Teknologi Saat Ini Digunakan di Sekolah (Part II)

Fungsi komputer di sekolah berbeda dengan teknologi pendidikan lainnya. Dalam kasus film, radio, televisi pembelajaran, proyektor overhead, dan media pembelajaran lainnya, teknologi pendidikan digunakan untuk mendukung dan meningkatkan peran guru sebagai instruktur. Dukungan guru juga telah menjadi salah satu pembenaran untuk pengenalan komputer di sekolah, tetapi itu bukan satu-satunya pembenaran, atau yang terpenting. Komputer juga dipromosikan sebagai bagian penting dari kurikulum sekolah. Belajar tentang komputer dan memperoleh keterampilan komputer telah diterima oleh para pendidik dan masyarakat awam sebagai persyaratan kurikuler yang diperlukan karena mereka memberi siswa alat yang diperlukan untuk berfungsi secara efektif dalam masyarakat Amerika modern. Peran dan fungsi komputer di sekolah dapat diklasifikasikan menurut tiga kategori: (1) literasi komputer, (2) komputer sebagai alat, dan (3) komputer sebagai katalisator transformasi sekolah.

Melek komputer. Mulai 1980-an diasumsikan bahwa semua anak harus melek komputer. Sementara arti istilah melek komputer telah berubah dari waktu ke waktu, semua anak diharapkan lulus dengan pengetahuan tentang peran komputer dalam masyarakat dan keterampilan penting dalam pengoperasiannya. Pendidik terus memperdebatkan keterampilan apa yang penting dan kapan serta bagaimana mereka paling baik dipelajari, tetapi ada sedikit kontroversi tentang apakah siswa harus kompeten dalam menggunakan komputer. Tidak ada diskusi seperti itu seputar penggunaan film, radio, dan televisi pembelajaran di sekolah.

Komputer sebagai alat. Dengan terus meningkatnya daya komputer dan penurunan biaya, sekolah terus meningkatkan jumlah komputer di sekolah dan penggunaannya oleh siswa. Daripada menempatkan komputer di laboratorium khusus di mana siswa hanya memiliki akses terbatas setiap minggu, komputer semakin banyak ditempatkan di perpustakaan dan di ruang kelas. Dimulai pada 1990-an, tujuannya adalah menjadikan komputer ada di mana-mana dan mengintegrasikannya ke seluruh kurikulum. Komputer telah menjadi sesuatu yang lebih dari sekedar topik kurikulum; Mereka telah menjadi alat yang dibutuhkan siswa untuk melakukan pekerjaan mereka. Siswa diharapkan menggunakan internet untuk mengumpulkan informasi dan menggunakan pengolah kata dan perangkat lunak multimedia untuk membuat laporan mereka. Sementara media pembelajaran lainnya dipandang sebagai alat bagi guru, komputer diterima sebagai alat bagi guru dan siswa.

Komputer sebagai katalisator reformasi sekolah. Sepanjang abad ke-20, para fanatik teknologi telah menggembar-gemborkan satu teknologi atau lainnya sebagai memiliki kapasitas untuk mengubah sekolah, tetapi transformasi seperti itu belum terjadi. Film, radio, televisi, dan media pembelajaran lainnya telah memperkaya sumber daya kelas yang tersedia bagi para guru. Namun, alih-alih menantang praktik ruang kelas tradisional, mereka digunakan untuk mempertahankan praktik tradisional. Budaya sekolah, dengan guru yang bertanggung jawab atas pengajaran di depan kelas siswa, tetap relatif konstan. Beberapa pendukung percaya bahwa komputer memiliki kekuatan untuk mengubah sekolah karena mereka memberdayakan peserta didik dengan cara yang tidak dapat dilakukan oleh teknologi sebelumnya, karena mereka menantang otoritas guru untuk menjadi satu-satunya sumber informasi, dan karena mereka mendorong yang aktif, bukan pasif. , pelajar. Komputer pada akhirnya dapat menyediakan katalisator yang akan menghasilkan transformasi sekolah.

sumber : education.stateuniversity.com

Ada hal yang ingin anda tanyakan? Jangan ragu, silahkan hubungi kami. Konsultasi dengan kami gratis.

Whatsapp  :  0812 5998 5997

Line           :  accesseducation

Telegram   :  0812 5998 5997

Email:  info@konsultanpendidikan.com

Alamat Lengkap Kami



Kategori:A level, Berita & Informasi

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: