
Menurut laporan WBTW News 13, proyek ini dirancang untuk menyediakan perumahan bagi pelajar internasional mengingat kekurangan perumahan musiman di wilayah tersebut, yang secara langsung berdampak pada perekonomian yang didorong oleh pariwisata.
Terletak di Mr. Joe White Avenue, gedung pertama pengembangan ini diharapkan selesai pada April 2025.
Ketika selesai dibangun, fasilitas ini akan terdiri dari lima gedung yang dapat menampung hingga 1,572 mahasiswa internasional. Tahap awal akan mencakup dua gedung dengan masing-masing 360 tempat tidur.
Menurut laporan tersebut, pelajar internasional memainkan peran penting dalam perekonomian Myrtle Beach – khususnya di sektor pariwisata, di mana mereka menyumbang sekitar 4% dari angkatan kerja setiap tahunnya.
Siswa-siswa ini biasanya mengambil peran penting di hotel, restoran, dan tempat wisata, terutama selama musim puncak dan musim sepi.
Namun, kurangnya perumahan yang terjangkau telah menciptakan tantangan bagi pelajar dan pengusaha.
Dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi tersebut, Mark Lazarus, presiden Lazarus Entertainment Group, memuji proyek tersebut sebagai proyek yang sangat besar bagi perekonomian kota dan menepis segala kekhawatiran mengenai signifikansinya.
“Ada kesalahpahaman di luar sana bahwa hal ini terjadi pada pekerja lokal. Sama sekali tidak. Para siswa ini mengisi kekosongan, terutama di bagian depan dan belakang musim ketika kami sangat membutuhkannya,” kata Lazarus.
Ia juga menekankan pentingnya perumahan yang dapat diandalkan bagi pelajar internasional, dan mencatat bahwa perusahaannya telah menyediakan akomodasi bagi mereka yang tiba pada tahun 2025.
Kompleks perumahan baru ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan di kalangan mahasiswa internasional.
Setiap bangunan akan memiliki kamar untuk empat orang yang dilengkapi dengan tempat tidur susun, kamar mandi pribadi, dan dapur kecil.
Area umum akan mencakup dapur, fasilitas binatu, ruang rekreasi, dan internet berkecepatan tinggi untuk memenuhi kebutuhan sosial dan akademik siswa.
Keselamatan dan keamanan warga menjadi prioritas utama para pengembang.
Properti ini akan dipagari sepenuhnya, dengan kontrol akses RFID untuk bangunan dan unit.
Staf di lokasi akan tersedia sepanjang waktu, dan pemantauan video langsung akan mencakup ruang dan lorong bersama.
Menurut Lazarus, pihak berwenang akan membatasi akses pengunjung untuk menjamin keselamatan siswa.
Para pemimpin dan pengembang lokal percaya bahwa proyek perumahan baru akan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan, sehingga memudahkan pelajar internasional untuk menetap di Myrtle Beach.
Dengan pasokan perumahan yang lebih dapat diandalkan, lebih banyak pelajar mungkin tertarik ke wilayah tersebut, sehingga meningkatkan jumlah angkatan kerja selama puncak musim turis.
“Mahasiswa ini turut menjaga roda perekonomian kita tetap berputar,” kata Lazarus.
“Tanpa mereka, bisnis mungkin harus mengurangi layanan atau membatasi jam kerja. Mereka mendukung tenaga kerja lokal dan berkontribusi terhadap perekonomian lokal melalui pengeluaran mereka.”
Lokasi pembangunan yang terpusat di Mr. Joe White Avenue juga merupakan keuntungan utama, menurut laporan tersebut, karena menempatkan siswa di dekat banyak tempat wisata utama di Myrtle Beach, termasuk Broadway at the Beach.
Selain itu, siswa akan memiliki akses ke jalur sepeda, transportasi umum, dan layanan rideshare, sehingga memudahkan untuk bepergian ke tempat kerja atau menikmati pantai.
Dengan banyaknya mahasiswa yang datang dari seluruh dunia, Lazarus menyatakan bahwa dia ingin membuat mereka “merasa diterima di sini dan menciptakan komunitas di mana mereka merasa aman, terjamin, dan didukung dalam kehidupan profesional dan pribadi mereka”.
Pelajar internasional tetap menjadi bagian integral dari lanskap pendidikan dan ekonomi Amerika.
Laporan Open Doors 2024 terbaru, yang dirilis minggu lalu, mengungkapkan bahwa jumlah pelajar internasional telah mencapai rekor tertinggi yaitu 1,1 juta di perguruan tinggi dan universitas Amerika pada tahun 2023-24.
Selain itu, penelitian terbaru dari NAFSA dan JB International menemukan bahwa pelajar internasional menyumbang $43,8 miliar terhadap perekonomian AS selama tahun akademik 2023/24 dan mendukung lebih dari 378,000 lapangan kerja.
Sumber: thepienews.com
Email: info@konsultanpendidikan.com
Published by