampu sukses di masa depan,” katanya.

“Bukan berarti mahasiswa internasional mengambil tempat yang seharusnya tersedia bagi mahasiswa domestik, faktanya mereka memberikan subsidi silang kepada mahasiswa dari Inggris, dan kami telah melihat penurunan penerimaan sarjana dari mahasiswa internasional pada fase ini. .”

Menurut data Home Office, permohonan visa belajar dari Januari hingga Juli 2024 lebih rendah 16% dibandingkan periode yang sama tahun 2023.

Selama ini, terdapat 13.100 lamaran dari tanggungan siswa, 81% lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.

Sejak mulai menjabat, Partai Buruh telah berjanji untuk “menyambut mahasiswa internasional” dan telah menegaskan komitmennya untuk mempertahankan jalur pascasarjana, yang telah ditinjau oleh pemerintahan sebelumnya.

Berbicara pada hari hasil A-level di Inggris, Phillipson menghilangkan kekhawatiran akan meningkatnya kenaikan biaya sekolah dalam negeri, dengan mengatakan bahwa langkah tersebut akan “tidak menyenangkan bagi siswa” dan menambahkan bahwa pemerintah bermaksud untuk “mereformasi sistem secara keseluruhan”.

Malam sebelumnya, Departemen Pendidikan merilis sebuah video di mana Phillipson menyampaikan pesan selamat datang kepada siswa internasional yang mempertimbangkan untuk belajar di Inggris, dengan menyatakan bahwa “persahabatan antar siswa menjadi persahabatan antar negara”.

Sumber: thepienews.com

Alamat Lengkap Kami

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Published by

melpadia

ig: @melpadia

Tinggalkan Balasan